UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
Not a member yet
    4089 research outputs found

    Analisis Penerapan Hukum Persaingan Usaha Dalam Menangani Praktik Monopoli di Indonesia

    Get PDF
    Competition law serves as a crucial pillar in maintaining a fair, efficient, and sustainable market. In Indonesia, this is regulated by Law No. 5 of 1999 concerning the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition.[1] This study aims to evaluate the effectiveness of the law’s implementation in addressing monopolistic practices by major enterprises. Using a normative juridical approach and case study analysis, the paper explores the national legal framework, institutional performance of the Indonesia Competition Commission (KPPU), and compares it with international practices, particularly those of the European Union. The findings indicate that while the legal foundation exists, structural limitations, regulatory inconsistencies, and low legal awareness among business actors hinder its enforcement. The study recommends legal reform, increased institutional capacity, and stronger inter-agency coordination to promote a competitive and just business environment.   [1] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

    Evaluasi Dampak yang Dirasakan Mahasiswa Conservatory of Music UPH dalam Pelaksanaan Pertunjukan Musik Virtual [Evaluation of the Impact Perceived by UPH Conservatory of Music Students in the Implementation of Virtual Music Performances]

    No full text
    Musical performance is a musical activity that is performed in a public situation, consisting of the physical presence of musicians and audience where both parties share mutual musical experiences in the same space when the show is being performed (Gracyk, 1997). However, since the COVID-19 pandemic hit Indonesia, onsite performances have been forced to shift into virtual performances. This has resulted in the lack of musician’s physical presence and interaction with the audience. This sudden change has confused musicians in implementing their music. The qualitative method with a phenomenological study approach was used for this research. An online survey was conducted with active students of Conservatory of Music UPH as respondents of this study. Data from an online survey was then processed into coding tables, analyzed, and interpreted. The results showed that the phenomenon of implementing virtual music performances has caused several negative and positive impacts for musicians. The negative impact of the implementation of virtual performances was classified into several factors, included: physical absence, motivational, psychological, and technical factors. Whereas, the positive impacts included: better personal encouragement, in-depth evaluation, and new experiences in music-making.   Bahasa Indonesia Abstract: Pertunjukan musik merupakan aktivitas musik yang ditampilkan di depan umum oleh penampil kepada audiens, yang terdiri dari kehadiran fisik pemusik dan audiens di mana keduanya saling berbagi pengalaman musik dalam satu ruang yang sama pada saat pertunjukan sedang ditampilkan (Gracyk, 1997). Namun semenjak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, pertunjukan onsite dengan terpaksa dilaksanakan secara virtual sehingga keberadaan fisik pemusik dan audiens menjadi terpisah. Perubahan sifat pertunjukan dari langsung menjadi virtual terjadi dengan sangat mendadak, sehingga menimbulkan beberapa kesulitan bagi pemusik dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Survei daring dilakukan kepada mahasiswa aktif Conservatory of Music UPH sebagai responden dari penelitian ini. Data dari survei daring kemudian diolah ke dalam tabel coding, dianalisis dan diinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena pelaksanaan pertunjukan musik virtual menghasilkan dampak negatif dan positif bagi pemusik. Dampak negatif dari pelaksanaan pertunjukan virtual tergolong ke dalam beberapa faktor meliputi: faktor ketidakhadiran fisik, faktor motivasi, faktor psikologis dan faktor teknis pelaksanaan pertunjukan. Dampak positif dari pelaksanaan pertunjukan tergolong ke dalam beberapa faktor meliputi: dorongan pribadi untuk menjadi lebih baik, melakukan evaluasi secara mendalam, dan terciptanya pengalaman baru dalam bermusik

