21105 research outputs found
Sort by
Influence of Perceived Usefulness, Perceived Ease, Information Technology Readiness, Security and Confidentiality, Against Interests Individual Taxpayers in Using E-Filling at Service Offices Medan Petisah Tax
73 HalamanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahaan, kesiapan teknologi informasi, keamanan dan kerahasiaan, terhadap minat wajib pajak orang pribadi dalam penggunaan E-Filling di kantor pelayanan pajak Medan Petisah secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang
digunakan peneliti pada penelitian ini adalah jenis asosiatif. Sampel dari penelitian ini yaitu 100 responden dari wajib pajak yang terdaftar di kantor pelayanan pajak Medan Petisah. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan IBM SPSS statistic versi 26.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial bahwa persepsi kegunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak, persepsi kemudahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak, kesiapan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak pajak, dan keamanan dan kerahasiaan tidak berpengaruh positif signifika terhadap minat wajib pajak. Secara simultan persepsi kegunaan, persepsi kemudahaan, kesiapan teknologi informasi dan kerahasiaan dan keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak, dimana koefisien determinasi penelitian ini sebesar 51,9%. The purpose of this study was to determine the effect of perceived usefulness, perceived convenience, information technology readiness, security and confidentiality, on individual taxpayers' interest in using E-Filling at the Medan Petisah tax service office partially and simultaneously. The type of research used by researchers in this study is an associative type. The sample of this study is 100 respondents from taxpayers who are registered at the Medan Petisah tax service office. The data source used in this study is the primary data source. The data collection technique used in this study used a collection technique with a questionnaire. The data analysis technique used in this study used IBM SPSS statistics version 26.00. The results of the study show that partially perceived usefulness has a positive and significant effect on taxpayer interest, perceived convenience has a positive and significant effect on taxpayer interest, information technology readiness has a positive and significant effect on taxpayer interest, and security and confidentiality have no significant positive effect to the interest of the taxpayer. Simultaneously perceived usefulness, perceived convenience, information technology readiness and confidentiality and security have a positive and significant effect on taxpayer interest, where the coefficient of determination in this study is 51.9%
The Effect of Financial Distress on Stock Prices in the Pharmaceutical Sub Sector in 2016-2021
72 HalamanTujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh financial
distress terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2016-2021. Jenis data penelitian ini adalah data sekunder
yang bersumber dari laporan keuangan tahunan periode 2016-2021 pada
perusahaan manufaktur di BEI sub sektor farmasi. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan
kriteria tertentu sehingga diperoleh 4 perusahaan yang menjadi sampel dalam
penelitian ini. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Eviews 10.
Prediksi kebangkrutan model Zmijiwski X-Score memiliki hasil yaitu semua
perusahaan berada pada zona aman. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan
hubungan yang negatif dan tidak berpengaruh signifikan antara financial distress
terhadap harga saham. The purpose of this research is to determine the effect of financial distress on the
stock prices of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange
for the 2016-2021 period. This type of research data is secondary data sourced
from annual financial reports for the 2016-2021 period in manufacturing
companies on the IDX in the pharmaceutical sub-sector. The sampling technique
used purposive sampling technique, namely returning samples based on certain
criteria so that 4 companies were obtained as samples in this study. Data
processing in this study uses Eviews 10. The Zmijiwski X-Score model bankruptcy
prediction has the result that all companies are in a safe zone. Based on the
results of this study, it shows a negative relationship and no significant effect
between financial distress on stock prices
Differences in Loneliness Judging from Gender among Adolescent Tiktok Social Media Users
73 HalamanRemaja yang mengalami ketidakstabilan emosional seringkali merasa kesepian ketika berada dalam keadaan sendirian serta jarang untuk berinteraksi sosial. Remaja mengalihkan kebutuhan interaksi sosial mereka ke Internet salah satunya TikTok. Penggunaan media sosial bisa menyebabkan kurangnya berinteraksi sosial
