Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Analisis Struktur Lapisan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Vertikal Di Kompleks Perumahan Dosen Uncen Kali Acai, Kelurahan Vim, Distrik Abepura, Kota Jayapura
Penelitian tentang analisis struktur lapisan tanah menggunakan metode Geolistrik Resistivitas Schlumberger Vertikal telah dilakukan di Kompleks Perumahan Dosen Uncen Kali Acai, Kelurahan VIM, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis, letak dan kedalaman lapisan tanah berdasakan nilai resistivitas. Motode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan dan Pengambilan data menggunakan metode geolistrik resisitivitas konfigurasi Schlumberger vertikal. Peralatan yang digunakan adalah resistivity meter HV 500 AK. Pengukuran lapangan memperoleh nilai kuat arus listrik dan tegangan listrik. Pengolahan dan analisis data untuk memperoleh nilai resistivitas menggunakan perangkat lunak IPI2WIN 3.0.1 versi bebas. Jumlah titik penelitian yaitu 10 titik vertikal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat variasi jenis lapisan, letak dan kedalaman lapisan tanah. Jenis lapisan tanah pada lokasi penelitian didominasi oleh lapisan tidak padat berupa tanah, lempung, pasiran dan gampingan dengan nilai resistivitas 0.24 – 692.00 Ω�. Lapisan padat berupa batu gamping dengan nilai resistivitas 1181.00 – 8319.00 Ω�. Lapisan yang mengandung air tanah dengan nilai resistivitas dibawah 10.00 Ω�. Lapisan tidak padat terletak pada kedalaman, bervariasi, 15.5 m terhadap permukaan tanah sampai 75.00 m terhadap permukaan tanah. Sedangkan lapisan pada terletak pada kedalaman, bervariasi, lebih dari 15.5 m sampai lebih dari 75.00 m. Lapisan yang mengandung air tanah terdapat pada titik 1 dengan kedalaman 15.90 m, pada titik 3 dengan kedalaman 7.89 – 23.10 m, pada titik 4 dengan kedalaman 5.12 m, pada titik 5 dengan kedalaman 75.10 m, pada titik 7 dengan kedalaman 9.12 m, pada titik 8 dengan kedalaman 3.33 m, pada titik 10 dengan kedalaman 4.50 m
Penerapan Virtual Private Network (VPN) Remote Access Menggunakan Layer 2 Tunnel Protocol (L2TP) Pada Mikrotik Routerboard
Di era digital ini, jaringan internet sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam kehidupan manusia. Internet menjadi salah satu sarana yang digunakan oleh berbagai perusahaan dan instansi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan instansi. Meskipun internet menawarkan berbagai kemudahan dan efisiensi, tetapi ada masalah yang tidak dapat disangkal dengan Internet. permasalahan yang sering terjadi adalah internet yang tidak mempunyai dukungan baik terhadap keamanan. Seperti saat melakukan aktivitas komunikasi data melalui jaringan internet yang sifatnya terbuka dan dapat diakses oleh banyak orang, sehingga ada juga orang yang tidak bertanggung jawab melakukan aksi peretasan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu melalui internet. Pada UPT Komputer Universitas Cenderawasih belum memiliki jaringan VPN yang dapat diakses oleh pegawai/staf UPT Komputer UNCEN, sehingga masih ditemukan kendala-kendala untuk memenuhi kebutuhan internal dalam melakukan proses mengirim dan menerima data dengan aman melalui internet. Untuk mengamankan aktivitas komunikasi data, teknologi VPN dengan protokol L2TP dapat menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan menggunakan mikrotik routerboard untuk mengakses jaringan lokal dari luar melalui internet dengan aman. Melalui VPN, pengguna dapat mengakses sumber daya yang berada dalam jaringan lokal, mendapatkan hak dan pengaturan yang sama seperti secara fisik berada di tempat dimana jaringan lokal itu berada
Perancangan Dan Simulasi Jaringan Komputer Pada Jurusan Sistem Informasi Menggunakan Cisco Packet Tracer