    STRATEGI BRANDING DAN PEMASARAN UNTUK DESA WISATA SAWARNA YANG BERKELANJUTAN

    Get PDF
    Tujuan kegiatan untuk memperkuat kapabilitas pemasaran dan branding di Desa Wisata Sawarna. Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku pariwisata lokal dalam mempromosikan desa wisata Sawarna secara efektif dan berkelanjutan. Melalui program pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang konsep dasar branding, teknik pemasaran digital, penggunaan media sosial, dan strategi pengembangan konten yang menarik. Pendekatan praktis dan studi kasus diterapkan untuk memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang dalam pemasaran desa wisata. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal dalam setiap aktivitas pemasaran, sehingga keberlanjutan pariwisata dapat tercapai. Dengan penerapan strategi yang tepat, diharapkan Desa Wisata Sawarna dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperkuat citra positif di mata publik, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan pariwisata yang lebih inovatif dan bertanggung jawab di Desa Wisata Sawarna, sekaligus menginspirasi desa-desa wisata lainnya untuk mengikuti langkah yang tepat dalam mengembangkan sektor pariwisata

    PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA KELAS 3-4 SD DI DESA TANJUNG BURUNG TANGERANG BANTEN

    Get PDF
    Desa Tanjung Burung, yang terletak di kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, merupakan daerah pedesaan yang menghadapi tantangan kurangnya literasi anak-anak usia sekolah dasar. Hasil observasi di desa tersebut menunjukkan kemampuan literasi siswa SD desa Tanjung Burung masih rendah, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami teks bacaan, menulis dengan struktur yang baik, serta mengekspresikan ide secara lisan maupun tulisan. Berdasarkan survei yang melibatkan 120 siswa dari siswa TK sampai siswa kelas 6, diperoleh data 55% siswa belum memiliki kemampuan menyimak dan menulis yang baik. Khusus untuk siswa kelas tiga SD, masih terdapat beberapa siswa yang belum lancar membaca, berdasarkan kondisi tersebut Fakultas Ilmu Pendidikan UPH mengadakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk Bimbingan belajar dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan literasi dasar siswa SD di desa Tanjung Burung sesuai dengan kebutuhan siswa dalam aspek membaca, menulis, berbicara dan menyimak dengan baik. Metode yang digunakan adalah memberikan pendampingan pembelajaran literasi dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah siswa yang mengikuti bimbingan belajar secara kontinu mengalami peningkatan kemampuan literasi dasar dalam aspek membaca, menulis, menyimak dan berbicara

    ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PADA ARTIKEL JURNAL ILMIAH MAHASISWA [ANALYSIS OF SYNTAX ERRORS IN STUDENT SCIENTIFIC JOURNAL ARTICLES]

    Get PDF
    This study aims to analyze syntactic errors in students' scientific articles, especially in the application of the principles of effective sentences. This study uses a qualitative descriptive approach with primary data in the form of 18 scientific articles in non-synta journals written by undergraduate or S-1 Indonesian Language and Literature study program students from 12 different universities as author affiliations. Data collection was carried out through documentation techniques, and analysis was carried out using a content analysis approach for three months, namely October to December 2024. The results of the study showed that the most common syntactic errors occurred in the aspects of unity of ideas, coherence, and emphasis. These errors include illogical combinations of ideas, lack of integration between sentences, and inability to emphasize the main idea. In addition, errors were also found in variations in sentence structure, parallelism, and logical reasoning. These findings reflect students' weak understanding of the basic principles of syntax and effective sentences. This study concludes that intensive training and guidance in academic writing are needed to improve the quality of students' scientific articles. These findings are expected to contribute to the development of scientific writing learning strategies in higher education.  Abstrak bahasa Indonesia  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan sintaksis dalam artikel ilmiah mahasiswa, khususnya dalam penerapan prinsip kalimat efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data utama berupa 18 artikel ilmiah pada jurnal non sinta yang ditulis mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia jenjang sarjana atau S-1, dari 12 perguruan tinggi yang berbeda sebagai afiliasi penulis. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, dan analisis dilakukan dengan pendekatan analisis isi selama tiga bulan, yaitu bulan Oktober sampai dengan Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis paling umum terjadi pada aspek kesatuan gagasan, koherensi, dan penekanan. Kesalahan ini meliputi penggabungan ide yang tidak logis, kurangnya keterpaduan antar-kalimat, serta ketidakmampuan menekankan gagasan utama. Selain itu, ditemukan pula kesalahan dalam variasi struktur kalimat, paralelisme, dan penalaran logika. Temuan ini mencerminkan lemahnya pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip dasar sintaksis dan kalimat efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan intensif dan bimbingan menulis akademik diperlukan untuk meningkatkan kualitas artikel ilmiah mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran menulis ilmiah di perguruan tinggi

