Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
OPTIMASI CYCLE TIME PROSES PEMROGRAMAN CNC MILLING PADA CAVITY BERBAHAN ALUMUNIUM 7075 DENGAN METODE TAGUCHI
Yusuf Chamdani (2024), ‘Optimasi Cycle Time Proses Pemrograman CNC
Milling pada Cavity Berbahan Alumunium 7075 dengan Metode
Taguchi’Pembimbing Kriswanto, S.Pd., M.T. Teknik Mesin.
Salah satu kunci keberhasilan negara-negara industri maju dalam
membangun kekuatan ekonominya adalah kemampuan industrinya dalam membuat
produk manufaktur secara efisien salah satunya di bidang industri pemesinan.
Dengan perkembangan teknologi manufaktur yang semakin pesat dan semakin
tingginya kompetisi antara produsen produk-produk manufaktur, kebutuhan akan
kualitas produk yang tinggi (high quality product) yang dihasilkan dengan
kecepatan produksi yang tinggi (high speed manufacturing) dengan efisiensi biaya
produksi yang tinggi (lowcost production) menjadi suatu prasyarat (1). Moderen ini
produk berbahan plastic sering kita jumpai di dalam kehidupan sehari hari. Produk
plastik biasanya dibuat menggunakan mesin injeksi molding (Anjasmoro, 2023).
Dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut maka dibutuhkan proses CNC milling
dengan mengoptimalkan setiap variabelnya. Peneliti memvariasikan cutting
methode, parameter spindle speed dan feed rate untuk mendapatkan hasil
pemrograman yang optimal. Waktu rata rata yang didapatkan dari hasil penelitian
yaitu 3H 30M 28S dalam pembuatan sebuah cavity. Hasil penelitian menunjukan
bahwa cutting methode yang paling optimal yaitu constant overlap spiral methode.
Parameter spindle speed paling optimal terdapat pada 12128,50 rpm dan feed rate
mendaptkan nilai cycletime paling optimal di angka 5545,15 mm/menit.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian maka dapat disimpulkan semakin
tinggi nilai spindle speed dan feed rate maka semakin optimal nilai cycletime yang
didapatkan.
Kata kunci: Cycletime, Milling Machine, Cavity, Taguchi Methode
PRARANCANGAN RAKTOR PADA PERANCANGAN PABRIK METIL KLORIDA DENGAN PROSES HIDROKLORINASI METANOL DAN HIDROKLORINASI HIDROGEN KLORIDA KAPASITAS 41.000 TON/TAHUN
Fidiano, Daffa Bimo 2024. Perancangan Reaktor pada Prarancangan Pabrik Metil
Klorida Dengan Proses Hidroklorinasi Metanol dan Hidrogen Klorida Kapasitas 41.000
Ton/Tahun, Program Studi S1, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas
Negeri Semarang, Semarang.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan metil klorida di Indonesia, maka direncanakan
pembangunan pabrik metil klorida berkapasitas 41.000 ton per tahun dengan proses
hidroklorinasi metanol dan hidrogen klorida. Metil klorida merupakan produk industri hulu
yang diperlukan sebagai bahan industri silikon, obat-obatan pertanian, industri karet sintetis,
bahan baku produksi metil selulosa dan produksi aditif bahan bakar, serta industri pembersih
lantai.
Proses hidroklorinasi memerlukan peralatan yang kurang lebih terdiri dari evaporator,
kompresor, heater, reaktor, cooler, dan absorber. Kondisi operasi reaktor yang digunakan
adalah suhu 300 °C dan tekanan 1.935 atm. Aliran produksi metil klorida berlangsung dalam
fase gas dan disimpan dalam keadaan cair di tangki penyimpanan dengan menjaga tekanan
tangki. Reaktor yang digunakan dalam pabrik ini berjenis fixed bed multitube reactor.
Perancangan alat fixed bed multitube reactor ini berbahan dasar konstruksi stainless
steel SA-167 Grade 10. Dengan tinggi 8,45 m, yang berfungsi untuk mencampurkan hidrogen
klorida dan metanol menjadi produk baru yaitu metil klorida.
Kata Kunci : Metil klorida, fixed bed multitube reactor
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING MENGGUNAKAN VIRTUAL LABORATORY
Agung Nugroho, 2024. “Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning
Menggunakan Virtual Laboratory”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik
Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Agus
Suryanto, M.T.
