Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
    670 research outputs found

    Promosi Sebagai Sarana Pemasaran Koleksi Buku Pada Unit Perpustakaan Teknis (UPT) Universitas Cenderawasih

    No full text
    Skripsi ini menbahas tentang “promosi sebagai sarana pemasaran koleksi buku pada unit perpustakaan teknis (UPT) universitas cenderawasih” rumusan masalahnya yaitu : (1) apakah penting promosi dan pemasaran diperlulakan pada perpustakaan UPT universitas cenderawasih (2) bagimana cara mempromosika koleksi buku di UPT universitas cenderawasih (3) apa sajakah kendalah-kendalah yang ketika mempromosikan koleksi. Tujuan penelitian yaitu: untuk mengetahui bagimana mempromosikan koleksi di UPT universitas cenderawasih. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan teknik observasi,wawancara,dan dokumentasi. Sumberdata di proleh dari mahasiswa yang berkujung di UPT universitas cenderawasih . Hasil penelitian dan pembahasan diketahui bawah (1) promosi di UPT universitas cenderawasih yaitu meliputi bahan kolkesi,skripsi,karya almiah refersi bahan pustaka digital

    Tinjauan Yuridis Terhadap Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian Pada Pengadilan Agama Kabupaten Keerom.

    No full text
    Penelitian ini berjudul Tinjauan Yuridis Terhadap Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian Pada Pengadilan Agama Kabupaten Keerom. Lokasi penelitian di Pengadilan Agama Kabupaten Keerom dengan tujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya perceraian pada Pengadilan Agama Kabupaten Keerom dan upaya untuk mencegah terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Keerom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Pendekatan yuridis empiris yaitu mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara langsung pada peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat dan berfokus pada fakta sosial, dengan mengetahui faktor penyebab terjadinya perceraian secara langsung di lapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian pada Pengadilan Agama Kabupaten Keerom terdapat dua faktor yaitu faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus, dan faktor meninggalkan salah satu pihak. Dan upaya untuk mencegah terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Keerom yaitu pihak Pengadilan Agama Kabupaten Keerom memberikan penasehatan dan melakukan mediasi kepada para pihak yang akan melakukan perceraian agar bisa rujuk kembali dan berbaikan

    Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula di Kota Jayapura Tahun 2024.

    No full text
    Penelitian ini dengan judul “Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Di Kota Jayapura Tahun 2024”. Tingkat partisipasi masyarakat berbanding lurus dengan jumlah partisipasi pemilih pemula dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kuantitas dan kualitas pemilu dikota jayapura, maka efektivitas KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula dikota jayapura harus diteliti lebih lanjut. Tujuannya untuk mengetahui Peran Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Di Kota Jayapura Tahun 2024 dan untuk mengetahui factor-faktor apa yang yang dihadapi KPU dalam meniingkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilu 2024. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, yuridis normatif yaitu suatu pendekatan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan, bahan kepustakaan, peraturan-peraturan tertulis atau bahan-bahan hukum lainnya yang bersifat sekunder, peningkatan partisipasi politik daripada masyarakat pada pemilu 2024 lumayan signifikan dibandingkan dengan pemilu 2019 karena semuanya tidak luput dari kinerja KPU yang efektiv dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Penulis menyimpulkan bahwa Kefektivitasan kinerja dari Komisi Pemilihan Umum memiliki pengaruh yang sangat besar dalam penyelenggaraan pemilihan umum kota jayapura dalam meningkatkan partisipasi politik dari masyarakat terkhusus pemilih pemula dan hal tersebut di dukung dengan kualitas serta kinerja yang maksimal daripada setiap perangkat atau pegawai dari KPU Kota Jayapura dalam memberikan pelayanan serta mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya pemilu kepada masyarakat tentang agar masyarakat sadar serta paham bahwasannya hak pilih dari masing-masing mereka itu sangat penting

    Kajian Hukum Tentang Denda Adat Akibat Perselingkuhan Dalam Keluarga di Kampung Kurima Kabupaten Yalimo.

