Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Evaluasi Produktivitas Excavator Komatsu PC 2000 untuk Pengupasan Tanah Penutup (Overburden) di SITE Sungai Dua PIT Trambesi Selatan PT. Jhonlin Baratama, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Kegiatan Pengupasan Lapisan Tanah Penutup (Removal Overburden) merupakan suatu proses pemindahan lapisan tanah yang bertujuan mengambil bahan galian yang berada dibawahnya. Untuk melaksanakan kegiatan produksi pengupasan lapisan tanah penutup diperlukan alat mekanis seperti alat gali muat dan alat angkut. Dalam pengambilan data dan perhitungan Produktivitas alat hanya berfokus pada satu unit alat mekanis yaitu alat gali muat Excavator Komatsu PC 2000 dengan nomor Lambung 061 di Pit Trambesi Selatan. Untuk mengetahui alat gali muat bekerja secara maksimal maka diperlukan perhitungan produktivitas alat. Produktivitas alat merupakan kemampuan kerja alat yang dihitung dalam satuan jam. Untuk menghitung Produktivitas alat diperlukan beberapa data diantarannya waktu siklus alat. Penelitian dilakukan dengan metode observasi lapangan dan wawancara dengan objek studi adalah kegiatan pengupasan dan pengangkutan pada material lapisan tanah penutup di PT Jhonlin Baratama Provinsi Kalimantan Selatan. PT Jhonlin Baratama merupakan salah satu perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang Pertambangan Batubara. Sebagai perusahaan kontraktor PT.Jhonlin Baratama mejalin mitra kerja dengan PT. Arutmin Indonesia selaku pemilik IUP atau Owner yang terletak di Site Sungai dua di Pit Trambesi Selatan Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata waktu siklus alat
gali muat Excavator Komatsu PC 2000 yang aktual yang dihitung berdasarkan data penelitian di lapangan sebanyak 300 data per 1 shift nya selama 6 hari pengmabilan data dan hasil rata-rata waktu siklus yang didapatkan adalah 35,98 detik/siklus. Rata-rata Produktivitas aktual alat gali muat Excavator Komatsu PC 2000 No 061 adalah 607,17 Bcm/jam dari target yang direncnakan 865,00 Bcm/jam maka target Produktivitas alat gali muat belum tercapai. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat adalah Area front Loading, Skill operator, Swing angle, Tinggi Bench, Efisiensi kerja, Fill factor dan Swell factor. Dari hasil perhitungan Produktivitas alat yang tidak tercapai maka di perlukan Evaluasi Produktivitas alat agar produktivitas dari alat gali muat bisa tercapai dengan cara mengoptimalisasikan faktor-faktor yang menghambat produktivitas alat gali muat Exacavator Komatsu PC 2000 No 061 di PT Jhonlin Baratam di Site Sungai Dua Pit Trambesi Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selata
Optimalisai Jumlah Angkutan Umum pada Trayek Terminal Terminal Expo-Perumnas III di Kota Jayapura
Salah satu penyebab pelayanan angkutan umum tidak optimal adalah ketidakseimbangann antara jumlah angkutan umum dengan penumpang yang akan dilayani. Ketidakseimbangan ini menyebabkan tingginya tingkat persaingan antara supir angkutan umum yang mengundang rendahnya mutu layanan. Jumlah calon penumpang yang tidak terlalu banyak menjadi rebutan supir angkutan umum yang mengakibatkan tidak adanya lagi kepatuhan mereka terhadap aturan aturan dalam berlalu-lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja operasional angkutan umum, menentukan jumlah kebutuhan angkutan umum, dan menentukan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) angkutan umum penumpang untuk trayek Terminal Expo-Perumnas III di Kota Jayapura. Dalam penelitian ini Parameter yang digunakan untuk menganalisis kinerja operasional angkutan umum, menentukan kebutuhan angkutan umum dan menentukan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada trayek Terminal Expo Perumnas III adalah faktor muat, kecepatan perjalanan, waktu perjalanan, headway, waktu tunggu, jumlah kendaraan beroperasi, jumlah penumpang, dan waktu sirkulasi. parameter tersebut diperoleh dari hasil survey statis dan survey dinamis. Penelitian ini dilandaskan pada pembobotan standar kinerja angkutan umum yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Darat. Penentuan jumlah angkutan umum optimal dilakukan dengan metode Break Even yang berdasarkan pada prinsip keseimbangan antara BOK dan pendapatan. Hasil dari penelitian melalui survey statis dan dinamis pada angkutan umum trayek Terminal Expo-Perumnas III ini hanya waktu tunggu penumpang dan faktor muat berangkat yang mendapatkan nilai kurang. Jumlah angkutan umum yang optimal pada hari kerja adalah 37 unit kendaraan dan pada hari libur adalah 33 unit kendaraan. Sedangkan tarif per penumpang berdasarkan BOK didapatkan 6.500,00/orang
