UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
Not a member yet
    4089 research outputs found

    Kajian Model Kampanye Dua Arah Asimetri Dancow FortiGro “Cinta Bunda Sempurna”

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji kampanye Dancow FortiGro "Cinta Bunda Sempurna" yang berlangsung dari 14 Juli 2022 hingga 20 Desember 2023 oleh PT Nestlé Indonesia.  ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis media sosial, mengumpulkan data dari platform seperti Instagram, YouTube, dan situs resmi Dancow. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya dalam memahami penerapan model komunikasi dalam kampanye. Kampanye yang berhasil meraih penghargaan Marketing Excellence Award 2023 ini menargetkan ibu-ibu Indonesia, terutama yang memiliki anak usia 6-12 tahun, dan berfokus pada berbagai sosok ibu, termasuk ibu tunggal, ibu pekerja, dan ibu dengan disabilitas. Dengan menggunakan model komunikasi dua arah asimetris, kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu dalam mendidik anak mereka melalui iklan audio-visual, konten edukatif, dan kegiatan partisipatif. Temuan menunjukkan bahwa Dancow menggunakan riset sosial untuk memahami kebutuhan target, mengemas pesan-pesan persuasif yang sistematis, serta membangun dialog konstruktif melalui platform interaktif. Selain itu, Dancow melibatkan ibu-ibu dari kalangan masyarakat umum sebagai pihak ketiga serta memanfaatkan media massa untuk meningkatkan visibilitas dan kepercayaan publik terhadap kampanye ini.

    Fenomena Perubahan Bentuk Karakter Desain Dewi Sri Asih Generasi I (2016), Generasi II (2018) dan Generasi III (2020) sebagai representasi superhero wanita di Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini membahas fenomena perubahan desain karakter Sri Asih, superhero wanita pertama di Indonesia, yang telah mengalami tiga generasi representasi: Nani Wijaya (2016), Rengganis (2018), dan Alana (2020). Perubahan desain ini dianalisis menggunakan prinsip totalitas dan waktu yang dikembangkan oleh Ahadiat Joedawinata, mencakup tiga aspek utama, yaitu fungsi, estetika , dan nilai simbolik. Metodologi yang digunakan melibatkan studi literatur, wawancara dengan kreator, serta analisis visual dengan indikator perubahan berupa apa yang tetap, apa yang hilang, apa yang berubah, dan apa yang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga generasi Sri Asih sama-sama merepresentasikan sosok pahlawan perempuan, gaya visual dan elemen desainnya terus beradaptasi mengikuti kebutuhan audiens, tren estetika, serta konteks budaya pada masanya. Generasi pertama menekankan gaya realistik ala komik barat, generasi kedua menampilkan pendekatan amerimanga yang sporty, sementara generasi ketiga mengadopsi gaya semi-realis manga Jepang dengan muatan mistis. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa desain karakter Sri Asih merupakan refleksi dari dinamika kebutuhan, simbol budaya, dan tren estetika lintas generasi, sekaligus membuka peluang diskusi tentang representasi perempuan dalam industri kreatif Indonesia

    Metode Belajar dalam Sistem Pendidikan Israel dalam Perspektif Alkitab dan Relevansinya bagi Metode Pendidikan Masa Kini

    Full text link
    Abstract The Havruta learning method is a method used by Israelis to study the Torah, Talmud, and other Jewish texts. This method is unique and highly focused. Learning is never done alone, but always in partnerships with fellow students. The word “havruta” itself means “fellowship” or “companionship,” and in English, simply “friendship” in Indonesian. The Havruta learning system emphasizes not only academic learning but also the rich learning within the friendship itself, whether in partnership or in pairs. The results of Havruta are measured by how the learning partners apply their understanding and analysis to real-life situations. So, it’s not just theoretical material that’s studied, but also real-life practice, so that understanding and transformation become profound and memorable. Havruta involves a process of “meaning-making,” which occurs within the context of mutual relationships between people. What two or three or more people learn in Havruta individually forms a coherent meaning within their mutual learning and teaching relationship, allowing them to truly “see” the meaning of the learning itself.This article will explain the Havruta learning process within the biblical concepts of the Old and New Testaments. It is hoped that this study of the Havruta method will contribute to contemporary Christian education in Indonesia. Keywords: Havruta; Biblical Learning Concepts; Israeli Learning Method; Israeli Education System &nbsp

