Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
    670 research outputs found

    Kedudukan Kepala Suku Lanny dalam Penyelesaian Sengketa Kawin Lari di Kampung Tekul Distrik Prime Kabupaten Lanny Jaya

    Full text link
    Penulis ini dengan judul “Kedudukan Kepala Suku Lanny Dalam Penyelesaian Sengketa Kawin Lari Di Kampung Tekul Distrik Prime Kabupaten Lanny Jaya”. Dengan metode penelitian yuridis empiris, yaitu penelitian lapangan dengan mengkaji ketentuan hukum yang berlaku terhadap apa yang terjadi dikehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan kepala suku lanny dalam Penyelesaian sengketa kawin lari di Kampung Tekul distrik prime Kabupaten Lanny Jaya. Dengan menganalisis kedudukan hukum kawin lari pada masyarakat Kampung Tekul dalam perspektif hukum perkawinan dan akibat kawin lari dalam hukum Adat di Kampung Tekul menurut undang-undang perkawinan. Hasil penelitian ini adalah bahwa kawin lari atau setakatan tidak dikenal dalam perspektif hukum positif tetapi dalam konsepsi pekawinana, mempunyai suatu landasan yang sama yaitu merujuk ke konsepsi hukum Agama sesuai dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) dan (2). Akibat hukum kawin lari pada masyarakat Kampung Tekul sama dengan akibat hukum perkawinan biasanya yaitu mengenai humbungan hukum antara suami isteri, arta benda perkawinan, kedudukan dan status anak serta pewarisan apabila perkawinan dilakukan secara sah sesuai hukum Agama dan hukum Negara(perundang-undangan) dengan memenuhi ketentuan pasal 2 ayat (1) dan (2)

    Peranan Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Distrik Abepura Kota Jayapura

    No full text
    Keterkaitan antara variabel penelitian “peranan motivasi terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Distrik Abepura Kota Jayapura” membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terkait dengan variabel “motivasi terhadap kinerja” dengan tujuan untuk mengetahui peranan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pada Kantor Distrik Abepura Kota Jayapura, untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Distrik Abepura Kota Jayapura, dan juga untuk mengetahui kinerja pegawai pada Kantor Distrik Abepura Kota Jayapura. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif sehingga memperoleh data berupa data deskriptif yang berupa kata-kata tentang fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian yang meliputi perilaku, persepsi,dan tindakan secara menyeluruh. Hasil dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa variabel motivasi berperan penting terhadap peningkatan kinerja pegawai pada kantor distrik abepura kota jayapura. Terkait dengan variabel “kinerja pegawai” berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kinerja pegawai pada kantor distrik abepura cukup baik. berdasarkan “faktor pendukung dan penghambat” motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai pada kantor distrik abepura” dalam penelitian ini dapat di katakan bahwa faktor pendukung dan penghambat berdasarkan faktor instrinsik yang meliputi: prestasi, tanggung jawab, pengakuan, pekerjaan itu sendiri, kemajan kemajuan ,pertumbuham dan perkembangan individu. Apa bila indikator indikator ini terpenuhi maka seeorang dapat termotivasi untuk bekerja. dan begitu juga sebaliknya apabila tidak terpenuhi maka akan menghambat seseorn untuk termotivasi dalam bekerja. Faktor pendukung dan penghambat pemberian motivasi berdasarkan faktor ekstrinsik meliputi: gaji, jaminan pekerjaan, kondisi kerja, status pekerjaan, kebijakan perusahan/instansi, kualitas supervisi, hubungan antar pribadi. Bila mana terpenuhi maka seseorang dapat termotivasi untuk bekerja. begitu juga sebaliknyaapabila tidak terpenuhi maka akan menghambat seseorang untuk bekerja

