Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Identifikasi Ektoparasit Pada Ikan Lele (Clarias Gariepinus) di UPTD Balai Benih Ikan Lokal (BBIL) Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura
Yikwa M. 2023 Identifikasi Ektoparasit Pada Ikan lele (Clarias gariepinus) di UPTD BBI Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Skripsi Program Studi Ilmu Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Matematika dan Ilmu
pengetahuan Alam Universitas Cenderawasih.
Ektoparsit adalah mikroorganisme yang menyerang organ tubuh yang berada di luar tubuh ikan. Tujuan penelitian ini adalah. Apa saja genus ektoparsit yang ada pada ikan lele
Dumbo (C. gariepinus). Dan bagaimana gejala infeksi parasit pada ikan lele di BBIL Koya Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode pengamatan langsung terhadap parasit yang menyerang ikan lele (C. gariepinus) yang
dibudidayakan di kolam BBI Koya Barat. Terhadap 10 ekor ikan lele yang terserang ektoparsit. Pada 10 ekor ikan tersebut berhasil 4 genus ektoparsit yaitu, Argulus, Chichidogirus, Ichthyopthyrius, dan Oodinium. Gejala yang timbul akibat ektoparsit Chichidogirus yaitu ikan sulit bernafas, menyendiri, susah bergerak terdapat borok merah dan sering muncul ke permukaan air. Gejala yang timbul oleh ektoparsit Argulus yaitu, ikan menggosok-gosokan badannya pada benda yang ada di sekitar kolam atau pinggiran kolam. Dan terdapat pendarahan di sekitar organ ikan yang terinfeksi. Gejala yang timbul oleh Oodinium yaitu, potongan sisik atau kulit dari
ikan akan terlepas, pada mata terdapat adanya selaput seperti kabur. Gejala yang ditimbulkan oleh ektoparsit Ichthyopthyrius yaitu, ikan malas berenang, terdapat bintik putih pada bagian perut ikan.
Kata kunci : ektoparsit, ikan lele dumbo, UPDT BBIL Koya Barat
Kajian Interaksi Obat Antidiabetes Oral Pada Pasien DM Tipe 2 Dengan Penyakit Penyerta di RSUD Abepura Januari - Desember 2022
Mokay, Prilli Anastasia. 2023 “Kajian Interaksi Obat Antidiabetes Oral Pada Pasien DM Tipe 2 Dengan Penyakit Penyerta di RSUD Abepura Periode Januari-Desember 2022”. Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih.
Interaksi obat merupakan salah satu dari masalah terkait obat yang dapat mempengaruhi terapi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian interaksi obat meliputi karakteristik pasien, usia dan jenis kelamin, karakteristik resep yang meliputi nama obat dan jumlah obat dan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi dari peresepan obat antidiabetes oral pada Pasien DM tipe 2 dengan Penyakit Penyerta di RSUD Abepura Januari – Desember 2022. Penelitian dilakukan di RSUD Abepura Jayapura, pada
bulan Juni-Agustus 2023. Metode yang digunakan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan pengumpulan data sekunder berupa data pasien DM Tipe 2 di RSUD Abepura. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square (p-value ≤ 0,05) pada program SPSS 16. Dari 99 resep, diperoleh Hasil karakteristik yang dominan yaitu pasien DM Tipe 2 berjenis kelamin perempuan 57,58%, usia 41-50 tahun 37,38%. Pasien dengan penyakit penyerta sebanyak 76 pasien (76,77%) dengan jenis penyakit penyerta terbanyak hipertensi sebanyak 15 pasien (15,16%). Pola mekanisme interaksinya adalah unknown 254, Tingkat keparahan terbanyak moderate 225. Jenis-jenis obat yang sering berinteraksi adalah metformin dan glimepiride. Serta tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p = 0,130) dan umur (p = 0,448) dengan potensi interaksi obat namun terdapat hubungan antara penyakit penyerta (p= 0,000), dan jumlah penggunaan obat (p= 0,000) dengan potensi interaksi obat.
Kata kunci : Interaksi Obat, DM Tipe 2, RSUD Abepur
Pemetaan Perilaku Masyarakat Terhadap Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Skouw, Distrik Muara Tami
Malaria merupakan penyakit menular dan sampai saat ini masih menjadi salah satu
masalah kesehatan di Papua. Distrik Muara Tami merupakan salah satu wilayah
endemis malaria di Kota Jayapura, dengan jumlah kasus positif malaria pada tahun
2022 sebesar 627 kasus. Tujuan penelitian untuk memetakan dan mengetahui
hubungan antara faktor perilaku dengan kejadian malaria di wilayah kerja
Puskesmas Skouw, Distrik Muara Tami.
