Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Arketipe Dalam Kumpulan Cerpen Negeri Di Bawah Awan Karya Yosina Laly Buinei
Arketipe adalah model atau pola awal yang menjadi dasar pembentukan atau pengembangan sesuatu yang baru. Kajian ini membahas tentang arketipe – arketipe karakter, simbol, situasi yang terdapat dalam cerpen yang berjudul “ Negeri Di Bawah Awan”. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori arketipe yang dikemukakan oleh Carl Jung. Teknik yang digunakan dalam kajian arketipe ini adalah teknik catat dan pustaka. Dari hasil kajian yang dilakukan ada tiga jenis arketipe yang ditemukan dalam cerpen Negeri Di Bawah Awan, yaitu; arketipe karakter, simbol dan situasi
The Relationship Between Language Aptitude And English Learning Achievement At SMA Negeri 1 Jayapura
This research investigated about the relationship between language aptitude and English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura. The type of this research was a quantitative research with correlational method. There were 3 formulations of the problem (1) how is students’ language aptitude at SMA Negeri 1 Jayapura, (2) how is the students’ English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura, (3) Is there any significant relationship between language aptitude and English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura. The objectives of the research were to get information about the students’ language aptitude at SMA Negeri 1 Jayapura, to find out students’ English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura, and to know whether there is or not a significant relationship between language aptitude and English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura.
The population of this research was the second year students of eleventh-grade at SMA Negeri 1 Jayapura. There were twelve classes of the second year students which consist of 7 science classes, 1 language class, and 4 social classes. So, the number of the population was 430 students. Then, the researcher took only language class consisting 32 students as the respondents. The technique of collecting data was using specific and standardized test known as Modern Language Aptitude Test (MLAT) and documentation. The technique of data analysis used was Simple linear regression analysis by using SPSS 21 program in order to find out whether there was significant relationship between language aptitude and English learning achievement at SMA Negeri 1 Jayapura or not.
Based on data analysis, it was found that the coefficient of determination R was 0.116, or 11.6%, which means a very low relationship. In addition, the Tcount value of 1.921 is smaller than the Ttable value of 2.048, and the sig value of 0.65 is greater than 0.05. The conclusion is that the null hypothesis (Ho) is accepted and the alternative hypothesis (Ha) is rejected. In other words, there is no significant relationship between language aptitude and English learning achievement in grade 11 language students at SMA Negeri 1 Jayapura
The Use Of Flashcards In Teaching Vocabulary To The Second Grade Students At SMPN 1 Jayapura Municipality, Papua Province
Vocabulary is the basis for learning English and vocabulary is a component of language; there is no language without vocabulary. Students are not able to master the four language skills, moreover learning English does not have a good foundation. The teacher is expected to be able to find learning media to support the process of teaching vocabulary. The focus of the research is the teacher's teaching method to class VIIID students of SMPN 1 Jayaputra. The purpose of this study was to find out teachers teaching vocabulary using flashcard media and also the opinions of class VIIID students at SMPN 1 Jayapura in teaching vocabulary using flashcards media. This study uses a qualitative descriptive research design. Data collection techniques using instruments (1) observation, (2) interviews and (3) documentation. Researchers analyzed the data in three stages, namely, (1) data reduction, (2) presenting data and (3) verifying data. Researchers use data triangulation techniques to get valid conclusions. From this study the researchers found that teachers teaching vocabulary using flashcard media were very effective and made it easier for teachers to teach. Students think that the use of flashcards media is very helpful for students' vocabulary. Thus the researcher concluded that the use of flashcard media in teaching vocabulary in class VIIID SMPN 1 Jayapura was very good at motivating students in learning and being effective in using teaching vocabulary
Improving Student Speaking Ability Using Information Gap Activity For Eleventh-Grade Students Of SMA Negeri 4 Jayapura
