Medan Area University

Repository Universitas Medan Area
Not a member yet
    21105 research outputs found

    Description of Career Adaptability in Employees Pt. Telkom Regional I Sumatra

    No full text
    81 HalamanPenelitian ini dilakukan adalah untuk melihat Gambaran Career Adaptability Pada Karyawan PT. Telkom Regional I Sumatera. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dengan pendekatan kuantitatif deskriftif. Populasi dari penelitian ini adalah 58 Karyawan PT. Telkom Regional I Sumatera. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Skala career adaptability disusun berdasarkan aspek-aspek dikemukakan oleh Creed, Fallon, & Hood (2018) yang yaitu: Perencanaan karir, Eksplorasi diri, Eksplorasi lingkungan, Pengambilan keputusan, Regulasi diri. Skala disusun dengan 4 alternatif jawaban, yaitu : Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Pernyataan favourable diberi rentangan nilai 4-1 dan pernyataan yang bersifat unfavourable diberi rentangan nilai 1-4. Dapat disimpulkan bahwa aspek tertinggi career adaptability adalah eksplorasi lingkungan dengan nilai hipotetik 15 dan mean empiric sebesar 21.183. selanjutnya aspek terendah adalah regulasi diri dengan nilai hipotetik sebesar 10 dan nilai empiric 12.967. This research was conducted to see the description of Career Adaptability in PT. Telkom Regional I Sumatra. The research method used is a method with a descriptive quantitative approach. The population of this research is 58 employees of PT. Telkom Regional I Sumatra. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique. The career adaptability scale was compiled based on the aspects put forward by Creed, Fallon, & Hood (2018), namely: career planning, self-exploration, environmental exploration, decision- making, self-regulation. The scale is composed with 4 alternative answers, namely: Strongly Agree (SS), Agree (S), Disagree (TS), and Strongly Disagree (STS). Favorable statements are given a score range of 4-1 and unfavorable statements are given a value range of 1-4. It can be concluded that the highest aspect of career adaptability is environmental exploration with a hypothetical value of 15 and an empirical mean of 21,183. then the lowest aspect is self- regulation with a hypothetical value of 10 and an empirical value of 12,967

    Effectiveness of Enterprises Owned by Mart Village in Increasing Community Income in Sarang Giting Village, Dolok Stillul District, Serdang Bedagai Regency

    No full text
    70 HalamanPengembangan perekonomian dipedesaan sudah sejak lama dijalankan oleh pemerintah melalui berbagai program. BUMDes sebagai lembaga sosial berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. BUMDes didirikan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk melayani kebutuhan masyarakat desa setempat dibidang usaha. BUMDes Mart Desa Sarang Giting Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai merupakan jenis usaha yang berupa usaha dagang pangan dan sembako dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori efektivitas dengan pengukuran efektivitas Duncan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Selama penelitian ini berlangsung, peneliti menemukan data bahwa BUMDes Mart Desa Sarang giting masih belum efektif karena tidak memenuhi syarat dalam teori Duncan. Adapun syarat yang tidak terpenuhi adalah pencapaian tujuan dan juga adaptasi. Sementara syarat yang terpenuhi yaitu integrasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa menjadi rujukan kepada Desa Sarang Giting untuk memperbaiki penerapan BUMDes Mart sehingga bisa memenuhi semua syarat yang dinyatakan dalam pengukuran efektivitas Duncan. BUMDes Mart Sarang Giting Village Dolok Masihul District Serdang Bedagai Regency is one type of business in the form of food, This research uses qualitative research with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. During this research, researchers found data that BUMDes Mart Sarang Giting Village is still not effective because it does not meet the requirements in Duncan's theory. The conditions that are not met are goal achievement and adaptation. This research is expected to be a reference to improve the implementation of BUMDes Mart so that it can meet all the requirements in Duncan's effectiveness measurement

    The Relationship Between Social Support and Work Stress in the Central Surgical Installation of Adam Malik General Hospital in Medan

