Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
    670 research outputs found

    Faktor yang berhubungan dengan Pemeriksaan Triple Elimination pada Ibu Hamil di Puskesmas Abepantai

    Get PDF
    Lebih dari 90% penyakit menular langsung pada bayi seperti infeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B ditularkan dari ibu yang terinfeksi yang terjadi selama masa kehamilan, proses persalinan dan menyusui. Triple elimination adalah program untuk mengeliminasi infeksi terhadap ketiga penyakit menular langsung yang ditularkan dari ibu ke anak yaitu infeksi HIV, Sifilis serta Hepatitis B. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan triple elimination pada ibu hamil di Puskesmas Abepantai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui pendekatan cross-sectional dengan populasi sebanyak 77 ibu hamil dan sampel 67 ibu hamil serta menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan dianalisis menggunakan uji chisquare dan uji fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang tidak periksa triple elimination sebanyak 59,7% responden dan 40,3% responden periksa. Hasil analisis bivariat diperoleh hubungan antara pengetahuan signifikan dengan pemeriksaan triple elimination (p-value = 0,013; RP = 7,50; 95% CI = 1,55-36,27), hubungan antara dukungan keluarga tidak signifikan dengan pemeriksaan triple elimination (p-value = 1,000; RP = 0,96; 95% CI = 0,34-2,72) dan hubungan antara akses tidak signifikan dengan pemeriksaan triple elimination (p-value = 1,000; RP = 0,65; 95% CI = 0,08-4,97)

    Hubungan Ventilasi Rumah dan Kepadatan Hunian dengan Kejadia ISPA di Wilayan Kelurahan Wahno Kota Jayapura

    Get PDF
    Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi saluran yang terjadi pada pernapasan bagian atas yang meliputi mulut, hidung, tenggorokan, laring (kotak suara) dan trakea (batang tenggorokan). Penyebab ISPA terdiri dari bakteri, virus, jamur, dan aspirasi. Kondisi rumah menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit ISPA. ISPA masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Berdasarkan prevalensi ISPA tahun 2016 di Indonesia telah mencapai 25% dengan rentang kejadian yaitu sekitar 17,5 % - 41,4 % dengan 16 provinsi diantaranya mempunyai prevalensi di atas angka nasional. Kelompok yang paling beresiko adalah balita. Tujuan dalam penelitian ini untuk Mengetahui Hubungan Ventilasi Rumah dan Kepadatan Hunian dengan Kejadia ISPA di Wilayah Kelurahan Wahno Kota Jayapura. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi observasional dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kepala Keluarga Kelurahan Wahno sebanyak 2.403 dan sampel penelitian sebanyak 96 responden Teknik sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan ujichi squaretest dengan p-value 0,05 dan CI : 95%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square, menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara luas ventilasi rumah dengan kejadian ISPA (p-value 0,036 ≤ 0,05) (RP: 3,462, CI: 1,178-10,176), tidak terdapat hubungan antara kepadatan hunian rumah dengan kejadian ISPA (p-value 1,000 > 0,05) (RP: 1.000, CI: 358-2,791)

    Uji Efektivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R & G. Forst) Pada Mencit Putih (Mus Musculus L.) Yang Diinduksi Karagenan

    Get PDF
    Matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst) merupakan tanaman yang biasa digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti penghilang nyeri. Daun matoa diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, tanin dan saponin yang dapat menghambat proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun matoa terhadap mencit putih (Mus musculus L.) yang diinduksi karagenan. Daun matoa diekstraksi menggunakan metode maserasi. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah penghambatan edema kaki mencit setelah diinduksi 0,1 mL karagenan 1% selama 240 menit secara subplantar. Pengukuran volume edema menggunakan pletismometer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun matoa dengan dosis 30 mg/KgBB, 50 mg/KgBB, dan 70 mg/kgBB memiliki potensi sebagai obat antiinflamasi dengan persen daya antiinflamasi masing-masing 15,13%; 16,62%; dan 19,12%. Ketiga dosis tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) dengan kontrol positif yaitu natrium diklofenak dosis 0,065 mg yaitu 21,23%. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ekstrak etanol daun matoa memiliki aktivitas antiinflamasi yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Dosis yang paling efektif yaitu ekstrak etanol daun matoa 70 mg/kgBB

    Metabolit Sekunder Dari Ekstrak Etanol Daun Tengsek (Dodonaea Viscosa L Jaqc) Dan Aktivitasnya Terhadap Larva Artemia Salina Leach Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian metabolit sekunder dari ekstrak etanol daun tengsek (dodonaea viscosa L jaqc) dan aktivitasnya terhadap larva artemia salina leach dengan metode brine shrimp lethality test. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah maserasi sehingga diperoleh ekstrak kental 15 g kemudian dilanjutkan dengan uji skrining fitokimtia,KLT dan uji tingkat ketoksikan ekstrak dalam membunuh hewan uji atau larva artemia salina. Uji skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol daun tengsek (dodonaea viscosa L jaqc) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan tanin. Hasil KLT menunjukan bahwa ekstrak etanol daun tengsek mengandung senyawa metabolit sekunder. Uji toksisitas dengan metode BSLT memberikan hasil positif yang ditunjukan dengan kematian larva artemia salina pada setiap konsentrasi, sehingga diperoleh nilai LC50 sebesar 142,29 ppm. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka daun tengsek (dodonaea viscosa L jaqc) bersifat toksik terhadap larva Artemia salina Leach

    Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19 Pada Situs Media Online Facebook (Kajian Wacana Kritis)

    No full text
    Peran media sangat besar dalam kehidupan sehari-hari seperti internet salah satunya yang menyajikan jutaan informasi dalam waktu yang sangat cepat. Melalui internet setiap orang dapat mengakses informasi secara terbuka dan tidak terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan banyak informasi atau berita yang disebarkan secara individu atau berkelompok tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau terindikasi hoaks. Seperti halnya berita vaksinasi Covid-19 yang beredar di tengah masyarkat melalui media online facebook dan WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan wacana kritis yang dilihat bagaimana teks tersebut dapat diproduksi mengapa teks tersebut dapat tersebar luas di masyarakat, sehingga diperoleh suatu pengetahuan mengapa dapat diperoleh teks seperti itu. Dan teks yang dimaksudkan adalah mengenai berita hoaks vaksinasi Covid-19 yang tersebar luas pada situs media online.Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah berita hoaks vaksinasi yang dibuat oleh seseorang yaitu atas dasar sengaja, ketidaktahuan akan fakta yang ada, dan rasa tidak percaya terhadap vaksin yang dihadirkan oleh pemerintah. Hal-hal yang mendukung pernyataan berita hoaks tersebut dibuat dengan menautkan link dan foto sehingga membuat para pembaca mudah percaya dengan pernyataan yang dibuat. Dengan adanya hal tersebut dapat mengganggu pola pikir masyarakat dan upaya pemerintah untuk meminimalisir lonjakan Covid-19, serta mengganggu ideologi bangsa

    Near Future In Paniai Dialect Of Mee Language

    No full text
    This paper presents an analysis of near future in Mee language using qualitative descriptive method. The aims of this paper are to present a description of near future forms and to find the meanings of the forms. Data for the paper were collected from five native speakers of Paniai dialect of Mee language as language consultants. The findings of the paper show that near future has two forms: neg- and p-g-. These two forms both express tense and aspect. Data also reveal that when ne- without g- is used, it denotes modality. What remains to be seen are full analysis of the forms by using texts taken from varieties of contexts. Also, a complete discussion of complex system of tense, aspect, modality and may be evidentiality may still need to be discussed

    Analisis Unjuk Kerja Alat Gali Muat dan Alat Angkut Terhadap Tercapainya Target Produksi Batubara di PT. EDCO Persada Energi Site PIR, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

    Get PDF
    PT. Edco Persada Energi (EPE) merupakan perusahaan yang bergerak di dunia pertambangan batubara sebagai kontraktor yang bekerja di site PT. Pengembangan Investasi Riau (PIR) sebagai pemilik Izin Usaha Pertambangan operasi dan produksi bahan galian batubara yang terletak di Desa Pematang Benteng, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Pada kegiatan penambangan batubara, PT. Edco Persada Energi (EPE) menggunakan sistem tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit, sedangkan untuk pembuangan Overburden-nya dilakukan dengan metode Backfilling yang berarti Overburden ditumpuk dibekas area yang telah ditambang. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa perusahaan mengalami penurunan produksi batubara di bulan Desember 56.110 ton/bulan dengan target produksi 97.353 ton/bulan. Pada kegiatan produksi batubara di PT. EPE menggunakan kombinasi alat gali,muat dan angkut berupa 1 unit excavator Hitachi ZX 470 dan 5 unit Dump Truck Fuso 220ps long vessel. didapatkan nilai Ketersediaan Fisik atau Physical of Availability(PA) alat gali muat adalah 98% dan alat angkut sebesar 97%, ketersediaan mekanis atau Mechanical of Availability(MA) alat gali muat sebesar 99% dan alat angkut sebesar 93% , Ketersediaan Penggunaan atau utilization of availability (UA) alat gali muat sebesar 49% dan alat angkut 41%, Efektif Penggunaan atau Efective of Utilization (EU) alat gali muat sebesar 48% dan alat angkut 39%, dan Pencapaian Produktivitas alat gali muat sebesar 64% dan alat angkut sebesar 73%

    Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Kampung Atamali Kabupaten Jayapura.