Analisis Sifat Mekanik Komposit Kombinasi Pelepah Pinang dengan Resin Epoxy
Perkembangan teknologi di bidang material yang terus meningkat, salah satu aplikasi serat alam sebagai matriks pada material komposit mulai banyak digunakan. Misalnya, pelepah pinang sebagai material komposit. Material komposit memiliki sifat mekanik yang kuat, tahan korosi, ringan, dan dapat digunakan sebagai material pengganti material logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekutan tarik komposit berpenguat pelepah pinang tanpa perlakuan alkali. Pengujian tarik dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D3039. Hasil pengujian diperoleh kekuatan tarik maksimumnya mencapai 4839886.67 N/m2 atau 4,84 MPa dan modulus elastisitanya 114148270.5 N/m2 atau 114.15 MPa. Berdasarkan standart JIS A 5905 telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan yaitu kuat lentur > 32 MPa, densitas 0,3 – 1,3 gr/cm3, daya serap air 0,4 MPa
Pengaruh Sistem Aplikasi Sinoken Dalam Peningkatan Pelayanan Kepegawaian Di Kantor Regional IX BKN Jayapura
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang selanjutnya disingkat SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE. Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), SPBE diperlukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta berkualitas dan terpercaya.
Pada tahun 2016 Kantor Regional IX BKN Jayapura membangun sebuah aplikasi pelayanan kepegawaian elektronik (EPPT) yang digunakan untuk memberiakn kemudahan dalam proses mutasi kepegawaian. Dan pada sejak tahun 2019 Kantor Regional IX BKN Jayapura kembali melakukan pengembangan lagi terhadap aplikasi yang sudah ada dengan menghadirkan aplikasi SINOKEN.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari Pengaruh Sistem Aplikasi Sinoken Dalam Peningkatan Pelayanan Kepegawaian Di Kantor Regional IX BKN Jayapura.Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Dari data yang didapat dilakukan analisis dengan menggunkana Microsoft Excel.Hasil penelitian ini menggunkaan metode kuantitatif dengan menghitung menggunakan angka, dalam penelitian dan pembahasan ini penulis membuat angket/kuisioner dengan jumlah responden sebanyak 25 dan 22 butir pernyataan yang didalam kuisioner tersebut, terdapat 2 variabel yaitu X dan Y serta 5 indikator pendukung.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Pengaruh Sistem Aplikasi Sinoken Dalam Peningkatan Pelayanan Kepegawaian Di Kantor Regional IX BKN Jayapura, memiliki presepsi yang baik terhadap pegawai yang menggunakan aplikasi Sinoken berbasis digitalisasi tersebut, hal ini tampak pada data hasil rekapan jawaban responden pada indikator kecepatan akses, kemudahan pengguna, jaminan, berwujud, serta keamanan.
Dilihat dari uji validitas angket dinyatakan valid dan tidak valid. Dapat dikatakan valid jika nilai pada r hitung > dari nilai r tabel, dan dapat dikatakan tidak valid jika nilai r hitung < dari pada nilai r tabel. Dari hasil uji reliabilitas angket dinyatakan reliabel. Dengan nilai acuan Cronbach’s Alpha 0,70
Pentingnya Penilaian Kinerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Pegawai Dinas Pendidikan, Perpustakaan Dan Arsip Daerah Provinsi Papua
Penilaian kinerja itu sendiri adalah suatu kegiatan mengevaluasi kinerja karyawan pada kurun waktu tertentu (saat ini dan/atau masa lalu) terhadap standar kinerja yang telah ditetapkan perusahaan. Penilaian kinerja tersebut memberikan gambaran pada pihak penilai tentang kinerja karyawan dan solusi yang tepat untuk meningkatkan kinerja mereka jika masih tidak sesuai standar (Kustikasari, 2011:2). Salah satu caranya adalah dengan membenahi kinerja karyawannya, yaitu dengan meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang ditampilkannya serta berusaha mempertahankannya. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil peneliatian ini menunjukan bahwa : 1.Penilaian kinerja pegawai Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua,berjalan dengan baik,baik dari kuantitas atau progress kinerja pegawai,kualitas kinerja,dalam ketepatan waktu, kehadiran dan kemampuan bekerja sama berjalan dengan baik. 2. Dalam produktivitas pegawai Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, juga baik pegawai dapat mengembangkan hasil kinerjanya, kemapuan , serta pengembangan diri yang baik agar dapat menghasilakan hasil kerja lebih baik. 3. Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua,letak kantor yang strategis,lingkungan yang terjaga kebersihannya serta pelayanan yang baik dari pemimpin beserta pegawai kepada masyarakat dan gedung kantor yang besar serta luas. Selain itu Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua memiliki kendaraan kantor berupa bus, tetapi bus tersebut tidak beroprasional dengan baik sehingga menghambat aktivitas pegawai yang tidak memiliki kendaraan pribadi maupun yang jarak rumah jauh dari kantor. Kesimpulan yang dapat diambil adalah : Demi menjaga dan meningkatkan kualitas kerja yang baik pada Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, pemimpin disetiap bidang harus lebih tegas terhadap pegawai yang masih tidak tertib, sehingga pegawai dapat mengembangkan hasil kinerja dengan baik
