17581 research outputs found
Sort by
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian teknik logistik
Untuk meminimalkan gap teknologi dan kompetensi dengan dunia kerja dan serta memberikan penjaminan mutu maka diperlukan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang sarana prasarana SMK. Norma dan standar peralatan praktik SMK bertujuan untuk memberikan panduan bagi para pemangku kepentingan dalam pengembangan sarana dan prasarana SMK yang relevan dengan tuntutan pasar kerja nasional dan global. Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasio-nal Indonesia, relevan dengan jabatan lulusan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan meningkatkan peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018.Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kompetensi keahlian Teknik Logistik untuk menghasilkan profil lulusan seperti dije-laskan dalam kegiatan teaching factory SMK dalam menumbuhkan kompetensi, kemandirian, dan kewirausahaan
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK: kompetensi keahlian teknik jaringan akses telekomunikasi
Disrupsi teknologi di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan semakin meluasnya penerapan otomatisasi, artificial intelligence, big data, internet of things(loT) di industri dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA) mengakibatkan perubahan-perubahan besar pada cara belajar, cara berinteraksi dan cara bekerja. SMK dituntut menghasilkan lulusan yang semakin relevan dan adaptif dengan tuntutan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di IDUKA saat ini dan masa depan. Untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung agenda Making lndonesia 4.0diperlukan dukungan dan adopsi peralatan yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0 di SMK sehingga lulusan SMK memiliki keterampilan baru yang dibutuhkan pasar kerja ke depan.
Untuk menjamin kualitas proses pembelajaran yang bermutu dan relevan di SMK, maka diperlukan norma dan standar peralatan yang menunjang terwujudnya capaian pembelajaran di setiap kompetensi keahlian. Pengembangan norma dan standar peralatan ini dilandaskan pada kebutuhan kurikulum, klaster uji kompetensi kerangka kualifikasi kerja nasional (KKNI) untuk SMK, kompetensi jabatan pertama lulusan SMK dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja di era industri 4.0
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK: kompetensi keahlian teknik pemesinan
Disrupsi teknologi di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan semakin meluasnya penerapan otomatisasi, artificial intelligence, big data, internet of things(loT) di industri dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA) mengakibatkan perubahan-perubahan besar pada cara belajar, cara berinteraksi dan cara bekerja. SMK dituntut menghasilkan lulusan yang semakin relevan dan adaptif dengan tuntutan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di IDUKA saat ini dan masa depan. Untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung agenda Making lndonesia 4.0diperlukan dukungan dan adopsi peralatan yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0 di SMK sehingga lulusan SMK memiliki keterampilan baru yang dibutuhkan pasar kerja ke depan.
Untuk menjamin kualitas proses pembelajaran yang bermutu dan relevan di SMK, maka diperlukan norma dan standar peralatan yang menunjang terwujudnya capaian pembelajaran di setiap kompetensi keahlian. Pengembangan norma dan standar peralatan ini dilandaskan pada kebutuhan kurikulum, klaster uji kompetensi kerangka kualifikasi kerja nasional (KKNI) untuk SMK, kompetensi jabatan pertama lulusan SMK dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja di era industri 4.0
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian wisata bahari dan ekowisata
Untuk meminimalkan gap teknologi dan kompetensi dengan dunia kerja dan memberikan penjaminan mutu maka diperlukan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang sarana prasarana SMK. Norma dan standar peralatan praktik SMK bertujuan untuk memberikan panduan bagi para pemangku kepentingan dalam pengembangan sarana dan prasarana SMK yang relevan dengan tuntutan pasar kerja nasional dan global. Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasional ndonesia, relevan dengan jabatan lulusan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan meningkatkan peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk menghasilkan profil lulusan seperti dijelaskan dalam mendukung kegiatan teaching factory SMK dalam menumbuhkan kompetensi, kemandirian dan kewirausahaan
