Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    PENILAIAN KONSTITUSIONAL PADA EKSISTENSI DEROGASI HAK BUDGETING DPR DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA DARURAT

    No full text
    Penelitian yang berjudul “Penilaian Konstitusional Terhadap Eksistensi Derogasi Hak Budgeting DPR dalam Perspektif Hukum Tata Negara Darurat” dilatar belakangi adanya eksistesi derogasi hak budget DPR dalam Pasal 12 UU Nomor 2 Tahun 2020 yang mengatur mengenai perubahan postur anggaran selama keadaan darurat pandemi Covid-19 dapat dirubah melalui Peraturan Presiden. Pengaturan tersebut dinilai kontra produktif dengan Pasal 20 A Ayat (1) dan Pasal 23 UUD NRI 1945. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis menarik dua permasalahan pokok diantaranya yakni bagaimana eksistensi derogasi hak budgeting DPR dalam UU Nomor 2 Tahun 2020 dan Bagaimana Penilaian Konstitusional eksistensi derogasi Hak Budgeting DPR dalam perspektif Hukum Tata Negara Darurat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum doktrinal. Fokus penelitiannya berfokus kepada penilaian konstitusional derogasi hak budgeting DPR dalam perspektif hukum tata negara darurat. Locus dari penelitian ini adalah peristiwa pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020-2022 sehingga presiden mengeluarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang kemudian disahkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020. Sumber data dalam penelitian yang penulis lakukan diperoleh berasal dari data primer dan sekunder dengan Teknik pengambilan data melalui studi pustaka dan studi dokumen. Hasil Penelitian yang diperoleh yakni ; (1) Terdapat eksistensi derogasi hak budgeting DPR dalam Pasal 12 ayat (2) UU Nomor 2 Tahun 2020 yang memberikan wewenang kepada Presiden untuk merubah postur anggaran melalui Peraturan Presiden. (2) Perubahan postur anggaran oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden dalam konstek Kedaruratan atau perspektif hukum tata negara darurat merupakan konstitusional dengan DPR tetap menjalankan pengawasan terhadap anggaran yang dijalankan oleh pemerintah sehingga adanya check and balances antara DPR dengan Pemerintah

    INOVASI KPU KABUPATEN SEMARANG DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIH PEMULA MENUJU PEMILU 2024

    No full text
    Inovasi pendidikan politik kepada pemilih pemula merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan karena menjadi salah satu kunci untuk membangun pemilih yang lebih sadar politik, partisipatif, dan mampu membuat keputusan yang lebih baik dalam konteks pemilihan umum dan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang dalam memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula menjelang Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa dan mahasiswa di tiga Sekolah Menengah Atas serta dua Perguruan Tinggi di Kabupaten Semarang. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Semarang telah menerapkan berbagai inovasi dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik pemilih pemula. Inovasi tersebut meliputi; 1) Sosialisasi berwujud car free day, 2) Election carnival di tingkat kecamatan dan kabupaten, 3) Menjadi pembina upacara di Sekolah Menengah Atas di kabupaten semarang, 4) Sosialisasi di setiap sekolah yang mengajukan, 5) KPU Goes to Campus, dan 6) Sosialisasi di daerah rawan bencana, daerah kurang partisipasi dan daerah sulit jaringan internet. Pelaksanaan inovasi juga dilakukan dengan memanfaatkan media sosial Twitter, Instagram, Facebook dan Youtube dengan masif mengunggah informasi terkait politik dan kepemiluan ketika menjelang diadakannya pemilu. Program kegiatan yang diterapkan menjelang Pemilu 2024 ini lebih menekankan pada bentuk kegiatan yang mudah diterima oleh masyarakat dan pemilih pemula yang akrab dengan teknologi atau media sosial. Temuan ini mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi pemilih pemula di Kabupaten Semarang terkait hak dan tanggung jawab mereka dalam pemilihan umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Semarang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan pemilih pemula dalam proses pemilu. Hal ini dibuktikan dengan 8 dari 11 pemilih pemula yang menjadi informan dalam penelitian ini menyampaikan bahwa pendidikan politik yang diberikanoleh KPU Kabupaten Semarang memberikan pengaruh bagi mereka dalam menentukan keputusan untuk berpartisipasi dalam pemilu 2024. Oleh karena itu, model pendidikan politik yang diterapkan dapat dijadikan referensi bagi KPU di daerah lain dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2024 dan seterusnya