    Analisis Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Nabire

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik dan menganalisis hambatan yamg di hadapi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Nabire. Dalam konteks pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan pembangunan pertanian dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Dinas Pertanian Kabupaten Nabire dapat dikategorikan baik, dengan indikator kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap layanan informasi dan bimbingan teknis. Namun, masih terdapat tantangan, seperti kurangnya sosialisasi program kepada petani, keterbatasan akses terhadap informasi, dan infrastruktur yang perlu diperbaiki. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup perlunya peningkatan sosialisasi dan komunikasi dengan petani, pengembangan sistem informasi yang lebih efektif, serta peningkatan pelatihan bagi pegawai. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Dinas Pertanian Kabupaten Nabire dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian di daerah tersebut

    Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Akselerasi Pembangunan Di Kampung Dukwia Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom

    No full text
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan Akselerasi Pembangunan di Kampung Dukwia Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom dan ntuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat Akuntabilitas Pengelolaan dana desa di Kampung Dukwia Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif karena berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung dan berkenaan dengan kondisi masa sekarang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Sedangkan analisa data dengan metode interaktif oleh Miles dan Hubermann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Akselerasi Pembangunan Kampung Dukwia Distrik Arso Barat ditinjau dari aspek Perencanaan, Pelaksanaan, Pengorganisasian, Penggerakan dan Pengawasan. Semua aspek secara teori sangat baik namun dalam prakteknya masih perlu ditingkatkan. Sedangkan faktor-faktor Penghambat Akuntabilitas Pengelolaan dana desa Dalam Meningkatkan Akselerasi Pembangunan Kampung Dukwia terlihat dari aspek-aspek sebagai berikut :Belum ada sistem keuangan kampung yang berbasis digital; Kurangnya pendampingan dari instansi teknis terkait; Rendahnya kapasitas aparat kampung; Belum adanya sistem pengawasan yang baik oleh kepala kampun

    Kajian Hukum Tentang Sengketa Tanah Bandara Domine Isak Samuel Kijne Mawoi Kabupaten Teluk Wondama.

    No full text
    Penelitian dengan Judul Kajian Hukum Tentang Sengketa Tanah Bandara Domine Isak Samuel Kijne Mawoi Kabupaten Teluk Wondama dengan tujuan untuk mengetahui hambatan/kendala yang terjadi sehingga tertundanya pembangunan Bandara Udara Domine Isak Samuel Kijne Kabupaten Teluk Wandama Provinsi Papua Barat. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui apa yang menjadi kendala yang menghambat pembangunan Bandara Udara Domine I.S Kijne Mawoi. Selain itu Untuk mengetahui Kajian Hukum dalam proses penyelesaian sengketa tanah Bandara Domine I.S Kijne Mawoi. Metode penelitian yang digunakan berupa metode Yuridis Normatif dan Yuridis Empiris, yaitu metode penelitian yang dilakukan Dengan menggabungkan Antara penelitian Normatif (penelitian perpustakan) dengan Penelitian Hukum Empiris Yang berdasarkan data primer dan data sekunder yang Diperoleh melalui wawancara, Obserfasi dan penyampaian pertanyan terhadap Pelaksanaan Pembangunan Bandara udara menurut masyarakat adat kampung Dotir (Mawoi) dalam proses sengketa tanah bandara tentunya melakukan pertemuan antara Pemerintah setempat dan dengan kedua belah pihak yang bersengketa guna mencari solusi terkait pembangunan bandara Domine Isak Samuel Kijne Mawoi. Kendala pembangunan bandara udara juga sangat menghambat Pembangunan Daerah karena membutuhkan waktu yang lama bagi pemerintah atau pihak tertentu untuk bisa selesaiakan Sengketa Tanah Bandara tersebut dengan secepatnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hal-hal yang menghambat/tertundanya pembangunan bandara Domine Isak Samuel Mawoi adalah perebutan hak anak sulung atau pemilik hak ulayat setempat antara Marani Wardap dan Marani Tokoi. Proses penyelesaian sengketa tanah bandara isak Samuel kijne mawoi. dilakukan dengan cara monlitigasi diluar pengadilan melalui jalur mediasi yang disaksikan oleh dewan Adat Papua (DAP) dan Pemda/Badan Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama. Dimana kedua bela pihak mendukung penuh pembangunan Bandara Domine Isak Samuel Kijne Mawoi

    Tanggung Hukum PDAM Dalam Penyediaan Air Bersih Bagi Konsumen Di Wilayah Polimak Jayapura Selatan.

