82567 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Tertular HIV / AIDS (Penelitian Cross-sectional di IRD RSUD Dr. Soedono Madiun)
AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) has become a serious problem throughout the world, and must be aware by human, especially for the hea11h care personnel. It must be realiz.ed by the health care personnel to apply universal precaution, in order to prevent lilV I AIDS infection for health care personne~ especially by the nurses who interact with patient intensively. This study is aimed to describe the relationships between the knowledge and attitude, with the behaviour of the nurses in the effort of preventing the IIlV/AIDS infection. The type of this study is cross-sectional which populations are all nurses occupying in the Emergency Room of Dr. Soedono General Hospital Madiun, as 1he direct care to 1he patient The am01mt of the samples are 31 respondents taken according to the inclusion criteria. The independent variables are the knowledge and the attitude of the nurses in preventing the IIlV I AIDS infection. The dependent variable is 1he behaviour of the nurses in preventing the mv I AIDS infection. The method of data collection that is used is the structured questions and respondent observation. Then, the data is analyzed by using the Fisher's exact test with the level of meaning is p :s; 0,05. The measurement device that is used is the knowledge of 1he questi.onaire and the attitude of PETRI (The Association of the Researcher of Tropical and Infection Disease) Surabaya. The result of the study on the level of the nurses' knowledge about HIV I AIDS is related significantly to the nurses' behaviour with the value of meaning of p = 0,023 based on the analysis result of the Fisher's exact test, and the nurses' behaviour in preventing the mv I AIDS infection related to the knowledge . It is not affected by the nurses' attitude with 1he value of meaning of p = 0, 169 based on the analysis result of the Fisher's exact test From this result, it can be concluded that the nurses' behaviour in preventing the mv I AIDS infection relates to the knowledge and not affected by the nurses' attitude
Pengaruh Pemasangan Kateter Di Vena Sefalika Terhadap Penurunan Kejadian Flebitis Pada Pasien Perioperatif Di Pavilliun 12 RSK ST. Vincentius A Paulo Surabaya Penelitian Pra-Eksperiment (Static Group Comparasion)
Flebitis merupakan inflamasi vena yang disebabkan oleh iritasi kimia, mekanik maupun bakterial. Sebagian besar pasien perioperatif .mendapat infus hipertonis dan obat intra vena yang pekat sehingga beresiko terhadap terjadinya flebitis . Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinyaflebitis yaitu dengan pemasangan kateter di vena yang lebih besar misalnya vena sefalika. Penelitian ini bertttiuan untuk membuktikan adanya pengaruh pemasangan kateter di vena sejalika terhadap penurunan kejadian jlebitis pada pasien peri operatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperimen yaitu Static Group Comparation. Populasi pada penelitian ini adalah pasien perioperatif di pavilliun 12. Sampe1 yang digunakan sebanyak 30 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dengan pembagian 15 sampel sebagai kelompok perlakuan dilakukan pemasangan kateter di vena sefalika dan 15 sampel sebagai kelompok kontrol dilakukan pemasangan kateter di vena metakarpal. Tehnik pengambilan sampel secara porposive. Dalam pelaksanaan penelitian menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Data dianalisa dengan menggunakan t~ji statistik Mann Whitney Test denganp :s_0.05. Dari analisa data hasil penelitian didapatkan p = 0.015 pada level p::; 0.05 dengan demikian disimpulkan bahwa hipotesis diterima yang berarti ada pengaruh pemasangan kateter di vena sefalika terhadap penurunan kejadian flebitis pada pasien perioperatif. Hasil penebtian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk pemasangan kateter di vena sefalika bagi pasien perioperatif
Hubungan Penggunaan Skin Traksi Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasjen Fraktur Femur Pre Operasi Diruang Rawat Inap RSD Sidoarjo: Penelitian Cross Sectional
