Elibrary UNIKOM
Not a member yet
16520 research outputs found
Sort by
Daya Tarik Tayangan Debat Calon Presiden Dan Calon Wakil Presiden Oleh Komisi Pemilihan Umum 2024 Terhadap Literasi Politik Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik terhadap Literasi Politik mahasiswa Universitas Komputer Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Melalui teknik simple random sampling diperoleh sampel berjumlah 100 responden mahasiswa Universitas Komputer Indonesia. Analisis data penelitian ini dengan analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan dari Daya Tarik Rasional terhadap Literasi Politik sebesar 7,3%; Pengaruh signifikan dari Daya Tarik Emosional terhadap Literasi Politik sebesar 5,8%; Pengaruh signifikan dari Daya Tarik Moral terhadap Literasi Politik sebesar 4,8%; Pengaruh tidak signifikan dari Daya Tarik terhadap Pengetahuan Politik sebesar 1,4%; Pengaruh tidak signifikan dari Daya Tarik terhadap Partisipasi Politik sebesar 0,9%; Pengaruh tidak signifikan dari Daya Tarik terhadap Minat Politik sebesar 0,5%; Pengaruh total tidak valid dan tidak signifikan dari Daya Tarik terhadap Literasi Politik sebesar 0,7% dan 99,3% dipengaruhi oleh faktor diluar model. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga tahap Daya Tarik ini memiliki pengaruh yang negatif terhadap Literasi Politik. Artinya pada setiap peningkatan pada Daya Tarik tidak akan memberikan pengaruh dalam Literasi Politik mahasiswa Universitas Komputer Indonesia. Saran untuk tayangan debat calon presiden dan calon wakil presiden diharapkan agar dapat membuat tayangannya menjadi lebih kreatif dan bervariasi. Hal ini bisa dicapai dengan cara menambahkan pesan yang lebih informatif mengenai politik sehingga upaya untuk memberikan informasi secara lengkap terkait dengan keunggulan mengenai minat politik dapat diterima dengan baik oleh penonton
Pola Komunikasi Kelompok United Indonesia Bandung Dalam Mempererat Solidaritas Diantara Anggota
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi kelompok United Indonesia Bandung dalam mempererat solidaritas antar anggota. Untuk menjelaskan pola komunikasi dalam penelitian ini peneliti menggunakan sub fokus pada 2 aspek yaitu proses komunikasi dan hambatan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan 4 informan 2 diantaranya informan kunci, dan 2 lainnya informan pendukung. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan melibatkan Studi Pustaka, Wawancara Mendalam, Observasi, dan Dokumentasi. Proses analisis data mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi data penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses komunikasi dalam komunitas United Indonesia Bandung dimulai melalui saluran media sosial, yang dianggap sebagai metode paling efektif dalam menyampaikan informasi. Umpan balik dari anggota diterima oleh pengurus setelah pesan yang disampaikan berhasil ditangkap oleh anggota. Hambatan komunikasi yang ditemukan dalam komunitas ini mencakup hambatan dari sisi media dan penerima, yang menyebabkan komunikasi tidak selalu berjalan lancar. Namun, hambatan-hambatan ini tidak menghalangi penguatan solidaritas antar anggota. Kesimpulan dari penelitian ini dalam pola komunikasi untuk memperat solidaritas antar anggota dapat berjalan dengan baik berdasarkan proses komunikasi yang dilalui dengan lancar dan hambatan komunikasi yang terjadi di antara anggota United Indonesia Bandung dapat diupayakan dengan baik. Saran dari penelitian ialah agar dilakukan perbaikan dalam penyampaian pesan baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti pengurus memastikan pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan jelas oleh anggota agar tidak terjadi salah persepsi diantara pengurus yang menyampaikan pesan dan anggota dalam menangkap pesan
Pengaruh Program Sosialisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah Terhadap Kinerja Guru Madrasah Tsanawiyah Di Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi
Masalah yang terjadi di lokasi penelitian yaitu ketidakpuasan yang muncul diantara guru – guru madrasah tsanawiyah terkait dengan disparitas gaji/honorarium yang akan menciptakan perasaan ketidakpuasan sehingga pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja guru secara keseluruhan. Pentingnya sosialisasi tentang dana BOS yang efektif dan efisien, termasuk bagaimana alokasi dana BOS tersebut dapat membantu mengurangi ketidakpuasan dan memperbaiki kinerja guru, oleh karena itu komunikasi merupakan proses penting yang memastikan informasi yang disampaikan secara efektif, melalui sosialisasi yang terstruktur, komunikasi menjadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh program sosialisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terhadap kinerja guru Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi, Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini terdiri dari kepala sekolah dan guru yang berada di kecamatan gunung guruh kabupaten sukabumi. Melalui teknik total sampling yang berjumlah 80 responden. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan software IBM SPSS 20. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dana BOS berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Berdasarkan analisis regresi, nilai signifikan (sig) sebesar 0,000 T tabel 1,991 menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan. Nilai R sebesar 0,807 menunjukkan bahwa 80% variasi kinerja guru dipengaruhi oleh sosialisasi dana BOS (Sangat Kuat), sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan pada penelitian ini adalah menunjukan bahwa program sosialisasi dana BOS memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap kinerja guru MTS di Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi
Pola Komunikasi Keluarga Antara Orang Tua Dan Anak Di Era Digital Dalam Menjaga Harmonisasi Keluarga Pada Mahasiswa Rantau Di Newcastle, Inggris
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pola komunikasi di era digital dalam menjaga harmonisasi keluarga pada mahasiswa rantau di Newcastle, Inggris. Adapun sub fokus penelitian ini terdiri dari proses dan hambatan yang di hadapin orang tua dan anak di era digital pada mahasiswa rantau di Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penilitian deksriptif. Informan dipilih dengan melalui teknik purposive sampling, Informan kunci dalam penelitian ini ada 6 orang tua dan dan 1 orang informan pendukung yaitu guru besar bimbingan konseling.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) proses komunikasi komunikasi antara orang tua dan anak saat ini sangat bergantung pada media digital seperti video call, pesan instan, dan aplikasi chat yang mempermudah komunikasi meskipun jarak jauh. Mahasiswa rantau di Newcastle menggunakan teknologi ini untuk menjaga keterhubungan dan keharmonisan keluarga melalui rutinitas komunikasi yang teratur. (2) hambatan komunikasi muncul dari perbedaan zona waktu yang sering menyebabkan kesulitan dalam melakukan interaksi secara real-time. Hal ini menjadikan penjadwalkan pertemuan tidak nyaman dan meningkatkan risiko miskomunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun komunikasi digital mempermudah koneksi antara orang tua dan anak, penting bagi keduanya untuk fokus pada kualitas interaksi. Penting untuk meluangkan waktu berbicara tentang hal-hal penting dan berbagi pengalaman mendalam guna menjaga kedekatan emosional dan memperkuat hubungan keluarga, meskipun terdapat hambatan dari perbedaan zona waktu. Saran Komunikasi yang dilakukan mengatasi hambatan komunikasi yang disebabkan oleh perbedaan zona waktu, disarankan agar orang tua dan anak merancang jadwal komunikasi yang fleksibel dan menetapkan rutinitas yang konsisten. Selain itu, penting untuk memanfaatkan teknologi secara bijaksana dengan mengutamakan kualitas interaksi agar hubungan keluarga harmonis
Strategi Komunikasi Radio Maestro Melalui Program Maestro School Ambassador Dalam Meningkatkan Minat Pendengar Di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Swasta Kota Bandung
