Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    82567 research outputs found

    Persentase Kejadian Retained Fetal Membrane (RFM) Pada Sapi Perah Di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang

    No full text
    Sapi perah merupakan salah satu ternak yang berkembang pesat di Indonesia yang dapat menghasilkan protein hewani berupa susu. Kesehatan reproduksi pada ternak terutama sapi perah merupakan salah satu faktor penting yang dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar pada sapi perah dikarenakan mempengaruhi produksi susu dan dapat memperpanjang calving interval atau jarak dari kelahiran ke kelahiran berikutnya sehingga harapan untuk menghasilkan anak sapi per tahun tidak dapat tercapai. Retained Fetal Membrane (RFM) adalah suatu kondisi patologis yang didefinisikan sebagai kegagalan pengeluaran selaput plasenta dalam waktu 24 jam setelah kelahiran. Tujuan dari pengamatan ini yaitu untuk mengetahui persentase dan penanganan serta pengobatan kejadian Retained Fetal Membrane (RFM) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pengambilan data dilakukan selama satu bulan yaitu dengan observasi melalui pengamatan dan wawancara secara langsung kepada peternak dan petugas kesehatan hewan di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada saat melakukan pelayanan kesehatan serta melihat data recording dari laporan kunjungan pelayanan kesehatan. Dari data didapatkan bahwa kejadian Retained Fetal Membrane (RFM) sebanyak 22 kasus dari total 284 sapi yang melahirkan dan didapatkan hasil persentase kejadian sebanyak 7,74% ternak yang mengalami kejadian Retained Fetal Membrane (RFM) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penanganan yang dilakukan di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada kasus Retained Fetal Membrane (RFM) dapat menggunakan 2 cara yaitu secara manual removal dan hormonal removal. Metode manual removal dapat dilakukan dengan cara melepas kotiledon yang masih terikat dengan karunkula induk dan hormonal removal dilakukan dengan menggunakan injeksi prostaglandin (PGF2α) disertai dengan pengobatan pendukung lain seperti obat antipiretik, antinyeri, serta antibiotik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa kejadian Retained Fetal Membrane (RFM) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang masih tergolong rendah

    Implementasi Sistem Pengendalian Internal Piutang Usaha Dalam Meminimalisir Piutang Tak Tertagih Pada PT Intidaya Dinamika Sejati

    Get PDF
    Piutang tak tertagih menjadi salah satu risiko utama yang harus dihadapi oleh perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis kredit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi sistem pengendalian internal piutang usaha dalam meminimalisir piutang tak tertagih pada PT Intidaya Dinamika Sejati. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus. Fungsi terkait piutang pada PT Intidaya Dinamika Sejati terdapat fungsi penjualan, fungsi logistik, fungsi pengiriman, fungsi penagihan, dan fungsi akuntansi. Dokumen yang digunakan yaitu quotation, purchase order (PO), sales order (SO), surat jalan/delivery order (DO), Berita Acara Serah Terima (BAST), goods receipt (GR), faktur penjualan, faktur pajak, dan E-Nofa. Catatan akuntansi yang digunakan yaitu jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan kartu piutang. Kinerja sistem pengendalian internal piutang usaha pada PT Intidaya Dinamika Sejati dalam meminimalisir piutang tak tertagih telah berjalan dengan baik. PT Intidaya Dinamika Sejati telah membentuk struktur organisasi dengan deskripsi pekerjaan yang jelas untuk setiap karyawan. Dokumen yang digunakan memiliki nomor urut tercetak dan sudah diotorisasi oleh pihak yang berwenang. Pencatatan telah dilakukan dengan baik menggunakan perangkat lunak ERP. Sebagian besar karyawan telah melakukan tugasnya dengan baik. Tetapi dalam pelaksanaannya masih terdapat hal yang kurang efektif. Hal tersebut dikarenakan tidak terdapat pemeriksaan mendadak atau surprise audit, tidak kesesuaian seleksi karyawan berdasarkan persyaratan yang dituntut oleh pekerjaannya, serta tidak terdapat pelatihan secara berkala selama menjadi karyawan perusahaan

    Hubungan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Dan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Kebomas Gresik Tahun 2023 Noor