    STRATEGI MENGAJARKAN INTEGRASI PSIKOLOGI DAN KEKRISTENAN DI PENDIDIKAN TINGGI KRISTEN [STRATEGY TO TEACH PSYCHOLOGY AND CHRISTIANITY INTEGRATION IN CHRISTIAN HIGHER EDUCATION]

    Get PDF
    There is not much effort has been made to teach the integration between psychology and Christianity in higher education in Indonesia. One of the efforts to teach the integration between psychology and Christianity in the bachelor program of psychology Universitas Kristen Krida Wacana is to conduct a class namely Psychology and Christianity (PC). In this article, the author describes the practice of teaching the integration of PC conceptually, practically, and personally for the bachelor students of psychology of Universitas Kristen Krida Wacana. The strategy to teach the integration of PC is, teaching the theoretical perspective of the integration of PC, summarizing an empirical study of PC, and creating discussion forum. The strategy to teach the integration of PC practically is, describing the integration of PC in the diverse contexts of life, discussing the specific topics of PC, and reporting on the implementation of PC in school and church settings. The strategy of teaching the integration of PC personally is, by writing an essay and self-reflection. The author used a survey method to evaluate the PC class. Three questions that are used in the survey are, students’ goals in participating in the PC class, their level of confidence in achieving their goal and also their goal attainment, and their perceptions about the integration of PC. The evaluation showed that most students perceived that they had attained the goals they set in participating in the PC class. They also observed that PC class is considered  the main form of integration of PC. Abstrak Bahasa Indonesia  Mengajarkan integrasi antara psikologi dan kekristenan di pendidikan tinggi Kristen di Indonesia belum banyak dilakukan. Salah satu upaya mengajarkan integrasi antara psikologi dan kekristenan dilakukan oleh program studi sarjana strata satu (S1) psikologi Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta adalah dengan mengadakan kelas yang bernama Psikologi dan Kristianitas (PK). Dalam artikel ini, penulis memaparkan mengenai praktik mengajarkan integrasi dari psikologi dan kekristenan secara konseptual, praktikal, dan personal bagi mahasiswa program studi sarjana psikologi. Strategi mengajarkan integrasi secara konseptual diantaranya adalah, membahas perspektif teoretis psikologi dan kekristenan, merangkum hasil penelitian empiris mengenai psikologi dan kekristenan, dan mengadakan forum diskusi. Strategi mengajarkan integrasi secara praktikal adalah dengan cara, membahas topik-topik integrasi psikologi dan kekristenan dalam berbagai konteks kehidupan, membahas topik-topik khusus integrasi psikologi dan kekristenan, dan laporan mengenai implementasi psikologi dan kekristenan di sekolah dan gereja. Strategi mengajarkan integrasi secara personal adalah dengan aktifitas menulis yakni menulis esai dan menulis refleksi.  Penulis menggunakan metode survei untuk melakukan evaluasi terhadap mata kuliah PK. Tiga pertanyaan utama yang diajukan adalah mengenai, tujuan mahasiswa mengikuti kuliah PK, keyakinan diri dan ketercapaian mencapai tujuan tersebut, dan persepsi mereka terhadap integrasi. Evaluasi menunjukkan mahasiswa menilai bahwa diri mereka telah mencapai dengan baik tujuan yang mereka tetapkan dalam mengikuti mata kuliah PK. Mahasiswa juga menilai bahwa mata kuliah (MK) PK merupakan bentuk utama dari integrasi antara psikologi dan kekristenan yang mereka amati di kampus