Dalam mengikuti perkembangan teknologi saat ini banyak bidang yang membutuhkan jaringan komputer. Dengan adanya jaringan komputer transformasi data antar komputer dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu efektifitas dan efisiensi bisa dicapai yang akhirnya produktifitas lebih tinggi. Jurusan Sistem informasi merupakan sebuah jurusan yang terletak pada Fakultas Matematika dan Ilmu Penegetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih yang baru saja berdiri, dimana Jurusan Sistem Informasi memiliki sebuah laboratorium komputer yang tidak memiliki LAN untuk mendukung proses akademik atau proses belajar mengajar pada jurusan tersebut. Tujuan penelitian untuk merancang atau mengimplementasikan jaringan komputer pada jurusan sistem informasi. Hasil akhir yang dicapai dengan adanya perangcangan dan simulasi jaringan komputer di Jurusan Sistem Informasi maka akan mempermudah mahasiswa/i dalam mengimplementasikan jaringan internet dalam cakupan sinyal pada gedung kuliah. Adapun saran yaitu bisa dimanfaatkan oleh peneliti selanjutnya untuk mengembangkan perancangan jaringan pada jurusan sistem informasi atau yang berhubungan dengan jaringan dan informasi
Identifikasi Jenis Gulma Pada Lahan Kebun Tanaman Buah Naga Merah Hylocereus Polyrhizus (FAC.Werber) Britton Rose) Di Kampung Wulukubun Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom
Gulma yang tumbuh di lahan budidaya buah naga merah menimbulkan persaingan dalam pengambilan air, unsur hara, ruang tumbuh, dan sinar matahari yang dapat merugikan tanaman budidaya buah naga merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis gulma yang terdapat di lahan kebun tanaman buah naga merah di Kampung Wulukubun Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai September tahun 2022 dengan menggunakan metode kuadrat dengan plot sampel berbentuk persegi panjang. Ukuran petak contoh yang digunakan adalah 1 x 1 m2. Jumlah petak contoh yang digunakan adalah 10 buah pada setiap lahan budidaya buah naga merah. Sampel yang ditemukan dicatat dan kemudian diidentifikasi menggunakan buku identifikasi. Hasil identifikasi diperoleh 15 spesies yang termasuk dalam 8 famili pada areal kebun pertama dan 14 spesies yang termasuk 11 famili pada areal kebun kedua. Kesimpulannya ada 29 jenis gulma ditemukan di lahan budidaya buah naga merah di Kampung Wulukubun, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua
Analisa Aliran Daya dan Kurva Kapabilitas Multi Generator pada Sistem Interkoneksi Jayapura.
Sistem kelistrikan kompleks dan luas diperlukan suatu sistem interkoneksi dari pembangkitan dalam mensuplai daya ke beban. Besar perubahan daya pada generator harus selalu dijaga agar masih dalam batas ambang kemampuan operasi
generator. Batas ambang kemampuan operasi generator dinyatakan dalam kurva kapabilitas generator. Pada penelitian ini bertujuan untuk menampilkan kurva
kapabilitas generator dari titik operasi kerja pembebanan multi generator dan menampilkan nilai kestabilan dinamik.
Penelitian ini bertempat di Gardu Induk Skyline dengan waktu penelitian mulai dari Maret 2022 sampai dengan September 2022. Bahan penelitian berupa single line diagram, data impedansi, reaktansi, resistansi dan data panjang saluran. Pada penelitian ini untuk menampilkan kurva kapabilitas generator digunakan software MATLAB untuk menjalankan simulasi tersebut.
Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari hasil Analisa kurva kapabilitas generator pada sistem interkoneksi Jayapura 70 kV, yang terdiri dari 4 bus dengan 2 bus generator dan 2 bus beban. Dimana Pembangkit yang pertama
yaitu PLTA ORYA dengan kapasitas 2x10 MW, dan PLTU Holtekamp dengan kapastitas 134 MW. Dari hasil simulasi monitoring yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa generator pada setiap pembangkit dalam keadaan aman dan sistem masih stabil secara steady state
Studi Penyetelan Relai Arus Lebih (OCR) Dan Relai Gangguan Tanah (GFR) Pada Penyulang PLBN Gardu Induk Holtekamp PT. PLN (Persero)
PLBN merupakan penyulang keluaran Gardu Induk Holtekamp yang
melayani daerah Koya hingga Skouw. Kondisi geografis di penyulang tersebut
yang minim penduduk dan alamnya belum terjamah, membuat penyulang PLBN
rawan terkena gangguan hubung singkat akibat binatang dan pepohonan, sehingga
diperlukan sistem proteksi yang dapat melokalisir gangguan tersebut. Adapun
tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung arus gangguan hubung singkat
3 fasa, 2 fasa, 1 ke fasa tanah dan menghitung setelan TMS, arus setting pada relai,
arus lebih dan relai gangguan tanah pada penyulang PLBN.
