Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
Not a member yet
12148 research outputs found
Sort by
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN JENIS INDUSTRI TERHADAP AUDIT DELAY PADA EMITEN INDEKS LQ45 BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023
ABSTRAK
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis apakah ukuran perusahaan dan jenis industri berpengaruh terhadap audit delay. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari laporan keuangan audited tahun 2018-2023 yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada emiten LQ45. Penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling jenuh yaitu menggunakan keseluruhan populasi. Data yang diolah dengan menggunakan SPSS 27. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay sedangkan jenis industri berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengeksplor variabel independen lain yang termasuk faktor-faktor pemengaruh audit delay dan memperluas jangkauan objek serta periode penelitian.
Kata kunci: Ukuran Perusahaan, Jenis Industri, Keterlambatan Audit
ABSTRACT
The purpose of this study is to examine the impact of company size and industry type on audit delay. The research utilizes secondary data from the audited financial statements of LQ45 issuers published by the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2018-2023. A saturated sampling technique was employed, which involved using the entire population. Data analysis was conducted using SPSS 27. The findings indicate that company size does not have a significant effect on audi t delay; however, industry type does have a significant effect. Future researchers are encouraged to investigate additional independent variabeliables that may influence audit delay and to broaden the scope of their research objects and timeframes.
Keywords: Company Size, Industry Type, Audit dela
PENGARUH AUDIT COMPLEXITY. TIME BUDGET PRESSURE, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA INSPEKTORAT JENDERAL BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompleksitas audit, tekanan anggaran waktu, dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit pada Inspektorat Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 auditor internal Itjen BPK RI, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompleksitas audit dan kompetensi auditor berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan tekanan anggaran waktu tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas audit dapat ditingkatkan melalui penguatan kompetensi auditor dan pengelolaan kompleksitas tugas audit, meskipun tekanan waktu tidak menjadi faktor yang menentukan secara langsung dalam pelaksanaan audit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis yang bermanfaat bagi BPK RI dalam meningkatkan kualitas audit internal, serta menjadi acuan praktis bagi auditor dan lembaga pengawas lainnya dalam mengelola faktor- faktor yang memengaruhi kualitas dari hasil audit secara keseluruhan.
Kata kunci: Kompleksitas Audit, Tekanan Anggaran Waktu, Kompetensi Auditor, Kualitas Audit.
ABSTRACT
This study aims to analyze the influence of audit complexity, time budget pressure, and auditor competence on audit quality at the Inspectorate General of the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK RI). The research employs a quantitative approach using a survey method involving 96 internal auditors at the Inspectorate General of BPK RI, with data analyzed through multiple linear regression using statistical software. The results indicate that audit complexity and auditor competence has a significant positive effect on audit quality, while time budget pressure has no significant effect. These findings suggest that audit quality can be improved by strengthening auditor competence and managing the complexity of audit tasks, even though time pressure is not a directly determining factor in audit implementation. These results are expected to provide useful strategic input for BPK RI in improving internal audit quality and serve as a practical reference for auditors and other supervisory institutions in managing the various factors that influence the overall quality of audit outcomes.
Keywords: Audit Complexity, Time Budget Pressure, Auditor Competence, Audit
Quality
ANALISIS PEMENUHAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA PT XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana PT XYZ, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak perusahaan serta dokumentasi berupa SPT Masa PPN dalam memenuhi kewajiban Pajak Pertambahan Nilai sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia. Analisis difokuskan dengan merekap laporan SPT Masa PPN PT XYZ dan menyesuaikan dengan UU No.7 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan PT XYZ, secara umum telah melakukan kewajiban perpajakan dengan baik. Namun, ditemukan adanya keterlambatan dalam pelaporan SPT Masa PPN. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan dan efisiensi perpajakan.
Kata Kunci: PPN, PT XYZ, SPT Masa, Wawancara, Kepatuhan Pajak
This study aims to determine the extent to which PT XYZ, a company enganged in general trading, fulfills its Value Added Tax obligations. The data were obtained throught direct interviews with company representatives and supported by documentation in the form of VAT Periodic Tax Returns. The analysis evaluates the company’s VAT compliance based on applicable tax regulations in Indonesia. The results show that PT XYZ has generally complied with VAT reporting procedures and fulfilled its tax obligations appropriately. However, some administratives issues were found in the preparation and submission of the VAT Periodic Tax Returns. These findings are expected to serve as an evaluation material for the company to improve its compliance and tax administration efficiency.
Keywords: VAT, PT XYZ, VAT Periodic Tax Return, Interview, Tax Complianc
PENGARUH PENGALAMAN, SKEPTISISME PROFESIONAL, BEBAN KERJA, DAN TEKANAN WAKTU TERHADAP KEMAMPUAN AUDITOR DALAM MENDETEKSI KECURANGAN
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengalaman, skeptisisme profesional, beban kerja, dan tekanan waktu terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan dengan fokus pada auditor yang bekerja di BPK RI. Studi ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus kecurangan dalam laporan keuangan yang sulit terdeteksi meski telah diaudit. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain kausal melalui survei daring dan teknik purposive sampling. Responden dipilih berdasarkan pengalaman kerja minimal dua tahun dan pendidikan S1. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman dan skeptisisme profesional berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan beban kerja dan tekanan waktu tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan.
