UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
2796 research outputs found
Sort by
Pengembangan Trainer Internet Of Things Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Internet Of Things
Penelitian ini bertujuan menghasilkan trainer Internet of Things untuk mahasiswa jurusan pendidikan teknik Informatika dan menilai kelayakan trainer Internet of Things untuk mahasiswa jurusan pendidikan teknik Informatika. Pada trainer yang dikembangkan, aplikasi trainer Internet of Things digunakan untuk kendali jarak jauh menggunakan internet. Penelitian ini merupakan penelitian R&D karena hasil penelitian berorientasi pada produk yang berupa trainer dan modul pendamping. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang terdiri dari analisis, desain, implementasi dan evaluasi, dimana letak evaluasi dan revisi berada pada setiap tahapan. Pengambilan data menggunakan angket yang memiliki rentang nilai 1 s.d. 4. Perolehan nilai angket selanjutnya dikonversi untuk mengetahui kategori kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kelayakan media trainer Internet of things secara umum memperoleh nilai 3,33 yang diintrepetasikan dalam kategori Sangat Baik dan diperoleh beberapa masukan yang telah diperbaiki. Nilai kelayakan yang dapat diintrepetasikan sangat baik pada trainer Internet of Things menunjukkan bahwa trainer ini dapat digunakan dalam pembelajaran dikelas
Sistem Pendeteksi Dini Kebakaran Gedung Berbasis Zigbee Mesh Network
Perkembangan teknologi khususnya dalam hal informasi dan komunikasi menjadi peran penting dalam dunia masa kini, sebagai contoh penerapan teknologi informasi dan komunikasi telah merambah dalam segala aspek kehidupan diantaranya ialah rumah tangga, otomotif, militer, kesehatan, industri, hingga lingkungan. Salah satu contoh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini ialah wireless sensor network (WSN) yang mana pengembangan dan penelitiannya masih sangat terbuka lebar. Pada penelitian ini peneliti membangun sebuah sistem deteksi bahaya kebakaran dengan mengimplementasikan Zigbee Mesh Network berbasis wireless sensor network (WSN). Untuk sensor pendeteksi bahaya kebakaran yang digunakan adalah LM35, dan MQ-2 selain itu untuk komunikasi wireless nya menggunakan modul Xbee S2. Node sensor yang dibangun langsung terghubung antara modul Xbee dengan sensor LM35 dan MQ-2. Hasil dari pembacaan sensor akan dikirim ke koordinator dan diolah di Arduino. Kemudian data yang telah diolah akan ditampilkan pada antarmuka yang dibuat menggunakan aplikasi Visual Studio. Dari sistem yang telah dirancang mampu bekerja tanpa mikrokontroller untuk node sensor karena hanya melakukan pembacaan ADC dan digital. Sistem dapat bekerja dengan baik apabila jarak node dengan koordinator \u3c 40 m. Selain itu proses pengiriman data tidak terganggu apabila salah satu node sensor mengalami gangguan
Pengembangan modul pop-up berbasis inkuiri terbimbing pada tema tata surya untuk kelas VII SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan modul pop-up berbasis inkuiri terbimbing tema tata surya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari sepuluh langkah dalam pelaksanaannya. Modul yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh 3 ahli materi dan 3 ahli media untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kelayakan modul pop-up berbasis inkuiri terbimbing oleh ahli materi dan media memperoleh skor rata-rata 54 dan 39 dengan kriteria sangat layak. Uji coba skala kecil untuk mengetahui keterbacaan modul mendapatkan rata-rata skor 36,89 dari siswa dan 11,9 dari guru dikategorikan sangat baik. Hasil skor N-gain diperoleh kriteria sedang sampai tinggi sebesar 93,75% dan siswa mendapatkan nilai posttest ‰¥75 sebesar 84,4%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul pop-up berbasis inkuiri terbimbing tema tata surya layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Development of pop-up module with inquiry guided-based in the solar system\u27s theme for 7th grade students
Abstract
This research aims to determine the feasibility and effectiveness of pop-up module with the inquiry guided based in the solar system\u27s theme. This research is a development research using research model that cited from Sugiyono (2015) which consists of ten steps in the implementation. Then, the modules which developed were validated by 3 material experts and 3 media experts to determine the feasibility of the product. The results show that the feasibility assessment of pop-up module with inquiry guided based is guided by material and the media experts obtain an average score of 54 and 39 with very reasonable criteria. Small-scale experiment aims to determine the legibility of the module earned an average score of 36.89 from students and 11.9 from teachers. The classical exhaustiveness obtained is 84,4%, the average og gain normality is 0,55 with medium criterion. Based on the results of the research can be concluded that the pop-up module with inquiry guided-based in the solar system\u27s theme is feasible and effective use in the learning process
Pengembangan handout fluida dinamik terintegrasi metakognisi untuk meningkatkan kemampuan aplikasi siswa SMA dan MA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan handout fluida dinamik terintegrasi metakognisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian ini adalah guru fisika dan siswa kelas XI IPA pada SMAN 8 Yogyakarta dan MAN Laboratorium UIN Yogyakarta. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian kualitas handout oleh ahli pendidikan fisika dan guru fisika, lembar tanggapan siswa terhadap kualitas handout, tes awal dan tes akhir kemampuan menerapkan prinsip fluida dinamik, lembar tanggapan guru fisika dan siswa terhadap penggunaan handout. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis gain score, dan analisis varians dua jalur. Hasil penilaian ahli dan guru menunjukkan bahwa handout memiliki kualitas yang sangat baik. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa handout memiliki kualitas yang baik menurut tanggapan siswa, penggunaan handout menghasilkan peningkatan kemampuan menerapkan prinsip fluida dinamik siswa SMA dan MA yang signifikan, dan handout sangat praktis digunakan menurut guru fisika SMA dan praktis menurut siswa SMA.
