Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
PENILAIAN KONSTITUSIONAL PADA EKSISTENSI DEROGASI HAK BUDGETING DPR DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA DARURAT
Penelitian yang berjudul “Penilaian Konstitusional Terhadap Eksistensi
Derogasi Hak Budgeting DPR dalam Perspektif Hukum Tata Negara Darurat”
dilatar belakangi adanya eksistesi derogasi hak budget DPR dalam Pasal 12 UU
Nomor 2 Tahun 2020 yang mengatur mengenai perubahan postur anggaran selama
keadaan darurat pandemi Covid-19 dapat dirubah melalui Peraturan Presiden.
Pengaturan tersebut dinilai kontra produktif dengan Pasal 20 A Ayat (1) dan Pasal
23 UUD NRI 1945. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis menarik dua
permasalahan pokok diantaranya yakni bagaimana eksistensi derogasi hak
budgeting DPR dalam UU Nomor 2 Tahun 2020 dan Bagaimana Penilaian
Konstitusional eksistensi derogasi Hak Budgeting DPR dalam perspektif Hukum
Tata Negara Darurat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian hukum doktrinal. Fokus penelitiannya berfokus
kepada penilaian konstitusional derogasi hak budgeting DPR dalam perspektif
hukum tata negara darurat. Locus dari penelitian ini adalah peristiwa pandemi
Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020-2022 sehingga presiden mengeluarkan
Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang kemudian disahkan menjadi UU Nomor 2 Tahun
2020. Sumber data dalam penelitian yang penulis lakukan diperoleh berasal dari
data primer dan sekunder dengan Teknik pengambilan data melalui studi pustaka
dan studi dokumen.
Hasil Penelitian yang diperoleh yakni ; (1) Terdapat eksistensi derogasi hak
budgeting DPR dalam Pasal 12 ayat (2) UU Nomor 2 Tahun 2020 yang
memberikan wewenang kepada Presiden untuk merubah postur anggaran melalui
Peraturan Presiden. (2) Perubahan postur anggaran oleh pemerintah melalui
Peraturan Presiden dalam konstek Kedaruratan atau perspektif hukum tata negara
darurat merupakan konstitusional dengan DPR tetap menjalankan pengawasan
terhadap anggaran yang dijalankan oleh pemerintah sehingga adanya check and
balances antara DPR dengan Pemerintah
INOVASI KPU KABUPATEN SEMARANG DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIH PEMULA MENUJU PEMILU 2024
Inovasi pendidikan politik kepada pemilih pemula merupakan suatu hal
yang penting untuk dilakukan karena menjadi salah satu kunci untuk membangun
pemilih yang lebih sadar politik, partisipatif, dan mampu membuat keputusan yang
lebih baik dalam konteks pemilihan umum dan pemerintahan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis inovasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Kabupaten Semarang dalam memberikan pendidikan politik kepada
pemilih pemula menjelang Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa
dan mahasiswa di tiga Sekolah Menengah Atas serta dua Perguruan Tinggi di
Kabupaten Semarang. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan
Huberman, yang mencakup tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Semarang telah
menerapkan berbagai inovasi dalam upaya meningkatkan pemahaman dan
kesadaran politik pemilih pemula. Inovasi tersebut meliputi; 1) Sosialisasi
berwujud car free day, 2) Election carnival di tingkat kecamatan dan kabupaten, 3)
Menjadi pembina upacara di Sekolah Menengah Atas di kabupaten semarang, 4)
Sosialisasi di setiap sekolah yang mengajukan, 5) KPU Goes to Campus, dan 6)
Sosialisasi di daerah rawan bencana, daerah kurang partisipasi dan daerah sulit
jaringan internet. Pelaksanaan inovasi juga dilakukan dengan memanfaatkan media
sosial Twitter, Instagram, Facebook dan Youtube dengan masif mengunggah
informasi terkait politik dan kepemiluan ketika menjelang diadakannya pemilu.
