Elibrary UNIKOM
Not a member yet
    16520 research outputs found

    Perancangan Informasi Diecast Custom Melalui Media Video Motion Graphic

    No full text
    Diecast merupakan sebuah mainan yang biasa menjadi barang koleksi oleh para pecinta diecast atau sering disebut sebagai diecast enthusiast. Diecast sendiri biasanya berbentuk kendaraan yang diperkecil ke dalam ukuran skala tertentu. Saat ini diecast menjadi salah satu media dalam menuangkan ide dan kreatifitas para diecast enthusiast. Namun disaat yang sama para diecast enthusiast yang masih pemula kerap kali menemui kesulitan dan kendala ketika ingin memodifikasi diecast. Masalah yang kerap dijumpai diantaranya mulai dari ketidaktahuan hal esensial dan fundamental, kesulitan mendapatkan sparepart dan alternatifnya, penggunaan bahan mentah untuk membuat sparepart. Oleh karena itu perancangan ini dibuat untuk memberikan edukasi kepada para diecast enthusiast pemula dengan menggunakan media video motion graphic. Media animasi untuk informasi mengenai diecast custom sampai saat perancangan ini dibuat, masih belum tersedia kebanyakan media informasi yang beredar hanya berbentuk live action dan tanpa dilengkapi dengan teks penjelasan

    Perancangan Ulang Identitas Visual Produk Cemilan Dapoer Tsaqil Melalui Media Kemasan

    No full text
    Identitas visual berperan penting dalam pengenalan suatu brand oleh audiens dan membentuk identitas produk atau perusahaan. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perlu membedakan identitas visual kemasan produk Cemilan Dapoer Tsaqil untuk memudahkan konsumen dalam membedakan produk pesaing. Studi kasus pada Produk Cemilan Seblak Kering Dapoer Tsaqil mengilustrasikan bagaimana UMKM dapat memanfaatkan tren konsumsi makanan ringan melalui inovasi produk. Namun, tantangan muncul dari kemasan yang kurang menarik dan ketidak-konsistenan dalam desainnya, serta informasi yang tidak jelas. Mengingat bahwa kemasan sangatlah penting, karena hal pertama yang dapat dilihat orang- orang sebelum membuat keputusan akhir untuk membeli adalah menariknya suatu kemasan. Desain kemasan juga berlaku untuk membungkus produk, melindungi produk, mengirim produk, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi, dan membedakan sebuah produk lainnya. Perancangan ini menekankan pentingnya desain kemasan yang profesional untuk membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan solusi yang diusulkan ialah meningkatkan desain kemasan produk agar lebih menarik dan berkualitas, melalui inovasi baru atau perancangan ulang identitas visual, dengan fokus pada konsistensi dan kejelasan informasi dalam kemasan

    Peran Asean Senior Official On Drug Matters (Asod) Dalam Menanggulangi Drugs Trafficking Di Kawasan Golden Triangle Tahun 2021-2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ASEAN Senior Officials on Drug Matters (ASOD) dalam upaya penanggulangan perdagangan narkoba di kawasan Golden Triangle selama periode 2021-2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber data, termasuk laporan dari ASEAN Narcotics Cooperation Center dan United Nations Office on Drugs and Crime, serta literatur ilmiah, penelitian terdahulu, media massa, dan situs resmi terkait. Fokus utama dari penelitian ini adalah menganalisis upaya, tantangan, dan efektivitas peran ASOD dalam mengatasi isu perdagangan narkoba di kawasan tersebut. Dengan mengadopsi teori peran organisasi dari Clive Archer, penelitian ini mengklasifikasikan peran ASOD dalam tiga dimensi: sebagai instrumen, arena, dan aktor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran ASOD sebagai instrumen diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai program kerja yang meliputi pendidikan pencegahan, penegakan hukum, pengobatan dan rehabilitasi, serta pengembangan alternatif. Sebagai arena, ASOD berperan sebagai fasilitator dalam penyelenggaraan pertemuan-pertemuan penting yang difokuskan pada penanganan isu narkoba. Sebagai aktor, ASOD menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait dengan prinsip non-intervensi ASEAN yang membatasi wewenang internal ASOD dalam hal keuangan dan ketegasan hukum. Penelitian ini menyarankan agar ASOD memperkuat struktur organisasi internal dan memperjelas sistem organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja dalam pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika peran ASOD dalam konteks regional dan tantangan yang dihadapinya dalam penanggulangan perdagangan narkoba di kawasan Golden Triangle