Jenis peneltian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berdomisili di Kampung Skouw
Sae, Skouw Mabo dan Skouw Yambe. Penentuan jumlah sampel dihitung
menggunakan rumus slovin dan didapat 187 sampel yang kemudian dibagi ke
dalam tiga kampung Skouw menggunakan teknik stratified random sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan pengambilan
titik koordinat melalui aplikasi ODK collect pada smartphone berbasis android.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin
laki-laki (56.1%) dan memiliki pekerjaan sebagai petani/nelayan (35.3%). Perilaku
responden di tiga Kampung Skouw yang memicu terjadinya malaria yaitu, tidak
memakai kelambu (47.1%), menggantung pakaian di dalam rumah (33.7%),
beraktivitas diluar rumah pada malam hari (35.8%) dan tidak menggunakan obat
anti nyamuk (58.8%). Hasil uji chi-square diperoleh variabel yang memiliki
hubungan bermakna dengan kejadian malaria adalah kebiasaan menggantung
pakaian di dalam rumah (P-value = 0.001; PR = 2.960) dan kebiasaan menggunakan
obat anti nyamuk (P-value = 0.002; PR = 0.374). Hasil pemetaan sebaran perilaku
masyarakat di Kampung Skouw menggunakan aplikasi QGIS menunjukkan bahwa
perilaku masyarakat di Kampung Skouw Yambe lebih berisiko menderita malaria
dibandingkan Kampung Skouw Sae dan Skouw Mabo
Kajian Interaksi Obat Pada Terapi Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyakit Penyerta di Puskesmas Waena Periode Januari - Desember 2022
Permatasari, W. N. D. N. 2023 “Kajian Interaksi Obat Terapi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Waena Periode Januari-Desember 2022”. Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih.
Polifarmasi merupakan salah satu faktor terjadinya interaksi obat yang dapat mengakibatkan kegagalan terapi pengobatan hingga kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kajian interaksi obat pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Waena periode Januari- Desember 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan pengumpulan data sekunder berupa data pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Waena. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Chi-Square (p-value ≤ 0,05). Hasil karakteristik yang dominan yaitu pasien DM Tipe 2 berjenis kelamin perempuan 70,5%, usia 56-65 tahun 38,7%. Pasien dengan penyakit penyerta sebanyak 140 pasien (68,6%) dengan
jenis penyakit penyerta terbanyak hipertensi sebanyak 81 pasien (44,6%). Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan antara penyakit penyerta, jumlah terapi pengobatan dengan potensi interaksi dengan hasil p-value 0,00. Potensi interaksi obat terjadi pada pasien dengan penyakit penyerta sebanyak 140 pasien (79,1%), pasien dengan pemberian terapi >5 obat sebanyak 166 pasien (100%). Interaksi obat berdasarkan mekanisme terbanyak adalah farmakodinamik
199 pasien dengan obat terbanyak adalah metformin-glimepirid (52,8%), Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan terbanyak yaitu minor ditemukan 116 pasien dengan obat terbanyak metformin-glimepirid (88,2%). Oleh karena itu,
disimpulkan bahwa interaksi obat berdasarkan mekanisme dan tingkat keparahan pada kategori farmakodinamik sebanyak 199 pasien dengan obat terbanyak adalah metformin-glimepirid dan kategroi minor sebanyak 116 dengan obat terbanyak
metformin-glimepirid. Serta terdapat hubungan antara penyakit penyerta, jumlah obat dengan potensi interaksi obat.