Pain was one of the problems that need to be considered and prioritized on a femoral fracture patients who will underwent to surgery primarily. This pain could be mild, moderate or severe and even become intolerable that appear instantly and at any time after incident or on treatment. Skin traction could help to reduce the pain caused by muscle spasm related to disconnection of tissue around the fracture site. This study was aims to explain the relations of use skin traction with pain levels in pre operation femoral fracture patients in Sidoarjo hospital. This study used cross sectional design with population were all adult patients with femoral fracture pre installed operating atached to skin traction in January-February 2012 that were treated in yellow Rose, Lotus and Tulip rooms Sidoarjo Hospital amount 23 patients. Sample amount 23 respondents used total sampling technique. The independent variable in this study was use of skin traction, while the dependent variable was the pain level in pre operation femoral fracture patients. The· data was collect using questionnaires and observation at the pain level by Visual Analog Scale (VAS). Data analysis used statistical chi-square test with level of significance of :S 0,05. Result used calculations and statistical analysis showed that value p=O. 728, so Hl was rejected. It can be concluded that there was so not significant effect of use the skin traction with pain levels in pre operation femoral fracture patients. Suggestions for further research needs to be done with different methods and attention to other factors that could affect the research result
Hubungan Antara Social Support dengan Loneliness pada Mahasiswa Merantau: Tinjauan Literatur
Loneliness dapat menimbulkan berbagai permasalahan yang mengganggu. Dalam konteks perkuliahan, kesepian atau loneliness dapat menurunkan performa mahasiswa. Ketika mahasiswa merantau jauh dari orang tua, dukungan sosial yang diterima cenderung berkurang. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada loneliness yang dirasakan. Tinjauan literatur yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan narrative review dengan strategi pengumpulan data dimulai dari menetapkan pertanyaan penelitian, dan mencari jurnal melalui electronic database. Hasil yang diperoleh menegaskan bahwa terdapat pengaruh yang kuat dari dukungan sosial terhadap rasa kesepian. Terdapat korelasi yang berarah negatif antara social support dan loneliness khususnya pada mahasiswa rantau. Semakin tinggi tingkat dukungan sosial yang diterima oleh mahasiswa perantau, semakin rendah tingkat kesepian yang mereka alami
Pengaruh Budaya Organisasi Ramah Lingkungan terhadap Perilaku Ramah Lingkungan Karyawan Dimediasi oleh Komitmen Organisasi
Penelitian ini menyelidiki dampak budaya organisasi ramah lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan karyawan melalui komitmen organisasi. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 111 karyawan perusahaan yang telah memperoleh sertifikasi ISO 14001. Penelitian ini menggunakan model 4 PROCESS macro by Andrew F. Hayes yang tersedia di SPSS 26 untuk Windows untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi ramah lingkungan berpengaruh signifikan dan langsung terhadap perilaku ramah lingkungan karyawan dan komitmen organisasi. Bertentangan dengan ekspektasi, perilaku ramah lingkungan karyawan tidak dipengaruhi secara signifikan oleh komitmen organisasi. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa komitmen organisasi tidak memediasi dampak positif budaya organisasi ramah lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan karyawan
Hubungan Perubahan Peran Dengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Pria Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Di Kecamatan Dawar Blandong Kabupaten Mojokerto
Becoming old process is described as a process that run continuously and naturally and it is started since the person is born and experienced by all creatures. [n becoming old process, individual is identically with the decrease of some of their physical and psychological functions, therefore they will lose their role that they have when they are still young. This role changing will increase stressor as anxiety impetus