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi yang dilakukan oleh Radio Maestro melalui program Maestro School Ambassador dalam meningkatkan minat pendengar di kalangan siswa sekolah menengah atas swasta di Kota Bandung. Untuk menjawab tujuan maka dimunculkan beberapa mikro: Perumusan, Implementasi dan Evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi berperan serta dan dokumentasi. Untuk mendukung data, dilakukan teknik purposive sampling dan memperoleh sembilan orang iforman terdiri dari dua informan kunci dan tujuh informan pendukung. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi dan membercheck. Teknik analisa data menggunakan pengumpulan data, pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Maestro telah mengadopsi strategi komunikasi yaitu Perumusan dengan menentukan tujuan awal yaitu untuk meremajakan pendengar Radio Maestro, dan menentukan segmentasi khalayak pada program Maestro School Ambassador. Implementasi yang dilakukan dengan melakukan persiapan awal dengan melakukan identifikasi program secara menyeluruh, melakukan seleksi peserta hingga terpilihnya ambassador, dan menyampaikan pesan terkait anak muda dengan topik yang memiliki nolai positif dengan menentukan media yang akan digunakan dalam penyampaian pesan. Evaluasi yang dilakukan oleh Radio Maestro merupakan jenis evaluasi yang sederhana dengan melakukan evaluasi harian yang dan bulanan, dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan bersiaran.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Radio Maestro melakukan strategi komunikasi pada program Maestro School Ambassador, dengan menentukan tujuan awal yaitu untuk meremajakan pendengar Radio Maestro. Adanya peningkatan pendengar di kalangan siswa sekolah menengah atas swasta Kota Bandung dapat dilihat dari interaksi yang terjadi antara ambassador dengan pendengar. Saran Penelitian ini Radio Maestro diharapkan memberikan konten positif di media sosial Instagram sebanyak satu konten dalam satu hari, serta melakukan pengukuran peningkatan pendengar dengan melakukan survey ke sekolah menengah swasta di Kota Bandung
Efektivitas Humas Saung Angklung Udjo Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Untuk Ikut Serta Melestarikan Budaya Lokal Di Saung Anglkung Udjo Bandung
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Efektivitas humas Saung Angklung Udjo terhadap Minat berkunjung wisatawan untuk ikut serta melestarikan budaya lokal di Saung Angklung Udjo Bandung. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menganalisa efesiensi, keadaptasian, dan pengembangan untuk mengukur Efektivitas (Variabel X) dan menganalisa minat transaksional, minat referensial, minat preferensial, dan minat eksploratif untuk mengukur Minat Berkunjung (Variavel Y). Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampling yang digunakan adalah teknik Accidental Sampling/ Sampel Insidental dengan presisi 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi Pustaka (studi literatur dan internet searching) dan studi lapangan. Teknik Analisa data dilakukan dengan perhitungan statistik menggunakan komputerisasi, di olah melalui aplikasi SPSS 22.
Hasil penelitian menunjukkan 1) pengaruh Efesiensi terhadap Minat Berkunjung diperoleh hasil sebesar 60,7%, peneltian valid dan signfiikan, 2) pengaruh Keadaptasian terhadap Minat Berkunjung diperoleh hasil sebesar 54,5%, valid dan signifikan, 3) pengaruh Pengembangan terhadap Minat Berkunjung diperoleh hasil sebesar 69,5%, valid dan signifikan, 4) pengaruh Efektivitas terhadap Minat Transaksional diperoleh hasil sebesar75,9%, valid dan signiikan,5) pengaruh Efektivitas terhadap Minat Referensial diperoleh hasil sebesar 67,3%, valid dan signifikan, 6) pengaruh Efektivitas dengan Minat Preferensial diperoleh hasil sebesar73%, valid dan signiikan, 7) pengaruh Efektivitas dengan Minat Eksploratif diperoleh hasil sebesar 71,1%, valid dan signiikan. Kesimpulan pada penelitian ini, yaitu terdapat pengaruh, valid dan signifikan antara Efektivitas (X) humas Saung Angklung Ujdo terhadap Minat Berkunjung (Y) wisatawan untuk ikut serta melestarikan budaya lokal di Saung Angklung Udjo Bandung sebesar 69,5%, dinyatakan valid dan signifikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Saran Mempertimbangkan untuk memiliki tim yang mengelola website, yang bertujuan untuk selalu melakukan update dari setiap prestasi, ataupun pengahargaan yang didapatkan kedalam website yang sudah tersedia untuk menarik wisatawan untuk berkunjung