    No full text
    114 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Dukungan Sosial Dengan Stres Kerja Perawat Instalasi Bedah Sentral RSUP Haji Adam Malik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah 100 orang. Adapun teknik yang dipakai peneliti yaitu dengan total sampling. Skala stress kerja disusun berdasarkan aspek-aspek stres kerja. Dukungan social dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek dukungan sosial. Berdasarkan tabel diatas, diperoleh informasi bahwa pada hubungan Dukungan Sosial dengan Stres Kerja diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut < 0.05 maka hipotesis diterima, yang artinya terdapat hubungan antara Dukungan Sosial dengan Stres Kerja. Pada angka koefisien korelasi sebesar -0.473, artinya tingkat keeratan hubungan (korelasi) antara variabel Dukungan Sosial dengan Stres Kerja adalah sebesar -0.473 atau masuk dalam kriteria tinggi. Nilai koefisien korelasi sebesar -0.473, dimana nilai tersebut negatif yang artinya hubungan kedua variabel tersebut berlawanan. Dengan demikian dapat disimpulkan semakin tinggi nilai dari variabel dukungan sosial maka semakin rendah stress kerja. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,225. Ini menunjukkan bahwa Dukungan sosial berdistribusi sebesar 22,5% terhadap Stres kerja. Berdasarkan hasil uji mean dapat dilihat bahwa dukungan sosial memperoleh hasil rendah dengan nilai mean empirik sebesar 66,03 dan nilai mean hipotetik sebesar 82,5. Stres kerja memperoleh hasil tinggi dengan nilai mean empirik sebesar 118.10 dan mean hipotetik sebesar 102.5. This study aims to determine the correlation between social support and work stress of nurses in the Central Surgery Installation of Haji Adam Malik General Hospital. The type of research used in this study is a quantitative approach. The population in this study were 100 people. The technique used by researchers is the total sampling. The work stress scale is arranged based on the aspects of work stress. Social support in this study is measured based on aspects of social support. Based on the table above, information is obtained that in the relationship between Social Support and Work Stress, a significance value of 0.000 is obtained, the value is <0.05, so the hypothesis is accepted, which means that there is a relationship between Social Support and Work Stress. The correlation coefficient is -0.473, which means that the correlation between Social Support and Work Stress is -0.473 or very strong. The correlation coefficient value is -0.473, where the value is negative, which means that the relationship between the two variables is opposite. Thus it can be concluded that the high the value of the social support variable, the lower the work stress. The determinant coefficient (r2) of the relationship between the independent variable and the dependent variable is r2= 0.225. This shows that social support is distributed by 22.5% of work stress.Based on the results of the mean test, it can be seen that social support has low results with an empirical mean value of 66.03 and a hypothetical mean value of 82.5. Work stress obtained high results with an empirical mean value of 118.10 and a hypothetical mean of 102.5

    Analysis of Supply Chain Management for the Home Industry of Chicken Bowls in Tanjung Anom Village

    No full text
    78 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supply chain management pada industri rumahan mangkok makanan ayam, proses industri yang ada menjadi lebih efektif dengan keberadaan supply chain management. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, metode dokumentasi dan metode wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil dari penelitian pada pelaksanaan supply chain management yaitu terdapat penerapan supply chain management pada industri rumahan mangkok makanan ayam yang terdiri dari produsen, dan retailer. Retailer di industri rumahan mangkok makanan ayam merupakan individu-individu yang sudah saling mengenal sehingga dapat mempermudah dan memberikan kelancaran bagi kegiatan supply chain management di industri rumahan mangkok makanan ayam. This study aims to determine the implementation of supply chain management in the chicken food bowl home industry, existing industrial processes become more effective with the existence of supply chain management. Data collection techniques in this study used the observation method, the documentation method and the interview method. Data analysis techniques in this study used data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of research on the implementation of supply chain management are that there is the application of supply chain management to the chicken food bowl home industry consisting of producers and retailers. Retailers in the chicken food bowl home industry are individuals who already know each other so that they can simplify and provide smooth supply chain management activities in the chicken food bowl home industry

    Strategy of Village Government in Agricultural Development in Hutapea Banuarea Village, Tarutung District, Tapanuli Utara District

