UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
Not a member yet
    4089 research outputs found

    PELATIHAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PENDEKATAN INTERDISIPLINER DALAM PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI KOMUNITAS GURU BELAJAR SMAN 86 JAKARTA

    Get PDF
    Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membahas dan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pelatihan pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner bagi para guru. Pelatihan tersebut dilakukan dengan mendalami konsep dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka, serta bagaimana strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar beragam siswa. Selain itu, penelitian ini membahas pentingnya pendekatan interdisipliner dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang holistik dan kontekstual di kelas. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup observasi di sekolah, kuesioner yang disebarkan kepada guru, serta wawancara mendalam dengan guru dan ahli kurikulum untuk mengumpulkan data tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner di sekolah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun metode dan pendekatan pembelajaran ini belum dapat diimplementasikan oleh guru secara maksimal sehingga penelitian ini dapat menjadi rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam pelaksanaan P5

    PENGEMBANGAN POJOK DIGITAL SEBAGAI PROGRAM PROMOSI DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MEMBANTU KEGIATAN PEMASARAN PRODI BISNIS DIGITAL IIB DARMAJAYA

    Get PDF
    Kegiatan Pengembangan Pojok Digital dilatarbelakangi oleh perubahan tren pemasaran pendidikan tinggi yang kini beralih ke ranah digital, di mana generasi Z lebih responsif terhadap komunikasi interaktif berbasis media sosial dibandingkan promosi konvensional. Konsep Program Pojok Digital dikembangkan sebagai sarana promosi digital interaktif melalui live streaming di platform TikTok, dengan konsep soft selling yang memadukan unsur edukasi, hiburan, dan komunikasi dua arah. Tujuan utamanya adalah memperkuat citra dan kesadaran merek (brand awareness) prodi, meningkatkan keterlibatan audiens, serta menarik minat calon mahasiswa baru. Program dilaksanakan secara kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan mitra eksternal, dengan pelatihan teknis, implementasi siaran rutin, dan evaluasi performa digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa media sosial, di antaranya pertumbuhan pengikut dari 3.200 menjadi 4.922 follower organik, total 37,1 ribu penayangan, dan lebih dari 470 ribu likes. Secara institusional, program ini berhasil meningkatkan citra kampus dan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa baru hingga 120%. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa Pojok Digital dapat menjadi model promosi pendidikan berbasis interactive content marketing yang efektif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan tinggi lainnya

    Efektivitas QR Code sebagai Media Akses Konten Digital pada Buku Mata Pelajaran Biologi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMA Kelas XI [The Effectiveness of QR Code as a Media for Accessing Digital Content in Biology Textbooks to Improve the Understanding of Grade XI High School Students]

    No full text
    This research aims to explore the effect of QR codes as a digital content access tool in high school biology textbooks on the comprehension of 11th-grade students and to examine potential gender-based differences. Adopting a quasi-experimental design with a post-test-only non-equivalent group model, the study compared an experimental group (students using QR codes) and a control group (students not using QR codes). Data was collected through a standardized post-test given to thirty students in each group, following validity and reliability tests conducted on a different set of thirty students. The data analysis included normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing to analyze the quantitative data. The results revealed a significant improvement in the comprehension of students using QR codes, as their post-test scores were considerably higher than those in the control group. Statistical analysis of averages confirmed the effectiveness of QR codes in offering additional accessible and engaging content, such as videos, images, and articles related to the subject. Interestingly, no significant difference in comprehension was found between male and female students, suggesting that the advantages of QR codes are evenly distributed across genders. This study highlights the value of QR codes as a digital content access medium for enhancing learning outcomes in secondary school biology education, fostering an interactive and comprehensive learning experience

    Aplikasi Ornamen Maluku Meningkatkan Nilai Sketsa Perancangan Troli Porter Pelabuhan Ambon

    Get PDF
    Porter di pelabuhan Ambon kapal penumpang PELNI memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan alat bantu yang dapat meringankan beban kerja porter, seperti troli. Penelitian ini mengidentifikasi kurangnya penggunaan alat bantu angkut yang sesuai dan efisien bagi porter, dengan tujuan meningkatkan standar kerja yang aman dan nyaman. Troli yang dirancang harus memiliki kapasitas minimal 40 kg. Selain memudahkan kerja porter, desain troli ini juga memperkenalkan budaya Maluku melalui ornamen khas daerah tersebut kepada para penumpang dari berbagai daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan perancangan semantika produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain troli modern dengan ornamenta siwa khas Maluku, yang mengandung simbol burung talang dan warna budaya Maluku (hitam, kuning, merah), tidak hanya efisien tetapi juga menambah nilai estetika budaya. Kesimpulannya, troli dengan desain neotradisional yang menggabungkan gaya modern dan ornamen Maluku mampu meningkatkan efisiensi dan memperkuat identitas budaya pada produk tersebut