This research was aimed to know the use of Information Gap Activity can improve students speaking ability in the elevent grades at the SMA Negeri 4 jayapura, and the use of Information Gap Activity during the teaching and learning process. This research is conducted of four meetings in the class. The subject of the research were 35 students for each class in XI ipa 5 and XI ipa 6. The instrument used a test. The data were collected in the research is quantitative, the quantitave data were analyzed the mean score of pre-test and post-test in the experimental class and control class, the standard deviation and the t-test using SPSS 29.0. the results of the research showed that the pre-test and post-test in experimental class was 65.57 to 78.29, and control class 65.34 to 73.29. It means the use of Information Gap Activity can improve the students speaking ability. Furthermore, the information gap could grab the students attention, be focused during in the class, and enjoy in teaching and learning activities
Evaluasi Kebutuhan Pompa Pada Pit Selatan di PT. Banyan Koalindo Lestari Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan
Air hujan yang masuk ke dalam area penambangan batubara bisa mengakibatkan terjadinya luapan air yang berasal dari sump (terletak pada elevasi terendah dari pit) dimana air tersebut dapat mengganggu aktivitas penambangan contohnya adalah produksi yang terhambat, maka dari itu air yang terdapat pada sump harus ditiriskan terlebih dahulu menggunakan pompa agar produksi dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu dalam penelitian ini perlu dilakukan evaluasi kebutuhan pompa agar masalah air yang terdapat pada sump dapat terselesaikan dengan baik. Dalam menjawab permasalahan tersebut digunakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Adapun pengumpulan datanya berupa studi literatur, observasi lapangan, diskusi, dan analisis permasalahan. 3 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit total air yang masuk ke front penambangan pit selatan serta mengetahui jam kerja pompa yang dibutuhkan untuk mengeringkan sump selama 60 hari dengan kondisi aktual air sump sebayak 778.270 m . Hasil penelitian yang didapatkan tersebut menunjukkan debit total yang masuk ke front penambangan pit selatan adalah sebesar 8.284,27 m 3 /hari Untuk jam kerja pompa yang dibutuhkan untuk mengeringkan sump selama 60 hari dengan kondisi aktual air sump 778.270 m 3 adalah selama 10,56 jam/hari
Pengendalian Waktu pada Proyek Pembangunan Rumah Tinggal Type 58 Permata Hijau-Sentani Menggunakan Metode Pert
Pelaksanaan proyek biasanya terjadi berbagai kendala, baik kendala yang sudah diperhitungkan maupun kendala yang di luar perhitungan. Kendala-kendala tersebut diantaranya keterlambatan yang terkait dengan material, tenaga kerja, peralatan, pekerjaan sub kontraktor, faktor cuaca, karakteristik tempat, perencanaan yang tidak sesuai, rendahnya pengontrolan pada waktu pelaksanaaan proyek. penelitian ini menggunakan metode PERT untuk menentukan durasi waktu optimum dan bagaimana menentukan durasi lintasan kritis. Penelitian ini menggunakan metode PERT untuk mengatasi durasi keterlambatan dilapangan dengan rencana, maka dibutuhkan manajemen proyek untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan sumber daya untuk mencapai tujuan perusahaan. Prosedur penjadwalan dengan metode PERT digunakan estimasi waktu aktivitas yang deterministic atau diasumsikan bahwa durasi kegiatan dianggap diketahui dengan pasti padahal banyak aktivitas dilapangan yang sifatnya tidak tentu (uncertainly).Hasil analisis dari proyek pembangunan Rumah Tinggal Type 58 Permata Hijau-Sentani data dari Sagita Kasih Karunia menggunakan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) dengan percepatan (crashing) dalam perencanaan pembangunan dapat mempercepat waktu penyelesaian proyek tanpa mengeluarkan biaya tambahan,sehingga pihak perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya pengerjaan proyek. Waktu optimum pekerjaan ialah 26 minggu sesuai dengan perhitungan diagram maju mundur menggunakan metode PERT memungkinkan perusahaan dalam mengerjakan proyek tersebut dapat menyelesaikan dalam jangka waktu 26 minggu. Dengan ini metode PERT dapat menjadi solusi atas ketertinggalannya sebuah kegiatan dengan menerapkan metode ini dapat mengendalikan keterlambatan sebuah proyek tanpa menambah anggaran biaya dan dapat mengetahui lintasan kritis
Studi Mineralogi Pada Batupasir dan Batu Gamping, Formasi Ekmai, Distrik Tembagapura, Kabuten Mimika, Provinsi Papua Tengah
Distrik Tembagapura terletak di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.Tembagapura berada disalah satu lembah Pegunungan Sudirman. Secara geologi regional,daerah penelitian termasuk dalam formasi ekmai yang berumur mozosoikum.Formasi ekmai terususn oleh batupasir dan batu gamping. Studi ini dilakukan untuk mengetahui jenis mineral dari batupasir dan batugamping yang berada di Formasi Ekmai yang terletakdi Tembagapura. Penelitian ini merupakan analisis petrologi dengan metode deskripsi megaskopis. Hasil dan pengamatanyang dilakukan mencangkup indentifikasi mineral, tekstur, dan struktur secara megaskopis, analisi pada 15 sampel. Dari hasil analisis petrografi, terdapat beberapa mineral pada batugamping dan batupasir yang telah mengalami proses Skarn. Jenis mineral yang terkandung dalam batuan ini adalah kuarsa, piroksen, pirit, kalkopirit, garnet, hedenbergit, wolastonit ,tremolit, epidot, diopsid, dan biotit. Berdasarkan komposisi kimia pada sampel, kelompok mineral yang diperoleh dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: kelompok sulfide, kelompok oksida, dan kelompok silica
Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara Di Kelurahan Hedam Distrik Heram - Kota Jayapura.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tentang pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara di kelurahan Hedam. Metode yang digunakan sudah sesuai dengan bab metodologi penelitian yang penulis tuangkan yaitu menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis juga telah melakukan reduksi data dan menyajikan data dalam bentuk kutipan wawancara dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka kesimpulan dari penulis yaitu, dengan memberikan kesempatan belajar bagi Aparatur Sipil Negara yang membutuhkan kesempatan tersebut serta dengan memberikan pelatihan dengan metode on the job training atau pelatihan langsung ditempat kerja, dengan metode ruang kelas. Adapun pengembangan Pendidikan yang terdapat dalam pegawai kelurahan yaitu melalui pendidikan dasar maupun diklat kepemimpinan. Sedangkan sistem yang digunakan di kantor kelurahan Hedam yaitu : Aplikasi padukcapil (pendaftaran kependudukan dan catatan sipil), Aplikasi DPKS (data terpadu kesejahteraan sosial), Pengelolaan keuangan
Upaya Pengembangan Diri Mahasiswa pada Asrama Putri Fak-Fak Kelurahan Heram Distrik Heram Kota Jayapura
Fokus upaya pengembangan diri mahasiswi dalam aspek-aspek pelatihan pembina organisasi, penyuluhan meraih sukses dan perluasan kesempatan. Rumusan masalah penelitian, yaitu: “Bagaimana Upaya Pengembangan Diri Mahasiswi Pada Asrama Putri Fak-fak Kelurahan Heram Distrik Heram Kota Jayapura?” Tujuan penelitian untuk mendeskripsi upaya Asrama Putri Fak-fak Kelurahan Heram Distrik Heram Kota Jayapura. Jenis metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer dan sekunder dari informan kunci. Teknik pengumpulan data adalah observasi., wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan data adalah sebagai berikut: pemeriksaan data, klasifikasi, penyusunan data. Adalah menyusun data yang telah diedit dan di beri sandi-sandi itu dalam suatu himpunan data yang tersusun secara sistematik. Teknik analisis data: (1) Reduksi data (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang upaya pengembangan diri mahasiswi Pada Asrama Putri Fak-fak di Kelurahan Heram Distrik Heram Kota Jayapura, disimpulkan bahwa : Upaya pengembangan diri mahasiswi melalui pelatihan pembina organisasi setiap tahun ajaran sangat efektif. Setiap angkatan dilaksanakan kegiatan penyuluhan atau pelatihan salah satunya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Dengan materi teknik memimpin rapat dan public speaking ini sangat baik dan berguna untuk organisasi asrama putri fak-fak dan para pelatih atau penyuluhan kebanyakan berasal dari luar organisasi asrama putri fak-fak. Bahan ajar atau materi yang di bawakan para pelatih penyuluhan dapat berguna untuk penghuni aspuri karena bisa mengembangkan mahasiswi yang tinggal di asrama putri fak-fak setiap penghuni yang sudah lulus kuliah dan kembali ke daerah banyak yang meraih sukses sebagai pegawai dan ini bisa menjadi contoh untuk penghuni asrama putri agar bisa semangat kuliah dan sukses seperti mereka menurut penghuni pembinaan di asrama putri fak-fak sangat berhasil melalui program-program penyuluhan para Mahasiswi menambah keyakinan untuk mengembangkan diri dan semangat kuliah serta amal kebaikan di asrama maupun di kampus setelah akhir studi
Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua
Kinerja pegawai merupakan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan merupakan kunci utama berhasil dan tidaknya organisasi melalui kinerja Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Adapun adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu, 1) Bagaimana kinerja pegawai pada kantor badan perencanaan pembangunan daerah Bappeda kabupaten Mamberamo Raya provinsi Papua, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat kinerja pegawai pada kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang di mana peneliti sebagai instrumen kunci. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif dan jumlah informasi dalam penelitian ini ada sebanyak 5 orang teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian hanyalah observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik analisis. Data yang digunakan adalah reduksi data dalam penyajian data hasil dari pada penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Adanya pengawasan yang membuat pegawai yang belum paham lebih mengerti tugas dan fungsinya ketika dewasa oleh pegawai yang lebih senior, 2) Adanya kerjasama antar pegawai, 3) Adanya komunikasi secara vertikal dan horizontal yang baik, 4) Letak geografis kabupaten Mamberamo raya yang cukup sulit, 5) Sumber Daya Manusia yang kurang, 6) Sarana prasarana tidak dapat digunakan, 7) Disiplin waktu kerja yang terhambat