Permasalahan yang terdapat di SMK IPT Karangpanas Semarang terutama di
kelas X TE (Teknik Elektronika) banyak siswa yang kesulitan untuk memahami mata
pelajaran Dasar- Dasar Teknik Elektro. Sebanyak 79,2% dari 23 peserta didik kelas X
TE di SMK IPT Karangpanas Semarang menyebut bahwa dasar-dasar teknik elektro
mata pelajaran yang relatif sulit untuk dipelajari dengan teori sehingga memerlukan
media untuk praktek langsung. Media ajar yang digunakan guru masih kurang
mendukung untuk sistem pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Kegiatan
belajar mengajar di era modern ini dituntut untuk kreatif dan inovatif. Sebesar 75,0%
dari peserta didik kelas X TE di SMK IPT Karangpanas Semarang menyebut bahwa
penggunaan media pembelajaran interaktif akan membuat belajar lebih mudah
memahami dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
media pembelajaran interaktif menggunakan Adobe Animate pada mata pelajaran
dasar-dasar teknik elektro di SMK ITP Karangpanas Semarang dan mengukur tingkat
kelayakannya. Penelitian ini menggunakan model Waterfall. Model Waterfall adalah
model klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun software. Pada
penelitian ini memperoleh hasil ahli validasi media dengan persentase kelayakan
sebesar 81.00 % yang termasuk kategori layak sedangkan hasil validasi ahli materi
sebesar 84.61% dan termasuk kategori sangat layak. Pada respon siswa memperoleh
persentase sebesar 80,07% dikategorikan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian,
dapat disimpulkan bahwa media belajar yang dikembangkan penulis layak untuk
digunakan sebagai media pendukung guru dalam mengajar dan mendapat respon yang
sangat baik dari siswa.
Kata Kunci: E- Module, Virtual Laboratory, PjBL
HUBUNGAN STIGMA DIRI DAN SIKAP PENCARIAN BANTUAN PSIKOLOGIS PROFESIONAL DITINJAU DARI PSYCHOLOGICAL DISTRESS PADA MAHASISWA RANTAU
Nurbahri, Anisa. (2024). Hubungan Stigma Diri Dan Sikap Pencarian Bantuan
Psikologis Profesional Ditinjau Dari Psychological Distress Pada Mahasiswa
Rantau Skripsi. Prodi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan
dan Psikologi. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Zakki Nurul
Amin, S. Pd., M. Pd.
Mahasiswa rantau skripsi merupakan mahasiswa yang menempuh
pendidikan di kota yang berbeda dari tempat asalnya dan sedang mengerjakan
tugas akhir. Dengan keadaan demikian mahasiswa rantau skripsi memiliki
berbagai permasalahan yang dihadapi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui
hubungan stigma diri dan sikap terhadap pencarian bantuan psikologis
profesional ditinjau dari psyhcological distress pada mahasiswa rantau skripsi.
Responden penelitian adalah mahasiswa rantau skripsi di Universitas Negeri
Semarang angkatan 2019 dan 2020. Jumlah populasi sebanyak 10.358 dan
sampel sebanyak 336 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Self
Stigma of Seeking Help (SSOSH), Kessler Psychological Distress (K-10) dan
Attitude Toward Seeking Professional Psychological Help Short Form
(ATSPPH-SF) yang kemudian dilakukan try out validitas dan reliabilitas.
Teknik analisis data menggunakan analisis Bootstrapping Process Macro by
Hayes (2022).
Hasil penelitian diperoleh stigma diri tidak signifikan dengan
psychological distress, psychological distress signifikan positif dengan sikap
terhadap pencarian bantuan psikologis profesional, stigma diri signifikan
negatif sikap terhadap pencarian bantuan psikologis profesional, tidak terjadi
efek mediasi pada hubungan stigma diri dan sikap pencarian bantuan
psikologis profesional dengan psychological distress sebagai variabel
mediator. Penelitian ini menggambarkan pentingnya sikap terhadap pencarian
bantuan psikologis profesional pada mahasiswa rantau skripsi. Harapannya
mahasiswa dan universitas lebih memahami tentang stigma diri, sikap
terhadap pencarian bantuan psikologis profesional dan psychological distress
untuk menyusun langkah-langkah bantuan yang tepat. Rekomendasi pada
penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel yang dapat
memediasi hubungan stigma diri dan sikap pencarian bantuan psikologis
profesional dengan tetap mempertimbangkan psychological distress
mahasiswa seperti dukungan sekitar, literasi kesehatan mental dan jenis
kelamin. Selain itu, mempertimbangkan variabel intensi dalam mencari
bantuan psikologis profesional dapat dipertimbangkan.