Metode yang dilakukan adalah menghitung Impedansi penyulang,
gangguan hubung singkat, setelan relai arus lebih, dan setelan relai gangguan
tanah.
Nilai arus hubung singkat yang didapatkan 3 fasa, 2 fasa dan 1 fasa ke tanah
pada di penyulang PLBN pada Gardu Induk Holtekamp adalah hubung singkat 3
fasa terbesar adalah 5935,05202 A, gangguan terkecil 613,769175 A, hubung
singkat 2 fasa terbesar adalah 5139,9058 A gangguan terkecil 531,5397 A, hubung
singkat 1 fasa ke tanah terbesar adalah 822,6379 A gangguan terkecil 82,8760 A.
setelan TMS pada relai arus lebih adalah 0,2638 dengan Iset sebesar 17,85 A pada
outgoing feeder dan 0,214 dengan Iset 320,25 A pada incoming feeder. Pada relai
gangguan tanah, setelan TMS adalah 0.0928 dengan Iset sebesar 9,9451 A pada
outgoing feeder dan 0,216 dengan Iset 9,9451 A pada incoming feeder
Studi Rugi – Rugi Daya Pada Penghantar Netral Akibat Ketidakseimbangan Beban Pada Transformator Distribusi 20kv/380v Penyulang Koya Timur PT. PLN (Persero) ULP Abepura
Ketersediaan tenaga listrik merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan
manusia masa kini. Hal ini merupakan pekerjaan besar bagi penyedia tenaga
listrik dalam hal ini PT. PLN untuk membuat distribusi tenaga listrik yang baik.
Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi
dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada pengaturan beban-beban
satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan
beban tersebut munculah arus di netral transformator. Arus yang mengalir di
netral trasnformator ini menyebabkan terjadinya rugi-rugi daya. Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menghitung ketidakseimbangan beban dan
besarnya rugi-rugi daya pada penghantar netral akibat ketidakseimbangan beban
pada transformator distribusi penyulan g Koya Timur.
Metode yang dilakukan adalah dengan menghitung pembebanan
transformator, ketidakseimbangan beban, dan losses pada penghantar netral.
Hasil penelitian pada penyulang Koya Timur menunjukan bahwa nilai
rugi-rugi daya pada pengahatar netral pada siang hari (LWBP) tertinggi pada
gardu ABE-335 sebesar 2,157% atau setara dengan 1.83380 kW dan terendah
pada gardu ABE-118 sebesar 0,0013 % atau setara 0.00056 kW. Sedangkan rugirugi daya pada pengantar netral terjadi pada malam hari (WBP) terbesar pada
gardu ABE-206 sebesar 6,1617% atau setara dengan 2.61871 kW dan terendah
pada gardu ABE-107 sebesar 0,0179 % atau setara 0.00381 kW
Studi Pemeliharaan dan Perbaikan Saluran Udara Tegangan Menengah 20 Kv
Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi, listrik telah menjadi
bagian umat manusia, permintaan akan pemakaian tenaga listrik dalam kehidupan
manusia menjadi meningkat, oleh karena itu Jaringan Tegangan Menengah (JTM)
terdiri dari Saluran Udara Teganngan Menegah (SUTM) dan Saluran Kabel
Tegangan Menegah (SKTM) adalah sebagai konstruktri termurah untuk
penyaluran tenaga listrik pada daya yang sama
Untuk mengetahui faktor- faktor penyebab distribisi saluran udara yang
mengalami gangguan Masalah utama dalam menjalangkan pemeliharaan dan
perbaikan jaringan distribusi tegangan menegah tersebut adalah membatasi
gangguan jaringan distribusi, khususnya pada jaringan tegangan menegah 20kv.