    No full text
    Berdasarkan judul yang saya ambil pada skripsi ini yaitu “Tanggung Hukum PDAM Dalam Penyediaan Air Bersih Bagi Konsumen Di Wilayah Polimak Jayapura Selatan” adapun tujuan untuk mengetahui bentuk tanggung jawab penyediaan air bersih oleh pihak PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan air bersih oleh pihak PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda). Metode Penelitian yang saya gunakan yaitu dengan tipe penelitian yuridis normatif dan empiris dan jenis data primer, sekunder dan tersier, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui beberapa buku, undang-undang, serta hasil penelitian terdahulu dan juga hasil wawancara serta kuesioner. Populasi atau unit yang diteliti yaitu PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampel (probality sampling). Hasil dari penelitian ini yaitu Bentuk tanggung jawab dari pihak PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) dalam memberikan pelayanan distribusi air yaitu adanya penyediaan air yang berkualitas, aman dan layak di konsumsi bagi konsumen/pelanggan meliputi pemeliharaan seperti penjernihan, instalasi pipa bak penampungan air serta memastikan infrastruktur penyediaan air seperti pipa distribusi dalam keadaan atau kondisi baik agar pasokan air lancar dan berkualitas. Adanya faktor internal yang di sebab kan dengan kurangnya kesadaran dari masyarakat sendiri dalam memenuhi kewajiban dalam membayar rekening air setiap bulannya, serta kurang nya pemeliharaan pipa-pipa yang menyebabkan banyak terjadi kebocoran serta kurang tegas nya PDAM dalam menindak para oknum yang menggunakan sambungan illegal dan beberapa faktor eksternal seperti keterbasannya sumber mata air pada saat musim kemarau dan jika musim hujan sumber air menjadi keruh serta menyebabkan banjir hal-hal tersebut yang menyebabkan kurangnya pasokan air ke konsumen/pelanggan

    Peranan Lembaga Bantuan Hukum Dalam Memberikan Pendampingan Terhadap Pelaku Tindak Pembunuhan.

    No full text
    Penelitian ini dengan memilih judul “Peranan Lembaga Bantuan Hukum Dalam Memberikan Pendampingan Terhadap Pelaku Tindak Pembunuhan” Dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Peran Lembaga Bantuan Hukum dalam memberikan pendampingan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan khususnya di Lembaga Bantuan Hukum Provinsi Papua dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh Lembaga Bantuan Hukum dalam memberikan pendampingan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan khusunya di Lembaga Bantuan Hukum Provinsi Papua. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris dan yuridis normatif biasa disebut dengan penelitian lapangan yang mengkaji ketetapan hukum yang sedang berlaku serta permasalahan apa yang terjadi secara nyata di dalam masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa penelitian yuridis empiris ini merupakan suatu penelitian yang dilakukan pada keadaan yang terjadi secara nyata di dalam masyarakat dengan tujuan agar menemukan fakta-fakta dan data yang dibutuhkan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peranan Lembaga Bantuan Hukum dalam memberikan pendampingan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan khususnya di Lembaga Bantuan Hukum di Provinsi Papua dalam sistem peradilan pidana di Provinsi Papua, yakni pelaksanaan bantuan hukum kepada pelaku tindak pidana pembunuhan di tahap penyidikan Kepolisian dilaksanakan dengan berpedoman pada KUHAP sebagai hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia. KUHAP telah mengatur mengenai proses pemeriksaan tersangka di tingkat penyidikan, yang di dalamnya termasuk ke dalam proses pemberian bantuan hukum. Pelaksanaan pemberian bantuan hukum dalam perkara pidana diatur dalam Pasal 56 dan 114 KUHAP. Bantuan hukum di tingkat penyidikan juga tercantum dalam Pasal 36 Peraturan Kepala Polisi Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia Dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Oleh sebab itu, peranan advokat dalam mendampingi para pelaku kejahatan tindak pidana pembunuhan, tetap secara aktif memberikan pendampingan dan bantuan hukum terhadap pelaku kejahatan (tersangka). Hakim harusnya bisa secara tegas menetapkan hukuman kepada setiap pelaku pembunuhan, agar semua masyarakat merasa takut untuk melakukan pembunuhan. Pendidikan dan penanaman moral yang baik juga harus diterapkan sejak dini agar membentuk pribadi yang baik kedepannya dan tidak banyak lagi kasus pembunuhan yang merugikan diri sendiri dan orang lain