Kata kunci : Interaksi Obat, DM Tipe 2, Puskesmas Waen
Tingkat Pengembalian Saham Sebelum Dan Semasa Pandemi Covid-19 Pada Perusahaan Farmasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengembalian saham sebelum dan semasa pandemi covid-19 perusahaan farmasi dengan melihat secara empiris pengaruh Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), Total Assets Turnover (TATO) terhadap tingkat pengembalian saham dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol, serta membandingkan apakah terdapat perbedaan sebelum dan semasa pandemi covid-19 dari variabel-variabel tersebut pada perusahaan sektor farmasi di tahun 2018-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan populasi perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengujian secara parsial, EVA dan TATO berpengaruh positif terhadap tingkat pengembalian saham. Sedangkan, MVA tidak berpengaruh terhadap tingkat pengembalian saham. Berdasarkan uji beda wilcoxon signed rank test menunjukkan bahwa EVA dan MVA tidak mengalami perbedaan sebelum dan semasa pandemi covid-19. Sedangkan, TATO dan tingkat pengembalian saham sebelum dan semasa pandemi covid-19 terdapat perbedaan. Penelitian ini memperkuat teori sinyal (signalling theory), yang menyatakan bahwa terdapat penggabungan dua pihak yakni pihak yang bertindak untuk memberi sinyal yaitu pihak internal seperti manajemen, dan pihak yang bertindak sebagai penerima sinyal yaitu pihak eksternal seperti investor. Sehingga, manajer perusahaan yang baik sebagai pihak internal memiliki dorongan dalam memberikan informasi terkait kemampuan perusahaan melalui laporan keuangan untuk pihak eksternal (investor), yang mana sinyal yang diterima investor tersebut dapat digunakan saat mengambil keputusan dalam berinvestasi
Analisis Kepatuhan dan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS Dengan Pengobatan Dolutegravir dan Efavirenz di RSUD Jayapura
Huda, Khoirul. 2023 “ANALISIS KEPATUHAN DAN KUALITAS
HIDUP PASIEN HIV/AIDS DENGAN PENGOBATAN DOLUTEGRAVIR DAN EFAVIRENZ DI RSUD JAYAPURA” Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam.
HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan jenis virus yang menurunkan sistem kekebalan tubuh, AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh virus HIV (Human
Immunodeficiency Virus). Pemberian ARV pada penderita HIV bertujuan untuk menurunkan jumlah virus HIV dalam tubuh agar tidak semakin parah dan meningkatkan kualitas hidup penderita HIV. Faktor yang penting dalam keberhasilan terapi ARV adalah kepatuhan penderita HIV untuk meminum obat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan dengan kualitas hidup pengobatan pasien HIV berbasis Dolutegravir dan Efavirenz di RSUD Jayapura. Jenis penelitian Penelitian ini menggunakan Cross Sectional studi, data disajikan secara deskriptif dan dianalisis terkait hubungan kepatuhan dan kualitas hidup terhadap Dolutegravir dan Efavirenz dilakukan dengan menggunakan metode analisis Chi square. Hasil penelitian karakteristik yang dominan pasien HIV/AIDS dengan total sampel 145 partisipan berjenis kelamin perempuan sebanyak 88 orang (60.7%), usia >28 tahun (35.9%), etnis papua sebanyak 113 orang (77.9%), tidak bekerja sebanyak 81 (55.9%), menikah sebanyak 101 (69.7%), mengkonsumsi obat
TLE sebanyak 120 (82.8%), kepatuhan sebanyak 91 (62.8%). Hasil analisis Chisquare menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS pada domain Kesehatan menghasilkan (nilai pvalue 0.04), domain psikologis (p-value 0.01), domain social (p-value 0.00),
domain lingkungan (p-value 0.01). Oleh karena itu disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS yang mengkonsumsi obat ARV.
Kata kunci : Kepatuhan, Kualitas Hidup, Pengobatan HIV/AIDS,
Dolutegravir, Efaviren
Hubungan Kepercayaan Pada Pengobatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Penyakit Kronis di Puskesmas Waena Kota Jayapura
Hidayati, Rahma. 2023 “HUBUNGAN KEPERCAYAAN PADA PENGOBATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN PENYAKIT KRONIS DI PUSKESMAS WAENA KOTA JAYAPURA” Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas
Cenderawasih, Jayapura.
Kepercayaan pada pengobatan berkaitan dengan hasil pasien, salah satunya seperti kepatuhan pada penyakit kronis. Pasien penyakit kronis dengan pengobatan jangka panjang memiliki masalah yang sering terjadi yaitu ketidakpatuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk megetahui hubungan kepercayaan pada pengobatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien kronis di Puskesmas Waena Kota Jayapura. Jenis penelitian ini adalah cross sectional menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dimana pengambilan sampel sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan yaitu Medication Adherence Report Scale-10
(MARS-10) dan Beliefs about Medicines Questionnaires (BMQ) dan dianalisis menggunakan uji Spearman rho dan nilai signifikan ≤0.05. Hasil penelitian diperoleh total sampel 225 responden. Hasil karakteristik yang dominan antara lain usia >60 tahun (57.3%), perempuan (60.9%), menikah (88.9%), pendidikan SMA (48%), IRT (40.4%), 1 (90.7%), non Papua (56.9%), penggunaan rokok 0 batang (89.9%), penyakit hipertensi (26.7%), dan tidak patuh (57.8%). Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara necessity (p-value 0.00), concern (p-value 0.01), overuse (p-value 0.04) dengan kepatuhan. Dapat disimpulkan bahwa H1 diterima artinya terdapat hubungan signifikan antara
kepercayaan pengobatan pada skala necessity, concern, overuse terhadap kepatuhan minum obat. H0 diterima maka tidak terdapat hubungan kepercayaan pengobatan pada
skala harm terhadap kepatuhan minum obat.