    PENGUATAN KARAKTER MAHASISWA DI PONDOK PESANTREN DURROTU ASWAJA GUNUNGPATI SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi awal mengenai perilaku karakter menyimpang yang menjadi fenomena akibat dari perkembangan modernisasi dan globalisasi. Mahasiswa menjadi figur yang penting dalam melakukan pembangunan bangsa ke arah yang lebih maju, namun ternyata masih terjadi degradasi karakter dan moral di kalangan mahasiswa. Peneliti tertarik untuk meneliti tentang penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, yang merupakan wadah yang strategis bagi mahasiswa UNNES untuk belajar ilmu agama, dikarenakan dekat dengan kampus UNNES. Pondok pesantren dipandang oleh masyarakat sebagai lembaga yang ideal dan mampu menjadi salah satu alternatif yang tepat dalam menguatkan karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dalam penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. 3) Mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat dalam penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif, berlokasi di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang. Pengumpulan data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang melalui 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Penguatan karakter mahasiswa di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja berupa penguatan karakter religius, penguatan karakter kemandirian, penguatan karakter cinta tanah air, penguatan karakter kerja keras, dan penguatan karakter tanggung jawab. (2) Faktor pendukung penguatan karakter yaitu keteladanan kyai, program kegiatan yang mendukung, pendampingan pengasuh, pengajar, dan pengurus pondok, adanya tata tertib pondok, sarana dan prasarana pondok. (3) Faktor yang menghambat penguatan karakter yaitu latar belakang santri, media sosial, dan game, bentrokan jadwal, kesadaran diri santri. Saran untuk pondok pesantren: 1) Pesantren dapat mengadakan program orientasi dan pembinaan khusus bagi santri baru. 2) Pembatasan penggunaan media sosial dan game dapat dilakukan dengan membuat aturan yang jelas dan tegas. 3) Bentrokan jadwal bisa dikurangi dengan penyusunan jadwal yang fleksibel dan seimbang. 4) Pesantren dapat mengadakan program motivasi dan refleksi rutin, dan peningkatan kualitas pengawasan oleh pengurus pesantren. Saran untuk santri: 1) Agar meningkatkan kesadaran diri dan lebih semangat dalam mengikuti kegiatan pondok. 2) Agar memperbanyak teman di pondok. 3) Agar santri membatasi kegiatan bermain media sosial, dan bermain game dengan sungguh-sungguh

    PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PBL DENGAN MENGKOMBINASIKAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK

    No full text
    Literasi kimia merupakan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari yang harus dimiliki oleh peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-LKPD berbasis PBL yang dikombinasikan dengan metode Inkuiri untuk meningkatkan literasi kimia pada materi asam dan basa di SMA Negeri 11 Semarang tahun pelajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, development, dan dessiminate) yang direduksi menjadi 3D yaitu define, design, dan development. Subjek penelitian terdiri dari 36 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sangat valid dengan skor Content Validity Index (CVI) media 1,00 dan materi 1,00. Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi kimia peserta didik (asym.sig=0,00). Pada analisis effect size, didapatkan hasil effect size keseluruhan sebesar 0.860, dengan klasifikasi efektivitas tinggi. E-LKPD ini juga mendapatkan respons positif dari peserta didik dengan persentase tanggapan tertinggi sebesar 83%, dan 11% dengan klasifikasi sangat praktis dan praktis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa E-LKPD berbasis PBL dengan mengkombinasikan metode inkuiri berpengaruh signifikan pada peningkatan literasi kimia peserta didik

    PENINGKATAN SITOTOKSISITAS SEL NATURAL KILLER ( NK ) DENGAN ALFA-PINENA TERKATALISIS TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA

    No full text
    Senyawa alfa-pinena merupakan komponen utama minyak terpentin (>80%). Alfa-pinena dapat diubah secara kimiawi menjadi bahan dasar pembuatan senyawa yang lebih bermanfaat melalui reaksi adisi, reaksi hidrasi, dan isomerisasi. Isomerisasi alfa pinena dapat dilakukan dengan katalis. Katalis heterogen yang sering digunakan dalam esterifikasi adalah zeolit A, zeolit X, zeolit Y, zeolit β, ZMS- 5, MCM-41, Amberlyst UP15, dan moderni. Alfa-pinena dapat digunakan sebagai penghambat kanker payudara. Berdasarkan review yang dilakukan diketahui bahwa imunoterapi kanker adalah jenis strategi pengobatan kanker yang menggunakan sistem kekebalan alami individu untuk melawan kanker. Selain itu, banyak pasien kanker yang menerima pengobatan imunoterapi kanker telah menunjukkan prognosis yang baik. Sel T atau yang sering disebut sel limfosit yang berfungsi untuk pertahanan tubuh direkayasa dengan reseptor antigen chimeric (CAR). CAR-T adalah pengobatan yang dikenal dengan kemanjuran nyata dalam imunoterapi kanker, memungkinkan selektivitas dan eliminasi tumor dengan memisahkan sel T dari sel darah putih pasien dan menambahkan CAR spesifik untuk menargetkan sel tertentu. Baru-baru ini, penggunaan sel CAR-NK telah menjadi subjek yang semakin diminati sebagai kandidat yang cocok untuk penelitian antikanker karena berlawanan dengan terapi CAR-T, sel ini menginduksi pelepasan sitokin dan neurotoksisitas yang minimal, memiliki banyak mekanisme untuk mengaktifkan aktivitas sitotoksik dan memiliki efek yang sangat besar. Peran alfa-pinena adalah mempromosikan efek antikanker melalui aktivasi sel NK dengan menstimulasi jalur sinyal fosforilasi extracellular signal-regulated kinases (ERK) dan AKT dan menyebabkan aktivasi sel NK, yang dikonfirmasi oleh peningkatan ekspresi reseptor CD56 dan CD170. Akibatnya, protein produk sel NK perforin dan granzim B diinduksi, menyebabkan kematian sel kanker

    DEGRADASI ZAT WARNA RHODAMIN B TERKATALISIS MAGNETIT/ASAM HUMAT MENGGUNAKAN METODE FOTO FENTON

    No full text
    Limbah zat warna tekstil berbahaya karena dapat mencemari lingkungan, terakumulasi dalam waktu yang lama, serta bersifat toksik dan karsinogenik terhadap mamalia dan manusia. Salah satu pewarna azo yang sering ditemukan dalam limbah cair industri adalah rhodamin B. Oleh karena itu, limbah cair tersebut harus melalui proses pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan agar dampaknya dapat diminimalkan. Metode foto-fenton efektif untuk pengolahan limbah karena menghasilkan radikal hidroksil yang mendegradasi senyawa organik dengan biaya rendah dan fleksibilitas dalam berbagai kondisi pH serta suhu. Penggunaan magnetit dalam fotokatalis memiliki kinerja tinggi dalam reaksi foto-fenton dalam degradasi limbah zat warna. Namun, diperlukan modifikasi dengan asam humat untuk mencegah oksidasi dan penggumpalan dalam larutan air yang mempengaruhi daya serapnya. Penggunaan katalis asam humat termodifikasi magnetit dalam reaksi foto-fenton untuk degradasi zat warna rhodamin B. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio volume H2O2 1% terhadap massa katalis magnetit/AH dan pengaruh catalyst loading (%b/v) terhadap degradasi rhodamin B. Sintesis magnetit/AH (2:1) dilakukan dengan menggunakan metode kopresipitasi. Kinerja katalis dalam reaksi fotodegradasi rhodamin B dengan metode foto-fenton dievaluasi, dan konsentrasi rhodamin B yang tidak terdegradasi diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji aktivitas nilai degradasi rhodamin B tertinggi mencapai 98,43% pada kondisi optimum sistem foto-fenton, dengan penggunaan 0,5% magnetit/AH dan 0,6 % H2O2 1%. Karakteristik dari magnetit/AH yang memiliki fasa kristal kubik, parameter kisi 8,3814 Å, ukuran kristal 8,66 nm, serapan utama bilangan gelombang 561 cm-1 menunjukkan vibrasi ulur Fe-O tetrahedral dari oksida besi, serta struktur mesoporinya dengan luas permukaan yang tinggi sebesar 77,511 m2/g, volume pori sebesar 0,031 cm3/g, diameter pori 17,117 nm yang menyebabkan kinerja dari magnetit/AH dalam proses fotodegradasi rhodamin B dengan metode foto-fenton pada konsentrasi tinggi meningkat

