Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    ANALISIS PENERAPAN INSTRUMEN PENILAIAN KOLABORATIF EVENT ORGANIZER BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DI SMK NEGERI 9 KOTA SEMARANG

    No full text
    Kebijakan Kurikulum Merdeka dari kemendikbudristek menjadikan sekolah harus mengubah model penilaian sesuai kurikulum yang baru. Salah satu penilaian pada Kurikulum Merdeka adalah PjBL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan instrumen penilaian kolaboratif Event Organizer Berbasis PjBL di SMK Negeri 9 Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri atas Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ketua Jurusan MPLB, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan model interaktif oleh Miles and Huberman (1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan instrumen penilaian sudah disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka namun belum disampaikan secara rinci kepada siswa. Tahap pengorganisasian sudah berjalan baik untuk kelompok kolaborasi guru, namun siswa terkadang ada yang memiliki konflik pribadi dengan siswa satu kelompoknya sehingga koordinasinya menjadi terhambat. Pada tahap pelaksanaan instrumen dapat berjalan dengan baik, namun masih ada beberapa siswa yang masih belum paham sepenuhnya terkait tugas yang dilakukan. Tahap pengawasan dapat berjalan dengan baik, di mana dalam tahap ini project Event Organizer menjadi instrumen penilaian yang dapat mengukur ketercapaian sebagian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Keseluruhan project Event Organizer dapat mengukur 45% dari total TP fase F pada semester 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan instrumen penilaian sudah sesuai dengan Panduan Penilaian Hasil Belajar dan Pengembangan Karakter pada Sekolah Menengah Kejuruan, kemudian juga sudah sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Dalam penerapannya masih terdapat 3 (tiga) kendala yaitu; 1) terdapat siswa yang tidak bisa berkoordinasi karena memiliki konflik pribadi, 2) terdapat siswa yang belum paham mengenai tugas yang harus dilaksanakan, 3) rubrik penilaian belum memuat secara rinci aspek yang dinilai. Terdapat 1 (satu) ketentuan yang belum dilaksanakan juga yaitu rencana penilaian belum disampaikan secara rinci kepada siswa. Saran dari penelitian ini adalah guru hendaknya melatih komunikasi interpersonal siswa dan memberikan konseling atas permasalahan yang terjadi dan memperbaiki rubrik penilaian project Event Organizer agar dapat mengukur lebih rinci setiap aspek pada TP

    PENGARUH ENVIRONMENTAL PERFORMANCE, GREEN INNOVATION, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL PERFORMANCE DENGAN FIRM AGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh environmental performance, green innovation, dan good corporate governance terhadap financial performance pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini juga menguji peran moderasi firm age dalam pengaruh antara environmental performance, green innovation, dan good corporate governance terhadap financial performance. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 – 2022. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel dengan bantuan program aplikasi Eviews 12 dengan jumlah populasi sebanyak 495 unit. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 109 unit yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder melalui laporan keuangan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan yang dianalisis menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa environmental performance, green innovation, dan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap financial performance baik secara parsial maupun simultan. Sedangkan, firm age sebagai variabel moderasi tidak signifikan dalam mempengaruhi variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian di masa depan dapat menggunakan periode waktu yang lebih lama serta mengklasifikasikan perusahaan berdasarkan sub-sektor industri. Penelitian di masa depan dapat menggunakan alat ukur yang berbeda untuk mengukur variabel green innovation dan good corporate governance atau menambahkan peran mediasi firm value. Selain itu, dapat menggunakan variabel lain untuk melihat pengaruhnya terhadap financial performance

    PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL, PROFESIONALISME PEGAWAI, DAN TATA RUANG KANTOR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA MALL PELAYANAN PUBLIK (MPP) KABUPATEN BATANG