    Inovasi Pengolahan Limbah Kayu Menggunakan Metode Pembakaran

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji inovasi pengolahan limbah kayu menggunakan metode pembakaran dengan teknik tradisional Jepang, Shou Sugi Ban. Teknik ini melibatkan pembakaran permukaan kayu dan aplikasi filler pada lapisan arang, yang menghasilkan tekstur unik dan estetis. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengelola limbah kayu yang kurang dimanfaatkan. Metodologi yang digunakan meliputi pembakaran permukaan kayu dan analisis hasil restorasi dari segi estetika dan fungsi. Hasil studi menunjukkan bahwa teknik Shou Sugi Ban tidak hanya mengembalikan fungsi produk kayu, tetapi juga menciptakan karya seni yang berpotensi berkontribusi pada pengembangan budaya kriya kayu Kata kunci: pengolahan limbah kayu, teknik Shou Sugi Ban, metode pembakaran, restorasi kayu, inovasi kriya kayu.Penelitian ini mengkaji inovasi pengolahan limbah kayu menggunakan metode pembakaran dengan teknik tradisional Jepang, Shou Sugi Ban. Teknik ini melibatkan pembakaran permukaan kayu dan aplikasi filler pada lapisan arang, yang menghasilkan tekstur unik dan estetis. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengelola limbah kayu yang kurang dimanfaatkan. Metodologi yang digunakan meliputi pembakaran permukaan kayu dan analisis hasil restorasi dari segi estetika dan fungsi. Hasil studi menunjukkan bahwa teknik Shou Sugi Ban tidak hanya mengembalikan fungsi produk kayu, tetapi juga menciptakan karya seni yang berpotensi berkontribusi pada pengembangan budaya kriya kay

    PERANCANGAN PRODUK PERLENGKAPAN TAHAN AIR UNTUK KURIR MAKANAN

    Full text link
    Dalam perkembangan zaman yang semakin canggih, masyarakat semakin bergantung pada kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbisnis, edukasi, pembayaran, dan berbelanja secara daring. Salah satu perkembangan mencolok adalah layanan pengantar makanan secara daring. Bisa dikatakan bahwa pelayanan pengantar makanan telah berhasil dalam melakukan pemasarannya. Namun dibalik keberhasilan ini terdapat seseorang kurir makanan atau pahlawan dibalik layar yang menghadapi sejumlah tantangan, terutama saat musim hujan. Permasalahan ini memberikan peluang untuk merancang satu set perlengkapan tahan air. Rekomendasi desain yang muncul dari penelitian ini menekankan pentingnya memperhatikan easy for use dan good services pada kurir makanan dalam proses mengirimkan makanan ke konsumen. Tujuan perancangan yaitu menghasilkan produk perlengkapan yang aman untuk kurir makanan dalam proses mengantar makanan terutama saat musim hujan dan mudah digunakan pada berbagai jenis motor. Metode penelitian ini menggunakan Rapid Etnografi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan kemudian akan dilakukan analisis menggunakan metode Scamper. Berdasarkan metode penelitian tersebut penulis mampu menghasilkan produk perlengkapan yang memberikan keamanan bagi kurir makanan dalam proses mengantar makanan terutama di musim hujan. Produk yang dihasilkan menggunakan material utama kain gore-tex. Produk Rain Barrier yang meliputi tas makanan dan tas telepon genggam, untuk kurir makanan ini telah diuji coba di berbagai jenis motor. Kata Kunci : kurir makanan, aman, mudah, perlengkapan.Dalam perkembangan zaman yang semakin canggih, masyarakat semakin bergantung pada kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbisnis, edukasi, pembayaran, dan berbelanja secara daring. Salah satu perkembangan mencolok adalah layanan pengantar makanan secara daring. Bisa dikatakan bahwa pelayanan pengantar makanan telah berhasil dalam melakukan pemasarannya. Namun dibalik keberhasilan ini terdapat seseorang kurir makanan atau pahlawan dibalik layar yang menghadapi sejumlah tantangan, terutama saat musim hujan. Permasalahan ini memberikan peluang untuk merancang satu set perlengkapan tahan air. Rekomendasi desain yang muncul dari penelitian ini menekankan pentingnya memperhatikan easy for use dan good services pada kurir makanan dalam proses mengirimkan makanan ke konsumen. Tujuan perancangan yaitu menghasilkan produk perlengkapan yang aman untuk kurir makanan dalam proses mengantar makanan terutama saat musim hujan dan mudah digunakan pada berbagai jenis motor. Metode penelitian ini menggunakan Rapid Etnografi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan kemudian akan dilakukan analisis menggunakan metode SCAMPER. Berdasarkan metode penelitian tersebut penulis mampu menghasilkan produk perlengkapan yang memberikan keamanan bagi kurir makanan dalam proses mengantar makanan terutama di musim hujan. Produk yang dihasilkan menggunakan material utama kain gore-tex. Produk Rain Barrier yang meliputi tas makanan dan tas telepon genggam, untuk kurir makanan ini telah diuji coba di berbagai jenis moto