    PERAN KOMUNITAS JUANG SEBAGAI ORGANISASI SAYAP PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI PERJUANGAN) DALAM PEROLEHAN KURSI DPRD KABUPATEN PURWOREJO PADA PEMILU 2024

    No full text
    Indonesia merupakan negara demokrasi. Partai politik menjadi elemen penting dalam mendukung berjalannya demokrasi. Partai politik membutuhkan organisasi sayap untuk menunjang kinerja partai dalam mencapai tujuannya. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk Komunitas Juang sebagai organisasi sayap. Komunitas Juang Purworejo mendukung segala tujuan politik dari DPC PDIP Purworejo. Komunitas Juang Purworejo dalam proses Pemilu 2024 membantu DPC PDIP Purworejo untuk mempertahankan dan memperluas basis masa, untuk bisa memenangkan Pemilu 2024. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk bisa memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran dan strategi yang digunakan oleh Komunitas Juang Purworejo untuk perolehan kursi DPRD PDIP Kabupaten Purworejo pada Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang dilakukan di Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini wawancara dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan metode triangulasi sumber. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Komunitas Juang Purworejo dalam menjalankan perannya dapat memenuhi tiga indikator dalam fungsi peran yaitu memberikan arahan dalam proses sosialisasi, meneruskan tradisi, dan dapat mempersatukan kelompok atau masyarakat. Perolehan suara yang berhasil diperoleh menunjukkan bahwa Komunitas Juang Purworejo berhasil menguatkan dan mempertahankan basis suara PDIP di Kabupaten Purworejo. Untuk mengawali strategi, Komunitas Juang Purworejo melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan yaitu bakti sosial. Strategi yang digunakan berdasar pada slogan yang dibawa oleh PDIP yaitu “Partaine wong cilik” yang memiliki arti bahwa PDIP berpihak pada rakyat kecil dan membantu untuk mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bersama PDIP. Saran yang diberikan oleh peneliti adalah 1) Komunitas Juang Purworejo diharapkan lebih aktif untuk mengelola media sosial khususnya Instagram milik Komunitas Juang Purworejo, 2) Komunitas Juang Purworejo diharapkan untuk Pemilu mendatang dapat merancang untuk kampanye yang lebih kreatif

