17581 research outputs found
Sort by
Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk mendukung pembelajaran dari rumah di masa pandemi covid-19 : Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) - untuk kelas 1-3 SD/MI paket 3
Karakter atau nilai adalah sifat/atribut yang melekat pada diri seseorang. Pendidikan karakter sendiri adalah sebuah upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur pada siswa. Karakter yang akan dibahas pada kumpulan Lembar Kerja Siswa (LKS) ini antara lain: Kejujuran, Berbuat Baik, dan Kemandirian. Diharapkan bahwa setelah siswa bersama orang tua dan siswa mendiskusikan topiktopik yang ada dalam LKS serta melakukan kegiatan yang ada dalam LKS dalam kegiatan siswa sehari-hari, maka akan memberikan gambaran konkret bagi siswa untuk dapat mengembangkan kegiatan tersebut sebagai suatu kebiasaan.
Siswa yang duduk di jenjang Sekolah Dasar pada umumnya belajar dari hal yang konkret (Baik itu menggunakan benda konkret maupun pengalaman nyata yang ia alami) ke abstrak. Konsep dari nilai-nilai seperti kejujuran, berbuat baik, dan juga kemandirian adalah konsep yang cukup abstrak. Untuk dapat memahami konsepkonsep tersebut siswa perlu diberikan pengalaman nyata agar lebih mudah paham. Karena itulah peran Bapak dan Ibu menjadi sangat penting dalam membimbing siswa mempelajari nilai-nilai dimaksud. Diskusi sebelum mengerjakan LKS, saat mengerjakan LKS, dan setelah mengerjakan LKS akan dapat membantu siswa memberikan gambaran mengenai apa yang menjadi tujuan pembelajaran nilai-nilai ini. Demikian juga halnya dengan memberikan pujian spesifik dengan menggunakan Bahasa yang positif apabila siswa menunjukkan perilaku yang diharapkan, anak akan dapat mengetahui bahwa ia telah melakukan suatu hal yang baik
Petunjuk teknis bantuan pemerintah fasilitasi pembentukan tempat uji kompetensi sekolah menengah kejuruan berstandar industri tahun 2020 (peraturan direktur jenderal pendidikan vokasi nomor 06 tahun 2020)
Merancang pembelajaran sosiologi yang bermakna untuk generasi net
Merancang pembelajaran tentunya bukanlah hal yang baru bagi bapak/ibu karena setiap awal semester pasti kita semua melakukan hal tersebut. Merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran merupakan tugas kita sebagai seorang pendidik - karena kita adalah desainer, implementator, dan sekaligus evaluator pembelajaran. Sesuai dengan ToR yang disampaikan oleh panitia kegiatan, tema kegiatan seminar ini adalah “Blended Learning dalam Pembelajaran Sosiologi: Tips Meramu Kombinasi Aktivitas Belajar Daring yang Tepat” - sebagai alternatif kegiatan pembelajaran sosiologi di tengah kondisi yang saat ini kita hadapi bersama, yaitu pandemik Covid 19. Untuk itu, melalui forum ini ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan lebih lanjut dengan bapak/ibu, utamanya terkait dengan ‘merancang pembelajaran sosiologi yang bermakna untuk generasi net (net-generation)’. Dalam kaitannya dengan blended learning, saya yakin bapak/ibu sudah tidak asing lagi dengan istilah ini; dan bahkan sudah ada beberapa sekolah berbasis cyberschool. Implikasinya, dalam proses pembelajaran sosiologi pun blended learning sudah mulai digunakan dengan beragam model. Seiring dengan inovasi teknologi pembelajaran yang diadaptasi oleh pendidik ruang-ruang kelas, maka tantangan yang muncul kemudian adalah bagaimana pendidik merancang dan/atau menciptakan pengalaman belajar yang bermakna di satu sisi, dan sisi lain, bagaimana peserta didik tetap bisa ‘merdeka’ dalam belajar sesuai dengan zamannya. Merujuk pada tujuan pembelajaran sosiologi di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan karakteristik pembelajar generasi get; maka sistematika makalah yang akan saya sampaikan melalui diskusi ini meliputi: apa saja karakteristik pembelajar generasi net? dan bagaimana merancang pembelajaran sosiologi agar bermakna dan sesuai dengan karakteristik pembelajar
generasi net
Modul belajar literasi dan numerasi jenjang sekolah dasar program Pembelajaran Jarak Jauh : modul belajar siswa kelas 1, tema 1 diriku subtema keluarga
Modul ini merupakan modul untuk siswa yang berguna untuk membantu siswa belajar di rumah. Dalam modul ini, siswa dapat membaca cerita-cerita yang menarik
Modul belajar literasi dan numerasi jenjang sekolah dasar Program Pembelajaran Jarak Jauh : modul pendamping bagi orang tua kelas 1, tema 1 diriku subtema keluarga
Modul ini adalah modul pembelajaran literasi dan numerasi. Terdapat 3 modul dalam setiap paket, yaitu: Modul Belajar Siswa, Modul Pendamping bagi Orang Tua dan Modul Pendamping bagi Guru. Modul yang Bapak/Ibu baca sekarang adalah Modul Pendamping bagi Orang Tua.