    Inovasi Puzzle 3D: Permainan Edukatif Berbasis Cerita Dongeng Meningkatkan Imajinasi dan Kemampuan Kognitif Anak dengan Nature Stack Explorers: Tales Story

    Get PDF
    Permainan edukatif berperan penting untuk motorik dan kognitif anak usia lima hingga enam tahun. NatureStack Explorers: Tales Story adalah mainan baru yang memodifikasi konsep puzzle 3D dengan permainan cerita dongeng yang imajinatif. NatureStack Explorers: Tales Story mengajarkan anak-anak bermain peragaan melalui komponen interaktif dan magnet dengan menggunakan elemen narasi. Anak diajak mencocokkan balok karakter berdasarkan yang ada pada cerita. Tujuan permainan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak dalam pemecahan masalah, kreativitas, dan pengolahan data. NatureStack Explorers: Tales Story adalah opsi yang menarik dan berguna yang mendukung kreativitas dan imajinasi bagi anak

    Pembelajaran menggunakan Permainan Kearifan Lokal “Ingkling” pada Siswa PAUD

    Get PDF
    Saat ini banyak permainan kearifan lokal banyak yang ditinggalkan dan tergantikan dengan permainan modern karena perkembangan teknologi, untuk itu dalam penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil pembelajaran bagi siswa-siswa PAUD dalam berhitung, membaca dan sekalian berolah raga dengan kearifan lokal permainan ingkling. Dalam penelitian ini digunakan metode partisipatory dengan mengajak siswa-siswa bermain ingkling sambil anak diminta menghitung angka dan membaca kata yang ada di area ingkling sambil bermain. Dengan menggunakan Alat Peraga Edukasi (APE) berbentuk puzlle yang bertuliskan angka dan huruf saat siswa bermain ingkling siswa menginjak angka pada dua area ingkling maka angka tersebut bisa dijumlahkan atau dikurangkan. Demikian juga saat siswa saat melewati huruf atau kata-kata siswa bisa diminta menyebutkan atau membaca kata tersebut. Berdasarkan data hasil pengamatan terhadap siswa- siswa saat bermain ingkling dari 16 anak terdapat 87,5% anak yang bisa berhitung dengan benar dan ada 75% anak yang bisa membaca kata dengan lancar. Dengan permainan ingkling ternyata dapat membantu anak belajar berhitung maupun membaca bahkan siswa bisa bermain sambil belajar bahkan berolahraga

    Standarisasi Ukuran dalam Desain TheoryNCraft

    Get PDF
    Penelitian ini mendalami penerapan standardisasi ukuran dalam konteks kantor Design & Build seperti kantor TheoryNCraft. Hasil penemuan menunjukkan bahwa penerapan standardisasi ukuran memberikan sejumlah keuntungan signifikan bagi kantor tersebut. Kantor yang bergerak di bidang Design & Build secara aktif terlibat dalam pembangunan dan realisasi desain. Keterlibatan tersebut memberi ruang bagi kantor untuk membangun strategi dalam memuaskan keinginan klien. Analisis menggunakan konsep efisiensi, efektivitas, dan performa menyoroti keuntungan/benefit yang diperoleh dari standardisasi ukuran dalam konteks kantor TheoryNCraft. Dengan menggunakan pendekatan etnografi, penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi manfaat langsung dari standardisasi ukuran seperti peningkatan efisiensi dan efektivitas, tetapi juga menggambarkan bagaimana penerapan standardisasi ukuran mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kantor