Program kegiatan yang diterapkan menjelang Pemilu 2024 ini lebih menekankan
pada bentuk kegiatan yang mudah diterima oleh masyarakat dan pemilih pemula
yang akrab dengan teknologi atau media sosial. Temuan ini mengindikasikan
adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi
pemilih pemula di Kabupaten Semarang terkait hak dan tanggung jawab mereka
dalam pemilihan umum.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi yang dilakukan oleh KPU
Kabupaten Semarang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan
pemilih pemula dalam proses pemilu. Hal ini dibuktikan dengan 8 dari 11 pemilih
pemula yang menjadi informan dalam penelitian ini menyampaikan bahwa
pendidikan politik yang diberikanoleh KPU Kabupaten Semarang memberikan
pengaruh bagi mereka dalam menentukan keputusan untuk berpartisipasi dalam
pemilu 2024. Oleh karena itu, model pendidikan politik yang diterapkan dapat
dijadikan referensi bagi KPU di daerah lain dalam upaya meningkatkan partisipasi
pemilih pemula pada Pemilu 2024 dan seterusnya
PENGUATAN KARAKTER MAHASISWA DI PONDOK PESANTREN DURROTU ASWAJA GUNUNGPATI SEMARANG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi awal mengenai perilaku karakter menyimpang yang menjadi fenomena akibat dari perkembangan modernisasi dan globalisasi. Mahasiswa menjadi figur yang penting dalam melakukan pembangunan bangsa ke arah yang lebih maju, namun ternyata masih terjadi degradasi karakter dan moral di kalangan mahasiswa. Peneliti tertarik untuk meneliti tentang penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, yang merupakan wadah yang strategis bagi mahasiswa UNNES untuk belajar ilmu agama, dikarenakan dekat dengan kampus UNNES. Pondok pesantren dipandang oleh masyarakat sebagai lembaga yang ideal dan mampu menjadi salah satu alternatif yang tepat dalam menguatkan karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dalam penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. 3) Mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat dalam penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja.
Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif, berlokasi di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang. Pengumpulan data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang melalui 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja berupa penguatan karakter religius, penguatan karakter kemandirian, penguatan karakter cinta tanah air, penguatan karakter kerja keras, dan penguatan karakter tanggung jawab. (2) Faktor pendukung penguatan karakter yaitu keteladanan kyai, program kegiatan yang mendukung, pendampingan pengasuh, pengajar, dan pengurus pondok, adanya tata tertib pondok, sarana dan prasarana pondok. (3) Faktor yang menghambat penguatan karakter yaitu latar belakang santri, media sosial, dan game, bentrokan jadwal, kesadaran diri santri.
Saran untuk pondok pesantren: 1) Pesantren dapat mengadakan program orientasi dan pembinaan khusus bagi santri baru. 2) Pembatasan penggunaan media sosial dan game dapat dilakukan dengan membuat aturan yang jelas dan tegas. 3) Bentrokan jadwal bisa dikurangi dengan penyusunan jadwal yang fleksibel dan seimbang. 4) Pesantren dapat mengadakan program motivasi dan refleksi rutin, dan peningkatan kualitas pengawasan oleh pengurus pesantren. Saran untuk santri: 1) Agar meningkatkan kesadaran diri dan lebih semangat dalam mengikuti kegiatan pondok. 2) Agar memperbanyak teman di pondok. 3) Agar santri membatasi kegiatan bermain media sosial, dan bermain game dengan sungguh-sungguh
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PBL DENGAN MENGKOMBINASIKAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK
Literasi kimia merupakan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep
konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari yang harus dimiliki oleh peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-LKPD berbasis PBL yang
dikombinasikan dengan metode Inkuiri untuk meningkatkan literasi kimia pada
materi asam dan basa di SMA Negeri 11 Semarang tahun pelajaran 2023/2024.
Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model
pengembangan 4D (define, design, development, dan dessiminate) yang direduksi
menjadi 3D yaitu define, design, dan development. Subjek penelitian terdiri dari 36
peserta didik dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sangat valid dengan
skor Content Validity Index (CVI) media 1,00 dan materi 1,00. Uji Wilcoxon
menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi kimia peserta didik
(asym.sig=0,00). Pada analisis effect size, didapatkan hasil effect size keseluruhan
sebesar 0.860, dengan klasifikasi efektivitas tinggi. E-LKPD ini juga mendapatkan
respons positif dari peserta didik dengan persentase tanggapan tertinggi sebesar
83%, dan 11% dengan klasifikasi sangat praktis dan praktis. Hasil penelitian ini
membuktikan bahwa E-LKPD berbasis PBL dengan mengkombinasikan metode
inkuiri berpengaruh signifikan pada peningkatan literasi kimia peserta didik
PENINGKATAN SITOTOKSISITAS SEL NATURAL KILLER ( NK ) DENGAN ALFA-PINENA TERKATALISIS TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA
Senyawa alfa-pinena merupakan komponen utama minyak terpentin (>80%).