Kata Kunci: Sikap Pencarian Bantuan Psikologis Profesional, Stigma Diri,
Psychological Distress, Mahasiswa Rantau, Skripsi
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATHOK KELAPA DI PAUD BHAKTI MULYA KECAMATAN BERGAS
Sari, Rina Nur Indah, 2024. Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak
Melalui Permainan Tradisional Egrang Bathok Kelapa di PAUD Bhakti Mulya
Kecamatan Bergas, Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas
Ilmu Pendidikan dna Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Ni Kadek Aris
Rahmadani S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik
kasar anak melalui permainan tradisional egrang bathok kelapa di PAUD Bhakti
Mulya Kecamatan Bergas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan
pendekatan kuantitatif, yaitu berupa pemberian treatment kepada anak. Selain itu,
jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan
Pre-Eksperimental Design (Nondesign) yaitu One-Grup Pretest-Posttest Design.
Sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan jumlah 23 anak. Penelitian ini
menggunakan Teknik analisis data yang berupa Paired Sample T-Test dan
perhitungan lainnya menggunakan IBM SPSS Statistic 23. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa pada peningkatan keterampilan motorik kasar anak pada anak
setelah diberikan treatment berupa keterampilan motorik kasar hasil rata-rata
sebesar 76,26 menjadi 135,43. Berdasarkan perhitungan dari analisis uji t diperoleh
nila
SUPERIORITY STRIVING AND INFERIORITY COMPLEX OF FEMALE CHARACTERS IN AMY TAN'S THE JOY LUCK CLUB
Nadyla (2024). Superiority striving and inferiority complex of female characters in
Amy Tan's The Joy Luck Club. Final Project, English Department, Faculty of
Languages and Arts. Universitas Negeri Semarang. Advisor: Prayudias Margawati,
S.Pd., M.Hum.
Key words: inferiority complex, inferiority feelings, safeguarding, superiority
striving, social interest
Literature is a medium authors use to express their reality. This is the case with
Amy Tan, who shares her interpretation of her childhood memories and experience
as a second generation of an immigrant family in the United States through her
novel titled The Joy Luck Club. To offer a new perspective on the novel, this study
was conducted using a psychological approach, precisely Adler's individual
psychology. It aims to investigate the depictions of superiority striving and
inferiority complex of female characters as well as their relationship in Amy Tan's
The Joy Luck Club. The study discovered that superiority striving is depicted
through eleven times seven female characters seeking a better situation, which
present several details regarding the motivation behind the action, the goal, steps to
reach it, and the outcome, while inferiority complex is portrayed through two
female characters by showing the factors for the complex to develop and its effect
on their lives. The findings show that our inconsiderate actions can create havoc in
someone's life and that we need to maintain persistence in solving life’s difficulties
when we are faced with others’ lack of empathy so our life development will not be
halted
ESTETIKA GERAK TARI JARAN KEPANG TURONGGO SETO DESA SAMPANGAN KOTA SEMARANG
Ariana, Aprisa. 2024. Estetika Gerak Tari Jaran Kepang Turonggo Seto Desa
Sampangan Kota Semarang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Seni Drama Tari dan
Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Dosen
Pembimbing I:. Drs.R.Indriyanto, M.Hum.
