Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
Not a member yet
    12148 research outputs found

    PENGARUH KUALIFIKASI AUDITOR DAN SKEPTISISME PROFESIONAL TERHADAP KUALITAS AUDIT

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis apakah kualifikasi auditor dan skeptisisme profesional berpengaruh terhadap kualitas audit. Dalam penelitian ini, target responden yang digunakan adalah auditor eksternal yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berdomisili di Jakarta, Indonesia. Sampel yang ditentukan dalam penelitian ini menggunakan metode convenience sampling dan terdapat 91 responden yang merupakan auditor eksternal. Data yang telah dikumpulkan, diolah menggunakan software SmartPLS versi 4. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang memiliki tujuan untuk mendapatkan bukti empiris. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kualifikasi auditor dan skeptisisme profesional memiliki pengaruh terhadap kualitas audit. Kata kunci: kualifikasi auditor, skeptisisme profesional, kualitas audit This study aims to assess the impact of auditor qualifications and professional skepticism on audit quality. The participants consisted of external auditors employed at public accounting firms (KAP) located in Jakarta, Indonesia. A convenience sampling method was used to determine the sample, which included 91 external auditors. The collected data were analyzed using SmartPLS software version 4. This research is a quantitative study intended to provide empirical evidence. The findings indicate that both auditor qualifications and professional skepticism significantly influence audit quality. Keywords: auditor qualifications, professional skepticism, audit qualit

    PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN STRUKTUR ASET TERHADAP KEBIJAKAN UTANG DENGAN PERTMBUHAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi kasus perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia pada tahun 2020-2023)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan struktur aset terhadap kebijakan utang dengan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur pada sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 sampai dengan 2023. Metode pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, terdapat 30 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga memperoleh data sebanyak 68 data sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan utang, sedangkan likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang. Struktur aset memiliki pengaruh positif terhadap kebijakan utang. Selain itu, pertumbuhan perusahaan terbukti memperlemah pengaruh profitabilitas terhadap kebijakan utang, tetapi tidak memoderasi hubungan antara likuiditas dan struktur aset terhadap kebijakan utang. Kata kunci : Profitabilitas, Likuiditas, Struktur Aset, Kebijakan Utang, Pertumbuhan Perusahaa

    PENGARUH KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN DAN KARAKTERISTIK EKSEKUTIF TERHADAP TAX AVOIDANCE

    No full text
    Tujuan penelitian ini meliputi: (1) Menguji empiris pengaruh ketidakpastian lingkungan pada tax avoidance; (2) Menguji empiris pengaruh karakteristik eksekutif terhadap tax avoidance; (3) Menguji empriris peran ukuran perusahaan memoderasi pengaruh ketidakpastian lingkungan pada tax avoidance; dan (4) Untuk uji empriris peran ukuran perusahaan moderasi pengaruh karakteristik eksekutif pada tax avoidance. Penelitian memakai desain explanatory research. Populasi penelitian ini manufaktur publik pada sektor industri makanan dan minuman menerbitkan laporan keuangannya di BEI pada periode tahun 2018-202. Metode pengambilan sampel penelitian ini memakai purposive sampling. Teknik analisis data penelitian ini memakai Model Regression Analysis (MRA). Dari hasil analisis data disimpulkan: (1) Ketidakpastian Lingkungan memberi pengaruh pada tax avoidance. (2) Karakteristik Eksekutif berpengaruh pada tax avoidance. (3) Ketidakpastian lingkungan tidak berpengaruh pada Tax Avoidance Dimoderasi ukuran perusahaan. (4) Karakteristik Ekeskutif berpengaruh terhadap tax avoidance yang dimoderasi ukuran perusahaan. Kata kunci: ketidakpastian lingkungan, karakteristik eksekutif, tax avoidance

    THE EFFECT OF PARENTING, HARMONIZING, AND COLLABORATION (PHC) WITH THE MODERATING ROLE OF TRANFORMATIONAL LEADERSHIP ON THE FINANCIAL PERFORMANCE OF FAMILY BUSINESSES IN INDONESIA