Kata kunci : Kepercayaan, Pengobatan, Penyakit Kroni
Gambaran Kontruksi dan Kualitas Fisik Air Sumur Gali di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura
Bagi masyarakat di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian, alat-alat dapur, dan sikat gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontruksi dan kualitas sumur gali berdasarkan parameter fisik yaitu warna, bau, rasa, dan kekeruhan.
Jenis Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode observasional yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 170 sumur gali dan sampel sebanyak 30 sampel. Data diperoleh menggunakan lembar checklist/kuesioner dan uji laboratorium untuk penelitian kekeruhan air sumur dan menggunakan organoleptik untuk penelitian warna, bau dan rasa..
Hasil penelitian dari 30 sampel air sumur gali secara keseluruhan (100%) tidak memenuhi syarat kontruksi. Dari hasil pemeriksaan laboratorium terdapat (26.7%) sampel air yang berkeruh, Dan hasil pemeriksaan sampel air di lapangan terdapat (16.7%) sampel air yang berwarna, (56.7%) sampel air yang berbau, dan (60.0%) sampel air yang berasa
Identifikasi Metabolit Sekunder Dan Uji Antioksidan Terhadap Ekstrak Etanol Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera)
Kelor dikenal sebagai The Miracle Tree atau pohon ajaib karena terbukti secara alamiah memiliki sumber gizi yang berkhasiat. Metabolit sekunder diklasifikasikan dalam tiga kelompok yaitu terpenoid, fenolik, dan alkaloid. Antioksidan adalah senyawa yang melindungi sel melawan kerusakan akibat oksigen reaktif. Proses ekstraksi kulit batang kelor (Moringa oleifera) menggunakan pelarut etanol. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa dalam kulit batang kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, fenolat, flavonoid, triterpenoid dan tanin. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit batang kelor (Moringa oleifera) menggunakan DPPH (1,1- diphenyl-2- picylhydrazyl), DPPH digunakan untuk mengetahui aktivitas peredaman radikal bebas setelah diberikan senyawa antioksidan alami. Pada konsentrasi 500 ppm ekstrak etanol kulit batang kelor (Moringa oleifera) mampu menghambat radikal bebas sebesar 77,55 % dibandingkan dengan konsentrasi 0 ppm yang mampu menghambat radikal bebas sebesar 61,377 %. Besarnya aktivitas antioksidan dinyatakan dengan nilai IC₅₀ yang menunjukkan besarnya larutan sampel untuk dapat menghambat radikal bebas sebesar 50%. Ekstrak etanol kulit batang kelor (Moringa oleifera) memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong lemah, karena memiliki nilai > 150 yaitu sebesar 156,72 ppm
Konversi Lempung Jayapura Menjadi Zeolit Rasio Si/Al = 1 Untuk Sintesis Biodiesel Dari Minyak Jelantah
Biodiesel dari minyak jelantah telah disintesis dengan menggunakan metode transesterifikasi dan katalis zeolit dengan rasio molar (Si/Al) = 1, dimana katalis yang digunakan adalah lempung koya yang telah mengalami proses dealuminasi, fusion dan kalsinasi. Penelitian ini bertujuan untuk karakteristik zeolit hasil sintesis dengan rasio Si/Al = 1, mengetahui efektifitas zeolit dalam pembuatan biodiesel dari minyak jelantah dan menentukan rendemen hasil biodiesel yang diperoleh. Zeolit hasil sintesis dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Difractometer (XRD), lempung teraktifasi dikarakterisasi dengan X-Ray Flouresence (XRF), dan biodiesel dikarakterisasi dengan Gas Kromatografi-Spektroskopi Massa (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lempung teraktifasi mengandung Si (silika) =
41,27 % dan Al (aluminium) = 2,81 %. Mineral yang terkandung dalam zeolit rasio Si/Al = 1 adalah quartz dan mordenite. Proses transesterifikasi dari minyak jelantah dengan variasi katalis berupa zeolit (1,5 g, 2,5 g, dan 3,5 g) menghasilkan metil ester (biodiesel) berwarna lebih terang, dan lebih encer, serta menghasilkan biodiesel berturut-turut sebesar 75,04 %, 70,71%, dan 65,83%. Senyawa metil ester yang terkandung adalah metil ester asam heksadekanoat dengan luas area yang terbentuk 23,23% dan metil ester asam 9-oktadekanoat dengan luas area yang terbentuk 27,14%