Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
Not a member yet
6336 research outputs found
Sort by
Peer Review Jurnal Ilmiah: Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Banjarmasin Barat
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Banjarmasin Barat”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jejaring sosial terhadap motivasi belajar siswa-siswi SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat.
Populasi penelitian adalah siswa-siswi kelas IX di Kecamatan Banjarmasin Barat. Sampel yang dijadikan responden diambil berdasarkan perhitungan proposional random sampling sehingga mewakili jawaban pada wilayah yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data primer dalam penelitian menggunakan metode observasi dan metode kuisioner, pengumpulan data sekunder menggunakan metode studi dokumen dan studi pustaka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Korelasi product moment dan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada hubungan yang signifikan antara penggunaan jejaring sosial terhadap motivasi belajar siswa-siswi SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat, karena nilai rxy bernilai 0,4385 lebih besar dari r tabel 1% yang menghasilkan angka 0,1128 dan tabel 5% dari tabel r menghasilkan angka 0,1478 sehingga nilai rxy lebih besar dari r tabel 1% dan r tabel 5% yaitu 0,11280,1478. Dari hubungan yang signifikan diatas juga diperoleh pengaruh yang signifikan antara penggunaan jejaring sosial terhadap motivasi belajar siswa-siswi di Kecamatan Banjarmasin Barat Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil analisis dari analisis regresi menunjukan hasil analisis regresi memperoleh harga Freg= 74,03. Harga Freg lebih besar dari pada harga tabel F baik taraf signifikan 5% maupun 1%, yaitu 3,8896,759. Artinya ada pengaruh yang negatif dan hubungan yang tinggi antara penggunaan jejaring sosial terhadap motivasi belajar siswa-siswi SMP kelas IX di Kecamatan Banjarmasin Barat.
Kata Kunci : Pengaruh Jejaring Sosial, Motivasi Belaja
Inventory of natural tourism destination in Loksado district of southern regency of southern river (Hulu Sungai Selatan) South Kalimantan province
South Hulu Sungai Regency (HSS) has great tourism potential, diverse, unique, and spread over its territory. All potentials of the Natural Attraction Object (ODTWA) listed in the Tourism Sector Development Policy are still having problems affecting in the development of nature tourism in Hulu Sungai Selatan District. The problems that are still a constraint of natural tourism objects, among others, limited access to the location of natural attractions, not supporting adequate tourism support facilities, lack of maintained facilities and existing buildings, land tourist attractions still belong to the community, there is a management conflict between local government and community local and land conflicts. Based on the description of the problem as a first step in developing the development strategy, then in this study was conducted with the aim to meinventarisasi objects related to the development of leading natural tourism in Hulu Sungai Selatan Regency. The method used is by interview and field survey then the data obtained is analyzed by spatial analysis with research output is map of tourism object of Hulu Sungai Selatan Regency. The results of this study are very useful later for the review of policies and improve the strategy of natural tourism development in Hulu Sungai Selatan Regency.
Key words: Potential, Tourism, Policy, Strategy, Developmen
Pendidikan Kritis terhadap Pesan Terselubung Label Warning Produk Industri Hasil Tembakau (Kretek)
REPOSISI GURU DALAM PENDIDIKAN NASIONAL
Guru adalah profesi yang pada mulanya diangap oleh masyarakat Indonesia sebagai pekerjaan yang mulia dan luhur (Supriadi, 1999) karena mereka adalah orang yang berilmu, berakhlak, jujur, baik hati, disegani serta menjadi teladan masyarakat (Hadiyanto, 2001).