Kata kunci: Pengalaman, Skeptisisme Profesional, Beban Kerja, Tekanan Waktu, Pendeteksian Kecurangan
This study aims to analyze the influence of experience, professional skepticism, workload, and time pressure on auditors' ability to detect fraud, focusing on auditors working at the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK RI). The study is motivated by the increasing number of fraud cases in financial statements that are difficult to detect despite being audited. The research uses a quantitative approach with a causal design through an online survey and purposive sampling technique. Respondents were selected based on a minimum of two years of work experience and a bachelor’s degree. Data were analyzed using multiple linear regression and classical assumption tests. The results show that experience and professional skepticism have a positive and significant effect, while workload and time pressure do not have a significant effect on auditors’ ability to detect fraud.
Keywords: Experience, Professional Skepticism, Workload, Time Pressure, Fraud Detectio
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN INDEKS LQ45 BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2024
The objective of this study is to determine the effect of profitability, leverage, managerial ownership, institutional ownership and foreign ownership on the value of the LQ45 index companies of the Indonesia Stock Exchange in 2020-2024. The data used in this study are secondary data from companies included in the LQ45 index of the Indonesia Stock Exchange in 2020-2024. The sample was selected using the purposive sampling method and the data obtained amounted to 19 companies. The data was processed using Eviews software version 12. The results obtained from this study are that profitability has no effect on company value, leverage has a significant negative effect on company value, managerial ownership and institutional ownership have a significant positive effect on company value, foreign ownership has no effect on company value.
Keywords: Profitability, Leverage, Mangerial Ownership, Institutional Ownership, Foreign Ownership
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan kepemilikan asing terhadap nilai perusahaan indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari perusahaan yang masuk ke dalam indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia pada tahun
2020-2024. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan data yang diperoleh berjumlah 19 perusahaan. Data diolah dengan menggunakan software Eviews versi 12. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan asing tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci: Profitabilitas, Leverage, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asin
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN TAX AVOIDANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN TRANSPARANSI INFORMASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh perencanaan pajak dan tax avoidance terhadap nilai perusahaan, serta menganalisis peran transparansi informasi sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Menggunakan data dari 50 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023, penelitian ini menghasilkan 115 observasi yang dianalisis dengan regresi moderasi data panel menggunakan model efek tetap (fixed effects model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perencanaan pajak maupun tax avoidance tidak secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan secara individual. Transparansi informasi juga tidak memperkuat hubungan antara perencanaan pajak dan nilai perusahaan maupun meningkatkan pengaruh positif tax avoidance. Namun, ketika dianalisis secara simultan, perencanaan pajak dan tax avoidance memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun secara terpisah kedua variabel tersebut tidak berdampak signifikan, kombinasi keduanya mencerminkan strategi pengelolaan pajak yang komprehensif yang dapat memengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, variabel lain seperti corporate governance, profitabilitas, struktur modal, dan inovasi perusahaan juga dapat memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang perlu dipertimbangkan dalam penelitian selanjutnya.
Kata Kunci : Perencanaan Pajak, Tax Avoidance, Nilai Perusahaan, Transparansi Informas
Implementasi Kebijakan Perseroan Terbatas Yang Dinyatakan Pailit Oleh Pengadilan Niaga (Studi Putusan Nomor 399/Pdt.Sus.PKPU/2020/PN.Niaga Jkt.Pst).
Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan hukum terhadap keberlanjutan operasional perseroan terbatas yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga, dengan fokus pada studi kasus Putusan Nomor 399/Pdt.Sus.PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. Perseroan terbatas memiliki peran penting dalam perekonomian, tetapi risiko kepailitan akibat kesulitan finansial menjadi ancaman serius bagi keberlanjutannya. Meskipun demikian, asas going concern memungkinkan perusahaan yang pailit untuk tetap beroperasi dengan dukungan kerangka hukum tertentu, demi melindungi aset, mempertahankan lapangan kerja, dan memenuhi kewajiban terhadap kreditur.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris untuk mengamati implementasi kebijakan yang ada, dengan pendekatan deskriptif dan analisis data kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi dokumen hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang mendukung keberlanjutan operasional perusahaan yang dinyatakan pailit, meskipun pelaksanaannya sering terkendala oleh kurangnya transparansi dan konsistensi dari pihak kurator dan pengadilan niaga.
