Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
    670 research outputs found

    Tinjauan Yuridis Tentang Perceraian Agama Kristen Protestan di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA

    No full text
    Penelitian dengan judul “Tinjauan Yuridis Tentang Perceraian Agama Kristen Protestan di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA” di bawah bimbingan Dr. Onesimus Sahuleka, S.H., M.Hum. (Pembimbing I) dan Dr. William H. Reba, S.H., M.Hum. (Pembimbing II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya perceraian agama kristen protestan di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA serta prosedur penyelesaian perceraian bagi pemeluk agama kristen protestan yang mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu pendekatan penelitian hukum kepustakaan dengan cara mengkaji asas-asas hukum, berbagai peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan perkawinan seperti: Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975; dan pendekatan deskriptif analitis merupakan suatu pendekatan yang dilakukan dengan terlebih dahulu memusatkan pemikiran pada penelitian objek yang nyata dan sering terjadi dalam kehidupan masyarakat. Adapun hasil penelitian ini yaitu: (a) Perceraian agama kristen protestan di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA Kota Jayapura disebabkan oleh berapa faktor, yakni diantaranya: perselisihan yang terus-menerus terjadi (onheelbare tweespalt) pada suami dan isteri, masalah ekonomi, adanya pihak ketiga/perselingkuhan dan lain sebagainya. (b) Prosedur perceraian, proses penyelesaian perceraian agama kristen di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas IA, mulai dari tahapan pemeriksaan, usaha perdamaian berupa mediasi sampai pada putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijde)

    Kajian Hukum Terhadap Pasien BPJS Mandiri Dalam Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abepura di Kota Jayapura

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pasien selaku konsumen dan upaya hukum penyelesaian sengketa pasien selaku konsumen jasa pelayanan medis ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam melihat hukum sebagai fenomena sosial empirik yang dapat diamati. Dengan demikian, spesifikasi penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris, yang memberi penekanan pada data lapangan dan terlebih dahulu dengan mempelajari berbagai aturan hukum yang berkenaan dengan pelayanan kesehatan yang merupakan bahan pustaka atau dokumentasi hukum. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perlindungan hukum bagi pasien selaku pengguna jasa pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Abepura sangat terkait dengan jaminan kepastian hukum keselamatan dan keamanan pasien. Selaku konsumen pelayanan medis jaminan kepastian hukum merupakan syarat utama dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Apabila terjadi sengketa antara pelaku usaha jasa pelayanan kesehatan dapat ditempuh 2 (dua) jalur, yaitu jalur litigasi dan non litigasi berdasarkan keinginan pihak yang berselisih menyangkut masalah kesehatan. Oleh sebab itu, pasien selaku konsumen pelayanan kesehatan patut memahami akan hak dan kewajiban, dan apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan ketidaksesuaian layanan medis dengan standar pelayanan, mereka mengetahui ke mana atau jalan apa yang harus ditempuh

    Perlindungan Hukum Terhadap Warisan Pusaka Kapak Batu Dan Tempurung Kelapa Di Kampung Tamakuri Kabupaten Mamberamo Raya

    No full text
    Penelitian ini dengan judul “ Perlindungan Hukum Terhadap Warisan Pusaka Kapak Batu Dan Tempurung Kelapa Di Kampung Tamakuri Kabupaten Mamberamo Raya “,dengan tujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap harta warisan pusaka yang seecara adil di suku adat kampung tamakuri. Mengangkat isu mengenai pentingnya melindungi warisan budaya yang berwujud benda seperti kapak batu dan tempurung kelapa di Kampung Tamakuri, Kabupaten Mamberamo Raya. Benda-benda ini merupakan pusaka atau peninggalan sejarah yang perlu di lestarikan. Menggali nilai budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang terkandung dalam benda pusaka kapak batu dan tempurung kelapa, benda-benda ini memiliki makna simbolis atau nilai spiritual tersendiri. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah tipe penelitian empiris, yaitu pendekatan yang mengacu Penelitian atau riset adalah suatu proses investigasi yang di lakukan dengan aktif, tekun dan sistematis untuk menemukan, menginterprestasikan dan merevisi fakta-fakta. Penelitian juga bisa diartikan sebagai suatu proses logis untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang diajukan menggunakan informasi empiris. Hasil Penelitian ini yang Penulis dapatkan dari tokoh adat kampung tamakuri ialah, sejarah kapak batu ini sudah ada sejak pada saman purba. Dan kapak batu dan tempurung kelapa ini di buat oleh seorang tetek moyang yang bernama, Kabesi, menurut cerita ke cerita conon bahwa moyang Kabesi ini dulunya ia hidup di hulu sungai Mamberamo dan ia hidup dengan satu-satunya harta yang ia miliki ialah sebuah kapak batu dan tempurung kelapa. Warisan kapak batu dan tempurung kelapa ini di warisakan secara turun temurun kepada suku (Batawasa) hingga saat ini. Kapak yang matanya terbuat dari sebuah batu dan pegangannya terbuat dari tali yang namanya tali rotan hutan dan di jadikan kapak pusaka. Dan menjaga keasliannya warisan pusaka kapak batu dan tempurung kelapa tersebut dan menjadi warisan yang turun temurun kepada anak cucu sampai sekarang ini

    Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pembunuhan Terhadap Anak Di Kepulauan Yapen

    No full text
    Pada penelitian ini, dilakukan di Kabupaten Kepulauan Yapen dengan Judul sebagai berikut : Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pembunuhan Terhadap Anak Di Kepulauan Yapen. Dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor penyebab tindak pindana pembunuhan terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Yapen dan upaya penaggulangan tindak pidana pembunuhan terhadap Anak di Kabupaten Kepulauan Yapen. Metode pada penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris. Penelitian hukum yuridis normative karena mengkaji peraturan perundangan-undangan, teori hukum, asas hukum serta pendapat para sarjana dan penelitian yuridis empiris karena melihat langsung fakta-fakta dengan cara melakukan wawancara kepada responden yang berkaitan langsung dengan apa yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan terhadapat anak di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Yapen yaitu faktor internal (faktor yang berasal dari dalam individu) dan faktor eksternal (faktor yang terdapat diluar individu). Faktor internal penyebab terjadinya tindak pidana pembunuhan ada 5 (lima) faktor yaitu, faktor daya emosional, faktor psikologis/kejiwaan, dan faktor lemahnya iman, faktor nafsu ingin memiliki, dan demoralisasi seksual. Faktor eksternal tindak pidana pembunuhan disebabkan oleh 6 (enam) yaitu : faktor ekonomi, faktor alat-alat media, faktor lingkungan keluarga, faktor pemakaian narkotika dan alkoholisme, dan faktor peran korban. Oleh sebab itu, menghindari terjadinya tindak pidana pembunuhan terhadap anak, hendaknya pihak kepolisian berperan aktif melakukan pembinaan atau penyuluhan kepada masyarakat dan juga masyarakat harus memilah media yang pantas untuk ditonton dan dibaca agar dapat meminimalisir timbulnya penyebab terjadinya pembunuhan dalam keluarga

    Implementasi Pengelolaan Bank Sampah Di Kelurahan Wahno Distrik Abepura Kota Jayapura

    No full text
    Pengelolaan sampah merupakan tantangan yang dihadapi oleh banyak kota di Indonesia, termasuk Kota Jayapura. Kelurahan Wahno, yang terletak di Distrik Abepura, Kota Jayapura, telah menerapkan sistem bank sampah sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan bank sampah di Kelurahan Wahno, Kota Jayapura.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola bank sampah, perwakilan masyarakat, dan pihak pemerintah setempat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan bank sampah di Kelurahan Wahno telah berjalan dengan cukup baik. Bank sampah telah terbentuk dan dikelola oleh masyarakat setempat. Kegiatan utama bank sampah meliputi pengumpulan, pemilahan, dan penjualan sampah yang bernilai ekonomis. Partisipasi masyarakat dalam program ini cukup tinggi, dengan rata-rata 60% warga Kelurahan Wahno terlibat dalam kegiatan bank sampah.Namun, beberapa kendala masih ditemui, seperti kurangnya kesadaran sebagian masyarakat, terbatasnya fasilitas dan infrastruktur, serta keterbatasan modal. Pemerintah setempat telah berupaya memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana prasarana, namun masih perlu dilakukan upaya lebih intensif untuk meningkatkan keberlanjutan program bank sampah di Kelurahan Wahno

    Kualitas Pelayanan E- KTP Pada Dinas Kependudukan Dan Cacatan Sipil Kabupaten Yahukimo

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem, ketersediaan informasi, bentuk layanan dan feedback dari penerapan pelayanan KTP-el pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Yahukiimo Metode penelitian dengan lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang berlokasi di Kabupaten Yahukimo. Pemilihan tempat dan lokasi penelitian dengan alasan yaitu peneliti ingin mengetahui kasus pelayanan KTP-eL di instansi tersebut. Jenis penelitian kualitatif dengan sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas, pegawai dan masyarakat yang menggunakan pelayanan KTP-el. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa sistem dari penerapan pelayanan KTP-el telah diterapkan sesuai dengan input, proses dan output data pemohon yang wajib memiliki KTP dan telah teregistrasi dalam sistem online pada database kependudukan nasional. Ketersediaan informasi dari penerapan pelayanan KTP-el telah disesuaikan dengan kebutuhan perolehan informasi yang bersifat objektif, subjektif dan general untuk mendapatkan NIK yang sesuai KK yang teregistrasi. Bentuk layanan dari penerapan pelayanan KTP-el ditunjukkan oleh pegawai dalam melayani pemohon berupa kualitas layanan interaksi, lingkungan fisik dan hasil untuk menjamin terwujudnya harapan pelayanan penerbitan KTP-el. Bentuk feedback dari penerapan pelayanan KTP-el telah ditindaklanjuti oleh pegawai berdasarkan kesesuaian, efektif, ketepatan waktu dan prosedural dari kegiatan pelayanan penerbitan KTP-el

    Peranan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Pembalakan liar.