    Strategi Komunikasi Pemasaran “Sphere Studio” Dalam Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial Instagram

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Komunikasi Pemasaran Sphere Studio dalam Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial Instagram. Dalam menganalisa strategi komunikasi pemasaran tersebut, peneliti menggunakan The Circular Model of SOME yang terdiri dari Share, Optimize, Manage, dan Engage dan evaluasi yang digunakan oleh Sphere Studio Pendekatan penelitian ini adalah Deskriptif dengan desain Kualitatif. Menggunakan Teknik Purposive Sampling dan memperoleh enam informan yang meliputi dua informan kunci dan empat informan pendukung. Teknik pengumpulan data melibatkan Studi Pustaka, Wawancara Mendalam, Observasi, Dokumentasi, dan pencarian data daring. Hasil Penelitian ini untuk memahami strategi komunikasi sebuah perusahaan dalam meninggkatkan brand awareness melalui media sosial. Melalu penelitian ini, Perusahaan Sphere Studio dapat dinilai belum berhasil menggunakan strategi komunikasinya dalam tahap share, optimize, manage, dan engage. Media sosial Instagram Sphere Studio berhasil menangkap ketertarikan audiens dengan unggahannya yang sesuai dengan visi branding perusahan, juga dengan visual yang menarik. Namun, dalam aspek tertentu terutama optimize, manage, dan engage, Sphere Studio masih harus meningkatkan mengoptimalkan fitur, konsistensi dalam mengunggah konten dan juga interaksi dengan audiens. Kesimpulan dari penelitian ini, Sphere Studio belum berhasil dalam meningkatkan kesadaran merek melalui berbagi konten, karena konsistensi dalam berbagi konten perlu ditingkatkan. Selain itu, optimalisasi fitur Instagram dan keterlibatan dengan audiens belum maksimal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis yang ingin meningkatkan kesadaran merek melalui Instagram. Saran untuk Sphere Studio dalam megoptimalkan penggunaan Instagram dalam meningkatkan Brand Awareness

    Strategi Komunikasi Pemasaran Coffee Shop Siloka Dalam Menarik Minat Beli Konsumen Di Kabupaten Sumedang

    No full text
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Pemasaran Coffee Shop Siloka Dalam Menarik Minat Beli Konsumen Di Kabupaten Sumedang. peneliti menggunakan sub fokus penelitian yaitu Penetapan Tujuan, Penetapan Sasaran, Rancangan Pesan, Saluran Media dan Evaluasi. Untuk menjawabnya, maka peneliti disini merumuskan masalah mikro: Penetapan Tujuan Pemasaran, Penetapan Sasaran Pemasaran, Media Pemasaran, Pengembangan Promotional Mix dan Evaluasi Metode Penelitian yang digunakan yaitu Kualitatif dengan Studi Deskriptif. Informan Penelitian berjumlah 5 orang, diantaranya 2 informan kunci dan 3 informan pendukung yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, studi lapangan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data melalui Teknik triangulasi dan member-check. Adapun teknik analisa data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, Penetapan Tujuan Pemasaran dilakukan dengan riset untuk branding perusahaan dengan cara menginformasikan produk kepada khalayak supaya bisa meningkatkan kesadaran merek, menjalin hubungan baik dengan konsumen, dan bisa menciptakan ruang nyaman bagi semua kalangan untuk berkumpul. Penetapan Sasaran Pemasaran yang dilakukan Coffee Shop Siloka ditargetkan kepada warga atau pekerja yang dekat dengan lokasi Coffee Shop, lalu kepada komunitas tertentu, dan anak muda sebagai konsumen potensial mereka. Media Pemasaran yang digunakan oleh Coffee Shop Siloka, yaitu saluran media komunikasi digital, diantaranya Instagram dan Whatsapp sebagai media pemasarannya. Pengembangan Promotional Mix mencakup periklanan melalui Instagram, Shopee Food dan Go Food, selanjutnya personal selling dilakukan oleh barista secara langsung kepada pelanggan, promosi penjualan seperti diskon, paket bukber pada bulan puasa, dan penawaran spesial dihari besar tertentu, serta peran hubungan masyarakat dengan menyelenggarakan turnamen dan mensponsori acara-acara tertentu untuk menjaga citra dimata publik. Evaluasi yang dilakukan Coffee Shop Siloka adalah dengan melakukan pengawasan dan pengendalian secara langsung untuk melihat sejauhmana tingkat keberhasilan kegiatan pemasaran melalui beberapa tahapan, diantaranya pengumpulan informasi, pengambilan keputusan oleh pemilik Coffee Shop melalui rapat internal, rekomendasi dan pelaksanaan atau implementasi lapangan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Pemasaran yang diterapkan oleh Coffee Shop Siloka dalam menarik minat beli konsumen di Kabupaten Sumedang terlaksana sesuai dengan strategi dan tahapan yang telah direncanakan dengan baik. Saran kepada Coffee Shop Siloka yaitu diantaranya perbanyak acara atau program diruang lingkup café, tingkatkan lagi jumlah dan kualitas konten pada media sosial, menjaga hubungan baik dengan konsumen, lakukan pembaharuan pada interior Coffee Shop, serta lakukan inovasi dalam packaging produk agar menarik