Pola Komunikasi Pengemudi Perempuan Taxi Online (Raos.Com) Dalam Membangun Solidaritas Antar Anggota Komunitas Di Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang dilakukan anggota komunitas pengemudi perempuan taxi online di Kota Bandung, untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang saling mendukung, aman, dan memperkuat rasa kebersamaan di antara anggotanya. Fokus utama adalah pada peran komunikasi dalam membangun solidaritas dan mengatasi hambatan yang ada. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka dan studi lapangan. Penentuan informan berdasarkan snowball sampling sehingga menghasilkan 5 informan, yang terdiri dari 3 informan kunci dan 2 informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi, berkontribusi pada pembangunan solidaritas dalam komunitas pengemudi perempuan taksi online di Bandung, Raos.Com. Komunikasi yang dilakukan melalui pertemuan langsung di lingkungan santai, kegiatan informal seperti piknik, serta melakukan kunjungan kepada anggota yang terkena musibah terbukti penting untuk memperkuat solidaritas antar anggota. Selain itu, media komunikasi seperti WhatsApp memainkan peran krusial dalam menjaga keterhubungan dan koordinasi. Namun, hambatan komunikasi seperti perbedaan jadwal, ketidakjelasan informasi, dan dinamika sosial dapat mempengaruhi interaksi dan keterlibatan anggota. Untuk mengatasi hambatan ini, komunitas menerapkan klarifikasi informasi, penggunaan saluran komunikasi yang efektif, serta pendekatan proaktif seperti pengiriman pengingat, guna memperbaiki komunikasi dan memperkuat solidaritas di antara anggotanya. Penelitian ini menyimpulkan proses komunikasi, baik langsung maupun melalui media, penting untuk membangun solidaritas di komunitas pengemudi perempuan taxi online di Kota Bandung. Hambatan seperti perbedaan jadwal dan ketidakjelasan informasi dapat diatasi dengan klarifikasi dan penggunaan saluran komunikasi yang tepat. Diperlukan juga peningkatan kegiatan informal dan pembedaan grup WhatsApp untuk pengumuman dan diskusi. Diharapkan setiap anggota harus memastikan bahwa informasi disampaikan dengan jelas, lengkap, dan dalam format yang mudah dipahami. Mereka juga perlu menyediakan waktu untuk tanya jawab jika ada anggota yang kurang paham
Pola Komunikasi Organisasi Forum Komunikasi Putra – Putri Purnawirawan Dan Tni-Polri(Fkppi) Jawa Barat Dalam Mempertahankan Solidaritas Anggotanya
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan, menjelaskan, dan mengetahui tentang Pola Komunikasi Organisasi Dalam Mempertahankan Solidaritas Anggotanya. Untuk menjawab tujuan maka peneliti memunculkan beberapa mikro : Proses Komunikasi, Hambatan Komunikasi, Peranan Komunikasi. Metodelogi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi deskriptif, informan penelitian sebanyak 3 orang, 1 informan kunci dan 2 informan pendukung, dengan menggunakan Teknik purposive sampling, Teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi & membercheck. Hasil penelitian, proses komunikasi primer terjadi melalui rapat internal, muscab, serta interaksi harian. Media Whatsapp juga menjadi alat komunikasi sekunder yang efektif, proses ini mendukung efesiensi dalam hubungan komunikasi antar anggota. Hambatan komunikasi di FKPPI Jawa Barat. Hambatan psikologi, muncul.Perbedaan latar belakang keluarga dari pangkat dan jabatan menjadi beberapa masalah untuk anggota. Hambatan semantis ada karna perbedaan Bahasa dan budaya muncul saat rapat dan muscab. Hambatan ekologis seperti kebijakan pemerintah dan masalah sosial bisa menjadi kendala untuk melakukan kegiatan di luar.Peranan dalam organisasi FKPPI Jawa Barat, melibatkan 3 pimpinan yaitu ketua FKPPI, Wakil ketua bidang bela negara dan wakil ketua bidang keanggotaan, ketua memberikan perintah dalam rapat koordinasi dan bidang bela negara untuk melakuka kegiatan keanggotaan serta bidang keanggotaan untuk menyelesaikan masalah dari setiap anggota FKPP Jawa Barat. Kesimpulan penelitian ini menggambarkan pola komunikasi didalam organisasi FKPPI Jawa Barat, telah berhasil mempertahankan kesolidaritasan anggotanya dan membangun komunikasi yang baik. Karna adanya kolaborasi yang kuat diantara anggota.
Saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan membuat pelatihan mandiri untuk anggota, memanfaatkan media sosial sebagai saluran tambahan informasi dan membuat pelatihan komunikasi antar generasi agar generasi mudanya terjalin dengan solid
Proses Komunikasi Bisnis Pemilik Raning Ikan Situ Gedong Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Bibit Ikan Di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses komunikasi bisnis pemilik Raning Ikan Situ Gedong dalam menghadapi persaingan bisnis bibit ikan di Kabupaten Bandung. Subfokus yang digunakan dalam penelitian ini adalah pesan, saluran dan media serta hambatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Metode Penelitian Deskriptif. Informan dipilih melalui Teknik Snowball Sampling, terdiri dari satu informan kunci (pemilik Raning Ikan Situ Gedong) serta tiga orang informan pendukung (konsumen Raning Ikan Situ Gedong). Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan komunikasi verbal yang jelas dan informatif, serta penggunaan bahasa yang sederhana dan ringkas diterapkan secara efektif. Aspek komunikasi nonverbal, seperti bahasa tubuh dan sikap ramah, juga diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan konsumen. Pemilik tambak menggunakan saluran dan media melalui telepon dan WhatsApp Messenger dengan bergabung dalam grup komunitas. Selain itu, media tatap muka menjadi sarana komunikasi yang paling efektif. Hambatan semantis, seperti penggunaan istilah yang sulit dipahami dan ketidakpahaman pesan diidentifikasi sebagai tantangan utama yang mempengaruhi proses negosiasi dan keputusan pembelian konsumen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Raning Ikan Situ Gedong telah mampu bersaing dengan tambak ikan lainnya di Wilayah Ciawigede, Kabupaten Bandung, meskipun pemanfaatan media sosial masih kurang optimal. Maka dari itu, Peneliti menyarankan peningkatan kehadiran di media sosial, seperti Instagram, Facebook, atau TikTok, untuk menarik perhatian konsumen yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, penggunaan tanda dan papan informasi yang jelas serta konten visual yang menarik di media sosial diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya tarik tambak. Optimalisasi saluran media seperti fitur Status pada WhatsApp Messenger juga disarankan untuk meningkatkan visibilitas dan keterlibatan konsumen
Pengaruh Efektivitas Program Jumat Rohani Terhadap Sikap Religius Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Leles Kabupaten Cianjur
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh Efektivitas Program Jumat Rohani Terhadap Sikap Religius Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Leles Kabupaten Cianjur. Peneliti menggunakan sub fokus untuk variabel Efektivitas Program yaitu Pemahaman Program, Ketepatan Sasaran, Ketepatan Waktu, Tercapainya Tujuan dan Perubahan Nyata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Penelitian ini melakukan pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 75 responden yang dirumuskan menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari pemahaman program terhadap sikap sebesar 22,8%; 2) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari ketepatan sasaran terhadap sikap sebesar 29,8%; 3) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari ketepatan waktu terhadap sikap sebesar 10,2%; 4) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari tercapainya tujuan terhadap sikap sebesar 24,0%; 5) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari perubahan nyata terhadap sikap sebesar 43,8%; 6) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari efektivitas program terhadap komponen kognitif sebesar 29,8%; 7) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari efektivitas program terhadap komponen afektif sebesar 54,4%; 8) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari efektivitas program terhadap komponen konatif sebesar 27,3%; 9) Terdapat pengaruh yang valid dan signifikan dari efektivitas program terhadap sikap sebesar 49,5%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kelima indikator efektivitas program memiliki pengaruh yang positif dalam mempengaruhi sikap religius siswa secara efektif