    No full text
    79 HalamanDesa hutapea banuarea adalah nama suatu wilayah di kecamatan Tarutung kabupaten Tapanuli Utara, menurut beberapa tokoh masyarakat desa Hutapea Banuarea, Masyarakat Hutapea Banuarea pada mulanya tinggal di pearaja Tarutung, kemudian pindah ke desa Hutapea Banuarea sekarang ini, dikarenakan pada zaman penjajahan Belanda desa Pearaja dihuni oleh dua marga yaitu marga Hutapea dan marga Lumbantobing. Marga Hutapea dan Lumbantobing tersebut adalah abang adik dari Raja Hutatoruan. Dalam penelitian ini melihat strategi pemerintah desa dalam pembangunan pertanian dilihat menggunakan teori analisis SWOT oleh Freddy Rangkuti dengan empat indikator yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Penelitian ini menggunakan metodologi jenis kualitatif yang menggunakan teknik wawancara, obervasi, dan juga dokumentasi. Sebagai penguat, penelitian ini juga terdiri dari informan kunci, informan utama dan informan tambahan, tujuan penelitian ini untuk mengetahui,strategi pemerintah desa dalam pembangunan pertanian, dan hasil penelitian ini dengan mengenai Strategi pemerintah desa dalam pembangunan pertanian desa Hutapea Banuarea Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara belum optimal karena masih hanya berfokus kepada pembagunan fisik saja, meskipun desa hutapea banuarea sudah menjadi desa pertanian baik dari hasil perkebunan maupun sawah, tetapi belum ada strategi khusus dalam pembagunan pertanian secara keseluruhan. Hal tersebut seharusnya menjadi penguat dalam strategi pembangunan pertanian desa hutapea banuarea dengan indikator kekuatan yang dimiliki bahwasanya yang menjadi potensi yang paling utama di desa hutapea banuarea adalah pada bidang pertanian, dimana pertanian yang paling utama pada desa ini adalah padi, Sementara indikator kelemahan pada strategi pembangunan pertanian di desa hutapea banuarea yaitu kurang nya partisipasi masyarakatnya dan sumber daya manusia masih rendah, adapun peluang yang dimiliki oleh desa hutapea banuarea lebih berkembang dan lebih maju dalam sektor pertanian dan itu akan meningkatan perekonomian masyarakat, dengan indikator ancaman yang dimiliki desa hutapea banuarea jika kualitas panen tidak maksimal maka kebutuhan masyarakat desa hutapea banuarea tidak akan terpenuhi. Hutapea Banuarea village is the name of an area in Tarutung sub-district, North Tapanuli district, according to several community leaders of Hutapea Banuarea village, the Hutapea Banuarea community originally lived in Pearaja Tarutung, then moved to the present Hutapea Banuarea village, because during the Dutch colonial era Pearaja village was inhabited by two clans namely the Hutapea clan and the Lumbantobing clan. The Hutapea and Lumbantobing clans are the brothers of King Hutatoruan. In this study, looking at the village government's strategy in agricultural development is seen using the SWOT analysis theory by Freddy Rangkuti with four indicators, namely strengths, weaknesses, opportunities and threats. This research uses a qualitative type methodology that uses interview techniques, observation, and also documentation. As a reinforcement, this research also consists of key informants, main informants and additional informants, the purpose of this research is to find out, the village government's strategy in agricultural development, and the results of this study regarding the village government's strategy in agricultural development in the village of Hutapea Banuarea, Tarutung District, North Tapanuli Regency not optimal because it still only focuses on physical development, even though Hutapea Banuarea Village has become an agricultural village for both plantation and rice fields, but there is no specific strategy for overall agricultural development. This should be a reinforcement in the Hutapea Banuarea village agricultural development strategy with indicators of its strength that the most important potential in Hutapea Banuarea village is in the agricultural sector, where the most important agriculture in this village is rice, while indicators of weakness in the development strategy agriculture in the village of Hutapea Banuarea, namely the lack of community participation and human resources is still low, while the opportunities owned by the village of Hutapea Banuarea are more developed and more advanced in the agricultural sector and this will increase the community's economy, with indicators of the threat that the village of Hutapea Banuarea has if the quality If the harvest is not optimal, the needs of the Huatapea Banuarea village community will not be met

    Analysis of Building Structure Calculations in the Panyabungan New Market Development Project