    Dampak Fenomena Celebrity Worship Pada Kalangan Penggemar K-Pop Usia Remaja Kota Bandung

    No full text
    Perkembangan pesat budaya K-Pop menimbulkan perilaku celebrity worship di kalangan remaja penggemar K-Pop di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak fenomena celebrity worship pada kalangan penggemar K-Pop usia remaja Kota Bandung yang meliputi aspek: (1) entertainment social, (2) intense personal feeling, dan (3) borderline pathological. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diambil melalui wawancara mendalam kepada 7 informan kunci dan 5 informan pendukung. Informan dipilih karena memiliki pengetahuan mengenai K-Pop sehingga dapat memberikan data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan dari aspek hiburan sosial, idol menjadi sumber hiburan dan pelarian dari rutinitas sehari-hari bagi penggemarnya. Penggemar idol yang sama juga menjadikan celebrity worship sebagai sarana untuk menemukan teman baru dengan idola minat yang sama. Perasaan personal yang intens ditunjukkan dengan mayoritas penggemar merasa sangat senang dan semangat ketika melihat konten idola mereka yang selanjutnya menimbulkan fanatisme. Kecenderungan patologis ditunjukkan dengan perilaku impulsif dan kompulsif seperti membeli merchandise dan tiket konser secara berlebihan, mengabaikan tanggung jawab, dan penurunan produktivitas. Kesimpulannya, fenomena celebrity worship di kalangan penggemar K-Pop remaja di Kota Bandung menimbulkan motivasi, semangat, dan emosi yang kuat dengan idola. Namun, dampak keseluruhan dari fenomena celebrity worship cenderung mengarah pada dampak negatif dan mengganggu keseimbangan kehidupan remaja. Saran dalam penelitian ini, remaja harus mampu membagi waktu dan menyusun prioritas agar aktivitas fanboying atau fangirling tidak mengganggu pendidikan atau tanggung jawab serta aktivitas penting lainnya

    Strategi Komunikasi Indo Man United Bandung Sebagai Organisasi Fans Klub Sepakbola Dalam Menarik Minat Anggota Membership Baru

