Elibrary UNIKOM
Not a member yet
16520 research outputs found
Sort by
Pengaruh Wawasan Wirausaha Terhadap Keunggulan Bersaing Melalui Inovasi Produk Pada Distro Trunojoyo Dan Sultan Agung Bandung
Muhammad Aqshall Saputra “Pengaruh Wawasan Wirausaha Terhadap Keunggulan Bersaing Melalui Inovasi Produk Pada Distro Trunojoyo Dan Sultan Agung Bandung” Dibawah bimbimngan Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto,ST., MT., CSBA.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan teknik analisis menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung variabel independen terhadap variabel dependen. Responden pada penelitian ini adalah pelaku usaha Distro Trunojoyo dan Sultan Agung Bandung dengan jumlah sample yang digunakan sebanyak 44 responden. Adapun data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang di didapat dari , jurnal ilmiah, dan studi literatur selain itu juga menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebar kuesioner dan wawancara untuk memperoleh informasi dari responden. Hasil pengujian hipotesis dari pada penelitian ini adalah bahwa pelaku Distro Trunojoyo dan Sultan Agung Bandung memiliki Wawasan Wirausaha yang masuk ke dalam kategori cukup baik, inovasi produk termasuk kedalam baik, dan Keunggulan Bersaing termasuk kedalam kategori cukup baik. Selain itu terdapat pengaruh Wawasan Wirausaha terhadap Keunggulan Bersaing, terdapat pengaruh Wawasan Wirausaha terhadap Inovasi Produk, terdapat pengaruh Inovasi Produk terhadap Keunggulan Bersaing dan terdapat pengaruh Wawasan Wirausaha terhadap Keunggulan Bersaing melalui Inovasi Produk
Implementasi Komunikasi Perubahan Sosial Dan Perilaku Dalam Pemberian Informasi Penyakit Tuberkulosis (Tbc)
Kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai Tuberkulosis (TBC) di Kecamatan Nusaherang masih rendah, upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC melalui komunikasi yang efektif sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi Implementasi Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku dalam Pemberian Informasi Penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Nusaherang. Untuk menjawab tujuan maka peneliti memunculkan beberapa mikro: advokasi, mobilisasi sosial, dan edukasi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Untuk mendukung data, peneliti melakukan teknik purposive sampling dan memperoleh 3 informan kunci, dan 3 informan pendukung. Uji keabsahan data menggunakan peningkatan ketekunan, membercheck, triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Advokasi Puskesmas Nusaherang melibatkan pemerintah untuk mendorong program ini, dengan menyediakan fasilitas layanan gratis, dan pembentukan kader TBC. Mobilisasi Sosial dilakukan dengan melibatkan kader TBC, aparatur desa, dan organisasi lokal dalam menyebarluaskan informasi mengenai TBC. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui penyuluhan rutin dengan menggunakan media presentasi lembar balik dan brosur.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Implementasi SBCC di Puskesmas Nusaherang berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang TBC, walaupun masih terdapat tantangan dalam pelaksanaanya. Saran dari penelitian ini adalah Puskesmas Nusaherang agar memperkuat kemitraan dengan organisasi lokal, menggunakan metode penyuluhan yang lebih interaktif, serta rutin megevaluasi efektivitas program edukasi untuk memastikan peningkatan literasi masyarakat tentang TBC
Strategi Komunikasi Akun Instagram @Masjiddtbandung Dalam Meningkatkan Motivasi Jamaah Untuk Mengikuti Kajian Agama
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Akun Instagram @masjiddtbandung dalan Meningkatkan Motivasi Jamaah untuk Mengikuti Kajian Agama. Pada penelitian ini, maka dimunculkan beberapa mikro seperti Berbagi (Share), Optimasi (Optimize), Mengatur (Manage), Pelaksanaan (Engage). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan memperoleh 4 informan yang terdiri dari 1 informan kunci dan 3 informan pendukung, Uji keabsahan data melalui triangulasi data dan membercheck, Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil menunjukkan bahwa pada fungsi Berbagi, admin ingin menyebarkan dakwah melalui Instagram dikarenakan jumlah pengguna Instagram yang banyak, pada fungsi Optimasi admin menjadwalkan unggahan posting serta menggunakan desain yang berbeda, pada fungsi Mengatur admin selalu mengarahkan dan menjawab semua pertanyaan yang masuk ke akun Instagram dengan cepat, pada fungsi Pelaksanaan admin sudah melibatkan ulama dalam pesan mereka serta fitur siaran langsung dari Instagram. Meskipun admin sudah menerapkan fungsi tersebut, hasilnya belum optimal sehingga diperlukan adanya pembuatan konten ilmu pengetahuan seputar agama dan penambahan personil admin
Pengelolaan Kesan Pemain Game Online Grand Theft Auto V Dalam Bermain Roleplay
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan, menjelaskan, dan mengetahui tentang Pengelolaan Kesan Pemain Game Online Grand Theft Auto V dalam Bermain Roleplay. Untuk menjawab tujuan maka peneliti memunculkan beberapa mikro: panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Metodelogi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi, informan penelitian sebanyak 6 orang, 3 informan kunci dan 3 informan pendukung, dengan menggunakan Teknik purposive sampling, Teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi dan membercheck.