Modul belajar mandiri calon guru Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (PPPK) bidang studi ilmu pengetahuan sosial – geografi
Bahan Belajar Calon Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Bidang Studi IPS SMP ini ditulis sebagai salah satu bahan yang dapat digunakan oleh para calon guru P3K yang akan mengikuti seleksi. Bahan belajar ini diperuntukkan bagi guru IPS calon guru P3K pada materi Kajian Geografi
Modul belajar mandiri calon guru aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang studi ilmu pengetahuan alam – kimia
Bahan belajar mandiri bidang studi IPA - kimia berisi pembelajaran - pembelajaran bagi calon guru P3K yang terdiri dari:
• Pembelajaran 1. Partikel dan Materi
• Pembelajaran 2. Larutan dan Sifatnya
• Pembelajaran 3. Senyawa Organik dan Anorganik
• Pembelajaran 4. Zat Aditif dan zat adikti
Modul belajar mandiri calon guru aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang studi biologi
Bahan belajar mandiri bidang studi biologi ini berisi bahan bacaan bagi calon guru P3K yang yang terdiri dari :
• Pembelajaran 1. Sel
• Pembelajaran 2. Struktur dan Fungsi Jaringan
• Pembelajaran 3. Sistem Gerak pada Manusia
• Pembelajaran 4. Genetika dan Pewarisan Sifat
• Pembelajaran 5. Respon Fisiologi Makhluk Hidup
• Pembelajaran 6. Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
• Pembelajaran 7. Ekosistem
• Pembelajaran 8. Keanekaragaman hayati
• Pembelajaran 9. Klasifikasi Tumbuhan
• Pembelajaran 10. Evolusi
• Pembelajaran 11. Bioteknolog
Panduan aplikasi dapodik versi 2022
Buku ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada petugas
pendataan dan warga satuan pendidikan yang hendak mengimplementasikan pengisian data satuan pendidikan melalui Aplikasi Dapodik. Penyusunan buku ini merupakan upaya strategis untuk memberikan informasi yang luas kepada petugas pendataan tentang Aplikasi Dapodik versi 2022 dalam bentuk panduan. Melalui buku ini, diharapkan hal-hal yang terkait dengan materi seputar langkah-langkah pengisian, perbaikan dan pembaruan Aplikasi
Dapodik versi 2022 dapat dipahami dan dimaknai dengan mudah
Inspirasi pembelajaran yang menguatkan numerasi pada mata pelajaran IPA, IPS, PJOK dan Seni Budaya untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama
Pada tahun 2021, Direktorat SMP menyusun sejumlah dokumen NSPK, diantaranya Inspirasi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi dan Numerasi. Dengan dokumen ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam meningkatkan kecakapan literasi dan numerasi peserta didik melalui proses pembelajaran, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan kehidupan dengan menggunakan sintesis informasi yang diperolehnya
In Service Training 1 Calon Pengawas Sekolah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
In Service Training (IST) 1 Calon Pengawas Sekolah merupakan rangkaian kegiatan dalam seleksi pengawas sekolah. Kegiatan ini adalah kemitraan antara Dinas Pendidikan dan Kabupaten Sanggau, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS) Indonesia dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh 19 calon pengawas sekolah yang lulus seleksi. Kegiatan diselenggarakan di hotel Meldy, Sanggau, 12 – 17 Oktober 2021. Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Memakai masker dan menjaga jarak diimplementasikan dalam pembelajaran. Seluruh peserta menaati dengan disiplin dan tertib.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pendidikan dan pelatihan ini membekali calon pengawas sekolah dengan disertai penugasan. Dalam proses kegiatannya juga disertai dinamika kelompok untuk membangun soliditas dan kekompakan antarpeserta. Ada juga praktik coaching dan mentoring sebagai persiapan dalam pelaksanaan tupoksi pengawas sekolah.
Selamat dan sukses pengawas sekolah kabupaten Sanggau