    Get PDF
    Diabetes melitus merupakan suatu gejala penyakit kronis yang diakibatkan oleh kenaikan kadar glukosa darah pada tubuh yang berlebih atau tidak pada batas normal. Diabetes melitus tipe 2 dapat diakibatkan oleh resistensi insulin. Kenaikan kadar glukosa yang berlebihan akan mengakibatkan hiperglikemia. Hiperglikemia menjadi faktor pemicu adanya hipertensi. Hipertensi pada lansia dapat terjadi akibat penurunan kinerja jantung dalam memompa darah, penebalan katup jantung akibat adanya kaku katup, dan meningkatnya resistensi pembuluh darah perifer pada lansia akibat kemunduran fungsi kerja tubuh. Bertambahnya usia membuat elastisitas kulit dan penurunan peredaran darah sehingga memicu hipertensi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kadar glukosa darah sewaktu dan tekanan darah pada lansia dengan diagnosis diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kebomas Gresik Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 105 sampel yang diambil dari bank data poli lansia Puskesmas Kebomas Gresik. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan rancangan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pasien lansia dengan rentang usia 60-90 tahun. Data hasil pemeriksaan kadar glukosa darah dan tekanan darah kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik yaitu uji normalitas dan uji korelasi dengan program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) 29,0 for windows. Pada penelitian ini diperoleh hasil uji normalitas pemeriksaan tekanan darah adalah 0,088, sehingga data berdistribusi normal dan pemeriksaan kadar glukosa darah adalah <0,001, sehingga data tidak berdistribusi normal. Uji korelasi Spearman diperoleh hasil dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,275 dan nilai r hitung yaitu 0,108. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara kadar glukosa darah sewaktu dan tekanan darah pada lansia dengan diagnosis diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kebomas Gresik

    Pembuatan Sarung Tangan Lateks Dengan Penambahan Hypoallergenic Dan Antibakteria Nabati Berbahan Dasar Karet Alam (Natural Rubber)

    No full text
    Lateks mengandung protein alergen yang dapat menyebabakan reaksi alergibagi pemakainya. Penelitian ini tidak sejalan dengan teori yang menyebutkan bahwa sarung tangan lateks yang dapat menimbulkan gejala sensitisasi pada pemakainya karena responden yang diberi perlakuan selama 10 hari tidak mengalami dermatitis kontak. Tujuan penelitian ini adalah perancangan produk berupa sarung tangan lateks dengan penambahan Hypoallergenic dan Antibacterial nabati berbahan dasar karet alam (natural rubber) untuk mengetahui tingkat kelayakan atau kefektifan produk untuk digunakan pada masyarakat. Penelitian inimenggunakan metode eksperimental dengan uji statistik One-Way Anova.Penelitian ini menggunakan pengujian mekanik, pengujian antibakteri dan pengujian deproteinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pengujian mekanik dengan standar sarung tangan medis sendiri, maka hasilnya belum memenuhi standar mutu secara keseluruhan, untuk pengujian antibakteri hasilnya sendiri, lembaran film (lateks) yang dilarutkan daun sirih memiliki nilai aktivitas bakteri sebesar 0,97 (kemanjuran rendah) terhadap mikroorganisme Staphylococcus Aureus (ATCC 6538) dan 0,47 (kemanjuran rendah) terhadap mikroorganisme Klebsiella Pneumoniae (ATCC 4532), dan untuk hasil pengujian deproteinasi lembaran film yang direndam pada cairan daun sirih (LKS) sebanyak dua ulangan dengan nilai 2,88% dan 2,76% mendapat rata-rata sebesar 2,82%. Saran untuk perusahaan adalah ketika proses pelarutan ektrak daun sirih, larutan yang digunakan cukup untuk menutupi semua permukaan lembaran film (lateks) agar lebih terlihat perbandingan antara lembaran film (lateks) yang menggunakan ekstrak dan tidak. Dalam pelarutan berbahan korosif seperti (HCl, NaOH, amonia) disarankan menggunakan pengaman seperti sarung tangan. Hal tersebut dikarenakan bahan-bahan tersebut bersifat korosif dan berbahaya apabila mengenai kulit

    Analisis Hubungan Antara Personal Factor Dan Job Factor Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Offtake Station PT X