Hasil penelitian, pertama panggung depan (front stage) terdiri dari panggung (setting) terlihat dari tempat pemain melakukan perannya, penampilan (appearance) terlihat dari pemain menampilan karakternya, gaya bertingkah laku (manner) terlihat dari pemain ketika melakukan perannya kepada lawan main. Kedua panggung belakang (back stage) terlihat dari bagaimana bersikap saat tidak melakukan peran menjadi diri sendiri seutuhnya Kesimpulan penelitian ini menggambarkan pengelolaan kesan pemain Grand Theft Auto V roleplay, bahwa panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage) saling berhubungan untuk mendukung kesan yang ingin dibuat pemain. Saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan pemain dapat memisahkan panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage) untuk mengelola kesan yang diinginkan oleh pemain
Perilaku Komunikasi Perempuan Dewasa Dengan Latar Belakang Fatherless
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perilaku komunikasi perempuan dewasa dengan latar belakang fatherless di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sub bab yang diteliti meliputi Komunikasi Verbal dan Komunikasi Non-Verbal untuk menjawab setiap permasalahan pada penelitian ini. Dalam penelitian ini Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data Peneliti menggunakan wawancara mandala, studi Pustaka, studi lapangan dan uji keabsahan data. Untuk mendukung data, Peneliti melakukan teknik purposive sampling dan memperoleh 4 orang informan yang terdiri dari 3 informan kunci dan 1 informan pendukung. Hasil dari penelitian menghasilkan bahwa perempuan dewasa dengan latar belakang fatherless memiliki beberapa poin perilaku komunikasi verbal diantaranya penggunaan bahasa Indonesia informal dan juga bahasa Sunda, juga penggunaan intonasi nada rendah dan halus saat berkomunikasi juga terdapat perilaku kurang percaya diri dalam berinteraksi sosial, memiliki sifat defensif dalam perilaku komunikasi, kesulitan dalam membangun komunikasi dengan lawan jenis, ketakutan dengan respon yang akan didapatkan dan sulit dalam pengambilan keputusan yang juga berkelanjutan pada perilaku komunikasi nonverbal yang dialaminya, seperti kesulitan dalam mengekspresikan emosi melalui ekspresi wajah hingga penggunaan gerakan tubuh yang minim saat berinteraksi dengan lawan jenis Kesimpulan penelitian, perempuan dewasa dengan latar belakang fatherless di Kota Bandung cenderung kurang percaya diri, bersikap defensif, dan khawatir terhadap tanggapan negatif, terutama saat berkomunikasi dengan lawan jenis. Hal ini tercermin dalam ekspresi wajah dan gerakan tubuh mereka yang terbatas. Saran bagi perempuan dewasa dengan latar belakang fatherless agar bisa mengembangkan identitas diri dengan melakukan berbagai kegiatan yang bisa membuat percaya diri dan harga diri yang sehat
Representasi Kelas Sosial Pada Masyarakat Korea Selatan Dalam Serial Drama Pyramid Game
Pyramid Game merupakan Serial Drama berasal dari Korea Selatan karya Park So-Yeon yang juga yang salah satunya terdapat representasi kondisi kelas sosial khusus nya di masyarakat Korea Selatan yang tayang perdana pada tanggal 29 februari 2024 di TVING, VIU, dan Platform media OTT (Over-The-Top) lainnya. Drama korea Pyramid game ini sendiri bergenre Thriller dengan 10 episode yang dimana setiap episodenya berdurasi kurang lebih 50 menit
Penggunaan Media Siniar Spotify Simamaung Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Bobotoh