    No full text
    Kebutuhan akan pelayanan merupakan aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dalam struktur sosial masyarakat. Begitu pula dengan pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah. Baik atau buruknya kualitas pelayanan bergantung pada kemampuan penyelenggara layanan dalam memenuhi harapan masyarakat secara konsisten. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pada Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang masih rendah. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial, profesionalisme pegawai dan tata ruang kantor terhadap kualitas pelayanan pada Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian adalah pengguna layanan di MPP Kabupaten Batang. Jumlah sampel sebanyak 115 responden yang dihitung menggunakan rumus iterasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan sampling insidental. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan bantuan program IBM SPSS 26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi berganda yaitu Y=7,160 + 0,185X1 + 0,510X2 + 0,811X3 + e. Hasil uji secara simultan menghasilkan pengaruh positif dan signifikan variabel pemanfaatan media sosial, profesionalisme pegawai dan tata ruang kantor terhadap kualitas pelayanan sebesar 55,6%. Uji parsial menunjukkan variabel pemanfaatan media sosial memiliki pengaruh positif tidak signifikan sebesar 3,13%. Variabel profesionalisme pegawai memiliki pengaruh positif dan signifikan sebesar 12,04%. Variabel tata ruang kantor memiliki pengaruh positif dan signifikan sebesar 19,71%. Simpulan penelitian ini bahwa kualitas pelayanan dengan variabel paling berpengaruh adalah tata ruang kantor. Saran pada penelitian ini adalah: 1) hendaknya MPP Kabupaten Batang meningkatkan kualitas konten media sosial dengan informasi yang relevan dan interaktif; 2) MPP Kabupaten Batang perlu mengadakan pelatihan penanganan keluhan dan pemecahan masalah bagi pegawai; dan 3) hendaknya melakukan evaluasi terkait dengan tata ruang untuk mengoptimalkan area tunggu dan penempatan papan informasi

    PEMANFAATAN APLIKASI E-AGENDA SEBAGAI MEDIA INFORMASI DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN WONOSOBO

    No full text
    Pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan akses yang cukup dan mudah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang diperlukan serta mendapatkan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, terbuka, tepat waktu, dan responsif. Namun, pada kenyataannya masih banyak informasi yang sulit diakses oleh masyarakat serta pelayanan yang jauh dari sifat tersebut. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Wonosobo, khususnya Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo membuat sebuah inovasi e-government bernama aplikasi E-agenda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pemanfaatan aplikasi E-Agenda sebagai media informasi dalam pelayanan publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo; 2) kendala dalam penggunaan aplikasi E-Agenda serta upaya mengatasi kendala tersebut; 3) dampak setelah menggunakan aplikasi E-Agenda sebagai aplikasi pelayanan publik di Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan, Staf Ahli dan Kepegawaian Bagian Umum Sekretariat Daerah, Pembuat Aplikasi, dan masyarakat Kabupaten Wonosobo. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Tahap analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) aplikasi E-agenda memiliki manfaat bagi penggunanya karena memenuhi faktor perceived usefulness yang diukur dengan keuntungan teknologi yaitu biaya, produktivitas, kualitas produk dan layanan, serta kemudahan akses. 2) kendala yang dihadapi oleh Bagian Umum Setda Wonosobo yaitu kendala biaya perluasan jaringan internet, aplikasi sering trouble, kendala penyesuaian atau transisi, dan kendala tidak stabilnya jaringan internet dan pemadaman listrik. 3) dampak yang dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat setelah menggunakan aplikasi Eagenda yaitu pelayanan menjadi lebih efektif, efisien, cepat, dan mudah. Selain itu agenda daerah lebih transparan, dan birokrasi menjadi lebih singkat. Saran yang dapat diberikan bagi Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo perlu melakukan sosialisasi secara menyeluruh dan kontinu, tidak hanya kepada masyarakat yang datang ke kantor, tetapi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Wonosobo. Selain itu sosialisasi yang dilakukan melalui media sosial harus dilakukan berulang kali tidak hanya sekali. Sehingga masyarakat yang belum mengetahui akan mendapatkan informasi mengenai penggunaan aplikasi E-agenda

    PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERINTEGRASI PROBLEM-BASEDLEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI

    No full text
    Data hasil studi kompetensi pemecahan masalah dalam bidang matematika dan sains pada konteks penilaian skala internasional PISA Indonesia berada di peringkat ke-74 dari 79 negara. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang dilakukan belum membiasakan siswa dengan pembelajaran berbasis masalah, serta belum mampu mengakomodir keunikan siswa baik gaya belajar, minat, dan kesiapan belajar. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 5 Bojonegoro menggunakan desain Quasi Experiment dengan kelas kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi PBL dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi laju reaksi. Perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi PBL pada materi laju reaksi, ditemukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan kelas yang hanya menggunakan model PBL tanpa menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan nilai N-gain 59,63% termasuk kedalam kategori cukup efektif. Gaya belajar siswa diperhatikan dengan disediakannya konten sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa, hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif dengan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil produk belajar yang disesuaikan minat siswa dalam penelitian ini masih kurang maksimal. Siswa yang membuat produk sesuai minatnya hanya sebanyak 9% dari minat linguistik dan 9% dari minat musik. Sebanyak 32% siswa membuat produk tidak sesuai minat dan dikerjakan secara berkelompok. Selebihnya yaitu 50% siswa membuat produk sesuai minat namun dikerjakan secara berkelompok. Siswa cenderung takut dalam menerima tantangan dan kurang percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan arahan dan perhatian kepada siswa sehingga dapat mengeksplor minat serta potensi dengan maksimal