    No full text
    Penelitian skripsi ini dengan judul “ Kajian Hukum Tentang Denda Adat Akibat Perselingkuhan Dalam Keluarga Di Kampung Kurima Kabupaten Yalimo” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana proses pelaksanaan sanksi adat pihak laki-laki yang melakukan perbuatan selingkuh dengan pihak perempuan, dimana keduanya mempunyai pasangan yang sah. Penelitian ini menggunakan metode normative-empiris yang artinya dalam pemaparannya, penulis mengkaji sumber-sumber hukum berupa peraturan perundangundangan yang kemudian diterapkan dalam lingkungan masyarakat dengan. Sumber data yang digunakan berupa informan , tempat dan peristiwa serta arsip dan dokumen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Kepala Kampung dan kepala suku Kampung Kurima Kabupaten Yalimo memberikan sanksi adat sebagai bentuk hukum adat diberikan kepada pihak laki-laki berupa denda uang sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dan 4 (empat) ekor babi diberikan kepada pihak perempuan. Sanksi atau denda adat dalam kasus ini yang dianggap sebagai sebuah hukum adat, yang berlaku mengikat kedua belah pihak yang melakukan perbuatan perselingkuhan di Kampung kurima Kabupaten Yalimo

    Analisis Peranan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi Dalam Mengatasi Permasalahan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Somel Kayu CV Putra Via Mandiri. di kampung Rotea Distrik Bonggo Barat Kabupaten Sarmi

    No full text
    Penelitian dengan judul Analisis peranan dinas tenaga kerja Kabupaten Sarmi Dalam mengatasi permasalahan kecelakaan Kerja pada Karyawan somel kayu CV Putra Via mandiri di kampung Rotea Distrik Bonggo Barat Kabupaten Sarmi dengan tujuan Untuk mengetahui upaya atau kebijakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi dalam melakukan pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk mengetahui mekanisme pengawasan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi dalam melakukan pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja Jenis Penelitian ini adalah Penelitian lapangan (Field Research) sebagai data primer, kemudian didukung oleh data sekunder dengan penelitian pustaka (Library Research) untuk memperkuat penelitian ini. Penelitian tersebut bersifat Deskriptif dengan mendeskripsikan masalah melalui pengumpulan data. Pendekatan yang penyusun pakai adalah normatif analitik yaitu melihat persoalan yang dikaji berkaitan dengan judul. Data analisis secara induktif yaitu dengan cara menarik sebuah kesimpulan agar diketahui hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penyusun. Hasil dari penelitian ini adalah mekanisme pengawasan dalam melakukan upaya kebijakan telah sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Undang-Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pengawasan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi sudah cukup efektif menekan angka kecelakaan kerja di perusahaan, Dimana angka kecelakaan kerja di Kabupaten Sarmi hanya sebesar 0.5%, akan tetapi banyak yang tidak melaporkan kasus yang dialaminya untuk di data

    Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Jajanan Makanan Siap Saji PFC dan Lazatto di Kota Jayapura.

    No full text
    Penelitian dengan Judul” Perlindungan hukum terhadap konsumen jajanan makanan siap saji PFC dan Lazatto di Kota Jayapura”. Tujuan penelitian ini yaitu penegakan hukum dalam menuntut tanggung jawab pelaku usaha makanan siap saji di anggap sebagai usaha memberikan perlindungan terhadap konsumen yang mengalami kerugian akibat mengkonsumsi makanan yang diedarakan dan bertujuan untuk memberikan pencegahan agar orang lain tidak melakukan perbuatan yang sama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis-empiris, penelitian dilakukan di Dinas Kesehatan dan pelaku usaha sentra makanan jajanan siap saji di Kota Jayapura. Data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masih ditemukan belum memiliki sertifikat Layak sehat. (2). Pemerintah dalam pengawasannya hanya menerapkan sanksi berupa teguran lisan dan teguran tertulis berupa surat pernyataan pelaku usaha akan mematuhi ketentuan keamanan pangan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1). Pelaku usaha sebagian besar tidak tidak mengimplementasikan Pasal 5 ayat (1) Permenkes No. 2011 Tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. (2). pengawasan Pemerintah terhadap sentra makanan jajanan siap saji belum diterapkan secara maksimal. Saran yang penulis berikan yaitu Pemerintah harus melakukan pengawasan secara maksimal dengan menerapkan sanksi sesuai Pasal 72 ayat (2) UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan terhadap sentra makanan jajanan siap saji yang tidak memiliki sertifikat Layak sehat dan pelaku usaha harus memiliki sertifikat Layak sehat sesuai Pasal 5 ayat (1) Peraturan Menteri Kesehatan tentang higiene sanitasi jasaboga dengan mengajukan permohonan Layak sehat ke Dinas Kesehatan