Perbandingan Titer Antibodi Antara Ayam Layer Yang Divaksin IBD Monovalen Inaktif Dengan IBD Polivalen Inaktif (IBD-IB-ND) Menggunakan Indirect Elisa
Penyakit IBD merupakan penyakit pads unggas yang disebabkan oleh Birnavirus, rnempu.nyai angka mortalitas hingga 100% clan bersifat imunosupresif. Penyakit IBD menimbulkan gangguan pada alat-alat pembentuk kekebalan terutama pada bursa fabrisius sehingga mengalarni penghambatan dalam membentuk zat kebal. Akibatnya, selama hidup ayam mudah terserang penyakit seperti ND dan IB. Identifikasi terhadap virus IBD dapat dilakukan dengan metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay). Penentuan antibodi dapat dilakukan dengan pelabelan pada imunoglobulinnya yaitu dengan rnenggunakan model Indirect ELISA. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan titer antibodi antara ayam petelur yang divaksin IBD monovalen inaktif dengan vaksin IBD polivalen inaktif (IBD-IB-ND) sehingga dapat dipilih vaksin yang efektif dalam mencegah penyakit ayam, protektif terhadap ayam dan efisien serta mengatahui hubungan antara pemberian kedua jenis vaksin perlakuan dengan waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata (p>0.05) antara ayam layer yang divaksin monovalen IBD inaktif dengan IBD polivalen inaktif (IBD-IB-ND). Hal ini menunjukkan potensi yang sama dalarn menstimulir antibodi antara kedua vaksin perlakuan. Titer antibodi antara ayam layer yang divaksin IBD monovalen inaktif dengan IBD polivalen inaktif (IBD-IB-ND) menunjukkan perbedaan yang nyata (p<0.05) ditiap minggunya. Minggu yang menghasilkan titer antibodi tertinggi adalah pada minggu ke-6. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara kedua vaksin perlakuan dengan waktu pengamatan
Hubungan Antara Keadaan BBLR Dan Respon Psikologis Ibu Pasca Salin Di Ruang Nifas RSUD Dr. Sutomo Surabaya
An infant with low weight birth (BBLR) is a newborn baby with body weight less than 2500 gram. This BBLR group needs more treatment accurately toward their physiological changes that is experienced by an infant with adaptabilit'j period in transition period. This special treatment needs isolated treatment (not integrated treatment) so that bonding can be resisted. It can stimulate worrying, that is a psychological responses by mother post maternity. To known how far the correlation between BBlR condition with psychological in parturition room of RS UD Dr. Soetomo Surabaya. Data taking in last July 2002 to middle of August 2002
Uji Toksisitas Akut Suspensi Tanaman Keladi Tikus (Typonium Flagelliforme) Terhadap Gambaran Hispatologi Hepar Mencit (Mus musculus)
Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian tentang efak toksisitas akut uspc,nsi ianurnan keladi tikes (Typhonium flagelliforme) terhadap gumbaran histopatologi hepar mencit (Mils musculus) dengan pemberian perlakuan secara perora-1 selania 24 jam dan dilanjuikan seiama i4 hail;. Perigujiari toksisitas tanaman berkhasiat obat sangat diperlukan k&ena merupakan salah satu usaha untuk nieitndun masyarakat dalam hal .kearnanan penggunaan tanaman that berkhasiat maupun obat trnciki nnA I_ Penelitian ini menegunakan hewan coba niencit sebanyak 30 ekor berjenis jantan beruntur 1-1,5 bin dengan best ± 20 g. Hewan ("Jim 30 ekor menjadt rnenjadi 6 perlakuan dengan 5 kaki illanonn kelampok kontrol (PU) diberi suspensi ta,npa obat sebanyak 1 mllekor, kelornpok perlakuan ke satu (P1) diberi suspensi tanaman that denr,an dosis 100 Triglekor sebanyak kdompok perlakuan ke dua (P2) diberi suspensi tanarnan that dengan dosis 600 mg/ekor sebanyak 1 31213 kelornpok perlakuan ke tiva (P3) diheri suspensi tanaman obat dengan dosis 1200 mg/ekor sebanyak 2 nil, keiompok perlakuan ke envai. (P4) dibe6 StiSperiSi tanamafi obat dengan dosis 24-1% s&ai-iyak. 4 nil, clan kelomplak
periakuan ke iirna (P5) diberi suspensi tanaman that dengan dosis 4800 mgiekor sebanyak 8 mi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis yang dapat menyababkan kernatian sebanyak 51) % (LD50) herada diamara P2 dan P3 adaiah path dosis 961,6123 mg atau 48,081 gigkg BB sehingga obat mnl tergolong obat yang relative