    No full text
    64 HalamanTujuan dari Skripsi ini adalah suatu analisa perhitungan penulangan dan pendimensian pada komponen struktur balok beton bertulang. Dimana perhitungan manual pada suatu portal yang dibebani oleh beban terbagi rata dengan menggunakan Metode Cross (Hardy Cross), dan Kekakuan. Berdasarkan perhitungan dimensi desain struktur yang dilakukan pada “Metode Cross” penulangan balok yang paling kuat terletak pada bentang I-J dengan ukuran penampang 400 mm x 600 mm didapatkan penulangan pada tumpuan atas 12 D16 mm dan tumpuan bawah 4 D16 mm dengan begel Ø10 - 70 mm. Sedangkan penulangan lapangan atas 9 D16 mm dan lapangan bawah 4 D16 mm dengan begel Ø10 - 150 mm. dan berdasarkan pada kondisi dilapangan/dilokasi penelitian penulangan dengan ukuran penampang 400 mm x 600 mm penulangan pada tumpuan atas 9 D16 mm dan tumpuan bawah 5 D16 mm dengan begel 10 - 100 mm. Sedangkan penulangan lapangan atas 5 D16 mm dan lapangan bawah 9 D16 mm dengan begel Ø10 - 100 mm. The aim of this thesis is an analysis of reinforcement and dimensioning calculations for reinforced concrete beam structural components. Where manual calculations on a portal that is burdened by an evenly distributed load using the Cross (Hardy Cross) and Stiffness Methods. Based on the calculation of structural design dimensions carried out using the "Cross Method", the strongest beam reinforcement is located in the I-J span with a cross-sectional size of 400 mm x 600 mm, it is obtained that the reinforcement at the top support is 12 D16 mm and the bottom support is 4 D16 mm with a Ø10 - 70 mm brace. Meanwhile, the top field reinforcement is 9 D16 mm and the bottom field is 4 D16 mm with a brace Ø10 - 150 mm. and based on conditions in the field/research location, reinforcement with a cross-sectional size of 400 mm x 600 mm, reinforcement at the top support 9 D16 mm and bottom support 5 D16 mm with 10 - 100 mm braces. Meanwhile, the top field reinforcement is 5 D16 mm and the bottom field is 9 D16 mm with a brace Ø10 - 100 m

    The Influence of Customer Relationship Management and Excellent Service on Guest Satisfaction Staying at Four Points by Sheraton Hotel Medan

    No full text
    97 HalamanSkripsi yang berjudul “Pengaruh Customer Relationship Management dan Service Excellent Terhadap Kepuasan Tamu Menginap di Hotel Four Points By Sheraton Medan”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan pada Hotel Four Points By Sheraton Medan, sedangkan sampel yang memenuhi kriteria penarikan sampel pengamatan yang dilakukan berjumlah 113 orang dengan teknik sampel random sampling dengan perhitungan Tabel Yount. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang diuji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Uji Asumsi Klasik, Regresi Berganda, Pengujian Hipotesis (Uji t dan Uji F), dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Tamu, dan Service Excellent berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Tamu. Secara simultan Customer Relationship Management (CRM) dan Service Excellent berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Tamu. Thesis entitled "The Influence of Customer Relationship Management and Excellent Service on Guest Satisfaction Staying at the Four Points Hotel By Sheraton Medan". The approach used in this study is an associative approach. The population in this study were all customers at the Four Points By Sheraton Hotel Medan, while the sample that met the criteria for sampling the observations made was 113 people using a random sampling technique using Yount's table calculations. The data collection technique used a questionnaire that was tested for validity and reliability. The data analysis technique used in this study was the Classical Assumption Test, Multiple Regression, Hypothesis Testing (t-test and F-test), and the Coefficient of Determination. The results of this study prove that partially Customer Relationship Management (CRM) has a significant effect on Guest Satisfaction, and Service Excellent has a significant effect on Guest Satisfaction. Simultaneously, Customer Relationship Management (CRM) and Service Excellent have a significant effect on Guest Satisfaction

    The Influence of Consumer Behavior and Marketing Mix Based on Digital Marketing on Purchasing Decisions (Case Study of Shabby Pink Store Consumers in Medan City)