Developing handout of fluid dynamics integrated by metacognition to improve application ability of SMA and MA students
Abstract
This research aims to develop a handout of fluid dynamics integrated by metacognition. This type of research is research and development. The subjects of this study were a SMA/MA physics teacher and XI IPA grade students at SMAN 8 Yogyakarta and MAN Laboratory UIN Yogyakarta. The instruments used in this study were in the form of quality assessment sheet of teaching materials handout by physics education experts and SMA/MA physics teachers, students response sheet on the quality of teaching materials handout, initial and final test of application competence of the principles of fluid dynamics, and SMA/MA physics teacher and students response sheet on the use of the teaching materials handout. The data analysis technique used in this research was descriptive analysis, analysis of gain score, and two way analysis of variance. The expert and physics teacher assessment results show that the handout developed has a very good quality. Field testing results show that the handout developed has good quality according to student responses, the use of this handout can result significant improvement on the students ability to apply the principles of fluid dynamics at SMAN 8 Yogyakarta and MAN Laboratory UIN Yogyakarta, and the use of the handout is very practical according to SMA physics teacher and practical according to SMA students
Sainsmatika-based story tale book to improve environmental awareness of 4th grades students
This study aimed to determine the effectiveness of sainsmatika-based storybooks to improve environmental awareness for students. The experimental research design was used in this study, which involved two classes, namely the control class and the experimental class. Each class consisted of 30 students. The research subjects were 60 students of grade 4 students consisting of 36 female students and 24 male students. The analysis process used an independent t-sample test to find out the differences in each outcome. The results showed that based on the gain value obtained, it found out that the average value of the pre-test results in the control class was 49.47 and the posttest result was 67.41. This showed that the increasing score in the pre-test and post-test control classes only reached 2.34 which can be classified as low. Whereas in the experimental class, the results showed that the average pre-test results in the experimental class was 52.63, and the post-test results were 78.90. It means that the students\u27 environmental awareness on pre-test and post-test results were 3.48, which was in the medium category. The results of the experimental research showed that the use of sainsmatika-based storybooks has a significant impact on students\u27 environmental awareness. The results of hypothesis testing on environmental awareness variables showed that there were significant differences between the control group and the experimental group. The experimental group was better than the control group (t count 3.124 at level p 0.01)
Desain alat praktikum pembiasan cahaya untuk membantu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain alat praktikum pembiasan cahaya yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, mengetahui respon siswa terhadap alat praktikum pembaisan cahaya, dan mengetahui pengaruh penggunaan alat praktikum pembiasan cahaya terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R & D). Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 di MAN 2 Rembang. Sampel yang digunakan adalah dua kelas, yaitu XI MIA 2 (kelas eksperimen) dan XI MIA 3 (kelas kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Hasil uji kelayakan oleh ahli memperoleh nilai sebesar 97,5% yang berarti alat tersebut layak digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan berdasarkan tanggapan siswa yaitu sebesar 90,63% siswa setuju bahwa alat ini efektif digunakan saat pembelajaran. Berdasarkan hasil posttest yang lebih besar dibanding pretest menunjukkan bahwa alat tersebut dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) pengembangan alat yang meliputi bahan yang digunakan, desain alat, sumber cahaya, busur dan teknis penggunaan alat, (2) siswa memberikan respon positif terhadap alat praktikum pembiasan cahaya dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan alat praktikum pembiasan cahaya terhadap kemampuan pemechan masalah siswa.