Tujuan penelitian ini untuk mengetaui bagaimana penggunaan siniar Spotify Simamaung dalam memenuhi kebutuhan informasi bobotoh. Dalam beberapa tahun terakhir, platform media sosial dan layanan streaming telah merubah cara seseorang mengonsumsi media. Dengan memanfaatkan akun siniar Simamaung di Spotify, Bobotoh dapat memenuhi kebutuhan informasi dan keterlibatan mereka terhadap pemberitaan atau informasi mengenai klub yang didukungnya. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Fokus penelitian ini adalah untuk sepenuhnya menjelaskan bagaimana penggunaan media siniar Spotify Simamaung dalam memenuhi kebutuhan informasi Bobotoh. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk memenuhi kebutuhan informasi bobotoh sebagai pendengarnya, siniar Simamaung mengelola media dengan menggunakan empat fungsi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Isi pesan yang disampaikan adalah informasi yang faktual serta aktual mengenai Persib Bandung dari mulai informasi latihan sampai wawancara eksklusif. Interaksi yang dilakukan siniar Simamaung masih memakai platform selain spotify, bentuk interkasi adalah tanya jawab pada kolom komentar. Simpulan dari penelitian ini adalah siniar simamaung telah mengelola medianya dengan baik guna bisa memenuhi kebutuhan informasi bobotoh. Isi pesan yang aktual dan faktual mampu memenuhi kebutuhan informasi Bobotoh. Intraksi yang dilakukan pun membuat bobotoh setia mendengarkan siniar ini. Adapun saran dari peneliti ialah siniar Simamaung sebaiknya bisa membuat beberapa tim dalam hal pengorganisasian. Isi pesan bisa lebih dikembangkan dengan menayampaikan informasi lainnya yang masih berhubungan dengan Persib. Hadirnya fitur komentar di spotify bisa dimanfaatkan oleh siniar Simamaung sebagai media interkasi dengan bobotoh
Perilaku Komunikasi Supervisor Dengan Mahasiswa Rumah Binaan Dalam Proses Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an Di Program Beasiswa Rubin.Id
Maksud penelitian adalah untuk menguraikan dan mengkaji lebih dalam mengenai perilaku komunikasi supervisor dengan mahasiswa rumah binaan dalam proses pembinaan tahfidz Al-Qur’an di program beasiswa Rubin.id. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Komunikasi Verbal, Komunikasi Nonverbal dan Hambatan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi Deskriptif. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 7 informan yang diperoleh melalui teknik Snowball. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. observasi partisipan, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verfikasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi, diskusi teman sejawat, dan membercheck.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal yang digunakan oleh supervisor dengan mahasiswa rumah binaan dalam proses pembinaan tahfidz Al-Qur’an yaitu dengan berbicara, pesan online, mendengarkan, dan memahami. Komunikasi nonverbal yang digunakan oleh supervisor dengan mahasiswa rumah binaan dalam proses pembinaan tahfidz Al-Qur’an terbagi kedalam pesan kinesik dan pesan proksemik. Hambatan komunikasi yang terjadi adalah keterbatasan waktu, koneksi jaringan, kurangnya interaksi sosial, gangguan lingkungan dan kurangnya motivasi. Kesimpulan penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal pada perilaku komunikasi supervisor dengan mahasiswa rumah binaan dalam proses pembinaan tahfidz Al-Qur’an tidak selalu berjalan mulus, ada kalanya hambatan dan rintangan yang dihadapi supervisor dengan mahasiswa rumah binaan seperti keterbatasan waktu, koneksi jaringan, gangguan lingkungan, kurangnya motivasi dan lain sebagainya Saran peneliti selenggarakan pelatihan secara berkala untuk para supervisor agar mereka terus meningkatkan kualitas pengajaran dan metode yang digunakan dan pertimbangkan juga untuk memberikan sertifikasi bagi supervisor yang telah memenuhi standar tertentu dalam pembinaan tahfidz