Alfa-pinena dapat diubah secara kimiawi menjadi bahan dasar pembuatan senyawa
yang lebih bermanfaat melalui reaksi adisi, reaksi hidrasi, dan isomerisasi.
Isomerisasi alfa pinena dapat dilakukan dengan katalis. Katalis heterogen yang
sering digunakan dalam esterifikasi adalah zeolit A, zeolit X, zeolit Y, zeolit β,
ZMS- 5, MCM-41, Amberlyst UP15, dan moderni. Alfa-pinena dapat digunakan
sebagai penghambat kanker payudara. Berdasarkan review yang dilakukan
diketahui bahwa imunoterapi kanker adalah jenis strategi pengobatan kanker yang
menggunakan sistem kekebalan alami individu untuk melawan kanker. Selain itu,
banyak pasien kanker yang menerima pengobatan imunoterapi kanker telah
menunjukkan prognosis yang baik. Sel T atau yang sering disebut sel limfosit yang
berfungsi untuk pertahanan tubuh direkayasa dengan reseptor antigen chimeric
(CAR). CAR-T adalah pengobatan yang dikenal dengan kemanjuran nyata dalam
imunoterapi kanker, memungkinkan selektivitas dan eliminasi tumor dengan
memisahkan sel T dari sel darah putih pasien dan menambahkan CAR spesifik
untuk menargetkan sel tertentu. Baru-baru ini, penggunaan sel CAR-NK telah
menjadi subjek yang semakin diminati sebagai kandidat yang cocok untuk
penelitian antikanker karena berlawanan dengan terapi CAR-T, sel ini menginduksi
pelepasan sitokin dan neurotoksisitas yang minimal, memiliki banyak mekanisme
untuk mengaktifkan aktivitas sitotoksik dan memiliki efek yang sangat besar. Peran
alfa-pinena adalah mempromosikan efek antikanker melalui aktivasi sel NK dengan
menstimulasi jalur sinyal fosforilasi extracellular signal-regulated kinases (ERK)
dan AKT dan menyebabkan aktivasi sel NK, yang dikonfirmasi oleh peningkatan
ekspresi reseptor CD56 dan CD170. Akibatnya, protein produk sel NK perforin dan
granzim B diinduksi, menyebabkan kematian sel kanker
DEGRADASI ZAT WARNA RHODAMIN B TERKATALISIS MAGNETIT/ASAM HUMAT MENGGUNAKAN METODE FOTO FENTON
Limbah zat warna tekstil berbahaya karena dapat mencemari lingkungan,
terakumulasi dalam waktu yang lama, serta bersifat toksik dan karsinogenik
terhadap mamalia dan manusia. Salah satu pewarna azo yang sering ditemukan
dalam limbah cair industri adalah rhodamin B. Oleh karena itu, limbah cair tersebut
harus melalui proses pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan agar dampaknya
dapat diminimalkan. Metode foto-fenton efektif untuk pengolahan limbah karena
menghasilkan radikal hidroksil yang mendegradasi senyawa organik dengan biaya
rendah dan fleksibilitas dalam berbagai kondisi pH serta suhu. Penggunaan
magnetit dalam fotokatalis memiliki kinerja tinggi dalam reaksi foto-fenton dalam
degradasi limbah zat warna. Namun, diperlukan modifikasi dengan asam humat
untuk mencegah oksidasi dan penggumpalan dalam larutan air yang mempengaruhi
daya serapnya. Penggunaan katalis asam humat termodifikasi magnetit dalam
reaksi foto-fenton untuk degradasi zat warna rhodamin B. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh rasio volume H2O2 1% terhadap massa katalis
magnetit/AH dan pengaruh catalyst loading (%b/v) terhadap degradasi rhodamin
B.