    Kajian Hukum Tentang Perkawinan Adat Suku Lanny di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara.

    No full text
    Penelitian ini dengan judul “Kajian Hukum Tentang Perkawinan Adat Suku Lanny Di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara”. Tujuannya untuk mengetahui tata cara perkawinan adat Suku Lanny di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara dan untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan didalam tata cara perkawinan adat Suku Lanny di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan empiris, yuridis normatif yaitu suatu pendekatan yang mengacu pada undangundang, bahan kepustakaan, peraturan-peraturan tertulis atau bahan-bahan hukum lainnya yang bersifat sekunder, sedangkan yuridis empiris yaitu dilakukan dengan melihat kenyataan di lapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tata cara perkawinan adat Suku Lanny di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara melalui beberapa tahapan yaitu Berkenalan (kwe ti wene ambi yorikir), Meminang (kwe nggino wagi), Tawaran pelamaran atau peminangan (Bingga lakwi atau Bingga lakarak), Jalinan (Kwewonok ome wogi), Kesepakatan kedua belah pihak dan penetapan waktu pembayaran mas kawin, tata cara pembayaran mas kawin pada masyarakat suku Dani, Persembahan (Alake pugu), dan Tamu yang menghadiri perkawinan/pernikahan. Sedangkan kendala-kendala yang ditemukan didalam tata cara perkawinan adat Suku Lanny di Kampung Abupur Distrik Umagi Kabupaten Tolikara yaitu berupa larangan dalam perkawinan dimana seseorang harus menikah dengan orang diluar marganya dan pernikahan hanya dapat terjadi apabila berbeda marga misalnya marga yang ada dalam golongan masyarakat Wenda, memilih jodoh dengan marga yang ada dalam golongan masyarakat Kogoya begitupun sebaliknya. Dengan kata lain bahwa marga-marga yang ada dalam golongan masyarakat Wenda, adalah Murib, Wonda atau Wenda, Wakerkwa, Jikwa dan Alom. Sedangkan marga-marga yang ada pada golongan masyarakat Kogoya, seperti Wanimbo, Tabuni, Tugubal, Kulua, Telenggen, Begal, dan Agabal. Dengan demikian bila terjadi pernikahan antara dua orang dalam paruh masyarakat Wenda atau sebaliknya pada paruh masyarakat Kogoya, maka hal ini merupakan suatu perbuatan yang terkutuk (piyanak atau pulunik) karena pernikahan yang terjadi antara saudara sendiri

    Analisis Pengaturan Kontrak Elektronik dan Tanggungjawab Para Pihak (Studi Kasus Arisan Online).

