Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
Not a member yet
    6336 research outputs found

    Peer Review : Interpretasi Pola Grafik Hubungan Temperatur dan Waktu pada Pirolisis CPO Parit

    No full text

    Pengaruh Jumlah Lilitan Pipa Sebagai Pemanasan Awal Pada Kompor Pembakar Jenazah

    No full text
    Kompor jenazah merupakan istilah yang digunakan untuk burner yang digunakan dalam upacara Ngaben di Bali. Burner ini menggunakan lilitan pipa dalam jumlah tertentu untuk pemanasan awalbahan bakar yang diharapkan meningkatkan kehalusan droplet bahan bakar saat bahan bakar di semprotkan melalui nozzle. Faktor jumlah lilitan pipa burner akan mempengaruhi karakteristik semprotan bahan bakar dan mempengaruhi pola nyala api pembakaran pada kompor pembakar jenazah. Penelitian ini menguji kompor pembakar jenazah dengan memvariasikan jumlah lilitan pipa burner (4 lilitan, 5 lilitan dan 6 lilitan) yang ada pada ujung kompor. Selama proses pembakaran ini akan dicari pola nyala api pembakaran, panjang nyala api, bentuk sudut nyala api, distribusi temperatur, dan durasi pembakarannya. Dari ketiga variasi jumlah lilitan pipa burner pipa burner dengan 6 lilitan pipa mempunyai durasi pembakaran paling singkat, pola nyala api yang paling baik, konsumsi bahan bakar paling sedikit. Dengan lilitan yang lebih banyak, bahan bakar mengalami pemanasan awal lebih lama sehingga bahan bakar lebih siap teratomisasi saat disemprotkan melalui nosel, dan menghasilkan pembakaran yang lebih baik. Kata Kunci : Lilitan pipa burner, Pola nyala, Durasi pembakara

    Mengatasi Kesulitan Menulis

    No full text

    PERHITUNGAN AMBLESAN (SUBSIDENCE) DENGAN PENDEKATAN PROKSIMAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN EMISI GAS RUMAH KACA PADA LAHAN GAMBUT

    No full text
    Amblesan (subsidence) gambut sering dikaitkan dengan emisi gas rumah kaca (GRK). Logika ini didasarkan pada asumsi bahwa amblesan gambut yang menyebabkan menurunnya permukaan lahan gambut sejalan dengan kehilangan massa gambut melalui proses oksidasi yang pada akhirnya meningkatkan emisi GRK terutama CO2. Logika ini jika tidak dipahami secara baik dan benar akan menghasilkan taksiranlebih (overestimate) atas emisi GRK yang terjadi di lahan gambut, karena amblesan gambut bukan hanya akibat kehilangan massa gambut tetapi juga akibat pemadatan dan pengawaairan (dewatering). Penelitian ini mencoba mencermati dan menganalisis data hidro-fisik gambut yang dikumpulkan pada berbagai tipe pemanfaatan lahan gambut untuk menurunkan proporsi amblesan akibat pemadatan atau pengawaairan. Amblesan lahan gambut dapat digambarkan secara proksimat melalui indikator pemadatan dan kadar lengas. Pada kadar lengas spesifik >2 dm3kg-1amblesan gambut akibat pemadatan secara proporsional dapat digambarkan dengan persamaan modifikasi dari Groenevelt dan Grant (2004). Dari persamaan ini dapat juga ditunjukkan kadar lengas kritis terjadinya amblesan akibat kehilangan massa gambut. Pendekatan proksimat ini perlu diuji dengan banyak data yang tersedia sebelum diaplikasikan pada perhitungan kehilangan karbon pada lahangambut

    ANALYSIS ON THE SUBSTITUTION ABILITY OF MOCAF TOWARD WHEAT FLOUR, ITS BUSINESS FEASIBILITY, AND ITS INDUSTRY MULTIPLE EFFECTS

    No full text
    ABSTRACT The production of Modified Cassava Flour (mocaf) in SMEs scale in South Kalimantan area was not feasible considered from its business feasibility hence the multiple effect was unmeasured based on its industry existence. Mocaf production derived from cassava, which is a plant that not only match on dry land but also in the wetlands of South Kalimantan, can be oriented by consumer as a substitution for wheat flour for common food products in the society. Therefore, further research refers to aspects mocaf premium for health. The objective of this research was to increase the society consumption of mocaf for the healthy reason related to the trend on negative effect from high level of gluten in wheat flour. The laboratory test showed the result that supports mocaf product for health. With this consideration then mocaf processed product has potentials to be developed though serious marketing effort is required due to infamiliarity of the mocaf especially in South Kalimantan area. Difference test result showed that prospects, indeed, have intention to purchase mocaf-based processed products for healthy reason. Keywords: mocaf, wheat flour substitution, South Kalimanta

    2

    full texts

    6,336

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