Penelitian ini juga menemukan bahwa keberlanjutan operasional perusahaan pailit memiliki potensi besar untuk menarik minat investor, terutama jika proses restrukturisasi aset dilakukan dengan transparan dan efisien. Namun, ketertarikan investor sering kali terhambat oleh persepsi risiko dan ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan terhadap kurator, peningkatan transparansi dalam proses restrukturisasi, dan reformasi regulasi untuk meningkatkan kepercayaan investor serta melindungi semua pihak yang terlibat.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis, khususnya dalam pengembangan hukum kepailitan di Indonesia, serta menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merancang aturan yang mendukung keberlanjutan operasional perusahaan pailit
Hak Notaris Untuk Membatalkan Akta Yang Dibuatnya
Aspek Hukum Akta Autentik Hasil RUPS Yang Tidak Terdaftarkan Di Menteri Hukum Dan HAM Pada Kasus Putusan No 1056/Pdt.G/2020/PN JAK.SEL terdegrasi keautentikanya menjadi akta dibawah tangan, disebabkan syarat kewajiban dalam mendaftrakan/memberitahukan akta tersebut ke Menteri Hukum dan HAM tidak dilakukan hingga lewat batas waktu selama 30 hari yang tertuang dalam pasal 48 dan pasal 57 Undang-undang PT. Dengan demikian akta autentik tersebut yang telah dibuat, tidak memenuhi syarat keautentikan akta yang tertuang dalam Pasal 1869 ayat (1) KUHPerdata. Mekanisme Pembatalan Akta Autentik Notaris hasil Rapat Umum Pemegang Saham Pada Putusan No 1056/Pdt.G/2020/PN JAK.SEL tidak tepat dilakukan dengan pengajuan pembatalan melalui pengadilan oleh notaris, karena Notaris bukan merupakan para pihak dalam akta tersebut. Pembatalan akta autentik hasil RUPS dalam putusan tersebut yang tidak di daftarkan/diberithukan ke Menteri Hukum dan HAM, harusnya dilakukan melalui pembuatan akta autentik pembatalan akta PKRnya maupun akta penyertaan persetujuan dalam PKR yakni akta pemindahan hak atas saham melalui jual beli No 20 Tahun 2013 yang dimohonkan oleh para pihak yang ada dalam akta tersebut kepada Notaris
Implikasi Hukum Notaris Terhadap Pembacaan Akta yang dilakukan Oleh Staf Notaris di Hadapan Para Penghadap di Bank BTN
Akta perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dibacakanan oleh staf Notaris. Tindakan ini jelas merupakan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Pasal 16 ayat (1) huruf m UUJN. Pelaksanaan pembacaan akta oleh staf Notaris adanya pelanggaran kode etik dan tanggung jawab Notaris dalam menjalankan tugasnya. Sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Kode Etik Notaris bahwa Notaris diwajibkan untuk melaksanakan tugasnya secara pribadi dan tidak boleh diwakilkan kepada pihak lain. Pelanggaran terhadap kewajiban pembacaan akta oleh Notaris sendiri juga dapat dikategorikan sebagai tindakan yang merugikan pihak bank BTN yang terlibat dalam perjanjian KPR. Tindakan pembacaan akta otentik oleh staf Notaris membuka peluang bagi pihak yang dirugikan untuk mengajukan gugatan terhadap keabsahan akta tersebut. Akta otentik yang dibuat dengan melanggar prosedur, seperti pembacaan yang tidak dilakukan oleh Notaris dapat dipandang sebagai cacat formil. Pelanggaran ini tidak hanya dapat merugikan para pihak yang terlibat dalam perjanjian KPR, tetapi juga dapat berdampak pada reputasi dan integritas profesi Notaris secara keseluruhan. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk menemukan pembacaan akta oleh staf Notaris di hadapan para penghadap di Bank BTN ditinjau dari prinsip Kepastian hukum dan untuk menemukan implikasi hukum terhadap Notaris ketika terjadi pembacaan akta perjanjian KPR yang dilakukan staf Notaris dihadapan para penghadap di Bank BTN. Yuridis normatif merupakan tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian tesis ini dengan menggunkan bahan hukum primes, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang utama adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini yaitu Pembacaan akta-akta dalam perjanjian KPR oleh staf Notaris bertentangan dengan ketentuan Pasal 16 ayat (1) huruf m UUJN memberikan nilai kepastian hukum bahwa Notaris yang hanya dapat membacakan Akta yang dibuatnya dihadapan para penghadap. Selaras dengan hal ini, maka pembacaan akta KPR yang tidak dilakukan oleh Notaris, tetapi dilakukan oleh Staf Notaris ditiga cabang Bank BTN yaitu Cabang Harmoni, Cabang Kelapa Gading Square, Cabang Bekasi merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris. implikasi hukum terhadap Notaris yaitu diberlakukannya sanksi oleh majelis pengawas Notaris berupa sanksi administratif, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian dengan tidak hormat. Implikasi terhadap akta yang dibacakan oleh staf Notaris menyebabkan cacat formil, sehingga akta KPR kehilangan statusnya sebagai akta otentik dan hanya memiliki kekuatan hukum sebagai akta di bawah tangan