Strategi Komunikasi Pemasaran Toko Kopi Lajeng Melalui Barista Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Komunikasi Pemasaran Toko Kopi Lajeng Melalui Barista Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan. Untuk menjawab penelitian maka dimunculkan beberapa mikro, yaitu: Perhatian (Action), Ketertarikan (Interest), Keinginan (Desire), Tindakan (Action). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Untuk mendukung data dilakukan teknik purposive sampling dan memperoleh 5 Informan yang terdiri dari 2 Informan kunci dan 3 orang Informan pendukung. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data dan membercheck. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian, Toko Kopi Lajeng Melalui Barista Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan terdapat 4 tahapan yaitu Perhatian, memberi sambutan yang hangat untuk memberikan kesan yang positif. Ketertarikan, memberikan penjelasan biji kopi yang dilakukan oleh barista. Keinginan, barista memberikan informasi dari kopi dan membangun pengalaman yang emosional. Tindakan, menjalin hubungan yang akrab melalui kopi dan menciptakan loyalitas pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Toko Kopi Lajeng meningkatkan loyalitas pelanggan melalui barista yang ramah dan personal. Barista menciptakan pengalaman unik dengan menjelaskan biji kopi secara sederhana, memberikan rekomendasi, dan berbagi cerita asal-usul kopi. Interaksi yang hangat dan suasana nyaman membangun ikatan emosional dan kepercayaan, membuat pelanggan ingin kembali dan merekomendasikan Toko Kopi Lajeng
Perilaku Komunikasi Karyawan Gender Minoritas Dalam Mempertahankan Identitas Gender
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku komunikasi karyawan gender minoritas dalam mempertahankan identitas gender. Untuk menjawab penelitian ini maka didapatkan beberapa mikro, yakni: Komunikasi Verbal, Komunikasi Nonverbal, dan hambatan komunikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Peneliti menggunakan purposive dan snowball sampling untuk memperoleh tujuh informan yang terdiri dari tiga informan kunci yang merupakan karyawan dari gender minoritas dan empat informan pendukung yang terdiri dari rekan kerja dan sahabat informan kunci, serta pengamat gender.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal karyawan gender minoritas dalam mempertahankan identitas gender adalah dengan adaptasi cara komunikasi tetapi disatu sisi pada momen tertentu penggunaan bahasa emosional oleh karyawan perempuan dan bahasa to the point oleh karyawan laki-laki digunakan ketika melakukan diskusi. Komunikasi nonverbal karyawan gender minoritas dalam mempertahankan identitas gender melalui intonasi, gestur, mimik wajah yang lembut dan penampilan feminim oleh karyawan perempuan, serta intonasi, gestur, mimik wajah yang tegas oleh karyawan laki-laki. Hambatan komunikasi yang dihadapi karyawan gender minoritas dalam mempertahankan identitas gender berupa proses adaptasi dengan karyawan mayoritas yang dipengaruhi hambatan budaya karena perbedaan cara berkomunikasi dengan gender mayoritas menimbulkan kesalapahaman dan hambatan psikologis karena adanya perlakuan yang sama dari karyawan gender mayoritas (perempuan diperlakukan seperti laki-laki ataupun sebaliknya) ataupun ketidakpekaan karyawan gender mayoritas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku komunikasi karyawan gender minoritas terlihat melalui upaya adaptasi dengan tetap mempertahankan kebiasannya baik sebagai laki-laki ataupun perempuan. Saran penelitian, pemenuhan hak dan juga fasilitas umum merupakan hal dasar yang bisa mendukung identitas gender di tempat kerja, selain itu karyawan di perusahaan dengan komposisi gender yang tidak berimbang dapat menghargai identitas gender masing-masing dengan tidak memberikan perlakuan yang sama (menyesuaikan dengan identitas gender dari karyawan yang bersangkutan)