    Implementasi Pemidanaan Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kota Jayapura (Studi Kasus Nomor : 193/Pid.Sus/ 2021/PN.Jap.)

    No full text
    Penelitian ini dengan memilih judul “Implementasi Pemidanaan Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Kota Jayapura (Studi Kasus Nomor : 193/Pid.Sus/ 2021/PN.Jap.)”. Dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui untuk mengetahui dakwaan dari tuntutan Penuntut Umum dalam tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Kota Jayapura dan Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Kejahatan Seksual Terhadap Anak Dalam Perkara Pidana Nomor. 193/Pid.Sus/ 2021/PN.Jap Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Yuridis Normatif. Metode penelitian yuridis normatif, bertitik tolak dengan meneliti data pustaka atau studi kepustakaan, (bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder), khususnya ketentuan perundang-undangan yang mempunyai kaitan dengan judul dan rumusan masalah pada Pengadilan Pengadilan Kelas IA Jayapura terkait Implementasi Pemindanaan Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak dalam Putusan hakim dan Dakwaan dari tuntutan Penuntut Umum Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bentuk dakwaan dari tuntutan Penuntut Umum adalah dakwaan tunggal hanya satu tindak pidana saja yang didakwakan, karena tidak terdapat kemungkinan untuk mengajukan alternatif atau dakwaan pengganti lainnya. Karena didakwakan pelaku telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “perbuatan cabul”, berdasarkan pertimbangan Hakim Terdakwa DAVID AURI Alias. DAVID, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “perbuatan cabul”, melanggar Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama: 5 (lima) tahun dan denda sejumlah Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama: 2 (dua) bulan. Oleh sebab itu, dihimbau kepada keluarga, lembaga pendidikan, serta lingkungan masyarakat sekitar agar dapat saling mengawasi dan memberikan edukasi seks agar tindakan seksual yang berbahaya dan merugikan dapat dihindari dengan meningkatkan kontrol diri secara keseluruhan serta bagi Aparat penegak hukum diharapkan lebih memperhatikan penggunaan pasal yang disangkakan terhadap pelaku sesuai dengan latar belakang tindak kejahatan yang dilakukan agar dapat menjerat pelaku dengan hukuman yang semestinya

    Efektivitas Penerapan Pasal 7 UndangUndang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan di bawah Umur di Kabupaten Jayapura.