    No full text
    Maksud penelitian untuk mengetahui Strategi Komunikasi Indo Man United Bandung dalam Menarik Minat Anggota Membership Baru. Untuk menjawab fokus penelitian, peneliti memilih 2 sub fokus yaitu Perencanaan Komunikasi (communication planning), dan Manajemen Komunikasi (communication management). Ditinjau dari 2 sub fokus tersebut menjadi dasar rumusan masalah dan tujuan penelitian ini. Pendekatan penelitian kualitatif, metode deskriptif, informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 2 informan kunci dan 2 informan pendukung. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (studi literatur & internet searching), studi lapangan (observasi, wawancara, dokumentasi), uji keabsahan data (triangulasi data &membercheck), teknik analisa data (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian adalah 1) Perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh Indo Man United Bandung dalam menarik minat anggota membership baru yaitu: Pendekatan langsung melalui kegiatan offline, pemanfaataan sponsor, aktivitas dan interaksi di media sosial, komunikasi yang efektif, pendekatan yang tidak memaksa. 2) Manajemen komunikasi yang dilakukan oleh Indo Man United Bandung dalam menarik minat anggota membership baru adalah: Pembukaan pendaftaran new membership yang fleksibel, penggunaan media sosial dan flyer, perancangan pesan yang kolektif, pemanfaatan media teknologi dan kerja sama, inovasi yang terus dikembangkan. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Indo Man United Bandung dalam menarik minat anggota membership baru sudah menunjukan hasil yang sesuai dan efektif dalam menarik minat masyarakat menjadi anggota membership di Indo Man United Bandung. Saran untuk Indo Man United Bandung adalah agar terus memantau efektivitas strategi komunikasi yang telah diterapkan dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dalam menarik anggota membership baru

    Strategi Humas Pt. Kereta Api Indonesia (Persero) Kantor Pusat Pada Penanganan Berita Viral Di Media Sosial Dalam Menjaga Citra Perusahaan

    No full text
    Maksud penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai Strategi Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pada Penanganan Berita Viral di Media Sosial dalam Menjaga Citra Perusahaan. Untuk menjawab fokus penelitian maka dipilih 4 sub fokus diantaranya adalah Menentukan Masalah, Perencanaan & Penyusunan Program, Melakukan Tindakan & Berkomunikasi dan Evaluasi Program. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah studi pustaka (studi literatur dan internet searching) dan studi lapangan (observasi, wawancara dan dokumentasi), informan ditetapkan melalui teknik purposive sampling hingga diperoleh 3 informan kunci dan 4 informan pendukung. Teknik analisa data (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan) dan uji keabsahan data (triangulasi waktu dan membercheck). Hasil penelitian adalah dengan tahapan 1) Menentukan masalah yaitu dengan Penggunaan Portal Pemantauan, Sistem Peringatan (Alert System), Laporan Konsultan. 2) Perencanaan dan penyusunan program yaitu dengan terus memantau dan memonitori berita viral tersebut. 3) Tindakan dan berkomunikasi yaitu dengan Pengumpulan Informasi, analisis situasi, pelaksanaan komunikasi dan yang terakhir pemantauan dan respon. Komunikator yang berhak berbicara pada saat pelaksanaan komunikasi di PT, Kereta Api Indonesia, Sesuai dengan aturan di PT. Kereta Api Indonesia, wilayah kantor pusat, yang diperbolehkan menjadi juru bicara adalah Direktur Utama, Komisaris Utama, Sekertaris Perusahaan (EVP Corporate Secretary), Vice President Public Relations, dan Direktur Teknis. 4) Evaluasi program yaitu dengan pada tahap persiapan, tim humas PT. Kereta Api Indonesia menilai kesiapan tim dalam menghadapi berita viral, termasuk pelatihan, sumber daya, dan alat pemantauan yang digunakan. Pada tahap pelaksanaan, kami mengevaluasi seberapa cepat dan tepat tindakan yang diambil dalam menanggapi berita viral, bagaimana tim berkoordinasi dan berkomunikasi selama penanganan krisis, serta memastikan bahwa strategi komunikasi yang direncanakan dijalankan dengan baik, termasuk pesan yang disampaikan, saluran komunikasi yang digunakan, dan gaya bahasa yang dipilih. Kesimpulan penelitian strategi humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) kantor pusat pada penanganan berita viral di media sosial dalam menjaga citra perusahaan dengan tahapan Menentukan masalah, perencanaan dan penyusunan program, tindakan dan berkomunikasi, dan evaluasi program adalah cara humas PT. Kereta Api Indonesia menjaga citra perusahaan dengan harapan humas PT. Kereta Api Indonesia Kantor Pusat bisa mempertahankan tahapan yang dilalui. Saran Diharapkan kedepannya agar bisa membuat konten dengan ciri khas perusahaan dengan ide – ide kreatif yang dimiliki sumber daya manusia di humas Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesi

    Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Bandung Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Followers

    No full text
    Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan instagram @disbudpar.bdg dalam memenuhi kebutuhan informasi followers. Untuk menjawab tujuan itu maka peneliti memuncukan beberapa subfokus yaitu Konteks (Context), Komunikasi (Communication), Kolaborasi (Collaboration), Koneksi (Connection). Metode Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif dengan menggunakan metode Deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Studi Pustaka (Studi Literatur dan Internet Searching), Studi Lapangan (Observasi Non Partisipan, Wawancara Mendalam (In-depth Interview), Informan terdiri dari dua informan kunci dan tiga informan pendukung dipilih melalui Teknik Snowball Sampling. Uji Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi dan membercheck. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Penggunaan Media Sosial Instagram oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Followers dipengaruhi oleh (1) Konteks (Context) yang berisikan bentuk konten, isi konten dan tujuan konten yang dibuat dalam instagram @disbudpar.bdg, (2) Komunikasi (Communication) yang berisikan penggunaan bahasa yang digunakan, dimana banyak masyarakat yang paham akan suatu informasi yang dibagikan dan respon balik dari masyarakat berupa komentar ataupun direct message. (3) Kolaborasi (Collaboration) berisikan dengan bentuk kerjasama dan tujuan kerjasama yang dilakukan dengan instansi ataupun pihak lain, (4) Koneksi (Connection) berisikan dengan keterikatan, frekuensi dan interaksi. Kesimpulan penelitian bahwa Penggunaan 4C pada Instagram Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Bandung Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Followers sudah dikelola dengan baik namun perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan lagi pada respon yang diberikan mengingat penggunaan media sosial yang selalu berkembang setiap saatnya

    Komunikasi Mitigasi Bencana Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Provinsi Jawa Barat

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui komunikasi mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat. Subfokus yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemahaman ancaman bahaya, pengurangan risiko bencana, komunikasi untuk persiapan, dan peralatan komunikasi yang digunakan BPBD Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari satu informan kunci dari BPBD Provinsi Jawa Barat, serta tiga orang informan pendukung yang merupakan Perangkat dan Masyarakar dari salah satu desa yang rawan bencana dan wartawan media cetak yang meliput kegiatan mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pemahaman ancaman bahaya dilakukan untuk mengetahui batasan kapan harus mulai melakukan evakuasi, memahami tanda/skala gempa atau bencana yang akan terjadi serta memahami perbuatan yang berpotensi menimbulkan bencana, (2) Pengurangan risiko bencana dalam proses mitigasi bencana juga dilakukan dengan berbagai cara yakni baik dengan cara sosialisasi atau penyuluhan serta memanfaatkan teknologi komunikasi pada era digital ini media sebagai penyebaran informasi, (3) Komunikasi untuk persiapan sebagai bentuk kesiapsiagaan masyarakat dan respons cepat ketika saat terjadi bencana, sebelum dan sesudah terjadi bencana, berkala di wilayah-wilayah rawan bencana, (4) Peralatan komunikasi dengan mempersiapkan berbagai sarana komunikasi dan informasi untuk mendukung upaya mitigasi, kesiapsiagaan, dan simulasi bencana bagi masyarakat. Sarana-sarana tersebut meliputi buku panduan, website, serta aplikasi mobile yang berisi informasi edukatif terkait pemahaman dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana. Dapat disimpulan bahwa BPBD Provinsi Jawa Barat terus berupaya untuk meningkatkan komunikasi mitigasi bencana melalui proses sosialisasi baik secara langsung maupun tidak langsung (online/media sosial). Walaupun belum tercapai sepenuhnya dan masih dalam proses pelaksanaan secara bertahap kepada masyarakat. Peneliti menyarankan untuk scara rutin melakukan evaluasi tingkat kesiapsiagaan masyarakat

    0

    full texts

    16,520

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Elibrary UNIKOM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