dengan orang yang ada di sekitarnya yang berhubungan dengan tingkat loneliness seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris mengenai perbedaan tingkat loneliness yang ditinjau dari gender penggunaan media sosial TikTok pada remaja awal. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatifat
dengan alat ukur yang digunakan adalah skala Loneliness. Skor reliabilitas Alpha Cronbach = 0,745 artinya skala loneliness tergolong reliable, layak digunakan dalam penelitian. Hasil uji normalitas didapat p=0,158 artinya sebaran datanya normal. Hasil uji homogenitas F=0,744, probabilitas 0,513 (P>0,05) yaitu homogen. T-Test = -2,975 dengan tingkat sig 0,000 (p<0,05). Rata-rata empirik=83,72, SD=7,7391. Adanya perbedaan tingkat loneliness yang signifikan antara siswa gender perempuan dan gender laki-laki. nilai signifikansi yang
diperoleh lebih kecil dari 0,05, maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima. Remaja dengan gender laki-laki memiliki nilai Mean 74,47 SD 5,797 dan remaja dengan remaja gender perempuan memiliki nilai Mean 82,97 SD 9,681. Maka tingkat loneliness yang dimiliki remaja dengan gender perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan gender laki-laki. Teenagers experiencing emotional instability often feel lonely when alone and rarely engage in social interactions. They tend to divert their need for social interaction to the Internet, including platforms like TikTok. The use of social media can lead to reduced social interactions with those around them, which correlates with an individual's level of loneliness. This study aims to empirically examine the differences in loneliness levels based on gender among early adolescents who use TikTok as a social media platform. The research employed a quantitative method, and the measurement tool used was the Loneliness Scale. The reliability score, Cronbach's Alpha, was found to be 0.745, indicating the scale's reliability and suitability for the study. The normality test result yielded p=0.158, indicating normal data distribution. The homogeneity test result was
F=0.744, with a probability of 0.513 (P>0.05), confirming homogeneity. The T Test resulted in -2.975 with a significance level of 0.000 (p<0.05). The empirical mean was 83.72 with an SD of 7.7391. There was a significant difference in loneliness levels between female and male students. The obtained significance
value was smaller than 0.05, thus accepting the hypothesis proposed in this study. Male adolescents had a mean value of 74.47 with an SD of 5.797, while female adolescents had a mean value of 82.97 with an SD of 9.681. Consequently, female adolescents showed higher levels of loneliness compared to male adolescents
The Effect of Implementing an Electronic-Based Government System (SPBE) on Improving Employee Performance at the North Sumatra Province Industry and Trade Service
84 HalamanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaaan
antara kuantitas, kualitas kerja, ketepatan waktu dan kinerja pegawai sebelum
Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan kuantitas, kualitas
kerja, ketepatan waktu dan kinerja pegawai sesudah berbasis e-government di
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara. Untuk
menganalisis tujuan penelitian, maka digunakan 3 dimensi kinerja yang terdapat
dalam teori Dharma yaitu: kuantitas kerja, kualitas kerja dan ketepatan waktu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena dalam penelitian ini
hubungan antara variabel bersifat sebab-akibat dan selain itu untuk menguji
hipotesis antara variabel kompetensi terhadap kinerja. Sedangkan tipe penelitian
yang digunakan termasuk pada tipe penelitian explanatory, yaitu penelitian yang
digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu, dengan menggunakan
kuesioner sebagai data primer/ utama.
Hasil penelitian didapatkan bahwa Implementasi Sistem Pemerintahan
Berbasis Elektronik memberi peningkatan kinerja berdasarkan aspek kuantitas
kerja; memberi peningkatan kinerja berdasarkan aspek kualitas kerja; memberi
peningkatan kinerja berdasarkan aspek ketepatan waktu; dan memberi
peningkatan kinerja berdasarkan aspek kinerja pegawai The purpose of this study was to determine the effect of differences
between the quantity, quality of work, timeliness and employee performance
before the implementation of the Electronic Based Government System and the
quantity, quality of work, timeliness and employee performance after egovernment
based at the Department of Industry and Trade North Sumatra
Province. To analyze the research objectives, the 3 dimensions of performance
contained in Dharma theory are used: namely, quantity of work, quality of work
and timeliness. This study uses a quantitative approach, because in this study the
relationship between variables is causal and in addition to testing the hypothesis
between competency variables on performance. While the type of research used is
included in the explanatory research type. namely research that is used to obtain
data from certain places, using questionnaires as primary data.