Untuk megetahui bagaimana untuk pemeliharaan-pemeliharaan yang
dilakukan terhadap jaringan distribusi yaitu di akibatkan sebagian dari kerusakan
peralatan pada kenyataannya, tenaga listrik yang disalurkan tidak selamanya bisa
dilakukan secara kontinyu karena permasalahan-permasalahan pada suatu sistem
tenaga listrik yang mengakibatkan pemadaman atau terhentinya suplai tenaga
listrik ke pelanggan. Sehinga merugikan pelanggan dan juga pihak penyedia
tenaga listrik atau PLN. Setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapanga (PKL) di.
Penulis mengambil lokasi penelitiaan pada PT. PLN (Persero) ULP GENYEM.
Data penelitiaan ini adalah data pemeliharaan dan perbaikan Saluran Udara
Tegangan Menegah (SUTM). Pada suatu jaringan sering sekali terjadi gangguangangguan yang menyebabkan parlu adanya suatu pemeliharaan dan perbaikan
jaringan, Dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan jaringan distribusi tegangan
menegah 20k
Analisis Flypaper Effect Pada Pengujian Dana Alokasi Umum (DAU) Pendapatan Asli Daerah (PAD)Dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA)Terhadap Belanja Pemerintah Daerah Di Provinsi Papua(Tahun 2018 – 2020)
Pemerintah dalam upaya untuk menerapkan pemerataan pembangunan dan juga kemandirian daerah maka pemerintah merilis undang undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang disentralisasi fiskal. Hasil evaluasi perimbangan fiskal Indonesia menunjukan bahwa pemerintah daerah sangat bergantung terhadap transfer dari pemerintah pusat untuk membiayai kesenjangan pendapatan asli daerah yang terbatas. Permasalahan transfer pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah ini di kenal dengan istilah flypaper effect, yang dimana belanja daerah lebih cenderung merespon terhadap pendapatan transfer dibanding pendapatan asli daerah.
Teori atau konsepdalam penelitian ini yaitu disentralisasi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, sisa lebih perhitungan angaran, belanja daerah, dan flypaper effect.Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apakah PAD, DAU, dan SiLPA berpengaruh terhadap BD dan apakah terdapat flypaper effect pada belaja pemerintah daerah.Jenis penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengunakan porpousive sampling karena data yang di teliti merupakan data sekundar yang berasal dari situs direktorat jendral perimbangan keuangan, dan telah di audit badan pemeriksaan keuangan.
Penelitin ini menemukan bahwa belanja pemerintah daerah di provinsi Papua sangat bergantung pada transfer dari pemerintah pusat, dan hal ini menunjukan bahwa terdapat flypaper effect pada belanja daerah pemerintah kabupaten/kota di provinsi Papua. Berdasarkan hasil temuan tersebut peneliti memberi rekomendasi bagi pemerintah daerah ke depannya, agar lebih mampu meningkatkan PAD dengan melakukan inovasi dan menggali potensi daerah di luar pajak daerah, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani oleh pajak, dan PAD yang dihasilkan mampu membiayai belanja daerah itu sendiri
Identifikasi Pengaruh Alih Fungsi Lahan Terhadap Potensi Banjir Bandang Di Das Doyo Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan identifikasi pengaruh alih fungsi lahan terhadap potensi banjir bandang di das doyo dengan menggunakan metode orientasi lapangan dan metode rasional di daerah Yowari Doyo Baru dan sekitarnya, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi 3 satuan yakni satuan perbukitan struktural, satuan pegunungan- perbukitan denudasional, satuan pedataran fluvial. Statigrafi daerah penelitian tersusun atas 3 satuan yang diurutkan dari yang tua ke muda yakni satuan batuan metamorf sekis klorit (SK), satuan batuan beku gabro (BG) dan satuan kipas aluvium dan fanglomerat (Qf). Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan didasarkan pada penelitian sebelumnya untuk mengetahui seberapa besar tingkat persebaran kekritisan lahan pada Daerah Aliran Sungai DAS Yowari diperlukan parameter debit air, curah hujan dan sebaran lahan kritis. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa debit puncak di DAS Doyo Sentani Kabupaten Jayapura lebih besar dari kapasitas saluran pembuangan dan akan mengakibatkan banjir bandang di daerah Doyo Baru dan sekitarnya