Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
Not a member yet
6336 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN PROTOTIP ALAT BANTU OPERASI TUAS KOPLING, REM DAN GAS UNTUK PENGEMUDI DENGAN KENDALA KAKI
Pengoperasian tuas kopling, rem dan gas adalah keharusan saat mengemudi kendaraan roda empat. Tetapi menjadi masalah bagi pengemudi dengan kendala kaki. Pengoperasian tuas kopling, rem dan gas dengan penggerak mekanis lain menjadi solusi alternatif yang menarik untuk
dirancang agar pengemudi dengan kendala kaki dapat mengemudi sebagaimana mestinya. Karenanya diperlukan analisa detail agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk memperoleh data tersebut diperlukan prototip ruang kemudi mandiri yang berdiri sendiri (stand alone) terlepas dari mobil. Dengan demikian beberapa varian gaya bisa diuji dengan langsung dan mudah tanpa bergantung pada mobil. Tulisan ini membahas rancangan prototip ruang kemudi mandiri yang berdiri sendiri (stand alone)
Kata kunci: Pengoperasian tuas kopling, rem dan gas, kendaraan, kendala kaki, rancang prototi
CARBON MINERALISATION OF RECLAIMED PEATS FOR AGRICULTURE: EFFECTS OF LIME AND NITROGEN APPLICATION
Liming and nitrogen fertiliser application are common management practice used to achieve optimum production in reclaimed peats for agriculture. The effects of lime and nitrogen addition on carbon mineralisation have been widely studied, but the results are highly varied. These inconsistencies are thought to have been attributed to differences in the quality of substrates in the soils used in those studies. To test whether the effect of lime and nitrogen addition on carbon mineralisation of peats depends on peat substrate quality, two tropical peats varying in carbon chemical structure as determined by the solid-state 13C nuclear magnetic resonance (NMR) were incubated in the laboratory experiment for 35 days. Carbon mineralisation in peat of high C/N ratio increased with nitrogen addition, but decreased in peat of low C/N ratio. Liming stimulated carbon mineralisation in both peats but the response was greater in peat of high C/N ratio than that of low C/N ratio. Results of this study demonstrate that liming and nitrogen fertiliser application influence carbon mineralisation of peats with the degree of carbon mineralisation varied with the substrate quality of peat
POLA ARAHAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN Di Sub-Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Amandit Kabupaten Hulu Sungai Selatan
WAYANG TENGUL SEBAGAI WAYANG PENDOBRAK KEMAPANAN
Pertunjukan seni Wayang biasanya dimainkan dengan mengikuti pakem-pakem
tertentu yang sudah disepakati secara tidak langsung oleh para dalang dan juga para penikmat
wayang. Namun, bebeda dengan kebanyak pertunjukan wayang, wayang tengul dimainkan dengan
tidak ada keharusan untuk sesuai dengan pakem-pakem yanga sudah baku. Kajian ini bertujuan
untuk menggambarkan sejarah seni pertunjukan wayang tengul serta berbagai berbagai alasan
kenapa bentuk permainan dalam pementasan wayang tengul menjadi seni pertunjukan yang
dimainkan dengan gaya sendiri dan tidak menggunakan pakem-pakem yang sudah establish dalam
dunia perwayangan. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah Metode penelitian
kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa sejarah wayang tengul lahir dari masyarakat Jawa sub
kultur Bojonegoro yang egaliter dan tumbuh dan berkembang dari masyarakat pinggiran Jawa
yang kritis terhadap berbagai gejala sosial yang menunjukkan ketidak adilan. Adanya berbagai
bentuk permainan dalam seni pertunjukan wayang yang tidak berpedoman pada pakem-pakem
yang lazim dalam dunia perwayangan adalah sebagai wujud perlawanan terhadap kebudayaan
yang dominan yang dianggap hanya menguntungkan sekelompok elit dalam masyarakat. Wayang
tengul memberikan pesan pentingnya egalitarianisme dalam kehidupan sosial serta selalu kritis
terhadap berbagai kemapanan yang seringkali melenakan dan menindas masyarakat kecil.
Kata Kunci: Seni Pertunjukan, Wayang Tengul, Pendobrak Kemapana
Evaluasi Kesiapan Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika FKIP Unlam Dalam Melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun 2012
FKIP Unlam menjalin kemitraan dengan sekolah melalui Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dalam rangka menciptakan calon guru profesional, tetapi kenyataan menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika yang melaksanakan PPL masih rendah. Oleh karena itu dilakukan penelitian evaluasi untuk mengetahui kesiapan kompetensi pedagogik, professional, kepribadian, dan sosial mahasiswa dan kesiapan Prodi Pendidikan fisika dalam membekali kompetensi mahasiswa PPL, serta merumuskan model alternatif pemecahan masalah yang dihadapinya. Penelitian menggunakan pendekatan metaanalisis melalui refleksi hasil analisis angket mahasiswa dan hasil wawancara guru pamong. Subyek penelitian 45 mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika yang memprogram matakuiah PPL 2 tahun 2012 dan guru pamong. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kesiapan kompetensi mahasiswa melaksanakan PPL pada kompetensi kepribadian sebesar 78%, sosial sebesar 83%, pedagogik (67%) dan professional (59%). Mahasiswa mengalami kesulitan menerapkan keterampilan proses sains, variasai metode/model pembelajaran inovatif terutama pembelajaran berbasis laboratorium dan karakter, evaluasi menyeluruh (kognitif, afektif, dan psikomotorik), aplikasi materi dalam produk teknologi, menciptakan suasana pembelajaran menyenangkan, (2) peranan Prodi Pendidikan fisika dalam membekali mahasiswa PPL kurang maksimal dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif berbasis karakter, pengelola kelas dengan berbagai kondisi, dan pembelajaran fisika berbasis penemuan di laboratorium, dan (3) Alternatif pemecahan masalah yang ditawarkan berupa penyediaan sarana dan prasarana laboratorium fisika ideal beserta alat dan bahan yang diperlukan, penataan ulang kurikulum Prodi Pendidikan dengan menekankan penambahan SKS matakuliah Strategi Belajar Mengajar, pengintegrasian pembelajaran berbasis penemuan di laboratorium dan karakter pada perkuliahan, dan pengembangan perangkat pembelajaran inovatif berbasis karakter.
Kata Kunci: Kompetensi Guru, Evaluasi, PP