    SCHOLARSHIP OF TEACHING AND LEARNING DALAM PENDIDIKAN TINGGI KRISTEN DI INDONESIA: MENUJU PENDEKATAN PEDAGOGI BERBASIS IMAN [SCHOLARSHIP OF TEACHING AND LEARNING IN CHRISTIAN HIGHER EDUCATION IN INDONESIA: TOWARDS A FAITH BASED PEDAGOGICAL APPROACH]

    Get PDF
    This article critically examines the shifting focus among higher education faculty in Indonesia—particularly within Christian institutions—from teaching to research, driven by academic policies that prioritize scholarly publication. Using a literature-based approach and the framework of the Scholarship of Teaching and Learning (SoTL), the paper explores global developments, conceptual challenges, and the relevance of SoTL for faith-integrated learning. While SoTL practices in Indonesia and Christian institutions remain limited, the study highlights their strategic potential to strengthen reflective, collaborative, and transformative pedagogy. The article concludes with recommendations for building a faith-informed SoTL ecosystem within the context of Christian higher education in Indonesia. Abstrak Bahasa Indonesia Tulisan ini mengkaji pergeseran fokus dosen pendidikan tinggi di Indonesia—khususnya di institusi Kristen—dari pengajaran ke penelitian akibat kebijakan akademik yang menekankan publikasi ilmiah. Dengan pendekatan studi pustaka dan kerangka Scholarship of Teaching and Learning (SoTL), artikel ini menelusuri perkembangan global, tantangan konseptual, serta relevansi SoTL bagi integrasi iman dan pembelajaran. Kajian ini menunjukkan bahwa meskipun praktik SoTL di Indonesia dan institusi Kristen masih terbatas, pendekatan ini memiliki potensi strategis untuk memperkuat pedagogi reflektif, kolaboratif, dan transformatif. Artikel ini juga menawarkan rekomendasi untuk membangun ekosistem SoTL berbasis iman dalam konteks pendidikan tinggi Kristen di Indonesia

    PERAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI PRESIDEN GLOBAL NETWORK ON ELECTORAL JUSTICE (GNEJ) DALAM UPAYA DIPLOMASI PERADILAN PEMILU PERIODE TAHUN 2022-2023