    PENGEMBANGAN MEDIA SIMULASI IPA TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI PESERTA DIDIK SMP

    No full text
    Penggunaan media pembelajaran IPA sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran di kelas. Peserta didik memerlukan interaksi secara langsung dengan materi yang disampaikan tidak hanya melalui buku teks dan presentasi sederhana. Berdasarkan hasil wawancara di SMP Negeri 21 Semarang, penggunaan media pembelajaran kurang memanfaatkan teknologi dan belum optimal penerapannya dalam penyampaian materi pelajaran IPA di kelas. Pengembangan media pembelajaran perlu dilakukan inovasi agar mudah diakses dan tetap interaktif. Penggunaan media simulasi dalam pembelajaran dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasi peserta didik yang diperlukan pada abad 21. Menghadapi era revolusi industri 4.0, diperlukan kemampuan pemecahan masalah dengan solusi yang logis, kemampuan tersebut merupakan indikator dalam berpikir komputasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan Pengembangan Media Simulasi IPA Terintegrasi Augmented Reality untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Peserta Didik SMP dengan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas pengembangan media simulasi IPA terintegrasi Augmented Reality dan mengetahui peningkatan kemampuan berpikir komputasi peserta didik SMP setelah penggunaan media. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development implementation, dan evaluation). Pengembangan media ini memanfaatkan software utama Adobe Animate yang diintegrasikan dengan website Assemblr edu untuk tampilan AR dan menghasilkan produk berupa aplikasi media simulasi seperti game mobile. Diperoleh hasil media yang valid berdasarkan hasil perhitungan rata-rata validitas oleh 5 validator ahli sebesar 0,90 dengan kriteria valid serta hasil perhitungan angket keterbacaan media oleh peserta didik menghasilkan rata-rata persentase sebesar 90,6% dengan kriteria sangat baik. Penggunaan media simulasi IPA terintegrasi Augmented Reality yang dikembangkan dinyatakan valid dan mampu meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Peserta Didik SMP dibuktikan dengan perolehan analisis rata-rata nilai N-gain sebesar 0,64 dengan kriteria sedang

    PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN KAPABILITAS INOVASI DAN KAPABILITAS FINANSIAL TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA ANGGOTA HIPMI PERGURUAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    No full text
    Keberlanjutan usaha merupakan tantangan bagi pemilik usaha agar tetap bisa bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Anggota HIPMI Perguruan Tinggi Universitas Negeri Semarang yang terjun dalam dunia wirausaha sejak menjadi mahasiswa, tentu menghadapi berbagai kendala terkait pengelolaan keuangan, kapabilitas inovasi, dan kapabilitas finansial dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan keuangan, kapabilitas inovasi dan kapabilitas finansial terhadap keberlanjutan usaha Anggota HIPMI Perguruan Tinggi Universitas Negeri Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota aktif HIPMI PT UNNES yang memiliki usaha sebanyak 115 dengan sampel yang digunakan sebanyak 50. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer. Metode pengambilan data melalui kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil analisis statistik deskriptf menunjukan bahwa keberlanjutan usaha, pengelolaan keuangan, kapabilitas inovasi, dan kapabilitas finansial berada dalam kategori tinggi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa pengelolaan keuangan berpengaruh positif terhadap keberlanjutan usaha, kapabilitas inovasi berpengaruh positif terhadap keberlanjutan usaha, kapabilitas finansial berpengaruh positif terhadap keberlanjutan usaha. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengelolaan keuangan, kapabilitas inovasi, dan kapabilitas finansial berpengaruh positif terhadap keberlanjutan usaha anggota HIPMI PT UNNES. Hal ini berarti bahwa semakin baik pengelolaan keuangan, semakin tinggi kapabilitas inovasi, dan semakin kuat kapabilitas finansial, maka semakin besar pula peluang keberlanjutan usaha. Peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan anggota HIPMI dari perguruan tinggi lain, karena organisasi HIPMI biasanya ada di berbagai universitas. Penelitian selanjutnya dapat menambah variabel independen lainnya seperti media sosial dan kapabilitas jejaring