Etika Pelayanan Publik di Kantor Kelurahan Abepantai Distrik Abepura Kota Jayapura
Fokus penelitian adalah permasalahan etika pelayanan publik adalah aspek aspek tanggung jawab, kecakapan, hubungan, komunukasi, keamanan, pemahaman. Berdasarkan permasalahan yang di kemukakan dalam latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah: “Bagaimana etika pelayanan publik Di Kantor Kelurahan Abepantai Distrik Abepura Kota Jayapura.”? Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsi etika pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Abepantai Distrik Abepura Kota Jayapura. Jenis metode penelitian deskriptif kualitatif Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, kepustakaan, studi dokumentasi. Teknik pengolahan data melalui pengeditan, pengkodean dan penyesuaian data. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitan, sebagai berikut: (1) Etika pelayanan yang bertanggung jawab melayani masyarakat dari awal hingga selesai proses sesuai prosedur kerja. (2) Etika pelayanan dalam kecakapan para pegawai diKantor Kelurahan Abepantai, melayani masyarakat dengan kemampuan dan kecakapan bidang tugasnya. (3) Etika pelayanan publik menjalin hubungan dengan warga penduduk sangat tepat setiap jam kerja membuka diri untuk menerima dan berbicara langsung dengan masyarakat.(4) Etika pelayanan publik dalam aspek berkomunikasi oleh para pegawai selama melayani warga penduduk tidak pernah salah paham dan pelayanan lancar serta memuaskan dan tidak pernah kesulitan. (5) Etika pelayanan publik memberikan jaminan keamanan kerahasiaan informasi pelayanan kepada warga penduduk dan terjamin rahasia dan kepastian hukum.(6) Etika pelayanan publik oleh para pegawai yang selalu adalah memahami kebutuhan setiap warga penduduk yang membutuhkan pelayanan dan mengerti keinginan masyarakat dan cepat melayani
Etika Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Yabansai Distrik Heram.
Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Bukti Fisik, Daya Tanggap, Dan Empati Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Etika Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kelurahan Yabansai. Rumusan Masalah Penelitian Ini Adalah Apakah Bukti Fisik, Daya Tanggap, Dan Empati, Mempunyai Pengaruh Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Etika Penyelenggaran Pelayanan Publik . Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Kuantitatif. Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Dilakukan Dengan Menggunakan Penelitian Langsung Kepada Responden. Metode-Metode Analisis Data Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Responden Secara Wawancara Linear Berganda, Dengan Asumsi Klasik Normalitas, Multikolinearitas Dan Heteroskedastisitas). Hasil Analisis Dengan Menggunakan Dengan Yang Di Wawancari Menunjukkan Secara Mempunyai Pengaruh Yang Signifikan Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Etika Penyelenggaran Pelayanan Publik Domisili. Kantor Luarah Yabansai Secara Parsial Bukti Fisik, Daya Tanggap, Dan Empati Berpengaruh Secara Signifikan Karena Masing-Masing Mempunyai Diketahui Bahwa Variabel Empati Berpengaruh Dominan Terhadap Kepuasan Masyarakat.
Teknik Pengumpulan Data Dilakukan Dengan Teknik Wawancara Observasi, Dan Dokumentasi, Adapun Informan Penelitian Dalam Penelitian Ini Adalah Orang Kepala Kelurahan Sebagai Informan Kunci Satu Orang, Sekertaris 2 Orang Petugas Pelayanan 4 Orang Masyrakat Pengguna Jasa Pelayanan Sebagai Informan Pendukung Analisis Data Dalam Penelitian Ini Menggunakan Tiga Komponen Yang Terdiri Dari Reduksi Data. Penyajian Data. Dan Penarikan Kesimpulan
Studi Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi Wirausahawan Dikota Jayapura
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh religiusitas dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi yang digunakan didalam penelitian ini yaitu wajib pajak orang pribadi wirausahawan yang telah terdaftar di KPP Pratama Jayapura.