    No full text
    Penelitian dengan judul “analisis pengaturan kontrak elektronik dan tanggungjawab para pihak (studi kasus arisan online)” dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana pengaturan kontrak dan tanggung jawab hukum para pihak dalam pelaksanaan arisan yang dilakukan secara online apakah dapat memberikan perlindungan hukum bagi penyelenggara arisan maupun peserta arisan yang ditinjau dari hukum dan kemanfaatan yang dilakukan Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode yuridis normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual data yang di gunakan berupa data sekunder yaitu bahan hukum primer dan sekunder. Metode pengumpulan data di peroleh dengan studi kepustakaan dan wawancara. Data kemudian dianalisi sesuai dengan rumusan masalah yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaturan kontrak elektronik dalam arisan online bahwa perjanjian arisan online yaitu perjanjian ini diklasifikasikan sebagai perjanjian yang dilakukan oleh para anggota arisan..perjanjian arisan online juga dapat digolongkan dalam transaksi elektronik karena pelaksanaannya dilakukan melalui media sosial. Pasal 1320, pasal 1338 kuhperdata dan uu ite, kemudian aturan yang berlaku secara khusus berupa perjanjian arisan online itu sendiri. Perjanjian arisan online dikatakan sah secara hukum karena dapat dibuktikan dengan adanya alat bukti elektronik berdasarkan pasal 5 uu ite. Akibat hukum yang di terima pelaku wanprestasi dalam perjanjian arisan online diberikan dalam bentuk denda, bunga, dan/atau ganti kerugian. Tanggung jawab para pihak dalam pelaksanaan arisan online berupa tanggung jawab seseorang terhadap perbuatan yang melawan hukum dengan adanya satu pihak yang dirugikan akibat perbuatan dari pihak lainya. Perbuatan melawan hukum memiliki ruang lingkup yang lebih luas ,perbuatan melawan hukum tidak hanya mencakup perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang saja, akan tetapi jika perbuatan tersebut bertentangan dengan undang-undang lainnya dan bahkan dengan ketentuanketentuan hukum yang tidak tertulis. Ketentuan perundang-undangan dari perbuatan melawan hukum bertujuan untuk melindungi dan memberikan ganti rugi kepada pihak yang dirugikan. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat memberikan manfaat pemahaman bahwa adanya kepastian hukum bagi para peserta maupun kepada penyelegara arisan online, dapat memberikan dan mewujudkan tugas pemerintah Indonesia sebagaimana diatur dalam KUHPer dan UU ITE guna memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pengaturan kontrak elektronik dalam konteks arisan online dan tanggung jawab hukum para pihak kasus arisan online

    Perlindungan Hukum Terhadap Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Suku Tanao di Kampung Tarau Kabupaten Kepulauan Yapen.

    No full text
    Penelitian dengan judul “perlindungan hukum terhadap hak ulayat masyarakat hukum adat suku tanao di kampung tarau kabupaten kepulauan yapen” tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peraturan perundang-undang perdasus no 5 tahun 2022 tentang penegukan dan perlindungan masyarakat hukum adat, dan bagaiman kesadaran masyarakat hukum adat suku tanao untuk ikut serta patut dan saling menjaga kekuasaan dan harta warisan dari para moyang, agar masa depan mendatang dapat pahami dan mengerti pentingannya menjaga kesatuan dalam melindungan dan dapat membelah hak dan kekuasaan hak ulayat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan tipe penulisan yuridis normatif, penelitian jenis ini diterapkan karena berlandaskan pada konsep norma yang mana sumber bahan hukum meliputi pada bahan hukum primer yaitu peraturan perundang-undang, UUPA dan bahan hukum sekunder seperti asas-asas, doktrin hukum serta yurispurdensi yang sudah ada. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa Pengaturan pengakuan dan perlindungan hak ulayat Masyarakat Hukum Adat tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undang yang sifatnya sektoralisme. Masing-masing instansi pemerintah memiliki aturan, perangkat kelembagaan, program, dimensi dan bahkan ideologi masing-masing dalam memandang masyarakat adat. Pemerintah Daerah berperan memberikan perindungan hukum hak ulayat masyarakat Hukum Adat di Papua , Mengkaji lebih dalam maka penelitian ini di ambil langsung pada kampung Tarau tepatnya suku tanao, melalui regulasi. Eksinstensi masyarakat adat di Kampung Tarau Kabupaten Kepulauan Yapen yang diakui keberadaannya di bagian wilayah adat saireri dengan dibentuknya Lembaga-lembaga Adat di tingkat Kabupaten maupun di setiap kecamatan dan kampung berdasarkan Perdasus Prov Papua No.5 Tahun 2022 Tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Papua

    271

    full texts

    670

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Cenderawasih Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