    IDENTITAS MADURA PADA RUPA KARAKTER DESAIN ADIWIRA INDONESIA “CAROQ “ MELALUI SEMIOTIKA SAUSSURE

    Get PDF
    Dilatari oleh kurangnya pemahaman dan penghargaan kontribusi budaya serta sejarahMadura terhadap keragaman budaya Indonesia merupakan hal signifikan yang memperkuatidentitas nasional dengan pengakuan dalam hal ini adalah desain karakter Indonesiaterutama dalam persaingannya di dunia industri hiburan dimana genre superhero telahmarak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kebutuhan analisis identitasMadura dalam konteks karakter Indonesia, menyoroti peran signifikan dari warisan budayaMadura dalam memperkaya dan memperkuat keragaman budaya bangsa serta implikasinyadalam memperkuat identitas nasional serta sebagai pembuktian bahwa desain rancangankarakter Indonesia juga sudah ada dan patut dikembangkan. Metode yang digunakan adalahsemiotika untuk menganalisis dan menginterpretasikan simbol-simbol budaya Madura gunamemahami makna dan konstruksi identitasnya dalam konteks karakter Indonesia. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol budaya Madura seperti loreng Sakera, CeluritMadura, dan istilah Caroq memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilaikeberanian, kekompakan, dan keindahan dalam kehidupan masyarakat Madura. Analisissemiotika juga mengungkap bagaimana simbol-simbol ini berperan dalam membangunidentitas Madura yang kuat dan beragam, serta memberikan kontribusi yang signifikanterhadap karakter Indonesia yang beragam dan kaya. Implikasi dari hasil penelitian ini adalahpentingnya mengakui dan menghargai warisan budaya Madura sebagai bagian integral darikekayaan budaya Indonesia serta memperkuat pemahaman tentang identitas nasional yanginklusif. Dalam pembahasan penelitian ini, ditemukan bahwa analisis semiotika terhadapsimbol-simbol budaya Madura memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana budayalokal tersebut memengaruhi dan membentuk identitas Madura dalam kerangka identitasnasional Indonesia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan dan penghargaanterhadap keragaman budaya lokal dalam memperkuat identitas nasional yang inklusif dankuat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadapsimbol-simbol budaya Madura melalui analisis semiotika memberikan kontribusi yangsignifikan dalam memperkuat identitas Madura dalam kerangka identitas nasional Indonesiasehingga patut menjadi arsip referensi bagi generasi mendatang agar dapat terusmengembangkan desain karakter Indonesia

    Leveraging Brand Extension and Service Innovation in The Digital Era: Transformative Strategies for Medical Scheme

    Get PDF
    Healthcare faces significant digital transformation, urging medical schemes to innovate for competitiveness and member satisfaction. This study investigates how brand extension and service innovation can enhance the competitiveness and sustainability of medical schemes, focusing on differentiation and value delivery. Driven by digital transformation and consumer demands, medical schemes must adopt innovative strategies to effectively meet evolving healthcare needs. This study uses qualitative methods, including literature review and case study analysis, to examine brand extension and service innovation in healthcare. Using data from various medical schemes, a longitudinal analysis conducted from 2015 to 2022 on adopting Efficiency Discount Options (EDOs) versus non-EDO options. It also included a comparative cost analysis and case studies to assess the impact of digital transformation. Of the ten medical schemes analyzed over the period 2016-2022, EDOs grew significantly from 9% in 2016 to 31% in 2022, providing substantial cost savings compared to non-EDO options across the analyzed medical schemes. Additionally, digital transformation in healthcare saw increased adoption of digital platforms, enhancing patient engagement and service delivery, though ethical considerations in telemedicine practices remain crucial. Brand extension and service innovation strategies can enhance member satisfaction and operational efficiency, helping medical schemes differentiate and thrive. This study provides a strategic framework for medical schemes to leverage digital advancements effectively, meet consumer expectations, and achieve sustainable growth in healthcare deliver

    The Authority of the Financial Services Authority Regarding the Application for Postponement of Debt Payment Obligations for Insurance Companies in the Legal Certainty and Justice Perspective

    Get PDF
    From a normative juridical perspective, the Financial Services Authority (OJK) grants the authority to apply for Postponement of Debt Payment Obligations (PKPU). On the basis of this authority, OJK has never given approval to creditors to apply for PKPU against debtor insurance companies. The research results show that normatively the space for creditors to apply for PKPU against insurance companies is closed and not possible. The Panel of Judges in PKPU Decision Number 389/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN-Niaga.Jkt.Pst. applied the law as form of social control and social engineering. There is a need to update the PKPU application procedure which can be submitted by creditors. The main issues include the provisions regarding the bankruptcy application procedure in Law Number 40 of 2014 on Insurance apply mutatis mutandis to PKPU applications; Bankruptcy application procedures in OJK Regulation Number 28/POJK.05/2015 applies mutatis mutandis to applications PKPU; Addition of phrases to Article 2 paragraph (5) Law Number 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations, namely "…….. or Creditors whose terms and conditions are regulated based on laws and regulations"; and Additional provisions in POJK Number 28/POJK.05/2015 , in the event that the OJK does not provide a response, the creditor can submit a PKPU or bankruptcy application directly to the Commercial Court

    3,097

    full texts

    4,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