Desaign of refraction of light practical tools to help increase the problem solving ability of students
Abstract
This research aimed to develop refraction of light practical tools that can increase the to increase problem solving ability of students, to find out the student\u27s response to the light mixing practicum tool, and to find out the influence of refraction of light practical tool to increase problem-solving abilities. The type of this research is research and development (R & D). This research was conducted in the even semester of the academic year 2017/2018 at MAN 2 Rembang. The sample used was two classes, namely XI MIA 2 (experimental class) and XI MIA 3 (control class). Sampling technique using a purposive sampling technique. The design used in this research was quasi experimental design. The result of feasibility test by expert get value equal to 97,5% which means the tool is suitable for learning process. In addition, based on the responses of students of 90.63% of students agreed that this tool effectively used during learning process. Based on a posttest results greater than the pretest indicated that the tool can increase the problem solving ability of students. It can be seen from a posttest results greater than the pretest. This research resulted in: (1) the development of tools that covers materials used, tools design, arc, light source, and technical use of the tools, (2) the students give a positive response to refraction of light practical tools and (3) there is a significant influence on the use of refraction of light practical tools against the problem solving ability of the students
Peningkatan keyakinan diri dan hasil belajar guling depan melalui latihan imagery
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan diri dan hasil belajar guling depan pada siswa putri kelas X Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran melalui integrasi latihan imagery pada pembelajaran Penjasorkes. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri empat tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Analisis hasil penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa dari kelas X A Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran. Tindakan yang dilakukan berupa integrasi latihan imagery dalam pembelajaran guling depan. Pengambilan data penelitian melalui tes unjuk kerja, observasi, dan angket skala keyakinan diri. Tes unjuk kerja dilakukan pada penilaian hasil belajar guling depan. Angket skala keyakinan diri untuk mengukur tingkat keyakinan diri siswa. Sedangkan observasi dilakukan selama pembelajaran berlangsung untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui program latihan imagery yang diintegrasikan dalam pembelajaran, siswa mengalami peningkatan keyakinan diri dan hasil belajar pada materi guling depan.
Improve self-efficacy and learning outcomes of the forward roll through the exercise imagery
Abstract
This research aims to improve self-efficacy and learning outcomes in the forward roll of female students of class X Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran through the integration of imagery exercise in teaching Physical Education. This research is a classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle comprised four stages: preparation, execution, observation, and reflection. The analysis of the results of research was conducted by qualitative descriptive manner. The subjects were 25 students of class X A, Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran. The actions taken were in the form of imagery exercise integration into forward roll teaching. The collecting of the research data was through performance tests, observation, and self-efficacy scale questionnaire. The results show that through the imagery exercise program that is integrated into the lesson, students\u27 self-efficacy and learning outcome increase
Modul tutorial sebagai media pembelajaran pencak silat untuk siswa sekolah menengah kejuruan
Penelitian bertujuan untuk menghasilkan modul tutorial pembelajaran pencak silat yang dapat digunakan guru SMK dalam mata pelajaran Penjasorkes. Penelitian ini melalui 9 tahapan dengan mengadaptasi penelitian dan pengembangan pendidikan model Sugiyono. Subjek penelitian adalah siswa SMK 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung. Instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian berupa modul tutorial pembelajaran pencak silat yang terdiri dari: (1) teknik dasar pukulan; (2) teknik dasar tendangan; dan (3) sikap pencak silat. Model disusun dalam bentuk buku panduan dengan judul Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK . Berdasarkan penilaian para ahli materi, ahli media dan guru, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul tutorial pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK layak digunakan dalam pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK.
Tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students
Abstract
This research aimed to produce a tutorial module as learning media for pencak silat which can be used by vocational teachers in Physical Education. This study was a research and development conducted in 9 steps by adapting educational research and development according to Gall, Gall, & Borg\u27s model. The results of the research were a tutorial module as learning media for pencak silat consisting of: (1) basic blow technique; (2) basic kick technique; and (3) stance on pencak silat. Models arranged in a handbook entitled Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK . Based on the assessment of matter experts, media experts and teachers, it can be concluded that the development of tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students is suitable for learning pencak silat for vocational students
The analysis of students\u27 mathematical representation errors in solving word problem related to graph
The skills of reading, interpreting and constructing graphs are important for students. These skills are related to mathematical representation. The purpose of this study is to analyze Grade 8 students\u27 representation errors in solving word problems related to graphs in one of junior high schools in Banda Aceh, Indonesia. The data were obtained based on a mathematics test administered to 36 students and a short interview conducted for five selected students. The test consisted of eight problems adapted from four contexts of PISA problems related to graph. Students\u27 representation errors were classified based on the errors of changing one representation to another representation, such as visual to verbal, visual to symbolic, visual to visual and verbal to visual. The results reveal that representation errors are not solely influenced by the types of representation. It is indicated by the questions with similar representation resulted in a different percentage of students committing representation errors. In general, the students\u27 representation errors are due to the fact that students not being familiar with the problems requiring representation; students not being used to solve PISA context problems and word problems; as well as the teachers\u27 time constraint in teaching non-routine problems
STRUKTURASI KOMUNIKASI INTERNAL DALAM PRAKTIK MEDIA RELATIONS DI DALAM INDUSTRI MEDIA
Potter, James W. 2014. Media Literacy (7th ed.). Thousand Oaks, California: Sage Publication