    No full text
    Penelitian dengan judul “Peranan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Tindak Pidana Pembalakan liar” dilakukan di Balai Keamanan Dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Maluku Papua Seksi Wilayah III Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Penyidik Negeri Sipil di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pembalakan liar di Jayapura, dan untuk mengetahui kendala Penyidik Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pencegahan dan penanggulangan pembalakan liar Jayapura. Jenis penelitian adalah penelitian yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi kepustakaan (library research) guna memperoleh data primer dan sekunder. Hasil penelitian diolah dengan teknis analisis kualitatif untuk menjawab rumusan masalah dan dapat ditarik kesimpulan berdasarkan fakta-fakta hukum dalam masalah atau materi penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran penyidik pegawai negeri sipil Balai Keamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Maluku Papua Seksi Wilayah III Jayapura adalah melakukan penyidikan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil adalah melakukan penyelidikan, penyidikan, dan pelimpahan perkara ke penuntut umum terhadap pelaku tindak pidana penebangan liar atau pembalakan liar berdasarkan KUHAP dan UndangUndang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, serta berkoorinasi dengan istansi-istansi atau aparat penegak hukum lainya dalam menanggulangi tindak pidana pembalakan liar. Kendala dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pembalakan liar terdiri atas kendala internal yang meliputi (a) faktor penegak hukum, (b) kurangnya kualitas SDM, (c) kurangnya jumlah Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kehutanan, (d) minimnya sarana prasarana dan (e) minimnya biaya penyidikan. Kendala eksternal yang dihadapi yaitu (a) saksi dan tersangka yang tidak memenuhi panggilan Penyidik untuk diperiksa, (b) sulitnya melacak dan menemukan barang bukti, (c) lemah dan tidak berjalanya koordinasi antar penegak hukum, (d) pelaku yang menyuruh melakukan sulit dijangkau hukum, (e) adanya oknum petugas/pejabat mendukung kegiatan pembalakan liar dan (f) faktor masyarakat. Disarankan kepada pemerintah, khususnya Balai Keamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Maluku Papua Seksi Wilayah III Jayapura untuk lebih mengoptimalkan peranan penyidik pegawai negeri sipil kehutanan dalam menanggulangi tindak pidana pembalakan liar dengan menambah anggaran penyidikan, sarana dan fasilitas serta jumlah penyidik pegawai negeri sipil kehutanan. Selain itu, perlu dilakukan peningkatan koordinasi antara penegak hukum, dan masyarakat serta pembuatan suatu aturan khusus menganai tindak pidana pembalakan liar. Oleh sebab itu, perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hukum. Dalam hal ini perlunya peran penuh dari masyarakat yang berada disekitar kawasan hutan untuk mencegah dan melapor apabila ditemukan atau diduga terjadinya tindak pidana pembalakan liar

    Tanggapan Pekerja Kontrak Terhadap Ide Konsep Paperless Pada Pelayanan Perpanjangan Kontrak Di Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kota Jayapura

    No full text
    Pembangunan infrastruktur sangat penting untuk menunjang efisiensi dan efektivitas pelayanan karena ketersediaan sarana dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi dan konsenterasi karyawan dalam memberi pelayanan. Meningkatkan kemampuan dalam berteknologi dapat memberikan peningkatan efisiensi dan produktivitas melalui adanya pengingat rutinitas tugas dan administratif, mempermudah kolaborasi, komunikasi dan koordinasi dengan tim secara online. Gabungan dari kedua fokus ini melahirkam sistem paperless.Mengunakan penelitian kuantitatif. Dengan Sampel sebanyak 90 orang responden. Berlokasi penelitian di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan kota Jayapura. Menggunakan teknik kuesioner atau survey. Mengolah data dengan tahap edit, kode nomor, dan tabulasi menggunakan Ms. Excel dan SPSS. Menganalisis data dengan teknik analisis deskriptif.Hasil tabel Pembagian Formulir Diberikan kepada Tiap Pekerja Kontrak Melalui WhatsApp menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden (52,22%) tidak setuju pada konsep paperless ini. Sebanyak (51,11%) responden tidak setuju dengan pengumpulan berkas melalui WhatsApp. Mayoritas responden (59,99%) setuju dengan penyediaan materai elektronik oleh admin kantor. Sekitar (87,78%) setuju dengan keharusan datang ke kantor untuk tanda tangan. Mayoritas responden (74,44%) setuju bahwa arsip disimpan di komputer admin kantor,Sarannya pertama membentuk tim untuk melakukan pelatihan kepada kordinator dari setiap bidang pekerjaaan. Saran kedua, menyiapkan beberapa komputer dan printer yang disertai alat scan agar pekerja kontrak hanya datang untuk memberikan dokumen untuk discan lalu dibawa pulang kembali. Ketiga membuat website dinas lingkungan hidup yang berisi pelayanan perpanjangan kontrak agar tiap pekerja bisa mengakses dan mengumpulkan berkas melalui website tersebut