Sumber data dalam penelitian ini data primer, yaitu informasi yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner tanpa adanya perantara. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dan menggunakan rumus slovin dan diperoleh 69 responden. Menggunakan data primer dan diolah menggunakan SPSS versi 26.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behavior, yang bersifat fakta atau keadaan yang sebenarnya. Menjelasakan tingkah laku seseorang serta seberapa besar usaha seseorang mampu termotivasi untuk melakukan suatu hal. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan variabel religiusitas dan pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap variabel kepatuhan wajib paja
Identifikasi dan Penetapan Kadar Natrium Diklofenak Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Pada Sediaan Jamu Pegal Linu Yang Beredar di Kelurahan Hamadi Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura
Korwa, marcellyn. P. 2023. “IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR NATRIUM DIKLOFENAK DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI PADA SEDIAAN JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KELURAHAN HAMADI DISTRIK JAYAPURA SELATAN KOTA JAYAPURA”. Skripsi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih Jayapura.
Jamu pegal linu adalah obat tradisional yang mengandung seluruh bahan tanaman yang ada dalam resep dan disajikan secara tradisional dalam bentuk seduh, serbuk, cair, pil atau kapsul. Jamu pegal linu dapat menghilangkan pegal linu, capek, nyeri otot, tulang dan dapat memperlancar peredaran darah, memperkuat daya tahan tubuh dan menghilangkan sakit seluruh badan. Persyaratan jamu sebagai obat tradisional
yaitu jamu tidak boleh mengandung bahan kimia obat. Natrium Diklofenak merupakan salah satu bahan kimia obat yang sering dicampurkan dalam obat tradisional. Obat ini jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan korosi lambung, tukak lambung akut atau kronik, pendarahan lambung bahkan gagal ginjal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menentukan kadar bahan kimia obat Natrium Diklofenak dalam sediaan jamu pegal linu yang beredar di wilayah Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan. Dari 12 sarana di wilayah Kelurahan Hamadi hanya terdapat 4 merk sampel yang diperoleh untuk dilakukan pengujian, yaitu sampel A, B,C dan D. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi). Dari hasil pengujian, keempat sampel terbukti tidak mengandung bahan kimia obat Natrium Diklofenak, maka dapat disimpulkan bahwa sampel jamu pegal linu ini memenuhi persyaratan mutu obat tradisional, dimana jamu atau obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia obat.
Kata kunci : Jamu pegal linu, Natrium Diklofenak, KCK
Pengaruh Variasi Suhu dan Aktivator Dalam Pembuatan Arang Aktif Tempurung Kelapa Untuk Mengadsorpsi Logam Fe Pada Air
Herizky, Rahayu Nilam. 2023. Pengaruh Variasi Suhu dan Aktivator Dalam Pembuatan Arang Aktif Tempurung Kelapa Untuk Mengadsorpsi Logam Fe Pada Air. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Cenderawasih Jayapura.
Tempurung kelapa banyak dijumpai dalam lingkungan sekitar. Penggunaan tempurung kelapa oleh masyarakat hanya sering digunakan sebagai bahan pembakaran yaitu arang. Dilihat dari
komposisi utama tempurung kelapa, tempurung kelapa merupakan material organik yang berpotensial sebagai sumber karbon. Komposisi utama tempurung kelapa terdiri dari selulosa, lignin, hemiselulosa dengan kandungan atom-atom C, O, H, dan N. Pembuatan arang aktif ini lebih bernilai ekonomi dibandingkan dengan arang biasa. Air yang banyak mengandung besi berwana kuning coklat. Besi dalam air yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Kadar besi dapat dikurangi kadarnya dengan proses pengadsorpsian. Pada penelitian ini, bahan tempurung kelapa digunakan sebagai adsorban ion logam Fe (III). Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa dengan metode aktivasi kimia. Adsorban dari tempurung kelapa dikarbonisasi dengan dua variasi suhu, yaitu 450°C dan 550°C. Selanjutnya, masing-masing arang yang dihasilkan diaktivasi dengan aktivator NaOH, H3PO4, dan NaOH:H3PO4 (1:1). Pemilihan asam dan basa bertujuan untuk mempelajari efektivitas asam dan basa sebagai aktivator. Konsentrasi ion logam besi (III) sebelum dan setelah adsorpsi dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang paling efektif dalam menurunkan konsentrasi logam yaitu pada suhu 550°C dengan aktivator H3PO4. Dari konsentrasi awal 5 ppm menjadi 0,03 ppm dengan persentase efisiensi 99,4%.
Kata kunci : Tempurung kelapa, besi (III), arang aktif, variasi suhu dan aktivator, dan ai