Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Implementasi E-Government Dalam Peningkatan Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Biak Numfor.
Implementasi E-Government Dalam Peningkatan Pelayanan Di Dinas
Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Biak Numfor
Dp I: Dr. Abner Heri Bajaris.sos.,m.si
Dp II: Jackson Yumame,S.IP, MPA(p)
Julita Tri Putri Rumpaidus(2024)
Tujuan ini adalah 1)Untuk mendeskripsikan/menganalisis bagaimana
implementasie-government dalam peningkatan pelayanan di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kabupaten Biak Numfor. 2)Untuk mengetahui apa saja fatkor
pendukung dan penghambat dalam pelayanan di Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif. Indikator yang digunakan dalam
penelitian ini penulis mengunakan pendapat dari Edward III yaitu: Komunikasi,
Sumberdaya, Disposisi, Struktur Birokrasi, Hasil Penelitian menunnjukkan bahwa
Implementasi E-government Dalam Peningkatan Pelayanan Di Dinas
Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Biak Numfor. Terdapat beberapa
hambatanya yang penulis simpulkan terkait kurangnya sarana dan prasarana serta
kurangnya infrastruktur jaringan yang kurang memadai dan pemahaman
Masyarakat yang kurang baik, dalam hal ini yang berdampak pada peningkatang egovernment yang kurang efisien dan efktif secara keseluruhan
Kualitas Pelayanan Publik Pada Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura.
Alfret Fariyon, Nim.: 2019 031074055 “ Kualitas Pelayanan Publik Pada
Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura”. Skripsi Program Studi Manajemen
Administrasi Perkantoran, Jenjang Program Strata Satu (S-1), Jurusan Ilmu
Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih
Jayapura, 2023. Pembimbing I: Ibrahim K. Kendi.,S.Sos.MPA; dan Pembimbing
II: Terianus L. Safkaur., S.Sos., MPA.
Pusat Kesehatan Masyarakat bukan suatu hal yang mudah dan membutuhkan
komitmen dari segenap elemen-elemen untuk bekerja sama menciptakan
pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dengan demikian penelitian mengenai
kualitas pelayanan publik pada Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura. Fokus
kajian pada masalah responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas, Upaya
program Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perserorangan
(UKP) menjadi sangat penting untuk diteliti.
Rumusan masalah penelitian adalah: “Bagaimana Kualitas Pelayanan Publik
Pada Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura? Sehingga tujuan penelitian ini
untuk mendeskripsi kualitas pelayanan publik pada Pusat Kesehatan
Masyarakat Koya Barat Kota Jayapura.
Jenis penelitian secara kualitatif deskriptif dan lokasi penelitian ini adalah pada
Kantor Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura. Ruang lingkup penelitian
kualiatas pelayanan publik. Informan Penelitian adalah Kepala Puskesmas,
Para Dokter dan Perawat. Sedangkan informan adalah para pegawai staf dan
honorer serta warga masyarakat yang dilayani. Teknik pengumpulan data
adalah studi pustaka, pengataman dan wawancara. Teknik pengolahan data
adalah secara hermeneutics, semiotics dan analisis naratif. Teknik analisis data
adalah verifikasi, analisis dan kesimpulan yang valid dipercaya serta
dipertanggungjawabkan.
Hasil penelitian bahwa kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di
Pusat Kesehatan Masyarakat Koya Barat Kota Jayapura dalam tindakan
responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas dari para medis dan petugas telah
mencapai hasil kerja sesuai dengan standard dan prosedur Departemen
Kesehatan Republik Indonesia. Pelaksanaan kualitas program pelayanan
kesehatan melalui program-program kerja yang distandarkan oleh Departemen
Kesehatan yang mencakup: Usaha Kesehatan Masyarakat dan Usaha Kesehatan
Perorangan Puskesmas Koya Barat sesuai dengan prosedur pelayanan
kesehatan. Upaya Kualitas Pelayanan Kesehatan Perseorang (UKP) tingkat
pertama yang diterapkan pada Puskesmas Koya Barat Kota Jayapura, meliputi:
pelayanan rawat jalan, pelayanan satu hari, pelayanan di rumah dan pelayanan
rawat inap sesuai dengan prosedur kesehatan
Pengelolaan Administrasi Digital Kearsipan di kantor Distrik Uwapa Kabupaten Nabire.