Di Amerika Serikat, guru memperoleh penghargaan yang proporsional sehingga tidak mengherankan kalau hasil survey di sana menunjukkan pekerjaan guru menjadi pilihan pertama, yaitu 31,3% (Sahertian,1994). Guru menjadi pilihan pertama karena sangat berkait dengan penghargaan finansial (insentif) masyarakat atau negara terhadap profesi itu. Negara-negara maju seperti Amerika dan Australia memberikan penghargaan yang proporsional kepada guru karena untuk memasuki profesi itu pun diperlukan persyaratan khusus yang tidak mudah diperoleh dengan begitu saja. Lain halnya dengan di Indonesia perhatian pemerintah terhadap profesi dan nasib guru masih terbatas pada retorika saja (Kompas, 29 Juni 2001)
Penerapan Metode RADAR untuk Mengukur Potensi Pertumbuhan Bank Kalsel.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui dan menganalisis potensi pertumbuhan Bank Kalsel. Analisis yang digunakan yaitu analisis Radar. Berdasarkan hasil analisis data untuk tahun 2011 dan tahun 2012 diketahui bahwa rasio-rasio keuangan Bank Kalsel mengalami penurunan, selain itu bedasarkan skala rasio analisis Radar posisinya juga mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena Bank Kalsel banyak membuka kantor-kantor pelayanan baru yang mengakibatkan bertambahnya biaya dan menurunnya laba, akan tetapi hal tersebut tidak terlalu mempengaruhi penurunan posisi pada skala rasio Radar karena perhitungan rasio-rasio bank pesaing juga relatif turun. Rasio potensi pertumbuhan sebagai salah satu indikator bagaimana kondisi Bank Kalsel dimasa yang akan datang menunjukkan bahwa Bank Kalsel memiliki potensi yang besar untuk tumbuh dan berkembang dengan cara harus mengelola dana pihak ketiga dan modal dari pemegang saham yang berhasil dihimpun untuk disalurkan dalam bentuk kredit dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian sehingga fungsi Bank Kalsel sebagai financial intermediary dan agent of development untuk mendukung perkembangan ekonomi daerah terwujud sehingga memicu pertumbuhan pada kinerja Bank Kalsel
Analysis of factors affecting stunting events in underwrapped in cempaka velocity mining area kota banjarbaru in year 2017
MODEL PEMBELAJARAN STAD SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF DALAM PEMBELAJARAN PKn DI SEKOLAH DASAR
Dalam mata pelajaran PKn seorang siswa bukan saja menerima pelajaran berupa pengetahuan, tetapi pada diri siswa juga harus berkembang sikap, keterampilan, dan nilai-nilai moral yang baik. Sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang, tujuan dari pelajaran PKn pada setiap jenjang pendidikan adalah untuk mengembangkan kecerdasan peserta didik melalui pemahaman, keterampilan sosial, dan intelektual, serta prestasi dalam memecahkan masalah di lingkungan sekitarnya. Untuk mencapai tujuan pembelajaran PKn tersebut, maka peran guru sangat menentukan terutama dalam rangka mengelola pembelajarannya. Karena itu, untuk membangkitkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran adalah dengan menginovasi sistem pembelajaran agar menjadi pembelajaran yang mampu mendorong siswa sebagai peserta didik menggali sendiri, memecahkan suatu masalah dari konsep yang dipelajarinya, dan berperan secara aktif, misalnya pembelajaran model Student Teams Achievement Division (STAD). STAD. Melalui model pembelajaran ini diharapkan terbentuk pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM).
Kata-kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD), pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM)
Pengaruh Pemilihan Jenis Material Terhadap Nilai Koefisien Perpindahan Panas pada Perancangan Heat Exchanger Shell-Tube dengan Solidworks
Heat exchanger jenis shell-tube banyak digunakan di industri yaitu sebagai penukar panas antara dua fluida yang saling berbeda temperatur. Pemilihan jenis material mempengaruhi kinerja dari heat exchanger tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemilihan jenis material terhadap nilai koefisien perpindahan panas pada perancangan heat exchanger shell-tube
dengan solidworks. Bagian shell yaitu stasionary head dan rear head digunakan carbon steel sedangkan untuk tube digunakan copper, brass dan alluminium bronze. Dimensi yang digunakan berdasarkan perhitungan thermal dengan panjang 2.15 m untuk bagian shell dan tube, diameter
dalam shell 30.48 cm, diameter dalam tube 1.656 cm, diameter luar tube 1.905 cm, jumlah tube 98 pitch, layout triangular pitch, jumlah baffle 14 buah dengan jarak 13.7 cm. Nilai koefisien perpindahan panas keseluruhan pada perhitugan thermal untuk material copper pada tube 864.15
W/m2K, brass 856.89 W/m2K dan alluminium bronze 852.66 W/m2K. Distribusi kecepatan aliran dihasilkan dari simulasi dengan kecepatan inlet fluida air panas rata – rata dari semua material adalah 0.789 m/s dan kecepatan outlet 0.769 m/s. Distribusi kecepatan inlet rata – rata fluida air dingin 3.026 m/s dan kecepatan outlet 2.965 m/s. Distribusi temperatur yang dihasilkan pada fluida
air panas dengan inlet 90ºC dan temperatur outlet berkisar antara 40ºC–43ºC. Distribusi temperatur
fluida air dingin dengan inlet 21ºC dan temperatur outlet berkisar antara 33ºC–34ºC. Penurunan tekanan rata – rata yang dihasilkan fuida air panas 1061.36 Pa dan penurunan tekanan yang dihasilkan fluida air dingin 14300.1 Pa.
Kata kunci : Heat Exchanger, Shell and Tube, Koefisien Perpindahan Panas, Kecepatan Fluida,Temperature Fluida, Tekanan fluida