    No full text
    Penelitian ini dengan judul “Efektivitas Penerapan Pasal 7 UndangUndang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan Di bawah Umur di Kabupaten Jayapura”, dengan tujuan mengetahui penerapan Pasal 7 UndangUndang Nomor 16 Tahun 2019 dan faktor-faktor penyebab perkawinan di bawah umur di Kabupaten Jayapura danfaktor-faktor penyebab perkawinan di bawah umur di Kabupaten Jayapura. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan yuridis normatif digunakan untuk menganalisis peraturan hukum yang mempunyai relevansi dengan masalah yang diteliti yakni ketentuan tentang batas usia perkawinan yang telah mengalami setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa efektivitas Penerapan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan di bawah umur di Kabupaten Jayapura bahwa penerapan Undang-Undang tersebut belum berjalan efektif. Dalam hal ini terlihat dari fakta yang ditemukan oleh peneliti di lapangan, dilihat dari segi hukum nya Pasal 7 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 belum berjalan secara maksimal, penegak hukum masih di temukan tidak bekerja secara profesional, kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk menaati aturan dan kurang nya pemahaman tentang aturan yang ada, masih di temukan budaya ikut-ikutan di dalam masyarakat Kabupaten Jayapura sehingga penerapan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan dibawah umur tidak bisa di terapkan secara efektif. Oleh sebab itu, kepada pemerintahan hendaknya mensosialisasikan kepada masyarakat tentang dampak apabila melangsungkan perkawinan di bawah umur sangatlah buruk sehingga masyarakat mengetahui apabila menikah dibawah umur akan berbahaya bagi diri sendiri, kepada masyarakat hendaknya memiliki kesadaran untuk menaati hukum yang berlaku, agar tidak terjadi sesuatu kepada diri sendiri dan saling mengingatkan antara satu dan yang lain

    Kajian Hukum Tentang Penyelesaian Sengketa Lahan Tambang Emas di Kampung Mogodagi Distrik Kapiraya Kabupaten Deiyai.

    No full text
    Penelitian ini mendeskripsikan tentang pertambangan emas di kampung mogodagi distrik kapiraya kabupaten deiyai. Menurut Sunidyo Suryo Herdadi selaku kepala inspektur tambang mineral dan batubara, Pertambangan Tanpa Izin atau PETI terus menjadi perhatian Pemerintah. Diperlukan upaya bersama dan dukungan seluruh pihak untuk mendorong penanganan isu PETI beserta dampak yang ditimbulkan. PETI adalah kegiatan memproduksi mineral atau batubara yang dilakukan oleh masyarakat atau perusahaan tanpa memiliki izin, tidak menggunakan prinsip pertambangan yang baik, serta memiliki dampak negatif bagi lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial. "PETI adalah kegiatan tanpa izin, dan memicu kerusakan lingkungan. Kegiatan ini juga memicu terjadinya konflik horisontal di dalam masyarakat," kata Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sunindyo Suryo Herdadi. Selain itu, PETI juga mengabaikan kewajiban-kewajiban, baik terhadap Negara maupun terhadap masyarakat sekitar. "Karena mereka tidak berizin, tentu akan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggung jawab penambang sebagaimana mestinya. Mereka tidak tunduk kepada kewajiban sebagaimana pemegang IUP dan IUPK untuk menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk juga pengalokasian dananya," ujar Sunindyo

    Peranan Notaris Dalam Merealisasikan Pemberian Kredit Perbankan di Kota Jayapura.

    No full text
    Penelitian dengan judul “Peranan Notaris Dalam Merealisasikan Pemberian Kredit Perbankan di Kota Jayapura” dilakukan pada Bank Danamon Cabang Jayapura dan PT. Bank Mandiri (Persero) tbk, Kantor Kas Abepura dengan tujuan untuk mengetahui peran Notaris dalam memenuhi aspek kepastian hukum terhadap pemberian kredit perbankan serta jaminan perlindungan hukum bagi para pihak (debitur dan kreditur) apabila akta perjanjian kredit dibuat dihadapan Notaris. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang memberi penekanan pada data lapangan, namun demikian penelitian ini diawali dengan mempelajari data sekunder yang diperoleh dari perpustakaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam praktek pemberian kredit terdapat dualisme kebijakan yaitu pemberian kredit yang dilakukan dengan akta notariil (akta otentik) dan akta dibawah tangan. Namun demikian, sebagian besar responden (78,125%) debitur menyatakan bahwa perjanjian kredit yang dilakukan didepan Notaris dapat menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum yang seimbang bagi debitur maupun kreditur (bank). Oleh sebab itu pemerintah perlu membuat undang-undang tentang perjanjian kredit perbankan, agar tercipta presepsi yang sama dalam proses pemberian kredit dan berbagai peraturan pelaksanaannya

    271

    full texts

    670

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Cenderawasih Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