Pengelolaan administrasi digital kearsipan merupakan salah satu sistem
penataan administrasi pemerintah yang ditujukan bagi pengguna kearsipan
kepegawaian di Lingkup pemerintah Kabupaten Nabire Distrik Uwapa. Sistem
Arsip Digital ini sebagai bentuk perubahan dokumen kepegawaian dari bentuk
fisik lembaran kertas menjadi lembaran elektronik atau digital. Tujuan Penelitian :
1). Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan administrasi digital
kearsipan Distrik Uwapa Kabupaten Nabire. 2). Untuk mendeskripsikan dan
menganalisis faktor penghambat pengelolaan administrasi digital kearsipan
Distrik Uwapa Kabupaten Nabire Metode: Penelitian ini menggunakan desain
Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan induktif. Berdasarkan hasil penelitian
menunjukkan bahwa: 1). Pengelolaan administrasi digital kearsipan Kantor
Distrik Uwapa Di Kabupaten Nabire, yang mencakup: Penciptaan arsip dinamis
yang meliputi penciptaan surat masuk dan surat keluar sudah berjalan dengan
baik, Penyimpanan dan pemanfaatan arsip di Kantor Distrik Uwapa Di Kabupaten
Nabire belum optimal dalam pengelolaan kearsipan, hal ini disebabkan karena
kurangnya Sumber Daya Manusia (pegawai) yang kurang memahami dan
memahami arsip beserta fungsinya, Penemuan kembali arsip Kantor Distrik
Uwapa Di Kabupaten Nabire dapat diketahu dengan baik, karena selalu dicatat
atau diakui oleh pegawai baik yang mengeluaran atau yang meminjam arsip, dan
Penataan dan pemindahan arsip di kantor Kantor Distrik Uwapa Di Kabupaten
Nabire belum sesuai dengan pedoman teknis Kearsipan Dinamis. 2). Faktor
penghambat pengelolaan administrasi digital kearsipan Kantor Distrik Uwapa Di
Kabupaten Nabire adalah masih kurangnya jumlah pegawai yang ada, dan juga
kemampuan pegawai dalam kearsipan juga masih kurang, serta fasilitas penunjang
seperti lemari arsip dan ruangan yang nyaman juga belum tersedia
Penerapan Model Discovery Learning Untuk Menemukan Rumus Dasar dan Sifat-Sifat Dasar Integral Tak Tentu di Kelas XI IPS 3 SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura Tahun Ajaran 2022/2023
MAMBRASAR, YAHYA IKBERTH. 2024. Penerapan Model Discovery learning Untuk Menemukan Rumus Dasar dan Sifat-Sifat Dasar Integral Tak Tentu Di Kelas XI IPS 3 SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura. SKRIPSI. Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih. Dosen Pembimbing (1) Yosefin Rianita Hadiyanti, S.Pd., M.Pd., (2) Pitriana Tandililing, S.Pd., M.Pd.
Riset ini termasuk penelitian deskriptif yang berupaya menjabarkan penerapan model discovery learning guna mengetahui rumus dasar serta sifat-sifat esensial integral tak tentu pada kelas XI IPS 3 SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura. Subjek pada riset ini ialah 20 siswa yang terdaftar di kelas XI IPS 3. Penelitian menggunakan strategi purposive sampling guna memilih subjek. Metode pengumpulan data yang dipakai pada riset ini meliputi tes individu, lembar observasi guru, serta lembar observasi siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dimaksudkan guna menganalisis data sebelum, selama, dan setelah penelitian. Data yang diperoleh pada riset ini meliputi penerapan paradigma discovery learning, keaktifan peserta didik, dan tes hasil belajar siswa. Riset ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan Discovery Learning telah berhasil dalam mengajarkan materi rumus dasar serta sifat-sifat dasar integral tak tentu. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya tingkat keterlibatan siswa selama menerapkan model discovery learning masuk dalam kategori sangat aktif. Selain itu, hasil tes peserta didik juga tergolong sangat baik.