    Get PDF
    PT X merupakan perusahaan migas dengan proses produksi transmisi dan distribusi gas bumi. Proses produksi pada offtake station merupakan proses inti yang merupakan distribusi gas bumi. Tingkat kecelakaan pada sektor industri minyak dan gas sebagian besar penyebabnya adalah oleh faktor manusia dengan tindakan tidak aman dengan faktor teknis serta faktor lainnya. Faktor lain terjadinya tindakan tidak aman dapat disebabkan tingkat pengetahuan, pelatihan, dan sikap oleh pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman pada pekerja offtake station. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan total populasi sejumlah 30 pekerja. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu faktor personal yang meliputi usia, masa kerja, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap dan faktor pekerjaan yaitu pelatihan. Data didapatkan dari penyebaran kuesioner tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan tidak aman. Uji statistika yang digunakan yaitu tabulasi silang dan seluruh variabel diukur dari nilai koefisien kontingensi untuk mengetahui kuat hubungan dari dua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pekerja pada usia 36-45 tahun sebanyak 14 pekerja (46,7%), masa kerja lebih dari 10 tahun sebanyak 17 pekerja (56,7%), tingkat pendidikan SMA sebanyak 20 pekerja (66,7%), tingkat pengetahuan rendah sebanyak 20 pekerja (66,7%), sikap tidak baik sebanyak (23 pekerja (76,7%), pernah mengikuti pelatihan sebanyak 25 pekerja (83,3%) dan tindakan aman sebanyak 25 pekerja (83,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara usia (koefisien kontingensi = 0,320), masa kerja (koefisien kontingensi = 0,364), tingkat pendidikan (koefisien kontingensi = 0,222), sikap (koefisien kontingensi = 0,240) dengan tindakan tidak aman. Sedangkan terdapat hubungan yang sangat lemah antara tingkat pengetahuan (koefisien kontingensi = 0,063) dengan tindakan tidak aman. Terdapat hubungan yang sedang antara pelatihan (koefisien kontingensi = 0,461) dengan tindakan tidak aman. Perusahaan disarankan untuk mengadakan refreshment golden rules Corporate Live Saving Rules (CLSR) pada tiap offtake station secara berkala, sosialisasi peraturan, promosi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta penghargaan dan sanksi

    Penyelesaian SP2DK Atas Selisih PPN Yang Telah Disetor Dengan DPP Faktur Pajak Yang Belum Dilaporkan Di SPT PPN Masa Desember 2022 Pada PT XYZ

    Get PDF
    Tugas akhir ini membahas tentang sebuah perusahaan di bidang perdagangan umum dan konstruksi, menghadapi masalah terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) karena faktur pajak yang telah disetujui namun belum dilaporkan pada Surat Pemberitahuan (SPT). Tugas akhir ini bertujuan untuk memahami penyebab Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) serta tata cara pengajuan pemindahbukuan (PBK) atas kesalahan pelaporan pajak di PT XYZ. Metode yang digunakan adalah studi kasus bersama staf keuangan PT XYZ. Hasil tugas akhir menunjukkan bahwa kesalahan pelaporan disebabkan oleh kesalahan dalam proses input data yang tidak akurat. PT XYZ melakukan pemindahbukuan untuk mengatasi kesalahan pembayaran PPN yang tidak sesuai, dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 242/PMK.03/2014. Pemindahbukuan pertama dilakukan untuk memperbaiki kewajiban PPN bulan Desember 2022 sebesar Rp 21.144.904. Pemindahbukuan kedua dilakukan untuk memindahkan kelebihan pembayaran sebesar Rp 34.287.891 ke kewajiban perpajakan bulan November 2023. Proses pemindahbukuan ini memastikan bahwa kewajiban pajak PT XYZ dipenuhi dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku

    Audit Kepatuhan Terhadap Perhitungan Pajak Tangguhan Sesuai Dengan Undang Undang Perpajakan Pada Rumah Sakit “WQS” Di Kota Gresik

    Get PDF
    Audit kepatuhan terhadap pajak tangguhan merupakan aspek penting bagi entitas untuk memastikan integritas dan kepatuhan laporan keuangan, khususnya pada Rumah Sakit “WQS”. Pajak tangguhan adalah kewajiban atau aset pajak yang muncul akibat perbedaan waktu pengakuan antara aturan akuntansi dan perpajakan. Kepatuhan dalam perhitungan pajak tangguhan sangat penting untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang disajikan akurat, transparan, dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan pengujian dan analisis data untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan Rumah Sakit “WQS” dalam perhitungan pajak tangguhan. Proses penelitian mencakup pengumpulan data primer dan sekunder, wawancara dengan pihak terkait, serta analisis dokumen dan catatan keuangan yang relevan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa audit kepatuhan terhadap perhitungan pajak tangguhan di Rumah Sakit “WQS” sudah menunjukkan tingkat kepatuhan yang memadai terhadap undang-undang perpajakan. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit “WQS” telah menerapkan prinsip akuntansi yang benar dalam pengakuan dan pelaporan pajak tangguhan

    Hubungan Stigma Dengan Penerimaan Keluarga Yang Memiliki Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa Di Puskesmas Cerme Kabupaten Gresik