The results of the study found that the Implementation of Electronic-Based
Government Systems gave increased performance based on the aspect of work
quantity; provide performance improvement based on work quality aspects;
provide performance improvement based on timeliness aspect; and provide
performance improvement based on employee performance aspects
The Tote-Bag Design by Utilizing Patchwork Fabric Using the Kansei Engineering Method
69 HalamanTote bag sudah lama di kenal oleh masyarakat, namun penggunaannya terbatas
untuk bepergian secara formal. Pengembangan produk tas tote bag dapat dilakukan
dengan menggunakan metode kansei engineering, kansei engineering berusaha
memproduksi produk baru berdasarkan perasaan dan permintaan konsumen.
Dengan tujuan untuk merancang desain produk tote bag berdasarkan fitur yang
sesuai dengan keinginan dan kepuasan penggunanya. Perancangan produk
merupakan sebuah langkah strategis untuk bisa menghasilkan produk – produk
industri yang secara komersial harus mampu dicapai guna menghasilkan laju
pengembalian modal (rate of return on investment). kansei adalah mereka yang
penuh emosi, pengetahuan, gairah dan kemampuan untuk beraksi secara sensitif
terhadap perubahan lingkungan.Pengumpulan data dalam skiripsi ini dilakukan
dengan cara melakukan wawancara dan melakukan pengamatan langsung ke
lapangan dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen totebag. Selanjutnya
pengolahan data dilaksanakan dengan pengumpulan suara hasil kuesioner
konsumen. Kemudian menganalisa kata kansei yang terpilih dengan analisa
conjoint dan mengusulkan perbaikan totebag berdasarkan suara dan keinginan
konsumen. Pemilihan modus untuk atribut dan kategori Tote Bag di Jazmine
Tailor nilai utilitas dipilih berdasarkan nilai tertinggi yaitu diatas 2,33 dan untuk
beberapa atribut berada di atas 1,90. Kategori dari atribut dipilih berdasarkan
kategori yang memiliki jumlah kata kansei terbanyak dengan nilai utility
terbesar. Kata kansei berdasarkan pilihan konsumen yang menjadi prioritas
untuk perbaikan desain produk Tote Bag di Jazmine Tailor dari hasil penelitian
adalah menarik, mewah,fungsionalis, awet, polos,ringan,dan berwarna.
Spesifikasi yang terpilih berdasarkan persepsi dan keinginan konsumen adalah
memiliki model semi outdoor, berbahan kain perca yang berwarna coklat dan
cream, bertali persegi dan memiliki motif polos di beberapa sisi tote bag,
memiliki kualitas yang awet dan berbobot medium. Tote bags have long been known by the public, but their use is limited
to travel formally. Tote bag product development can be carried out
by using the kansei engineering method, kansei engineering strives
producing new products based on consumer feelings and requests.
With the aim of designing a tote bag product design based on its features
according to the wishes and satisfaction of its users. Product design
is a strategic step to be able to produce products
industry that must be commercially achievable in order to produce speed
return on capital (rate of return on investment). kansei are those who
full of emotion, knowledge, passion and the ability to act sensitively
to environmental changes. Data collection in this thesis was carried out
by conducting interviews and making direct observations
field by distributing questionnaires to tote bag consumers. Furthermore
Data processing is carried out by collecting votes from questionnaires
consumer. Then analyze the selected kansei words with analysis
conjoint and propose totebag improvements based on votes and wishes
consumer. Selection of modes for Tote Bag attributes and categories in Jazmine
Tailor utility value is selected based on the highest value, namely above 2.33 and for
some attributes are above 1.90. The categories of attributes are selected based on
the category that has the highest number of kansei words with utility value
biggest. The word kansei is based on consumer choice which is the priority
to improve the design of Tote Bag products at Jazmine Tailor from the research results
are attractive, luxurious, functional, durable, plain, light and colorful.
The specifications selected are based on consumer perceptions and desires
has a semi-outdoor model, made from brown and patchwork fabric
cream, square straps and has a plain motif on several sides of the tote bag,
has durable quality and medium weight
Influence of Tax Planning, Tax Burden Resilience and Company Size Against Profit Management in Industrial Companies Registered Consumer Goods On the Indonesian Stock Exchange 2018-2021
101 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perencanaan pajak, beban pajak
tangguhan, ukuran perusahaan, baik secara parsial maupun simultan terhadap manajemen
laba pada perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Tahun 2018-202. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif.
Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana jumlah populasi
terdapat 64 perusahaan. Berdasarkan kriteria sampel terdapat 12 perusahaan industri barang
konsumsi yang memenuhi kriteria pemilihan sampel. Data diolah dengan menggunakan
alat olah data statistik yaitu SPSS v.25 dan Software Microssoft Office Excel. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perencanaan pajak (X1) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap manajemen laba, beban pajak tangguhan (X2) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap manajemen laba, ukuran perusahaan (X3) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara simultan perencanaan pajak, beban pajak tangguhan, dan ukuran perusahaan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba. This study aims to examine the effect of tax planning, deferred tax expense, company size,
on earnings management in consumer goods industry companies listed on the Indonesia
Stock Exchange in 2018-2021 either partially or simultaneously. The type of data used in
this research is quantitative data. The sample was selected using a purposive sampling
technique where the total population is 64 companies. Based on the sample criteria, there
are 12 consumer goods industry companies that meet the sample selection criteria. Data is
processed using statistical data processing tools, namely SPSS v.25 and Microsoft Office
Excel Software. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression
analysis. The results show that partially tax planning (X1) has a positive and significant
effect on earnings management, deferred tax expense (X2) has a positive and significant
effect on earnings management, company size (X3) has a positive and significant effect on
earnings management. The results of the study show that simultaneously tax planning,
deferred tax expense, and firm size have a positive and significant effect on earnings
management
Implementation of Taput Regional Regulation No. 02 of 2020 concerning the Master Plan for Regional Tourism Development (Research on the North Tapanuli Soda Water Tourist Attraction
71 HalamanImplementasi adalah bagian yang sangat penting dalam proses kebijakan, karena proses kebijakan mengarah kepada berbagai macam kegiatan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Implementasi Perda no 02 tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah
Kabupaten Tapanuli Utara adalah demi mengembangkan objek wisata di Tapanuli Utara Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya fasilitas, sarana prasarana, buruknya akses jalan menuju lokasi Air Soda, dan begitupun lahan yang sangat minim. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebijakan Perda no 02 tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tapanuli utara di Air soda dan untuk mengetahui hambatan dalam implementasi dalam Perda no 02 tahun 2020 pada objek wisata air soda tarutung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi dimana fokus penelitian ini didasarkan pada empat indikator atau dimensi implementasi dalam George Edward III yaitu komunikasi, Sumber daya, Sikap pelaksana/Disposisi, dan Stuktur Birokrasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada Dinas Pariwisata dan pada objek wisata Air Soda Tapanuli Utara ini menunjukkan bahwa belum sepenuhnya terimplementasi dengan baik, ada hambatan dan permasalahan untuk memperluas lahan air soda, dan kurang berperan nya pemerintah maupun Dinas Pariwisata dalam mengembangkan air soda baik itu menambah fasilitas sarana dan prasarana, akses jalan menuju air soda, dan lahan yg sangat minim, itulah sebabnya air soda susah berkembang dan susah dikenal masyarakat sekitar bahwasannya air soda destinasi yangg unik tetapi kurang terawat. Dan begitupun dengan pemilik air soda yang kekurangan dana dalam mengembangkan air soda tersebut, dibarengi dengan pengunjung yang tidak terlalu banyak, kecuali di hari libur dan weekend. Pengunjung kesana juga banyak yang sudah lansia dikarenakan air soda berkhasiat dan bisa menyembuhkan rematik, gatal-gatal pada kulit dan badan yang pegal. Implementation is a very important part of the policy process, because the policy process leads to various kinds of activities that have been set to achieve predetermined goals. Implementation of Regional Regulation no 02 of 2020 concerning the Master Plan for Regional Tourism Development for North Tapanuli Regency is for the purpose of developing tourist attractions in North Tapanuli, The problems in this research are the lack of facilities, infrastructure, poor road access to the Water Soda location, and also very minimal land. The purpose of this study is to find out the policy of Perda no 02 of 2020 concerning the Master Plan for Tourism Development in the North Tapanuli Region in Soda Water and to find out the obstacles to implementation in Perda No 02 of 2020 on the tarutung soda water attraction. The research method used is a qualitative
