UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
Not a member yet
4089 research outputs found
Sort by
Inisiasi Bank Sampah Siswa/i Sekolah Darussalam, Panongan
Inisiasi adalah kerjasama antara tim Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Mahasiswa/i Program Studi Desain Interior, Fakultas Desain, UPH dengan Sekolah Darussalam, Panongan. Fokus tim dan mitra adalah penanaman kesadaran tentang sampah anorganik dan pengelolaannya di lingkungan Sekolah Darussalam. Metode yang digunakan adalah metode engaged learning dan immersion learning digabungkan dengan Design Thinking. Kegiatan ini dilaksanakan bersama siswa/i SMP Sekolah Darussalam, bermitra dengan Bank Sampah Ash-Syifa membangun BANK SAMPAH Sekolah Darussalam
Strategi Media yang Tepat sebagai Upaya Persuasi “PARARA Indonesian Ethical Store”
Penelitian ini berfokus pada strategi media untuk memperkenalkan PARARA Indonesian Ethical Store kepada generasi muda. PARARA adalah restoran dan toko yang menawarkan makanan sehat dan mendukung komunitas lokal. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi online untuk memahami perjalanan pelanggan (costumer journey) dan model AISAS. Rekomendasi strategi melibatkan penggunaan platform media sosial populer seperti TikTok dan Instagram, dengan konten foto dan video yang menyoroti nilai-nilai PARARA Indonesian Ethical Store. Edukasi melalui media sosial ditekankan, dan kolaborasi dengan influencer dapat meningkatkan eksposur. Dengan strategi ini, diharapkan PARARA dapat berhasil menarik perhatian generasi muda dan memperkenalkan bisnis mereka secara efektif
Perancangan Ulang Identitas Visual Brand Jesejosh Creative
Jesejosh Creative (JJC) merupakan sebuah tempat kursus seni bagi anak usia 2–12 tahun. Entitas ini diangkat melihat pentingnya seni dalam proses perkembangan dan pembelajaran anak sebagai sarana untuk melatih kreatifitas, memicu rasa ingin tahu dan mendorong ekspresi diri. Proses perancangan sistem identitas visual JJC dilandasi metodologi yang dipaparkan oleh Alina Wheeler dalam bukunya Designing Brand Identity, yang mencakup lima tahapan: conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints dan managing assets. Dalam penerapannya, hasil data dan analisa menunjukkan bahwa ditemukan permasalahan 'pada ketiga aspek: form, form-content, dan form-context sehingga gagal untuk membangun identitas visual yang konsisten, representatif dan berbeda dari kompetitor. Hasil perancangan ulang ini didasari tiga kata kunci: imaginative, educative dan buoyant. Ketiga kata kunci dapat direpresentasikan secara visual sebagai cat, yang merupakan sebuah media ekspresi paling umum digunakan dalam seni. Cat juga bersifat cair dan fleksibel sehingga secara visual menawarkan tampilan yang dinamis, ramah dan penuh semangat. Cat yang bersifat fluid dapat dihadirkan dalam bentuk percikan pada logo, maupun genangan pada elemen grafisnya. Koherensi identitas visual dalam setiap brand touchpoints dijaga melalui sistem pengaturan warna, tipografi, dan gambar yang ditetapkan dalam Graphic Standards Manual (GSM)
Viralisasi Karakter Yesus Kristus melalui Sosial Media bagi Kawula Muda
Dalam era digital, media sosial menjadi sarana utama bagi kawula muda dalam mengakses informasi dan membentuk identitas religius mereka. Viralisasi karakter Yesus Kristus melalui media sosial merupakan suatu strategi inovatif untuk menyebarkan ajaran Kristiani secara lebih relevan dan menarik bagi para generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penyebaran konten religius melalui desain visual yang menarik dan strategi digital marketing yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten media sosial serta survei terhadap respon audiens untuk mengukur keterlibatan dan dampak dari karakter yang diviralkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain karakter yang menarik secara visual, yang didukung oleh strategi penggunaan hashtag, interaksi komunitas, dan elemen emosional akan meningkatkan jangkauan serta keterlibatan audiens secara signifikan. Selain itu, desain karakter ini mampu memperkuat pemahaman nilai-nilai Kristiani serta membangun komunitas digital berbasis ajaran kasih dan perdamaian. Dampak dari penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi alat evangelisasi yang efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai Kristiani kepada generasi muda. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan emosional dalam desain karakter dapat meningkatkan daya tarik dan resonansi pesan religius di kalangan kawula muda. Oleh karena itu, pendekatan kreatif dalam penyampaian pesan agama melalui platform digital ini perlu terus untuk dikembangkan lebih lanjut yang bertujuan agar memastikan keberlanjutan penyebaran ajaran Kristiani di era modern dan diterima oleh generasi muda secara luas
The Concept of Price and Service Quality at PT. Lion Super Indo, Palembang City, Islamic Economic Perspective
This research aims to analyze how the concepts of price and service quality are applied at PT. Lion Super Indo supermarket in Palembang City from an Islamic economic perspective. Through a qualitative approach that includes literature studies, field observations, and interviews with consumers, this study found that the strategies implemented by Super Indo are often perceived as unfair by consumers, particularly concerning non-transparent discounts. On the other hand, the quality of service is rated as quite good, although not fully consistent in terms of friendliness, cleanliness, and information delivery. The analysis results show that the application of Islamic economic values such as justice, transparency, trustworthiness, and honesty needs to be strengthened so that businesses do not solely focus on profit but also reflect Islamic ethics. This research contributes to guiding modern business practices to be more ethical and in line with Sharia principles
Jejak Digital Ke Keputusan Pembelian: Peran Media Sosial, Electronic Word of Mouth (EWOM), dan Keyakinan pada Wisatawan Generasi Y di Jawa Tengah [Digital Footprint to Purchase Decisions: The Role of Social Media, Electronic Word of Mouth (EWOM), and Confidence in Generation Y Travelers in Central Java]
One phenomenon that has emerged after the COVID-19 pandemic is the tourists now tend to use internet technology to plan their trips and book hotels. This change is a new challenge in the hospitality sector where the hotel management must continue to innovate and follow technological developments used by its customers. This study aimed to determine the effect of using social media and electronic word of mouth on purchasing decisions and the role of beliefs that mediate the impact of using social media and electronic word of mouth on purchasing decisions. This research was conducted in Central Java province by distributing questionnaires to tourists who stayed at hotels in Central Java and made hotel reservations through online travel agents (OTA). Questionnaires that have been tested for validity and reliability are addressed to 100 respondents. The data collection method uses online questionnaires, literature, observation, and interviews. While the measurement of data analysis using Partial Least Square (PLS). The results of the data analysis obtained are: The use of social media and electronic word of mouth has a positive and significant effect on purchasing decisions (hotels booking) in Central Java by Y generation tourists, directly or mediated by conviction. Findings inform hotels, OTAs, and tourism authorities that EWOM strengthens consumer conviction and increases hotel bookings.