Modul pendamping bagi orang tua disusun untuk membantu Bapak/Ibu mendampingi kegiatan belajar putra-putri di rumah. Di dalam modul ini terdapat penjelasan mengenai strategi mendampingi putra-putri belajar serta rangkuman materi literasi dan numerasi yang penting untuk dipahami putra-putri Bapak/Ibu. Kecakapan literasi dan numerasi ini adalah bekal penting bagi putra-putri Bapak/Ibu dalam menghadapi tantangan kehidupan
sehari-hari
Modul pembelajaran SMA seni budaya : seni rupa tiga dimensi (patung) kelas XII
Materi pokok yang akan dipelajari dalam modul ini antara lain:
1. Konsep dan unsur karya seni rupa 3 dimensi
2. Bahan dan fungsi karya seni rupa
3. Nilai estetis karya seni rupa
4. Membuat karya seni rupa 3 dimens
Modul pembelajaran SMA seni budaya kelas X : seni rupa dua dimensi
Materi yang akan dipelajari pada madul ini antara lain;
▪ Macam-macam Karya Seni Rupa Dua Dimensi
▪ Unsur-unsur dan Prinsip-prinsip karya seni rupa
▪ Media dan Teknik berkarya seni rupa dua dimens
E-modul bahasa Indonesia Kelas X: Debat
Dengan mempelajari modul ini, kalian diharapkan dapat menganalisis isi debat (permasalahan/ isu, sudut pandang dan argument beberapa pihak, dan simpulan), terampil menyusun teks debat, dan mampu mempraktikkan teks debat dengan tanggung jawab,displin selama proses pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta pantang menyerah. Kompetensi Dasar: 1) Menganalisis isi debat (permasalahan/ isu, sudut pandang dan argument beberapa pihak, dan simpulan), 2) Mengembangkan permasalahan/ isu dari berbagaisudut pandang yang dilengkapi argument dalam berdebat.
Tujuan pembelajaran: Melalui kegiatan pembelajaran Materi debat ini kalian diharapkan dapat menganalisis isi debat (permasalahan/isu, sudut pandang dan argument beberapa pihak, dan simpulan), terampil menyusun teks debat, dan mampu mempraktikkan teks debat dengan tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran dan bersikap jujur, percayadiri serta pantang menyerah
Modul pembelajaran SMA bahasa Indonesia kelas X teks negosiasi
Kita akan meneruskan materi mengenai teks negoisasi. Pada modul sebelumnya kalian telah berlatih memahami dan menyampaikan isi teks negosiasi. Namun untuk menahami teks tersebut tidak hanya sekedar mengetahui masalah atau mengidentifikasi unsur yang terdapat dalam teks negosiasi tetapi juga harus memahami struktur dan kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks tersebut. Dengan menganalisis struktur dan kaidah bahasa yang terdapat pada teks tersebut maka kalian dapat
membedakan dengan teks percakapan yang lainnya secara jelas. dan yang pasti dapat membuat teks dengan benar dan apabila diperlukan dalam kehidupan dapat mempraktikannya.
Mater Pembelajaran: 1. Strukturteksnegosias, 2. Kaidah kebahasaan teks negosiasi, 3. Mengonstruksi teksnegosias, dan 4. Merevisi/menyunting teks negosiasi
Modul belajar literasi dan numerasi jenjang SD program pembelajaran jarak jauh : modul pendamping bagi orang tua kelas 1 tema 1 diriku sub tema 3 aktivitas yang menyehatkan
Modul ini dikembangkan untuk digunakan oleh siswa, orang tua dan guru di jenjang SD dalam memfasilitasi pembelajaran siswa dalam masa pandemi Covid atau kondisi khusus lainnya. Modul ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru untuk mengembangkan perangkat ajar lain dalam upaya memfasiliatsi siswa untuk belajar dalam kondisi khusus. Modul ini dikembangkan dengan merujuk pada Kompetensi dasar dalam Penyederhaan kurikulum namun aktivitas pembelajaran di optimalisasi untuk mencapai kompetensi lilterasi dan numerasi pada semua mata pelajaran