approach with data collection techniques of observation, interviews, documentation where the focus of this research is based on the four indicators or dimensions of implementation in George Edward III, namely communication, resources, executor's attitude/disposition, and bureaucratic structure. The results of research conducted at the Pariwisara Service and at the North Tapanuli Soda Water attraction show that it has not been fully implemented properly, there are obstacles and problems in expanding soda water land, and the government and the Tourism Office lack a role in developing soda water, both increasing facilities and infrastructure, road access to soda water, and very minimal land, which is why soda water is difficult to develop and difficult for the local community to recognize that soda water is a unique but poorly maintained destination. And the same goes for soda water owners who lack funds to develop the soda water, coupled with not too many visitors, except on holidays and weekends. Visitors there are also many who are elderly because soda water is efficacious and can cure rheumatism, itching of the skin and body aches
The Correlation Between Emotional Intelligence and Self Efficacy in Final Semester Students in Completing Thesis at Medan Area University
85 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi
dengan self eficacy pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di Universitas
Medan Area.Populasi sebanyak 61 Orang diambil dari 25 % jumlah populasi Dalam
mengukur kecerdasan emosional digunakan blueprint yang dibuat sendiri oleh
peneliti berdasarkan aspek-aspek dari Goleman (2009): Mengenali emosi diri,
Mengelola emosi, Memotivasi diri sendiri, Mengenali emosi orang lain, dan
Membina hubungan. Dalam mengukur self efficacy digunakan blueprint yang
dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan 3 aspek self efficacy menurut Bandura
(2017) bahwa ada yang dapat digunakan untuk mengukur yaitu: Magnitude,
Strength, dan Generality. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product
moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara Kecerdasan emosi
dengan self efficacy. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = 0,893,
dengan Signifikan p= 0,007 < 0,05. Koefisien determinan (r2) = 0,797. Ini
menunjukkan bahwa Kecerdasan emosi berdistribusi sebesar 79,7% terhadap self
efficacy. Berdasarkan hasil uji mean dapat disimpulkan bahwa kecerdasan
emosional tergolong rendah dan self efficacy tergolong rendah. This study aims to determine the correlation between emotional intelligence and
self-efficacy in students completing thesis at the University of Medan Area. A
population of 61 people was taken from 25% of the total population. In measuring
emotional intelligence, blueprints were made by the researchers themselves based
on aspects of Goleman ( 2009): Recognizing one's own emotions, Managing
emotions, Motivating yourself, Recognizing the emotions of others, and Fostering
relationships. In measuring self-efficacy, a blueprint was made by the researcher
himself based on 3 aspects of self-efficacy according to Bandura (2017) that can be
used to measure, namely: Magnitude, Strength, and Generality. Based on the
calculation results of the product moment correlation analysis, it can be seen that
there is a positive relationship between emotional intelligence and self-efficacy.
This result is evidenced by the correlation coefficient rxy = 0.893, with a significant
p = 0.007 <0.05. The coefficient of determination (r2) = 0.797. This shows that
emotional intelligence has a distribution of 79.7% of self-efficacy. Based on the
results of the mean test, it can be concluded that emotional intelligence is classified
as low and self-efficacy is classified as low
Analysis of Palm Oil Company Performance Based on Barcode Systems
114 HalamanSebagai salah satu produsen dan eksportir Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia, umumnya perusahaan kelapa sawit di Indonesia belum optimal dalam menerapkan teknologi yang tersedia di industri sehingga upaya peningkatan kinerja masih belum maksimal dilakukan yang menyebabkan potensi peningkatan produksi belum terlihat. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam mendukung peningkatan kinerja adalah sistem barcode. Oleh karenanya dalam disertasi ini penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji efektifitas kinerja perusahaan kelapa sawit yang menerapkan sistem barcode di PT LNK (Langkat Nusantara Kepong) sehingga dapat dijadikan referensi bagi perusahaan kelapa sawit Indonesia lainnya. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) pada bulan April 2022 sampai Juni 2022. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara dengan variabel seperti pekerjaan, teknologi, ekonomi, infrastruktur, organisasi, kecocokan, keberlangsungan dan penggunaan sebagai data primer kemudian menggunakan data perusahaan dengan variabel kinerja sebagai data sekunder. Terdapat 4 kebun yang dipilih sebagai sampel penelitian yakni Kebun Basilam, Bekium, Padang Brahrang, dan Gohor Lama dengan total 237 orang. Teknik sampling yang dipilih adalah proportional stratifed random sampling. Analisis hipotesis menggunakan metode analisis Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan sistem barcode dapat meningkatkan kinerja di seluruh kebun kelapa sawit yang diamati, kemudian diketahui juga bahwa kinerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh penggunaan dan keberlangsungan sehingga dapat diartikan peningkatan kedua variabel tersebut akan meningkatkan kinerja perusahaan. Variabel kecocokan ditemukan memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan. Artinya banyak karyawan yang merasa tidak cocok dengan sistem barcode khususnya pada kebun-kebun yang memiliki kinerja yang baik. As one of the largest producers and exporters of Crude Palm Oil (CPO) in the world, generally palm oil companies in Indonesia have not been optimal in applying the available technology in industry era so that efforts to improve performance have not been maximized which has resulted in the potential for increased production not being seen. One of the technologies that can be applied to support performance improvement is a barcode system. Therefore, in this dissertation research was conducted to find out and examine the effectiveness of the performance of palm oil companies that implement the barcode system at PT Langkat Nusantara Kepong so that it can be used as a reference for other Indonesian palm oil companies. The research location was chosen purposively from April 2022 to June 2022. The instruments used were questionnaires and interviews with variables such as employment, technology, economy, infrastructure, organization, suitability, sustainability and use as primary data then using company data with variables performance as secondary data. There were 4 gardens selected as research samples namely Basilam Gardens, Bekiun, Padang Brahrang, and Gohor Lama with a total of 237 people. The sampling technique chosen was proportional stratified random sampling. Hypothesis analysis using the Partial Least Square analysis method. The results of the study show that the barcode system can improve performance in all observed oil palm plantations, especially for plantations that have low production, then it is also known that company performance is strongly influenced by Use and Sustainability so that it can be interpreted that an increase in these two variables will increase Company Performance. Fit variable was found to have no effect on company performance. The barcode system can still be used even if it's not suitable for the employees
The Legal Protection For Rubber Harvesting Workers Based On Work Agreements In The Outsourcing System At Pt Perkebunan Nusantara III Kebun Bangun
72 HalamanTerjadinya kendala dalam tenaga kerja pemanen karet dengan PT. Perkebunan Nusantara III , dikarenakan pihak tenaga kerja mengalami suatu faktor penghambat dalam pekerjaan. Dimana tenaga kerja pemanen ini sering mengalami kecelakaaan dalam bekerja yang mana suatu alat yang di pergunakan untuk pemanen belum cukup aman mengandung risiko, yaitu pihak pemanen karet tidak dapat melaksanakan pekerjaan nya dalam melakukan memanen karet sesuai perjanjian yang telah disepakati. Masalah difokuskan pada bagaimana perlindungan hukum tenaga kerja pemanen karet berdasarkan perjanjian kerja yang berkaitan dengan masalah penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah data kualitatif. Hal ini dikarenakan pada saat menganalisis objek penelitian, metode ini digunakan untuk menjelaskan data yang digunakan. Informasi yang dimaksud adalah penjelasan data wawancara, peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah penelitian, bahan penelitian kepustakaan yang berkaitan dengan masalah penelitian. Menggunakan ilmu hukum normatif dan secara kualitatif melakukan wawancara dan analisis. Hasil penelitian mengacu kepada peraturan perundangundangan yaitu, Pasal 1313 KUHPerdata Tentang Perjanjian dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Adapun upaya yang dilakukan oleh PT.Perkebunan Nusantara III Kebun Bangun terhadap pihak tenaga kerja pemanen karet. There are obstacles in the rubber harvesting workforce with PT. Perkebunan Nusantara III, because the workforce experienced an inhibiting factor in work. Where this harvesting workforce often experiences accidents at work where a tool used for harvesting is not safe enough to contain a risk, namely the rubber harvester cannot carry out his work in harvesting rubber according to the agreed agreement. The problem is focused on how the legal protection for rubber harvesting workers is based on work agreements related to research problems. The research method used is qualitative data. This is because when analyzing the object of research, this method is used to explain the data used. The information in question is an explanation of interview data, laws and regulations related to research problems, library research materials related to research problems. Using normative legal science and qualitatively conducting interviews and analysis. The research results refer to laws and regulations, namely Article 1313 of the Civil Code concerning Agreements and Law Number 13 of 2003 concerning Employment. The efforts made by PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Bangun towards the rubber harvesting workers