Abstrak Bahasa Indonesia: Salah satu fenomena yang terjadi pasca pandemic COVID-19 yaitu wisatawan kini cenderung menggunakan teknologi internet dalam merencanakan perjalanan wisatanya, termasuk untuk memesan hotel. Perubahan ini menjadi tantangan baru di bidang perhotelan di mana pihak manajemen hotel harus terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi yang dipakai oleh para konsumennya. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian dan peran keyakinan yang memediasi pengaruh penggunaan media sosial dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian. Riset ini diadakan pada area provinsi Jawa Tengah dengan menyebar kuesioner kepada wisatawan yang pernah menginap di hotel-hotel di Jawa Tengah dan melakukan pemesanan hotel melalui online travel agent (OTA). Kuesioner yang telah sudah diuji validitas dan reliabilitasnya ditujukan kepada 100 responden. Cara pengumpulan datanya memakai kuisioner online, kepustakaan, observasi, dan wawancara. Sedangkan pengukuran analisis datanya menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil analisi data yang diperoleh yaitu penggunaan sosial media dan electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan pembelian (pemesanan) hotel di Jawa tengah pada wisatawan generasi Y baik secara langsung maupun dimediasi oleh keyakinan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi padangan bagi hotel, OTA, dan Dinas Pariwisata tentang pentingnya electronic word of mouth untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta meningkatkan keputusan pembelian
ANALISIS PENGGUNAAN CAMPUR KODE MAHASISWA MELALUI PESAN WHATSAPP DAN SUREL SEBAGAI IMPLIKASI DARI XENOGLOSOFILIA [ANALYSIS ON STUDENTS' CODE-MIXING USAGE THROUGH WHATSAPP MESSAGE AND EMAIL AS AN IMPLICATION OF XENOGLOSSOPHILIA]
Language contact is one of the reasons for one's language variety or variation. The use of variation will also depend on the language attitude, whether it is included in a positive or negative language attitude toward a language. One of the languages in question is Indonesian, which is often mixed with words from foreign languages, especially English, thus violating the language codes of the variety used. This is known as code mixing. This study uses a survey method to find out the language attitudes of students at one of the private universities in Tangerang towards Indonesian and an observation method through the Simak Libat Cakap (SLC) technique to analyze the forms of student code-mixing. Based on the study's results, students still maintain a positive attitude towards the language, as evidenced by their pride in the Indonesian language. The findings of code mix used, such as the words text, quiz, error, submit, online class, upload, join, and others. Thus, from the results of the analysis of the forms of student code mix, it is evident that the phenomenon of xenoglossophilia occurs.
Abstrak Bahasa Indonesia
Kontak bahasa menjadi salah satu alasan terjadinya ragam atau variasi bahasa seseorang. Penggunaan variasi itu pun akan bergantung pada sikap berbahasanya apakah termasuk dalam sikap bahasa positif atau negatif pada suatu bahasa. Salah satu bahasa yang dimaksud adalah bahasa Indonesia yang kerap kali dicampuradukkan dengan kata-kata dari bahasa asing sehingga menyalahi kode-kode bahasa dari ragam yang digunakan. Hal inilah yang dikenal dengan istilah campur kode. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk mengetahui sikap bahasa mahasiswa UPH terhadap bahasa Indonesia dan metode observasi melalui teknik Simak Libat Cakap (SLC) untuk menganalisis bentuk-bentuk campur kode mahasiswa UPH. Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa UPH tergolong memiliki sikap bahasa positif berupa sikap bangga terhadap bahasa Indonesia. Akan tetapi, dari hasil analisis bentuk-bentuk campur kode mahasiswa UPH, mengimplikasikan bahwa fenomena xenoglosofilia benar-benar terjadi
Optimasi Tata Letak Penyimpanan Bahan Baku Menggunakan Metode Penyimpanan Berbasis Kelas di PT. XYZ: [Optimization of Raw Material Storage Layout Using A Class-Based Storage Method at PT. XYZ]
In an operational process of the manufacturing industry, one of the crucial aspects that affect efficiency and productivity is the layout of raw material storage. At present, the way raw materials are stored at PT XYZ still uses simple storage methods and there has been no adjustment to the new provisions or policies that apply. This condition causes several problems including: difficulty in grouping raw materials based on their characteristics, difficulty in ensuring proper inventory rotation. In addition, the planned installation of new machines and buildings in the production area makes it necessary to rearrange the arrangement of raw materials. Based on this background, it is necessary to re-plan the new raw material storage layout to maximize the remaining storage space to be more optimal and in accordance with future production needs with the class-based storage policy. The result of this research is a proposed layout design that can accommodate production needs in department X, Plant M, PT XYZ. Based on the analysis, it is known that the proposed layout design can reduce travel distance by 6.69%, reduce material handling costs by 7.5%., and increase space efficiency by 3.11% from the initial raw material layout. This study shows that the class-based grouping strategy and layout improvements provide significant benefits in space efficiency and operational cost reduction.