Kata kunci : Discovery learning, rumus dasar integral tak tentu, sifat-sifat dasar integral tak tentu
Peranan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Produksi Kopi Masyarakat di Kampung Wea Distrik Pasema Kabupaten Yahukimo
Iyas Yusuf (2014:05), fungsi pemerintah dalam kaitannya dengan pemberdayaan adalah mengarahkan kemandirian dan pembangunan masyarakat demi menciptakan kesejahteraan, tidak harus dipaksakan oleh masyarakat. Perlu adanya peran pemerintah yang optimal dan mendalam untuk membangun masyarakat, yang meliputi : Pemerintah sebagai Regulator, Pemerintah sebagai Dinamisator dan Pemerintah sebagai Fasilitator. Tujuan Penelitian : 1). Untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peranan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Produksi Kopi Masyarakat Di Kampung Wea Distrik
Pasema Kabupaten Yahukimo. 2). Untuk mendeskripsikan dan menganalisis kendala-kendala Peranan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Produksi Kopi Masyarakat Di Kampung Wea Distrik Pasema Kabupaten Yahukimo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Kualitatif
dengan pendekatan induktif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa:
1). Peranan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Produksi Kopi Masyarakat Di Kampung Wea Distrik Pasema Kabupaten Yahukimo, yang mencakup : a. Peran pemerintah sebagai regulator secara tertulis memang belum ada, namun Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian memberikan pelatihan dan bantuan bibit kopi kepada petani dan juga melalui musrembang di tingkat distrik pemerintah distrik mengusulkan kepada pemerintah daerah bantuan bibit
kopi, b. Peran pemerintah sebagai dinamisator adalah dengan memberikan bimbingan dan dorongan kepada petani agar kualitas kopi yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang baik yang sesuai dengan pasaran dalam negeri maupun luar negeri, c. Peran pemerintah sebagai fasilitator adalah dengan
dukungan yang diberik an oleh pemerintah dalam pengembangan kopi, dengan memberikan respon yang baik dan bantuan berupa alat-alat, bantuan pupuk, bibit kopi kepada masyarakat melalui kelompok tani. . 2). Kendala-kendala Peranan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Produksi Kopi Masyarakat di Kampung Wea Distrik Pasema Kabupaten Yahukimo adalah komunikasi yang masih belum sepenuhnya berjalan dengan baik, dan juga penyediaan infrastruktur penujang masih sangat minim dan kurang memadai serta belum adanya Regulasi dari Pemerintah Daerah terkait dengan Produksi Kopi yang ada di Kabupaten Yahukimo
Kata kunci : Peran Pemerintah, kualitas kop
Peran Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Membaca Pada Siswa di Sekolah Menengah Atas Gabungan (SMAG) Kota Jayapura
Peran Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa di Sekolah Menengah Atas Gabungan (SMAG) Kota Jayapura Skripsi ini membahas tentang “Peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan minat dan membaca siswa di sekolah menengah atas gabungan (SMAG) Jayapura. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan upaya apa saja yang dilakukan pihak perpustakaan dalam meningkatkan minat dan kebiasaan siswa. Metode penelitian dilakukan melalui penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan langsung, sedangkan untuk wawancara hanya ditunjukkan kepada kepala perpustakaan dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum
perpustakaan sudah berperan dan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca siswa dengan mengadakan berbagai kegiatan baik yang bersifat interen maupun yang bekerjasama dengan sekolah. Perpustakaan juga telah didayagunakan serta telah menjadi bagian yang integral dari proses belajar mengajar. Selanjutnya penulisjuga melakukan penelitian tentang minat dan kebiasaan membaca siswa dan hasilnya, minat dan kebiasaan membaca siswa cukup baik itu ditunjukan dengan banyaknya jumlah bahan pustaka yang dipinjam dari perpustakaan dan jumlah dan waktu kunjungan siswa ke perpustakaan. Peran Perpustakaan SMA Gabungan dalam meningkatkan kesadaran
pentingnya perpustakaan sebagai pusat minat baca dilakukan dengan beberapa program. Perpustakaan mengarahkan para guru dan siswa di sekolah untuk memanfaatkan perpustakaan untuk kepentingan belajar mengajar, misalnya dengan cara mengerjakan tugas sebuah mata pelajaran di perpustakaan, belajar melalui bahan Audio Visual/AV di perpustakaan. Kerjasama antara kepala sekolah, guru dan pustakawan pun terjalin dengan baik. Setiap ada acara dan kegiatan, pihak perpustakaan akan memberitahukan kepala sekolah, yang akan ditindaklanjuti oleh kepala sekolah dengan mengajak para guru dan wali kelas untuk ikut berperan aktif dalam acara dan kegiatan tersebut.