    Get PDF
    Atamali merupakan salah satu Kampung di Distrik Ebungfau Kabupaten Sentani Provinsi Papua. merupakan salah satu kampung yang masih belum teraliri listrik dan sulit dijangkau oleh PLN . Kampung ini tidak tersedia sumber energi air untuk PLTMH sehingga alternatif penyediaan energi listrik di kampung Atamali adalah dengan PLTS terpusat. penelitian ini dibahas perencanaan PLTS terpusat di kampung Atamali distrik Ebungfau Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Karena luas lahan yang tersedia dan kemampuan ekonomi penduduk terbatas maka diperlukan optimasi. Optimasi ini digunakan untuk mendapatkan keluaran energi listrik yang optimum dengan berbagai keterbatasan tersebut. Dari data primer kebutuhan listrik di kampung Atamali adalah 33.020 Wh per hari. Dari optimasi dihasilkan desain PLTS terpusat dengan kapasitas 50 kWp. Komponen utama adalah modul surya terbuat dari monocrystaline dengan kapasitas masing-masing 200 Wp berjumlah 38 modul.kapasitas Charge Controller sebesar 82,39 Ampere, Baterai menggunakan VRLA masing-masing 1000 Ah berjumlah 48 baterai. Perubahan listrik DC menjadi AC dilakukan dengan memanfaatkan inverter dengan kapasitas 8.750 Watt berjumlah 5 buah. Total investasi awal meliputi meliputi biaya umum, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, serta pekerjaan sipil untuk PLTS Terpusat di Kampung Atamali menggunakan dana sebesar Rp. 1.598.186.770,00 (tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai 10%). setelah mengetahui kapasitas pada komponen dan biaya investasi maka dapat melakukan perencanaan jaringan pada Kampung Atamali Distrik ebungfau Kabupaten Jayapura

    Penggunaan FLY ASH PLTU Holtekamp Sebagai Bahan Pengganti Sebagai Semen Dalam Pembuatan Paving Block Dengan Perbandingan Campuran 1:6

    Get PDF
    Paving block adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland, air, dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton. Akan tetapi, penggunaan semen dan pasir sebagai agregat sudah sering digunakan dalam pembuatan paving block dipasaran pada umumnya. Salah satu upaya untuk menciptakan inovasi baru pada bahan campuran paving block yaitu dengan mencoba bahan additive tidak hanya menggunakan semen melainkan menambahkan bahan additive yang digunakan salah satunya fly ash ( abu terbang) yang berasal dari limbah pembakaran batubara PLTU Holtekam Jayapura. Agregat yang diuji pada penelitian ini yaitu pasir dan abu batu yang berasal dari kali harapan, Sentani – kabupaten jayapura. Variasi kadar campuran yang digunakan adalah 20%, 30% dan 40%, perbandingan yang dipakai yaitu 1:6 dengan waktu pemeraman 3, 14, 28 hari serta dengan perlakuan tanpa pembakaran dan perendaman pada sampel paving block. Berdasarkan pengujian sifat fisik agregat pasir, SNI ASTM C136:2012 mengklasifikasikan pada pasir memiliki butiran Agak kasar. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata�rata kuat tekan paling tinggi yaitu pada 14 hari campuran 20% yaitu sebesar 114,46 kg/cm2 (9,5 Mpa) . Dengan demikian bahwa disamping jumlah semen dan fly ash, perilaku pasca pemeraman tanpa dibakar dan di rendam mempengaruhi nilai kuat tekannya. Akan tetapi nilai rata-rata kuat tekan yang dihasilkan secara keseluruhan campuran persenan tidak memenuhi syarat paving block SK-SNI-03-vii 1996 yaitu minimal kuat tekan sebesar kg/cm2. Selain kuat tekan pengujian daya serap air yang dihasilkan diantara 3-9% secara keseluruhan memenuhi syarat paving block SK SNI – 03 – 0691 – 1996

    Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Rugi Daya Akibat Arus Netral pada Transformator Distribusi Penyulang Sakura ULP Abepura PT. PLN (Persero) Jayapura.

    Get PDF
    Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik di akibatkan oleh ketidak seimbangan beban pada beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat dari ketidak seimbangan beban tersebut adalah munculnya arus di netral transformator. Arus yang mengalir di netral tranformator ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi). Metode penelitian ini dilakukan berdasarkan studiliterature, ovserfasi, wawancaradengan data sekunder pengukuran transformator distribusi penyulang sakura PT PLN (Persero) ULP Abepura, selanjutnya dari data yang diperlukan diolah dengan menggunakan perhitungan. Persentase ketidakseimbangan akibat timbulnya arus netral pada saat LWBP tertinggi pada transformator AB-274 yaitu 28,75% dan WBP tertinggi pada transformator AB-274 yaitu 34,06% dikarenakan fasa R jauh lebih besar dibandingkan fasa S dan T. Rugi-rugi daya akibat arus netral pada saat LWBP dan WBP tertinggi yaitu pada transformator AB-279 31,18% dan transformator AB-394 74,53%. besar rugi daya pada saat LWBP dan WBP di akibatkan oleh total daya yang ada. Sehigga besar kecilnya total daya mempengaruhi arus netral. perlu adanya pemeliharaan berkala terhadap trafo agar transformator dalam keadaan baik

    271

    full texts

    670

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Cenderawasih Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