    No full text
    This study aims to analyse the effect of Parenting, Harmonizing, and Collaborating (PHC) on the financial performance of family firms in Indonesia, with transformational leadership as a moderating variable. The background is based on the important role of family firms in the Indonesian economy, where well-performing family firms contribute significantly to the national Gross Domestic Product, but face major challenges in maintaining continuity and improving financial performance between generations. The research uses a positivistic quantitative approach with data collection through an online questionnaire distributed to founders, family members, and non-family professionals in family firms that have involved at least two generations and have an average revenue above USD 100 million. The questionnaire generated 114 respondents data and was analysed using the Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) method. The results showed that: Parenting has no significant effect on financial performance, and even tends to have a negative effect with a path coefficient of -0.12 (p> 0.05). This indicates that traditional parenting patterns in family companies have not been effective in improving financial performance. Harmonizing has a positive and significant effect on financial performance with a path coefficient of 0.35 (p 0.05), which means that this leadership style does not strengthen or weaken the influence of PHC on financial performance. These findings confirm that harmony and collaboration, both among family members and with non-family professionals, are key factors in improving the financial performance of family firms in Indonesia. Meanwhile, traditional parenting and transformational leadership style do not directly strengthen the influence of PHC on financial performance. The practical implications of this study emphasise the importance of harmonious and collaborative family governance and the need for adjustments in communication and parenting patterns between generations in family firms in Indonesia. Keywords: Parenting, Harmonizing, Collaborating, Transformational Leadership, Financial Performance, Family Business, PHC

    Perancangan website penjualan pada toko Gorden xyz

    No full text

    Perlindungan Hukum Terhadap Pemenang Lelang Negara Yang Tidak Mendapatkan Objek Lelang (Studi:Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta No. 14/P/FP/2019/PTUN.JKT)

    No full text
    Lelang merupakan penjualan yang dilakukan terbuka untuk umum atas suatu barang yang nantinya akan disebut objek lelang dengan terlebih dahulu dilakukan pengumuman atas lelang tersebut, lelang dilakukan dengan penawaran harga yang semakin meningkat atau menurun hingga tercapai kata sepakat. Bentuk penjualan tersebut adalah penjualan umum dengan cara jual beli barang dan dilakukan secara terbuka untuk umum yang mana jual beli tersebut diikat oleh suatu perjanjian jual beli, dengan ketentuan yang diatur dalam Burgelik Wetbook. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) merupakan lembaga penghubung antara penjual dan pembeli dalam lelang. Pada prakteknya masih banyak masalah yang terjadi dalam dunia perlelangan, salah satunya apabila barang (aset) merupakan aset sitaan dari terpidana korupsi, yang kemudian dieksekusi dengan cara dilelang oleh pejabat negara, dimana hasil lelang tersebut merupakan pengganti uang kerugian negara. Seluruh tahapan dan prosedur dalam pelaksanaan lelang tersebut telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Peserta lelang yang telah dinyatakan sebagai pemenang lelang maka statusnya berubah menjadi pembeli lelang. Pembeli lelang telah membayar harga lelang yang sudah disepakati antara penjual lelang dengan pembeli lelang, namun pada waktu penyerahan objek lelang tiba, penjual lelang tidak mau menyerahkan objek lelang tersebut kepada pembeli lelang dengan alasan menerapkan prinsip kehati-hatian dan kecermatan karena adanya keberatan dari pihak ketiga (ahli waris dari Terpidana Korupsi) dalam pelaksanaan lelang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yaitu yuridis normatif. Perlu adanya suatu peraturan yang dapat melindungi hak-hak dari pemenang lelang. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pemenang lelang negara yang tidak mendapatkan obyek lelang dan Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pemenang lelang yang tidak mendapatkan haknya berupa obyek lelang

    Konstruksi Penyertaan Terhadap Peristiwa Tindak Pidana Penganiayaan (Studi Kasus: Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Jkt.Sel)

    No full text
    Penyertaan diatur dalam Pasal 55 dan 56 KUHP yang menegaskan bahwa setiap pihak yang berkontribusi terhadap terjadinya tindak pidana dapat dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai dengan peran dan tingkat keterlibatannya. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana predicate crime terhadap peristiwa tindak pidana penganiayaan pada kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Jkt.Sel dan bagaimana penyertaan terhadap Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Jkt.Sel. Metode penelitiannya adalah penelitian hukum yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penganiayaan dianggap sebagai predicate crime yang melanggar ketentuan hukum pidana. Penganiayaan yang dilakukan oleh anak juga diakui sebagai tindak pidana, yang memerlukan perhatian khusus dari sistem peradilan untuk menangani aspek rehabilitasi dan perlindungan anak. Penganiayaan yang terjadi dalam kasus ini menunjukkan adanya unsur niat jahat atau kesengajaan, yang menjadi dasar untuk menilai tingkat kesalahan pelaku. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Jkt.Sel mencerminkan penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk niat pelaku, pengaruh lingkungan, dan faktor-faktor yang mendorong terjadinya tindak pidana. Hal ini menjadi penting dalam menentukan hukuman yang proporsional dan rehabilitatif bagi pelaku, mengingat statusnya sebagai anak. Putusan ini menunjukkan pendekatan hukum yang lebih rehabilitatif dalam menangani pelaku anak yang terlibat dalam tindak pidana penganiayaan. Pengadilan mengedepankan prinsip pemulihan dan pembinaan, bukan sekedar hukuman, yang sejalan dengan perlindungan hak anak sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Penyertaan terhadap Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Jkt.Sel menegaskan pentingnya pendekatan rehabilitatif, perlindungan korban, dan edukasi hukum dalam sistem peradilan pidana anak. Dengan mengedepankan kesejahteraan anak, baik pelaku maupun korban, diharapkan keputusan yang diambil dapat menciptakan efek jera, mencegah terulangnya tindakan kekerasan, serta mendukung reintegrasi sosial pelaku ke dalam masyarakat