Kata kunci: Estetika, Gerak Tari, Jaran Kepang Turonggo Seto
Estetika Jaran Kepang Turonggo Seto merupakan perkumpulan dari Desa
Sampangan Kota Semarang di dirikan pada tahun 1970 dan setiap tahun mengalami
perubahan besar secara turun temurun. Tari Jaran Kepang di Turonggo Seto
menceritakan asal mula Desa Sampangan. Keindahan gerak pada tari Jaran Kepang
Turonggo Seto Desa Sampangan Kota Semarang dapat dilihat melalui aspek
dasarnya yaitu ruang, waktu, dan tenaga. Tujuan dari penelitian adalah untuk
mengetahui dan mendeskripsikan Estetika Gerak Tari Jaran Kepang Turonggo Seto
Desa Sampangan Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih
guna mencapai tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan fenomena yang dikaji agar
mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang Estetika Tari Jaran Kepang
Turonggo Seto Sampangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan
adalah teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian Estetika Gerak Tari Jaran Kepang Turonggo Seto Desa
Sampangan merupakan kesenian asli dari Kota Semarang. Pada tarian ini terdapat
beberapa aspek yang menonjol sebagai ciri khas pada tarian ini, yaitu keaslian dan
tradisi, kostum dan aksesories, musik tradisional yang dimainkan, kekuatan
spiritual dan magis, kerajinan kuda kepang, nilai kebersamaan dan sosial, serta
penyampaian cerita yang memiliki nilai-nilai moral yang masih dianut oleh
masyarakat desa Sampangan. Keindahan geraknya dapat dilihat melalui elemen-
elemen tubuh mulai dari gerak kepala, gerak badan, gerak kaki, dan gerak tangan.
Nilai keindahan gerak tari jaran kepang dapat dilihat melalui aspek dasar gerak
tarian yaitu meliputi ruang, waktu, dan tenaga.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian mengenai Estetika gerak
Tari Jaran Kepang Turonggo Seto Desa Sampangan Kota Semarang erat kaitannya
dengan struktur dan elemen-elemen pertunjukan. Saran yang diberikan peneliti
adalah 1) Bagi koreografer, agar tetap mempertahankan keaslian dari ragam gerak
jaranan, 2) Bagi paguyuban Turonggo Seto, agar mempertahankan kelestarian jaran
kepang dan tetap konsisten dalam penampilannya,serta mempertahankan kekuatan
spiritual.3) Bagi masyarakat, agar tetap melakukan apresiasi pada setiap
pementasan, ataupun mempelajari tari jaran kepang kususnya generasi muda
PENGARUH PERAN GURU, KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BACA SISWA SMK NU 1 SLAWI
Minat baca adalah kecenderungan atau ketertarikan seseorang untuk membaca berbagai jenis bacaan secara aktif dan berkelanjutan. Ini melibatkan dorongan internal untuk memperoleh informasi, hiburan, atau pengetahuan melalui membaca. Minat baca dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengalaman membaca sebelumnya, lingkungan sosial, dan ketersediaan bahan bacaan yang menarik. Berdasarkan hasil observasi awal melalui angket dan lapangan ditemukan kondisi bahwa minat baca siswa SMK NU 1 Slawi kurang baik dan terdapat beberapa indikator yang memiliki presentase rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh variabel bebas yaitu peran guru, kualitas pelayanan, dan fasilitas perpustakaan terhadal variabel terikat yaitu, minat baca siswa di SMK NU 1 Slawi.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi SMK NU 1 Slawi yang berjumlah 1.118 anak dengan jumlah sampel yaitu 295 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistic deskriptif presentase dan analisis regresi linier berganda.
Dari hasil analisis data yang di peroleh, persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : MB = 29.786+ 0,078PG + 0,188KP + 0,036FP + e. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh variabel peran guru, kualitas pelayanan, dan fasilitas perpustakaan secara simultan terhadap minat baca sebesar 48%. Sedangkan secara parsial variabel peran guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca, variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca, variabel fasilitas perpustakaan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca.
Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif peran guru terhadap minat baca, terdapat pengaruh positif kualitas pelayanan terhadap minat baca, terdapat pengaruh positif fasilitas perpustakaan terhadap minat baca siswa SMK NU 1 Slawi. Saran dari peneliti yaitu: (1) seorang guru bahwasanya agar selalu memberi motivasi dan strategi pengajaran literasi untuk siswa, (2) memahami dan menerima masukan kebutuhan siswa ketika berkunjung, (3) kepala sekolah lebih mendekatkan diri kepada pegawai bidang perpustakaan dan mendengar masalah yang dihadapi dalam hal efisiensi kebutuhan referensi, sehingga tidak terjadi kelebihan buku yang tidak digunakan
ANALISIS SARANA DAN PRASARANA LABORATORIUM JURUSAN MANAJEMEN PERKANTORAN DAN LAYANAN BISNIS SMK PGRI 1 MEJOBO KUDUS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tentang kondisi dan kelengkapan sarana prasarana Laboratorium MPLB di SMK PGRI Mejobo 1 Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi atau pengamatan, dokumentasi, dan wawancara dengan informan yang meliputi Wakil Kepala Sekolah bidang sarana dan prasarana, Kepala Kompetensi Keahlian MPLB, dan peserta didik pengguna laboratorium. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurusan MPLB SMK PGRI 1 Mejobo kudus memiliki 2 laboratorium yaitu laboratorium office 1 dan office 2. Kondisi dan kelengkapan dari sarana dan prasarana Laboratorium MPLB sebagian sudah memenuhi standar dan beberapa belum memenuhi standar. Sarana yang belum memenuhi standar adalah terkait perlengkapan pendukung yaitu tidak adanya papan tulis pada laboratorium office 1 dan tidak adanya kotak P3 pada kedua laboratorium. Sedangkan Prasarana yg belum memenuhi standar adalah terkait rasio ruang peserta didik dan kebisingan suara. Kendala yang terjadi dalam pengadaan kelengkapan laboratorium adalah terkait pendanaan. Upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan semaksimal mungkin perlengkapan yang sudah ada terlebih dahulu
Pengaruh Program Magang MBKM dengan Peningkatan Kompetensi Mahasiswa pada Tuntutan Link and Match dengan Dunia Industri
program magang bersertifikat MBKM sebagai bentuk acuan dalam
meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Urgensi penelitian ini timbul dari
inkonsistensi yang dilakukan dengan wawancara dan penyebaran angket sebagai
studi pendahuluan. Dimana melihat dari angka pengangguran lulusan sarjana dan
diploma yang naik dari tahun 2022 sebesar 4,80 menjadi 5,18 %. Dengan sesuai
hasil data studi pendahuluan menyatakan bahwa mahasiswa memiliki kekhawatiran
dan merasa belum memahami secara utuh mengenai praktik maupun teori dalam
proses perkuliahan.Sehingga dengan adanya gap antara harus mempersiapkan diri
secara pengalaman dan kompetensi dengan kemampuan yang didapatkan perlu
untuk di ukur dan dilihat adakah hubungan antara variabel program magang
MBKM dengan peningkatan kompetensi mahasiswa, dan juga sebagai penguat
yang diberikan dari efek moderasi oleh variabel link and match antara kedua
variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui adanya Pengaruh
Magang MBKM dengan peningkatan kompetensi mahasiswa pada tuntutan link and
match dalam mencapai tujuan program magang MBKM di educourse.id batch 5
dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Pengaruh
eksplanatori. sampel 80 mahasiswa batch 5 educourse.id, yang dihitung dengan
metode random sampling. Dan dalam analisis data menggunakan uji asumsi klasik,
analisis regresi linier sederhana, dan analisis MRA. Terdapat 3 instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala program magang yang disusun
berdasarkan teori Suhardjono & Haribowo (2022) skala kompetensi mahasiswa
berdasarkan teori Edison, anwar, dan komariyah (2018), dan skala link and match
berdasarkan teori dirjen dikti (2023). Hasil uji validitas skala program magang pada
rentang 0,531-0,780 skala kompetensi mahasiswa 0,625-0,739, skala link and
match 0,549-0,731. Hasil uji reliabilitas diketahui skala program magang 0.879,
skala kompetensi mahasiswa 0.705, skala link and match 0.689. Dari hasil tersebut
diketahui bahwa instrumen yang digunakan valid dan reliabel. Analisis data
menggunakan analisis deskriptif, regresi Linear sederhana, dan moderated
regression analysis (MRA). Berdasarkan hasil analisis deskriptif, program magang
pada kategori sedang (M = 78.24 dan SD = 7.95), kompetensi mahasiswa pada
kategori tinggi (M = 15.42 dan SD = 2,52), dan link and match pada kategori tinggi
(M = 15.50 dan SD = 2.51). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa hipotesis 1
dan 2 penelitian ini diterima. Program magang terbukti berhubungan terhadap
kompetensi mahasiswa dan link and match memberikan efek mederasi. Merujuk
pada hal tersebut, peneliti merekomendasikan perguruan tinggi mengoptimalkan
kurikulum, dan untuk penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi program
magang mbkm dan mengembangkan penelitian Pengaruhonal menjadi penelitian
kausalitas atau mixed method yang tidak hanya menggunakan alat ukur skala
psikologis