    PEMANFAATAN SEMPADAN SUNGAI COMAL DALAM PERSPEKTIF POLA RUANG DI KABUPATEN PEMALANG

    No full text
    Sempadan sungai merupakan tanah milik negara dengan yang dikuasai penuh oleh negara namun dapat digunakan oleh masyarakat dengan ketentuan peraturan. Pengaturan pada penggunaan lahan tanah sempadan sungai dialokasikan untuk fungsi tertentu bahwa peraturan zona pola ruang terkait pendistribusian ruang terkait sempadan sungai ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi karena sempadan sungai merupakan wilayah kawasan funsgi lindung di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah di Kabupaten Pemalang sesuai dengan Perda Nomor 1 tahun 2018 terkait dengan RTRW Kabupaten Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bagaimana Pengelolaan dalam pemanfaatan sempadan sungai di Kabupaten Pemalang serta pengendaliannya, sehingga sempadan sungai dapat dimanfaatkan baik untuk masyarakat maupun badan hukum yang membutuhkan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik Validitas data dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi. Teknik Analisis data penelitian ini ada 4 (empat) tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan data. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan sempadan sungai comal di Kabupaten Pemalang belum sesuai dengan kegaiatan yang diizinkan oleh peraturan baik Permen mauoun Perda Provinsi dan Kabupaten. Pengelolaan sempadan sungai di Kabupaten Pemalang juga masih dipegang oleh provinsi, sehingga masyarakat harus melakukan permohonan perizinan penggunaan ke PUSDATARU. Jika diterapkan menggunakan Teori Negara Kesejahteraan yang dianut otto Von Bismarck, kebijakan publik yang memudahkan masyarakat belum terjangkau pada perizinan sempadan sungai di Kabupaten Pemalang, sehingga permasalahan kompleks terus menerus terjadi disekitar DAS yag ada di Kabupaten Pemalang. Selain itu, pengendalian yang telah ditegakkan yang sesuai dengan teori bekerjanya hukum kurang disosialisasikan sehingga pemberian sanksi peringatan tidak dicermati oleh masyarakat. Saran yang diberikan yakni dengan memberikan sosialisasi bagi masyarakat melalui pemerintahan terkecil seperti Kecamatan dan kelurahan terkait dengan perizinan penggunaan sempadan sungai

    PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI

    No full text
    Pengelolaan arsip inaktif di Dinarpus Pati adalah aspek penting dalam memastikan kelancaran administrasi dan pengelolaan informasi yang efektif. Dalam pengelolaan arsip inaktif masih ada beberapa permasalahan pada proses penyimpanan, dan pemeliharaan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang pengelolaan arsip inaktif, perlu dilakukan analisis menyeluruh terhadap proses yang meliputi pencatatan, pengendalian dan pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, pemindahan, dan pemusnahan arsip di Dinarpus Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian diperoleh dari 6 informan, yaitu kabid kearsipan, 3 arsiparis, dan 2 peminjam arsip. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan menggunakan model Miles dan Huberman (1984) yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pengelolaan arsip inaktif meliputi 1) pencatatan 2) pengendalian dan pendistribusian 3) penyimpanan 4) pemeliharaan 5) pengawasan 6) pemindahan dan ke 7) pemusnahan. Pencatatan dimulai dari identifikasi arsip, pencatatan pada kartu fiches. Pengendalian dan pendistribusian dilakukan peminjaman arsip dengan cara membaca arsip di tempat, fotokopi, atau memfoto, disertai berita acara sebagai bukti dokumentasi kegiatan. Penyimpanan dilakukan di boks arsip dan rak arsip, menggunakan sistem penyimpanan nomor. Pemeliharaan arsip dilakukan piket 2 kali seminggu, termasuk fumigasi 2 kali setahun, termit kontrol tahunan, dan kamperisasi setiap bulan. Pengawasan arsip dilakukan dengan memeriksa suhu, kelembaban, serta keberadaan serangga dan jamur. Pemindahan arsip dilakukan setiap 2 tahun dengan mengidentifikasi arsip yang memenuhi syarat, mengemasnya dalam boks arsip yang dikelompokkan berdasarkan jenis atau kategori, dan mencatatnya dalam daftar pemindahan, sementara arsip dari OPD dilengkapi dengan berita acara serta daftar arsip. Pemusnahan dimulai dengan pembentukan tim penilai yang mengevaluasi arsip yang telah melewati masa retensi, kemudian mengusulkan pemusnahan kepada lembaga berwenang, arsip tersebut dimusnahkan dengan cara dicacah dan disertai dengan berita acara. Saran yang diberikan dalam pengelolaan arsip inaktif di Dinarpus Pati yaitu pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi staf pengelola arsip inaktif, perluasan ruang simpan arsip, mengadakan sarana prasarana sesuai standar preservasi arsip, memperbaiki sistem pengelolaan arsip Srikandi dan SIKN JIKN

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