Sintesis magnetit/AH (2:1) dilakukan dengan menggunakan metode
kopresipitasi. Kinerja katalis dalam reaksi fotodegradasi rhodamin B dengan
metode foto-fenton dievaluasi, dan konsentrasi rhodamin B yang tidak terdegradasi
diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji aktivitas nilai degradasi
rhodamin B tertinggi mencapai 98,43% pada kondisi optimum sistem foto-fenton,
dengan penggunaan 0,5% magnetit/AH dan 0,6 % H2O2 1%. Karakteristik dari
magnetit/AH yang memiliki fasa kristal kubik, parameter kisi 8,3814 Å, ukuran
kristal 8,66 nm, serapan utama bilangan gelombang 561 cm-1 menunjukkan vibrasi
ulur Fe-O tetrahedral dari oksida besi, serta struktur mesoporinya dengan luas
permukaan yang tinggi sebesar 77,511 m2/g, volume pori sebesar 0,031 cm3/g,
diameter pori 17,117 nm yang menyebabkan kinerja dari magnetit/AH dalam
proses fotodegradasi rhodamin B dengan metode foto-fenton pada konsentrasi
tinggi meningkat
PERAN KOMUNITAS JUANG SEBAGAI ORGANISASI SAYAP PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI PERJUANGAN) DALAM PEROLEHAN KURSI DPRD KABUPATEN PURWOREJO PADA PEMILU 2024
Indonesia merupakan negara demokrasi. Partai politik menjadi elemen
penting dalam mendukung berjalannya demokrasi. Partai politik membutuhkan
organisasi sayap untuk menunjang kinerja partai dalam mencapai tujuannya. Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk Komunitas Juang sebagai
organisasi sayap. Komunitas Juang Purworejo mendukung segala tujuan politik dari
DPC PDIP Purworejo. Komunitas Juang Purworejo dalam proses Pemilu 2024
membantu DPC PDIP Purworejo untuk mempertahankan dan memperluas basis
masa, untuk bisa memenangkan Pemilu 2024. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk
bisa memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Purworejo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran dan strategi yang
digunakan oleh Komunitas Juang Purworejo untuk perolehan kursi DPRD PDIP
Kabupaten Purworejo pada Pemilu 2024.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif, yang dilakukan di Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini wawancara dan dokumentasi. Uji validitas
menggunakan metode triangulasi sumber. Teknik keabsahan data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan Komunitas Juang Purworejo dalam
menjalankan perannya dapat memenuhi tiga indikator dalam fungsi peran yaitu
memberikan arahan dalam proses sosialisasi, meneruskan tradisi, dan dapat
mempersatukan kelompok atau masyarakat. Perolehan suara yang berhasil
diperoleh menunjukkan bahwa Komunitas Juang Purworejo berhasil menguatkan
dan mempertahankan basis suara PDIP di Kabupaten Purworejo. Untuk mengawali
strategi, Komunitas Juang Purworejo melakukan pendekatan kepada masyarakat
melalui kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan yaitu bakti sosial. Strategi yang
digunakan berdasar pada slogan yang dibawa oleh PDIP yaitu “Partaine wong
cilik” yang memiliki arti bahwa PDIP berpihak pada rakyat kecil dan membantu
untuk mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bersama PDIP. Saran yang
diberikan oleh peneliti adalah 1) Komunitas Juang Purworejo diharapkan lebih aktif
untuk mengelola media sosial khususnya Instagram milik Komunitas Juang
Purworejo, 2) Komunitas Juang Purworejo diharapkan untuk Pemilu mendatang
dapat merancang untuk kampanye yang lebih kreatif
PEMANFAATAN SEMPADAN SUNGAI COMAL DALAM PERSPEKTIF POLA RUANG DI KABUPATEN PEMALANG
Sempadan sungai merupakan tanah milik negara dengan yang dikuasai
penuh oleh negara namun dapat digunakan oleh masyarakat dengan ketentuan
peraturan. Pengaturan pada penggunaan lahan tanah sempadan sungai dialokasikan
untuk fungsi tertentu bahwa peraturan zona pola ruang terkait pendistribusian ruang
terkait sempadan sungai ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi karena
sempadan sungai merupakan wilayah kawasan funsgi lindung di dalam Rencana
Tata Ruang Wilayah di Kabupaten Pemalang sesuai dengan Perda Nomor 1 tahun
2018 terkait dengan RTRW Kabupaten Pemalang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bagaimana Pengelolaan dalam
pemanfaatan sempadan sungai di Kabupaten Pemalang serta pengendaliannya,