    No full text
    71 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Perilaku Konsumen dan Digital Marketing terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Pada Konsumen Shabbypinkstore Di Kota Medan”. Yang mana perilaku konsumen diartikan sebagai dinamika interaksi antara pengaruh dan kesadaran perilaku dan lingkungan tempat manusia melakukan pertukaran aspek- aspek kehidupan. Dan Keputusan Pembelian merupakan tindakan yang dilakukan oleh konsumen yang ingin melakukan sebuah pilihan untuk membeli produk satu atau lebih alternative. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif assosiatif. Sampel dalam penelitian ini merupakan responden yang pernah mmebeli produk di Shabbypinkstore dengan total sampel yang digunakan sebanyak 103 responden dengan teknik sampling menggunakan Non Probability Sampling dengan pendekatan purposive sampling dan kriteria konsumen harus membeli minimal 2x di shabbypinkstore. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner melalui Google Form. Berdasarkan hasil Uji T didapati bahwa Promosi Affiliate Marketing Tiktok berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Pada Uji Koefisien Determinasi (R2) terlihat bahwa nilai Adjusted R Square yang diperoleh yaitu sebesar 0,753 (75,3%). Hal ini menunjukan bahwa variabel independen memiliki kemampuan yang tinggi dalam menjelaskan variasi pada variabel dependen (Keputusan Pembelian) pada penelitian ini. Sisanya 24,7% yang akan terpengaruh oleh faktor-faktor lainnya yang tidak dapat dijelaskan pada penelitian ini. This study aims to determine "The Influence of Consumer Behavior and Digital Marketing on Purchasing Decisions (Case Study on Shabbypinkstore Consumers in the medan city)". Consumer behavior is defined as the dynamics of interaction between influence and awareness of behavior and the environment where humans exchange aspects of life. And Purchase Decisions are actions taken by consumers who want to make a choice to buy one or more alternative products. This research uses a type of associative quantitative research. The samples in this study are respondents who have purchased products at Shabbypinkstore with a total sample of 103 respondents using a non-prob sampling technique. Sampling ability with purposive sampling approach and consumer criteria must buy at least 2x at shabbypinkstore.Data collection was carried out by distributing questionnaires via Google Form.Based on the results of the T-test it was found that Tiktok Affiliate Marketing Promotion had a positive and significant effect on purchasing decisions. In the Coefficient of Determination Test (R2) it can be seen that the Adjusted R Square value obtained is 0.753 (75.3%). This shows that the independent variable has a high ability to explain variations in the dependent variable (Purchase Decision) in this study. The remaining 24.7% will be affected by other factors that cannot be explained in this study

    Performance Analysis of State Civil Servants in the Government Section Regional Secretariat of North Padang Lawas Regency