Kata kunci : Peran Perpustakaan, minat bac
Pemanfaatan Katalog Manual dan OPAC Sebagai Media Temu Kembali di UPT Perpustakaan Universitas Cenderawasih
Skripsi ini membahas tentang pemanfaatan OPAC sebagai media temu kembali informasi di perpustakaan universitas cenderawasih jayapura papua.
Adapun pokok permasalahan dalam penenlitian ini adalah bagaimana pemenfaatan OPAC sebagai media temu kembali informasi di perpustakaan uncen? Dengan beberapa sub masalah, yaitu: 1) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
pemustaka memanfaatkan OPAC sebagai media temu kembali informasi di perpustakaan uncen jayapura? dan 2) kendala-kendala apa saja yang di hadapi dalam memanfaatkan OPAC sebagai media temu kembali informasi di perpustakaan uncen jayapura? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif dengan melakukan penggambaran secara mendalam tentang objek yang diteliti. Adapun sumber data penelitian ini adalah pemustaka dan pustakawan. sedangkan metode
pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumendasi. Selanjutnya teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu. reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bawah: pertama, pemanfaatan OPAC sebagai
media temu kembali di perpustakaan uncen yaitu meningkatkan produktivitas dan efektivitas penelusuran koleksi, serta memudahkan aktivitas temu kembali bahan
pustaka yang di butuhkan oleh pemustaka tanpa perlu mencari satu persatu pada arak-rak buku koleksi. Kedua, kendala-kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan OPAC sebagai media temu kembali informasi di perpustakaan. yaitu, sering kali terjadi gangguan pada jaringan ketika pemustaka menggunakan melalui maupun pelayanan lain di perpustakaan uncen dan ketidaksesuaian informasi antara tampilan di OPAC dengan keberadaan di rak-rak koleksi. Impilikasi penelitian ini adalah dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak perpustakaan untuk mengoptimalisasiakan penerapan OPAC di perpustakaan uncen jayapura papua demi meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kebuasan kepada penggunanya. Faktor yang ada di UPT perpustakaan adalah jaringan kurang baik/Error, mesin lema, lampu badam sebabnya pelayanan kurang efektif, dan konsisten. Kendala adalah computer louding lama, karena jaringan error, saat
penenulusuran OPAC, lampu tiba-tiba badam tetapi juga saat-saat fokus dalam atau pencarian lain panggil lain/konsentrasi.
Pemafaatan katolg manual dan OPAC, terpasang online, computer, catalog
Kata kunci : Kiword-katalog manual dan OPAC,online terpasang (OPAC) UPT Perpustakaan unce
Kajian Yuridis Terhadap Hak Atas Komplain Konsumen Dalam Pelaksanaan Perjanjian Jual Beli di Kota Jayapura
Kajian Yuridis Terhadap Hak Atas Komplain Konsumen Dalam Pelaksanaan
Perjanjian Jual Beli di Kota Jayapura. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis
perlindungan hukum terhadap konsumen dalam pelaksanaan perjanjian jual beli dan
penyelesaian sengketa terkait pengaduan konsumen di Kota Jayapura
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yang
menggabungkan data primer dan data sekunder untuk memahami dan menganalisis
kejadian yang terkait perlindungan konsumen. Data primer dikumpulkan melalui
wawancara dengan Kepala Seksi Standarisasi Dan Perlindungan Konsumen, Dinas
Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UKM Kota Jayapura. Data sekunder
diperoleh dari studi pustaka, mencakup bahan hukum primer seperti undang
undang dan peraturan daerah, serta bahan hukum sekunder dan tersier seperti
laporan penelitian, buku hukum, kamus dan ensiklopedia. Teknik pengumpulan
data melibatkan wawancara dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perindustrian Perdagangan
Koperasi dan UKM memiliki peran penting dalam pengawasan barang dan jasa
sesuai dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Tugas yang
dimiliki selain pengawasan adalah terkait penyelesaian sengketa konsumen.