sehingga sempadan sungai dapat dimanfaatkan baik untuk masyarakat maupun
badan hukum yang membutuhkan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah
yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang
digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik Validitas
data dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi. Teknik Analisis data
penelitian ini ada 4 (empat) tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi/kesimpulan data.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
Pemanfaatan sempadan sungai comal di Kabupaten Pemalang belum sesuai dengan
kegaiatan yang diizinkan oleh peraturan baik Permen mauoun Perda Provinsi dan
Kabupaten. Pengelolaan sempadan sungai di Kabupaten Pemalang juga masih
dipegang oleh provinsi, sehingga masyarakat harus melakukan permohonan
perizinan penggunaan ke PUSDATARU. Jika diterapkan menggunakan Teori
Negara Kesejahteraan yang dianut otto Von Bismarck, kebijakan publik yang
memudahkan masyarakat belum terjangkau pada perizinan sempadan sungai di
Kabupaten Pemalang, sehingga permasalahan kompleks terus menerus terjadi
disekitar DAS yag ada di Kabupaten Pemalang. Selain itu, pengendalian yang telah
ditegakkan yang sesuai dengan teori bekerjanya hukum kurang disosialisasikan
sehingga pemberian sanksi peringatan tidak dicermati oleh masyarakat. Saran yang
diberikan yakni dengan memberikan sosialisasi bagi masyarakat melalui
pemerintahan terkecil seperti Kecamatan dan kelurahan terkait dengan perizinan
penggunaan sempadan sungai
PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI
Pengelolaan arsip inaktif di Dinarpus Pati adalah aspek penting dalam
memastikan kelancaran administrasi dan pengelolaan informasi yang efektif.
Dalam pengelolaan arsip inaktif masih ada beberapa permasalahan pada proses
penyimpanan, dan pemeliharaan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan
pemahaman lebih mendalam tentang pengelolaan arsip inaktif, perlu dilakukan
analisis menyeluruh terhadap proses yang meliputi pencatatan, pengendalian dan
pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, pemindahan, dan
pemusnahan arsip di Dinarpus Pati.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif
dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.
Sumber data penelitian diperoleh dari 6 informan, yaitu kabid kearsipan, 3 arsiparis,
dan 2 peminjam arsip. Teknik penentuan informan menggunakan purposive
sampling. Analisis data yang digunakan menggunakan model Miles dan Huberman
(1984) yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini yaitu pengelolaan arsip inaktif meliputi 1) pencatatan 2)
pengendalian dan pendistribusian 3) penyimpanan 4) pemeliharaan 5) pengawasan
6) pemindahan dan ke 7) pemusnahan. Pencatatan dimulai dari identifikasi arsip,
pencatatan pada kartu fiches. Pengendalian dan pendistribusian dilakukan
peminjaman arsip dengan cara membaca arsip di tempat, fotokopi, atau memfoto,
disertai berita acara sebagai bukti dokumentasi kegiatan. Penyimpanan dilakukan
di
boks arsip dan rak arsip, menggunakan sistem penyimpanan nomor.
Pemeliharaan arsip dilakukan piket 2 kali seminggu, termasuk fumigasi 2 kali
setahun, termit kontrol tahunan, dan kamperisasi setiap bulan. Pengawasan arsip
dilakukan dengan memeriksa suhu, kelembaban, serta keberadaan serangga dan
jamur. Pemindahan arsip dilakukan setiap 2 tahun dengan mengidentifikasi arsip
yang memenuhi syarat, mengemasnya dalam boks arsip yang dikelompokkan
berdasarkan jenis atau kategori, dan mencatatnya dalam daftar pemindahan,
sementara arsip dari OPD dilengkapi dengan berita acara serta daftar arsip.
Pemusnahan dimulai dengan pembentukan tim penilai yang mengevaluasi arsip
yang telah melewati masa retensi, kemudian mengusulkan pemusnahan kepada
lembaga berwenang, arsip tersebut dimusnahkan dengan cara dicacah dan disertai
dengan berita acara.
Saran yang diberikan dalam pengelolaan arsip inaktif di Dinarpus Pati yaitu
pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi staf pengelola arsip inaktif,
perluasan ruang simpan arsip, mengadakan sarana prasarana sesuai standar
preservasi arsip, memperbaiki sistem pengelolaan arsip Srikandi dan SIKN JIKN