    PENGARUH RELIGIUSITAS, PERSEPSI RISIKO DAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PENGGUNAAN PINJAMAN ONLINE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DENGAN LITERASI KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    No full text
    Penggunaan pinjaman online yang terjadi di kalangan mahasiswa semakin meningkat, dipicu oleh kebutuhan hidup mendesak, biaya tak terduga, dan keterbatasan pendapatan, serta dipengaruhi oleh faktor seperti persepsi risiko dan religiusitas. Menjaga prioritas pembayaran pinjaman secara konsisten merupakan hal yang penting dan merencanakan keuangan dengan baik dapat membantu menghindari masalah utang yang sulit diselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas, persepsi risiko, dan konformitas teman sebaya terhadap penggunaan pinjaman online pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang pernah atau sedang menggunakan pinjaman online yang tidak diketahui jumlahnya. Sampel yang digunakan sebanyak 271 responden dengan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan metode uji selisih nilai mutlak menggunakan IBM SPSS v26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penggunaan pinjaman online berada dalam kategori tinggi. Religiusitas berada dalam kategori cukup tinggi, persepsi risiko berada dala, kategori cukup tinggi, konformitas teman sebaya berada dalam kategori cukup tinggi dan literasi keuangan berada dalam kategori cukup tinggi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa religiusitas dan persepsi risiko berpengaruh negatif terhadap penggunaan pinjaman online pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Konformitas teman sebaya tidak berpengaruh terhadap penggunaan pinjaman online. Literasi keuangan tidak mampu memperkuat pengaruh religiusitas, persepsi risiko, dan konformitas teman sebaya terhadap penggunaan pinjaman online. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pinjaman online dipengaruhi oleh religiusitas dan persepsi risiko. Saran penelitian selanjutnya mahasiswa Universitas Negeri Semarang harus lebih hati-hati dalam menggunakan pinjaman online dengan memperdalam pengetahuan spritualnya serta mempertimbangkan risiko yang akan terjadi kedepan dengan cara mempertimbangkan alternatif lain selain pinjaman online, seperti beasiswa, kerja paruh waktu dan pertimbangkan juga untuk menunda pembelian atau pengeluaran yang tidak mendesak

    ANALYSIS OF NATURAL GAS CONSUMPTION, ENVIRONMENTAL TAXES, AND ECONOMIC GROWTH ON CARBON DIOXIDE EMISSIONS: CASE STUDY OF 10 G20 COUNTRIES

    No full text
    Group of twenty atau G20 merupakan negara anggota yang terbentuk akibat kekecewaan komunitas internasional terhadap kegagalan Group of Seven atau G7 dalam mencari solusi terhadap permasalahan perekonomian global yang dihadapi saat itu. G20 memiliki peran sentral untuk berkontribusi terhadap pengurangan laju perubahan iklim global. Menurut data The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) negara G20 merupakan negara penghasil 80% emisi karbondioksida di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan emisi karbondioksida di 10 negara G20 periode tahun 2011-2021. Metode analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan menggunakan pendekatan Fixed effect Model (FEM). Penelitian ini menggunakan beberapa variabel yakni variabel independen yang meliputi Gross Domestic Product (GDP), Penduduk Perkotaan, Konsumsi Gas Alam, Pajak Lingkungan serta variabel dependen yakni Emisi Karbondioksida. Hasil penelitian ini yaitu pada 10 negara G20 terbukti adanya Teori Environmental Kuznets Curve (EKC), variabel Gross Domestic Product (GDP), Penduduk Perkotaan, Konsumsi Gas Alam berpengaruh positif signifikan terhadap Emisi Karbondioksida dan Pajak Lingkungan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Emisi Karbondioksida

    PENGARUH UMKM, ANGKATAN KERJA DAN SEKTOR PERMINTAAN MAKRO TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan tujuan perekonomian suatu negara karena akan mendorong pembangunan ekonomi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi maka harus adanya pemerataan di setiap daerah agar tidak terjadi ketertinggalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Metode analisis kuantitatif menggunakan regresi data panel, data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Data yang digunakan adalah time series selama lima tahun yaitu tahun 2017-2021 dan data cross section 17 provinsi di Kawasan Timur Indonesia Hasil penelitian menunjukan variabel UMKM, angkatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan IPM, penanaman modal asing (PMA) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia Rendahnya pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia dikarenakan distribusi hasil pembangunan dan kapasitas daerah dalam upaya dan hasil pembangunan nasional secara keseluruhan masih tertinggal. Berdasarkan hasil penelitian saran yang berkaitan dari penelitian ini adalah sinergitas dari berbagai elemen penyelenggara pemerintahan diantaranya diharapkan mampu menangani berbagai kendala dalam UMKM, penyediaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas melalui IPM, serta tindakan tepat juga dapat dilakukan untuk mendorong pembiayaan ekuitas swasta sebagai sumber pembiayaan alternatif bagi pertumbuhan ekonomi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