Bahasa Indonesia Abstract: Dalam proses operasional industri manufaktur, salah satu aspek krusial yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas adalah tata letak penyimpanan bahan baku. Pada saat ini, cara penyimpanan bahan baku di PT. XYZ masih menggunakan metode penyimpanan sederhana dan belum adanya penyesuaian dengan ketentuan atau kebijakan baru yang berlaku. Hal ini mengakibatkan beberapa masalah di antaranya: kesulitan dalam mengelompokkan bahan baku berdasarkan karakteristiknya, kesulitan dalam memastikan rotasi persediaan yang tepat. Selain itu adanya rencana pemasangan mesin dan bangunan yang baru di area produksi membuat perlu dilakukan tata ulang kembali susunan bahan baku. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu adanya perencanaan ulang tata letak penyimpanan bahan baku yang baru untuk memaksimalkan ruang penyimpanan yang tersisa agar lebih maksimal dan sesuai dengan kebutuhan produksi ke depannya dengan metode penyimpanan berbasis kelas. Hasil penelitian ini adalah rancangan tata letak usulan yang dapat mengakomodasi kebutuhan produksi di departemen X, Plant M, PT XYZ. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa rancangan tata letak usulan yang dibuat dapat mengurangi jarak tempuh sebesar 6,69%, dan mengurangi ongkos material handling sebesar 7,5% serta meningkatkan efisiensi ruang sebesar 3,11% dari tata letak bahan baku awal. Studi ini menunjukkan bahwa strategi pengelompokan berbasis kelas dan perbaikan tata letak memberikan manfaat signifikan dalam efisiensi ruang dan pengurangan biaya operasional
Fermentation Using Providencia stuartii and Salmonella enterica to Produce N-Acetylglucosamine from Shrimp Shells’ Chitin
Chitin is a biopolymer that can be extracted from exoskeleton of shrimp shells and other arthropods. One of its derivatives is N-acetylglucosamine that is comprised of glucose and amino acid glutamine. N-acetylglucosamine is known for its health effect, particularly in the treatment of osteoarthritis symptoms. One of the methods to produce N-acetylglucosamine is by fermentation using chitinolytic microorganisms. The aim of this research was to determine the optimum condition (pH, ratio of bacteria, fermentation time, and temperature) for fermentation using the combination of Providencia stuartii and Salmonella enterica to produce N-acetylglucosamine. The research was conducted at different pH (5, 6, 7, 8, 9) and bacterial ratios (3:1, 1:1 and 1:3). Furthermore, the optimum incubation temperature (30, 37, 40oC) and fermentation time (1, 2, 3 and 4 days) were also evaluated. The results showed the optimum condition was achieved at pH 8 with bacterial ratio of 1:1, incubated at 37oC for 3 days. Under these conditions, N-acetylglucosamine concentration obtained was 87,707.04 ± 906.54 ppm
Critical Evaluation of the Partial Revision of Law Number 13 of 2003 on Labour in the Job Creation Law
The stages of the procedure for the formation of laws and regulations in Indonesia have been regulated in Law Number 12 of 2011 on the Formation of Laws and Regulations. In Indonesia there are three methods in the preparation or regulation of regulations in Indonesia, namely codification, unification, and modification. Modification of the labour cluster in the Job Creation Law has attracted public attention. This study critically evaluates how partial revisions are applied to Law Number 13 of 2003 on Labour through the omnibus law method in the Job Creation Law. The research method is normative legal research and prescriptive research with data source taken from primary legal materials and secondary legal materials. The result shows that there are quite a lot of forms of changes related to the Labour Law. It can be concluded that overall there are 72 articles from 7 chapters and 4 sections of changes to Law Number 13 of 2003 in Law Number 11 of 2020. The partial revision modifies the legal politics of labour law which was originally for the protection of workers into legal politics that benefit employers or investors