Hambatan yang dialami dalam menangani pengaduan konsumen berupa
keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya komunikasi antara konsumen
dengan dinas, kendala teknis dan kurangnya sarana dan prasarana.
Manfaat dari penelitian ini adalah guna memberikan pemahaman lebih
mendalam mengenai peran dan tanggung jawab DISPERINDAGKOP UKM dalam
menangani pengaduan konsumen dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi
dalam menangani pengaduan konsumen
Perlindungan Hukum Terhadap Afyak (Bantal Kepala) Warisan Adat Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor
Penilitian ini dengan Judul “Perlindungan Hukum Terhadap Afyak (Bantal Kepala)
Warisan Adat Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor” Dengan tujuan untuk
mengetahui perlindungan barang-barang pusaka salah satunya (Afyak) atau Bantal
Kepala serta pandangan hukum terhadap barang pusaka yang dijaga keasliaanya.
Perlindungan Hukumnya sangat jelas di dalam UU No.11 Tahun 2010 dan dilindungi oleh
para toko adat Biak Timur Oridek.
Metode yang digunakan dalam penilitian ini ialah Tipe penilitian empiris yaitu
pendekatan yang mengacu Penilitian atau riset adalah suatu proses investigasi yang
dilakukan dengan aktif, tekun dan sistematis untuk menemukan, menginterpretasikan dan
merivisi fakta-fakta. Penilitian juga bias diartikan sebagai suatu proses logis untuk
mendapatkan jawaban dari pertayaan yang diajukan menggunakan informasi empiris
Hasil penilitian ini mengungkapkan bahwa Perlindungan Hukum Terhadap Afyak
(Bantal Kepala) Warisan Adat Biak Timur Oridek, Kabupaten Biak Numfor sangat
dilindungi mulai dari nenek moyang hingga sekarang serta dilindungi oleh undang
undang adapun kendalah dalam penelitian ini yaitu jarak tempat penelitian yang cukup
jauh dan juga kadang narsumber yang di mintai data atau wawan cara tidak ada di tempat
ini kenadala-kendalah yang penulis rasakan selama penelitian berlangsung di Kampung
Opiaref,Distrik Oridek kabupaten Biak Numfor
Kajian Yuridis Pembentukan Daerah Otonomi Baru dan Implikasinya Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Papua
Penelitian ini berjudul tentang Kajian Yuridis Pembentukan Daerah
Otonomi Baru Dan Implikasinya Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN)
Provinsi Papua, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi pembentukan
daerah otonomi baru terhadap kinerja ASN di Provinsi Papua Dan Upaya
pemerintah Daerah dalam mengoptimalisasi kinerja ASN Pasca DOB. Metode
dalam penelitian ini bersifat Yuridis Normatif yang dilakukan dengan meneliti
data sekunder berupa bahan-bahan primer, sekunder dan tersier, Pada pembahasan
kali ini akan membatasi sebuah penelitian dengan menggunakan pendekatan
perundang-undangan, Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan
analisis kualitatif, yaitu dengan cara melakukan interpretasi (penafsiran) terhadap
bahan-bahan hukum yang telah dikumpulkan dan melakukan klasifikasi menurut
penggolongan bahan hukum dan menyusun bahan hukum sehingga memperoleh
hasil penelitian secara sistematis dan secara logis yaitu adanya hubungan dan
keterkaitan antara bahan hukum yang satu dengan bahan hukum yang lain.
sehingga hanya memaparkan seputar penerapan DOB dan Kinerja ASN yang
kemudian dikaitkan dengan Undang-Undang yang berkaitan dengan objek
Penelitian.
Implementasi Kebijakan DOB berimplikasi pada Pada Kinerja ASN di
Provinsi Papua yang kemudian terjadi perubahan secara signifikan di beberapa
sektor salah satunya Sistem Manajemen Kepegawaian. Sehingga untuk mengatasi
perubahan tersebut pemerintah Terus berupaya menata birokrasi pemerintah
terutaman kinerja Pegawai dalam rangka optimalisasi Kinerja Pegawai ASN di
Provinsi Papua Pasca Pembentukan DOB