    Get PDF
    The dynamic state of democracy and the challenges of election administration place the General Election Supervisory Agency (Bawaslu) as a key institution in safeguarding democratic integrity in Indonesia. This study employs a qualitative-descriptive approach using literature review and document analysis to examine Bawaslu's role in the context of international engagement, particularly through its involvement in the Global Network on Electoral Justice (GNEJ). The findings reveal that Bawaslu’s active participation in GNEJ especially its election as President of GNEJ for the 2022–2023 period, following its previous role as Regional Vice President for Asia has significantly strengthened Indonesia’s institutional diplomacy on a global scale. This leadership position has enabled Bawaslu to promote Indonesia’s electoral justice system and foster cross-national collaboration toward fair and inclusive electoral justice. The successful organization of the 5th Plenary Assembly of GNEJ stands as a strategic milestone reflecting Bawaslu’s commitment to regional and global democratic advancement. The study concludes that Bawaslu’s presidency in GNEJ not only enhances the institution’s international image but also creates avenues for inter-state cooperation in building more effective and just electoral oversight systems. Collaboration and the spirit of mutual support serve as essential foundations in addressing the complexities of electoral issues and in strengthening human resource capacities. Bawaslu RI demonstrates that a state institution can play a constructive diplomatic role in advancing shared democratic objectives at the global level.   Kondisi demokrasi yang dinamis dan tantangan dalam penyelenggaraan pemilu menempatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai lembaga yang strategis dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan dan dokumentasi untuk menganalisis peran Bawaslu dalam konteks hubungan internasional, khususnya dalam jaringan Global Network on Electoral Justice (GNEJ). Temuan utama menunjukkan bahwa keikutsertaan aktif Bawaslu dalam GNEJ, terutama saat dipercaya menjadi Presiden GNEJ periode 2022–2023 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Regional Asia, memperkuat posisi diplomasi kelembagaan Indonesia di ranah global. Momentum tersebut dimanfaatkan Bawaslu untuk mempromosikan sistem peradilan pemilu Indonesia dan mendorong kolaborasi lintas negara dalam memperjuangkan keadilan pemilu yang inklusif dan adil. Penyelenggaraan 5th Plenary Assembly GNEJ menjadi salah satu capaian strategis yang menunjukkan komitmen Bawaslu terhadap penguatan demokrasi regional dan global. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa posisi Bawaslu sebagai Presiden GNEJ tidak hanya meningkatkan citra kelembagaan di tingkat internasional, tetapi juga membuka ruang diplomasi antarnegara dalam membangun sistem pengawasan dan peradilan pemilu yang lebih efektif. Kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam menghadapi kompleksitas kepemiluan dan tantangan peningkatan kapasitas SDM. Bawaslu RI menunjukkan bahwa lembaga negara dapat berperan aktif sebagai instrumen diplomasi demokrasi yang konstruktif di tingkat global.    ABSTRAK Kondisi demokrasi yang fluktuatif dan tantangan dalam perkembangan dunia kepemiluan, menjadikan Badan Pengawas Pemilu sebagai lembaga dengan visi misi menjadi Lembaga Pengawas Pemilu yang Terpercaya, penting untuk bergabung dalam organisasi/jaringan yang juga memiliki peranan yang sama dan mampu mendukung peradilan Pemilu. Terpilihnya Bawaslu RI sebagai presiden pada periode 2022- 2023 dalam organisasi/jaringan Global Network on Electoral Justice (GNEJ) adalah suatu peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan Peradilan Pemilu di Indonesia. Oleh karenanya, penting untuk menjaga eksistensi dalam suatu organisasi dan pergaulan di dunia internasional. Terpilihnya menjadi Presiden GNEJ Periode 2022 – 2023, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden GNEJ Regional Asia Bawaslu bertanggungjawab dalam penyelenggaraan 5 th Plenary Assembly yang selanjutnya menjadi peluang untuk upaya diplomasi Indonesia dalam hal memperkenalkan wujud demokrasi Indonesia kepada dunia internasional. Terpilihnya Bawaslu sebagai Presiden GNEJ diharapkan dapat memberi dampak pada demokrasi dan keadilan Pemilu dunia, khususnya Asia. Gotong royong menjadi kunci dalam menerapkan praktik peradilan Pemilu. Dalam menjalankan perannya tersebut, terdapat tantangan yang dihadapi, mulai dari ragam isu – isu permasalahan Pemilu hingga kompetensi sumber daya manusia dalam organisasi. Hadirnya Bawaslu RI sebagai Presiden GNEJ juga memberikan implikasi terbukanya peluang kerjasama mewujudkan peradilan Pemilu bersama negara – negara anggotanya. Badan Pengawas Pemilihan Republik Indonesia (Bawaslu RI) meyakini bahwa suatu institusi negara dapat menjadi alat untuk bekerjasama dan menjalin hubungan internasional dengan negara - negara lain untuk mencapai suatu tujuan yang sama.   Kata Kunci: Peradilan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum, Organisasi Internasional, Diplomasi, Global Network on Electoral Justice (GNEJ). &nbsp

    Modifikasi Sistem Cutting Body Ply pada Mesin Building Menggunakan PLC Allen-Bradley: [Modification of Bodyply Cutting System on Building Machines Using Allen-Bradley PLC]