    No full text
    Stigma masyarakat tentang orang dengan gangguan jiwa sangat dirasakan oleh keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa sehingga membuat penderita gangguan jiwa menjadi sulit untuk diterima oleh keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stigma dengan penerimaan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di Puskesmas Cerme Kabupaten Gresik Mei 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 64 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian ini meliputi kuesioner Internalized Stigma of Mental Illness (ISMI), dan kuesioner penerimaan keluarga Safrudin 2018. Data analisis dengan menggunakan uji korelasional Spearman rho. Hasil analisa data didapatkan bahwa nilai p-value (0,000) < α (0,05) dan nilai r = 0,760. Terdapat hubungan yang sangat kuat bersifat positif antara stigma dengan penerimaan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Pendidikan kesehatan mengenai kesehatan jiwa dan orang dengan gangguan jiwa perlu ditingkatkan agar meminimalisir stigma sehingga keluarga sebagai orang paling dekat dengan penderita dapat menerima kondisinya dan merawatnya secara optimal

    Studi Kasus Tentang Pelaporan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Komposisi Penghasilan Dari Dalam Dan Luar Negeri Menggunakan Formulir 1770S

    No full text
    Orang Pribadi yang telah memenuhi syarat objektif sebagai Wajib Pajak diwajibkan untuk melaporkan penghasilan yang didapatkannya dalam satu tahun pajak. Pelaporan tersebut dilakukan dengan menggunakan produk hukum berupa formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Orang Pribadi yang terbagi kedalam tiga formulir, yaitu 1770SS, 1770S, 1770 dimana setiap formulirnya memiliki kriteria penghasilan yang disesuaikan berdasarkan formulir tersebut. Setiap Wajib Pajak yang melapor dengan SPT pasti melakukan perhitungan pajak atas penghasilan yang didapat dan atas harta yang dimilikinya. WP IS merupakan seorang WP yang melakukan pelaporan dengan formulir 1770S, dengan melakukan perhitungan pajaknya pada tahun 2021 SPT Tahunan Orang Pribadi WP IS terjadi kurang bayar. Dengan penyebab kurang bayar dikarenakan WP IS memiliki penghasilan tidak teratur dalam tahun pajak 2021. Tujuan pengerjaan tugas akhir ini adalah untuk meneliti bagaimana penyelesaian masalah kurang bayar WP IS tersebut. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, peneliti melakukan pengumpulan data pajak yang dimiliki WP IS, yaitu penghasilan serta harta yang telah dilaporkan maupun belum dilaporkan pada SPT tahun 2021. Data tersebut dianalisis dan dimanfaatkan untuk mengetahui penyebab kurang bayar pada SPT Tahunan Orang Pribadi, serta mengidentifikasi harta yang sesuai berdasarkan penggunaan formulir 1770S dengan penghasilan WP IS. Penulis selanjutnya melakukan pehitungan Pajak Penghasilan tahunan menggunakan Pasal 17 pada undang-undang pajak penghasilan. Ditemukan harta dan tambahan penghasilan yang belum dilaporkan pada SPT tahun 2021 yang kemudian dilakukan perhitungan penyesuaian jumlah kredit pajak terutang yang harus dilaporkan WP IS pada tahun pajak tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya bagi WP untuk mempersiapkan dan memperhitungkam pajak secara matang dengan secara berkala melakukan monitoring terhadap harta yang dimiliki. Tindakan lain yang sekiraya dapat dilakukan adalah rekonsiliasi harta yang dimana ini dapat menyangdingkan jumlah total kepemilikan harta pada tahun sebelumnya dan tahun pajak berjalan, Kembali hal ini diperuntukan untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam pengakuan harta pada pelaporan pajak tahunan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi

    Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penagihan Piutang Pelanggan Pascabayar Dengan Menggunakan Metode Analisis Pieces Pada PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami sistem informasi akuntansi dalam penagihan piutang pelanggan pascabayar pada PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan, dan (2) menilai apakah sistem tersebut telah sesuai dengan analisis PIECES. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, praktik kerja, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penagihan piutang pelanggan pascabayar berjalan dengan baik, namun masih terdapat kekurangan dalam efisiensi dan efektivitas prosedurnya. Analisis PIECES meliputi enam aspek: kinerja, informasi, ekonomi, pengendalian, efisiensi, dan layanan. Sistem informasi akuntansi penagihan piutang pelanggan pascabayar masih belum sesuai pada aspek pengendalian

    80,293

    full texts

    82,567

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