    Tinjauan Hukum Tentang Penguasaan dan Kepemilikan Tanah Adat Oleh Masyarakat Hukum Adat Suku Hubla di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo

    No full text
    Penelitian ini dengan judul “Tinjauan Hukum Tentang Penguasaan Dan Kepemilikan Tanah Adat Oleh Masyarakat Hukum Adat Suku Hubla Di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo”. Tujuannya untuk mengetahui penguasaan dan kepemilikan tanah adat oleh masyarakat hukum adat Suku Hubla di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tumpang tindih penguasaan dan kepemilikan tanah adat oleh masyarakat hukum adat Suku Hubla di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yuridis normatif dan empiris yaitu suatu pendekatan yang mengacu pada undang-undang, bahan kepustakaan, peraturan-peraturan tertulis atau bahan-bahan hukum lainnya yang bersifat sekunder dan melihat penerapannya melalui suatu penelitian lapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penguasaan dan kepemilikan tanah adat oleh masyarakat hukum adat Suku Hubla di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo yaitu bersifat komunal dan juga perorangan atau individu, dimana penguasaan dan pemanfaatan tanah ulayat digunakan bersamasama oleh warga masyarakat hukum adatnya (baik teritorial maupun genealogis). Masing-masing mempunyai hak untuk menguasai dan menggunakan tanah tersebut sebagai kepunyaan bersama dan kepemilikan secara individu guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tumpang tindih penguasaan dan kepemilikan tanah adat oleh masyarakat hukum adat Suku Hubla di Kampung Keyke Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo yaitu dari faktor internal dimana sesama masyarakat adatnya mengklaim bahwa tanah yang ditempatinya merupakan peninggalan nenek moyang mereka yang diwariskan secara turun temurun yang digunakan untuk tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, selain itu juga karna faktor ekonomi yang semakin hari harga tanah semakin meningkat yang membuat masyarakat adat Suku Momuna ingin menguasai tanah tersebut

    Legalitas Hadhanah (Hak Asuh Anak) Pasca Perceraian Ditinjau Menurut Hukum Islam.

    No full text
    Skripsi dengan judul “Legalitas Hadhanah (Hak Asuh Anak) Pasca Perceraian Ditinjau Menurut Hukum Islam”. Dengan tujuan untuk mengetahui legalitas hadhanah (hak asuh anak) pasca perceraian ditinjau menurut Hukum Islam dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dalam pengurusan hak asuh anak pasca perceraian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Yuridis Normatif dan Yuridis Empiris. Penelitian yuridis normatif merupakan penelitian hukum yang meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep dalam peraturan perundang-undangan. Sedangkan penelitian yuridis empiris dilakukan dengan cara turun langsung dan melihat kenyataan yang ada di lapangan yang bertujuan untuk menemukan fakta-fakta yang dapat dijadikan data penelitian dan kemudian data tersebut dapat diolah atau dianalisis untuk menyelesaikan masalah. Hasil Penelitian menunjukkan legalitas hadhanah (hak asuh anak) pasca perceraian ditinjau menurut hukum Islam diatur dalam Pasal 45 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Perkawinan memuat ketentuan bahwa kedua orang tua wajib memelihara dan mendidik anak-anak mereka sebaik-baiknya. Kewajiban tersebut berlaku sampai anak itu kawin atau dapat berdiri sendiri dan kewajiban tersebut berlaku terus meskipun perkawinan antara kedua orang tua putus. Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam menjelaskan bahwa hak asuh anak yang masih berusia di bawah 12 tahun adalah hak ibunya. Pasal 14 Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak juga menjelaskan, Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir. Setiap orang yang memiliki hak hadhanah hendaknya memiliki rasa kasih sayang, kesabaran, dan mempunyai keinginan agar anak itu tumbuh menjadi anak baik (shaleh/shalehah) di kemudian hari. Selain itu harus mempunyai waktu yang cukup pula untuk melaksanakan tugas itu

    271

    full texts

    670

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Cenderawasih Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