    Get PDF
    The process of body ply cutting system was previously performed manually, resulting in high cycle time and safety risks. The main issues include the lack of standardization in cutting pressure, cutting speed, and the risks associated with using a blade heated to 160-180°C. The proposed automated solution involves implementing proximity sensors, a Variable Frequency Drive (VFD), pneumatic solenoids, a three-phase motor, and a heating system with temperature control using a thermocouple. The system is controlled using an Allen-Bradley PLC and programmed with Studio 5000 Logix Designer. The results indicate that the modifications successfully reduce the cycle time per unit by 9.11% and increased production in the first shift by 7.6%. Bahasa Indonesia Abstract: Proses body ply cutting sebelumnya dilakukan secara manual, menyebabkan tingginya cycle time dan risiko keselamatan kerja. Beberapa masalah utama yang terjadi adalah tekanan pemotongan yang tidak standar, kecepatan pemotongan, dan risiko penggunaan pisau yang dipanaskan hingga 160-180°C. Solusi yang diusulkan adalah otomatisasi proses mencakup penerapan sensor proximity, Variable Frequency Drive (VFD), solenoid pneumatik, motor 3 fasa, serta pemanas dengan pengendalian suhu menggunakan termokopel. Sistem ini dikontrol menggunakan PLC Allen-Bradley dan diprogram melalui Studio 5000 Logix Designer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi ini berhasil mengurangi cycle time/unit sebesar  9,11%  dan  meningkatkan  produksi  pada  shift  1  sebesar  7,6%.

    Memanfaatkan R untuk Preprocessing Data yang Efisien dalam Analisis Prediktif : [Leveraging R for Efficient Data Preprocessing in Predictive Analytics]

    Get PDF
    The digital era has triggered a data explosion, demanding efficient data preprocessing capabilities. The R programming language, supported by a wide range of packages, offers effective solutions for preprocessing tasks, particularly in handling missing values. This study aims to demonstrate the practical and efficient use of R in improving the quality of predictive models and to provide a practical guide for academics and practitioners. The research adopts a descriptive-exploratory approach through a case study using R for data preprocessing. The stages include data collection, data cleaning and transformation, result visualization, optional predictive analysis, and systematic documentation as a practical guide. The data imputation process in R begins with analyzing variable correlations and distributions using scatter plot matrices and histograms, followed by selecting appropriate imputation methods such as linear regression, mean, or median. R facilitates this process through its comprehensive functions and visualization tools. As this study does not address all aspects of data preprocessing—particularly missing data handling—it is recommended that future research explore alternative imputation techniques such as k-nearest neighbors (kNN) and other preprocessing components. Bahasa Indonesia Abstract: Era digital menghasilkan ledakan data yang menuntut kemampuan preprocessing data yang efisien. Bahasa R, dengan berbagai paket pendukungnya, menawarkan solusi efektif untuk preprocessing, khususnya dalam penanganan missing values. Penelitian ini bertujuan mendemonstrasikan pemanfaatan R untuk meningkatkan kualitas model prediktif dan memberikan panduan praktis bagi akademisi serta praktisi.  Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif eksploratif dengan studi kasus menggunakan R untuk preprocessing data. Tahapannya meliputi pengumpulan data, pembersihan dan transformasi data, visualisasi hasil, serta dokumentasi langkah-langkah sebagai panduan praktis.  Pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan membangun data simulasi, yang dihasilkan dari data besar yang sudah bersih, kemudian dibuat dibuat menjadi data yang tidak lengkap dengan memanfaatkan paket R messy. Proses imputasi data dengan R dimulai dari analisis korelasi dan distribusi variabel menggunakan scatter plot matrix dan histogram, memilih metode imputasi yang sesuai seperti regresi linear, rata-rata, atau median. R memudahkan proses ini lewat fungsi dan visualisasi yang lengkap.  Hasil evaluasi dilakukan dengan membandingkan bentuk sebaran data asli, dengan data simulasi yang telah dibersihkan.  Hasil yang diberikan menunjukkan bahwa kedua data memberikan bentuk sebaran yang tidak signifikan

    3,097

    full texts

    4,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