    Keabsahan serta Akibat Hukum Dari Akta Jual Beli yang Dibuat Diatas Perjanjian yang Menyatakan Jual Beli Seolah-Olah (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Kudus Nomor 13/Pdt.G/2016/PN.Kds)

    No full text
    Sebelum dilakukannya penandatanganan pada Akta Jual Beli, banyak orang yang terlebih dahulu melakukan suatu kesepakatan yang disebut sebagai Perjanjian Pengikatan Jual-Beli atau yang dapat disingkat menjadi PPJB yang dibuat oleh seorang Notaris yang merupakan penjabat berwenang dalam pembuatan akta autentik. Penjabat Notaris diangkat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan berpendoman kepada Kode Etik Notaris. Wewenang seorang Notaris dalam membuat suatu akta pada dasarnya diatur dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (selanjutnya disingkat dengan UUJN), yang dimana menjelaskan bahwa pada dasarnya Notaris merupakan seorang penjabat umum yang memiliki wewenang untuk membuat akta autentik yang dimana salah satunya adalah PPJB. Dalam PPJB ini biasanya akan berisikan suatu kesepakatan yang berkaitan dengan Jual Beli yakni kesepakatan harga, tata cara pembayaran, serta kapan akan dilakukannya Penandatanganan Akta Jual Beli dihadapan PPAT yang telah ditunjuk. Suatu PPJB telah dilakukan penandatanganan tidak menandakan bahwa telah terjadinya suatu perpindahan hak atas tanah karena perpindahan hak baru akan berpindah ketika telah ditandatanganinya Akta Jual Beli dihadapan PPAT. Meskipun PPJB merupakan kesepakatan bersama, pada kenyataannya masih saja ada orang yang dapat menyangkal kebenarannya seperti yang terjadi di Pengadilan Negeri Kudus yang telah diputus dengan Putusan Pengadilan Negeri Kudus Nomor: 13/Pdt.G/2016/PN.Kds, yakni Akta Jual Beli atas Sertifikat dengan Hak Miliki Nomor 411 diputus tidak sah karena Jual Beli yang dilakukan dibuat diatas Perjanjian yang dibuat menyatakan bahwa jual beli yang dilakukan oleh Hajah Listiyanah dan Fatkhawati dengan Sri Sumarni adalah pura-pura serta menyatakan bahwa jual beli itu dilakukan guna memenuhi persyaratan peminjaman modal di Kospin Jasa

    anggung Jawab Notaris Dalam Pencairan Dana Tabungan Yang Didasarkan pada Surat Kematian Palsu Oleh Para Pihak Untuk Mendapatkan Surat Keterangan Ahli Waris

    No full text
    Tugas utama seorang Notaris adalah bikin akta autentik yang memiliki peran krusial, khususnya dalam dunia perbankan. Sebagai contoh, Notaris turut adil dalam penyusunan Surat Keterangan Waris yang diperlukan untuk proses pencairan dana tabungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perlindungan hukum bagi Notaris dalam pembuatan Surat Keterangan Waris untuk pencairan dana tabungan yang didasarkan pada kebenaran formil dan materiil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Normatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Notaris harus melakukan verifikasi secara cermat terhadap identitas pewaris, memeriksa Surat Kematian, kartu identitas, kartu keluarga, serta memastikan pihak-pihak yang berhak menandatangani dokumen tersebut dengan melibatkan saksi. Pada dasarnya hakim tetap harus mengambil keputusan berdasarkan kebenaran formil dan materiil yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu, Notaris harus sangat berhati-hati dalam menyusun akta/surat agar terhindar dari kelalaian, baik yang disengaja maupun tidak yang dapat mengakibatkan akta autentik kehilangan keabsahannya. Notaris juga bertanggung jawab penuh atas setiap dokumen yang diterbitkan

    119

    full texts

    12,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