    No full text
    93 HalamanKinerja ASN merupakan suatu masalah yang cukup menarik untuk dibahas, karena akan sangat berguna bagi penegakan hukum yang juga bermanfaat baik bagi kepentingan individu, masyarakat, Bangsa dan Negara. Bagi individu, kinerja ASN yang baik akan menjamin terlindunginya pelayanan sipil dan penegakan hukum akan berjalan dengan baik. Bagi masyarakat, kinerja ASN akan memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai ketaatan ASN terhadap hukum dan aturan yang dilaksanakan dengan baik. Beberapa kendala yang dihadapi yakni: pertama, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang tidak seimbang dengan beban kerja; kedua, kemampuan dan keahlian (skill) aparatur pegawai negeri sipil masih kurang; ketiga, motivasi aparatur pegawai masih belum maksimal; keempat, pengetahuan aparatur pegawai negeri sipil masih terbatas; kelima, masih rendahnya integritas aparatur dalam melaksanakan pekerjaan; dan keenam, anggaran yang tersedia sangat terbatas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan instrument pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. sedangkan analisis data menggunakan dekskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengetahuan aparatur di Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara cukup baik, meski ada beberapa pekerjaan yang perlu penyesuaian (upgrade) diri dengan perubahan regulasi yang begitu cepat ditambah dengan kebijakan pemerintah pusat dalam keadaan pandemi ini meminimalisir kegiatan yang bersifat tatap muka seperti bimtek, diklat dan sosialisasi. Kemampuan/keahlian aparatur di Bagian Pemerintahan dapat dilihat dari tiga segi yaitu pengetahuan, inisiatif, dan komunikasi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh atasan langsung seperti pengawasan melekat, pembinaan, penundaan pemberian tunjangan dan pemberlakuan PP 53 Tahun 2010 dan 94 Tahun 2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Adapun rekomendasi dari hasil penelitian ini yaitu Penugasan aparatur untuk mengikuti diklat, bimtek dan sosialisasi agar kualitas SDM dan hasil kerjanya semakin baik.Penerimaan formasi kepegawaian untuk bidang yang memang memerlukan keahlian tertentu seperti pemetaan wilayah.Meningkatkan perhatian pimpinan kepada anggota untuk lebih memotivasi aparatur dalam melaksanakan pekerjaan baik itu pemberian wejangan dan nasehat maupun pemberian reward dan punishman.Sistem absensi jam kerja diperketat. Pimpinan memberikan sanksi yang tegas dan memperhatikan para aparatur yang melakukan pelanggaran berulang, sehingga memberikan efek jera kepada para aparatur agar tidak lagi mengulangi kesalahan, serta menjadi lebih bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan kepada mereka. ASN performance is an issue that is quite interesting to discuss, because it will be very useful for law enforcement which is also beneficial for both the interests of the individual, society, nation and state. For individuals, good ASN performance will ensure that civil service is protected and law enforcement will run well. For the community, ASN's performance will provide an overview to the public regarding ASN's compliance with laws and regulations that are implemented properly. Some of the obstacles faced are: first, the quantity and quality of human resources that are not balanced with the workload; second, the ability and expertise (skills) of civil servants are still lacking; third, employee apparatus motivation is still not optimal; fourth, the knowledge of civil servants is still limited; fifth, the integrity of the apparatus is still low in carrying out work; and sixth, the available budget is very limited. The research method used is qualitative research, with data collection instruments namely observation, interviews and documentation. while data analysis uses descriptive analysis. The results of this study indicate that the knowledge of the apparatus in the Government Section of the Regional Secretariat of North Padang Lawas Regency is quite good, although there are some jobs that need to be adjusted (upgraded) with changes in regulations that are so fast coupled with central government policies in this pandemic situation to minimize activities that are face-to-face meetings such as technical guidance, training and outreach. Apparatus capability/expertise in the Government Section can be seen from three aspects, namely knowledge, initiative, and communication. Various efforts have been made by the direct supervisor, such as close supervision, coaching, postponement of granting benefits and enactment of Government Regulations 53 of 2010 and 94 of 2021 concerning the discipline of civil servants. As for the recommendations from the results of this study, namely Assigning apparatus to participate in training, technical guidance and socialization so that the quality of human resources and work results will be better. work, be it giving advice and advice as well as giving rewards and punishmen. The working hour attendance system is tightened. Leaders provide strict sanctions and pay attention to officials who commit repeated violations, thus providing a deterrent effect on officials so they don't repeat mistakes, and become more responsible for the trust given to them

    Influence of Net Profit Margin and Earnings Per Share of Share Prices in Registered Health Sector Companies On the Indonesian Stock Exchange 2019-2021 period

    No full text
    78 HalamanThis study aims to determine the effect of Net Profit Margin and Earning Per Share on the Stock Price of Health Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. This type of research is a causal associative quantitative. The population of this study is all health sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period, which amounted to 17 companies. Selection of samples through purposive sampling method. There were 12 companies that met the criteria as research samples so that the research data amounted to 36. Data analysis methods used were descriptive statistical analysis, classic assumption test and multiple linear regression test. Based on the results of the t-test Net Profit Margin shows a significance value of 0.430>0,05 and t-count valuet-table (7,019>2,03452) which means that Earning Per Share has a positive and significant effect on Stock Price, Based on the results of the F test Net Profit Margin and Earning Per Share simultaneously have a significance value of 0,000F-table (26,625>3,28), which means that simultaneously Net Profit Margin and Earning Per Share has a effect on Stock Price. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif yang bersifat asosiatif kausal. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 yang berjumlah 17 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dan terdapat 12 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga data observasi berjumlah 36. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji t Net Profit Margin menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.430>0,05 dan nilai t-hitung t tabel (7,019>2,03452), yang berarti bahwa Earning Per Share berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham. Berdasarkan hasil uji f Net Profit Margin dan Earning Per Share secara simultan memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000F-tabel (26,625>3,28), yang berarti bahwa secara simultan Net Profit Margin dan Earning Per Share berpengaruh terhadap Harga Saham

    4,192

    full texts

    21,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Medan Area
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