    STUDENTS’ PERSPECTIVES ON READING CIRCLES WITH LOCAL CULTURAL NARRATIVES: EVIDENCE FROM JUNIOR HIGH SCHOOLS IN BELU [PERSPEKTIF SISWA TERHADAP LINGKARAN MEMBACA DENGAN NARASI BUDAYA LOKAL: KAJIAN PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BELU]

    Full text link
    This study investigates junior high school students’ perceptions of reading circles using local cultural texts in Belu, Indonesia. Drawing on culturally responsive pedagogy and collaborative learning principles, the intervention involved 110 eighth-grade students who participated in a reading circle activity using translated Belu folk stories. After the activity, students completed a Likert-scale survey measuring enjoyment, cultural relevance, comprehension support, confidence, and motivation to continue reading. The results show consistently positive perceptions across all indicators. A total of 85% of students agreed or strongly agreed that reading circles were enjoyable, while 80% reported that the local stories felt culturally familiar and engaging. Similarly, 85% indicated that the cultural familiarity of the stories helped them understand the English text more easily. Increased confidence was also reported, with 80% of students feeling more capable of reading English texts after the activity. Although motivation to read more English stories was slightly lower, 80% of students still expressed willingness to continue reading similar texts. While the findings are based on self-reported perceptions, the current study highlights that integrating reading circles with local narratives can strengthen students’ motivation, comprehension, and confidence while affirming cultural identity. The approach is therefore recommended as an effective and culturally responsive strategy for EFL instruction in Indonesian junior secondary schools and other multilingual learning environments. Abstrak Bahasa Indonesia Studi ini menyelidiki persepsi siswa SMP terhadap penggunaan reading circles dengan teks budaya lokal di Belu, Indonesia. Berlandaskan pedagogi responsif budaya dan prinsip pembelajaran kolaboratif, intervensi ini melibatkan 110 siswa kelas VIII yang mengikuti kegiatan reading circle menggunakan cerita rakyat Belu yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Setelah kegiatan, siswa mengisi kuesioner skala Likert yang mengukur aspek kesenangan membaca, relevansi budaya, dukungan pemahaman, kepercayaan diri, serta motivasi untuk terus membaca. Hasil penelitian menunjukkan persepsi positif secara konsisten pada seluruh indikator. Sebanyak 85% siswa menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa kegiatan reading circle menyenangkan, sementara 80% merasa bahwa cerita lokal tersebut akrab secara budaya dan menarik. Selain itu, 85% siswa mengakui bahwa keakraban budaya membantu mereka memahami teks bahasa Inggris dengan lebih mudah. Peningkatan kepercayaan diri juga terlihat, dengan 80% siswa merasa lebih mampu membaca teks berbahasa Inggris setelah kegiatan. Meskipun motivasi untuk membaca lebih banyak cerita berbahasa Inggris sedikit lebih rendah, 80% siswa tetap menyatakan kesediaan untuk melanjutkan membaca teks serupa. Meskipun temuan ini didasarkan pada persepsi yang dilaporkan oleh siswa sendiri, studi ini menegaskan bahwa mengintegrasikan reading circles dengan narasi lokal dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kepercayaan diri siswa sekaligus menguatkan identitas budaya. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi yang efektif dan responsif budaya dalam pengajaran EFL di SMP Indonesia serta konteks pembelajaran multilingual lainnya

    Pengaruh Budaya Organisasi, Persepsi Dukungan Organisasi dan Reward Terhadap Kepuasan Kerja di Primary School XYZ

    Full text link
    Job satisfaction is an important concern for many organizations today. It is because of job satisfaction give impact to the employees’ performance in the organization. Job satisfaction can be affected by several factors, such as organizational culture, perceived organizational support and reward. To improve the satisfaction of workers in the Primary School XYZ, this research needs to be done. This research used quantitative approach and path analysis as its method. The subjects of this research are 41 teachers in Primary School XYZ. This research used SmartPLS 3.0 for data processing. From the result of data processing found that (1) organizational culture has a positive effect on job satisfaction, (2) perceived organizational support has a positive effect on job satisfaction and (3) reward has a positive effect on job satisfaction

    Pengaruh Person-Organizational FIT, Person-job Fit dan Pemberdayaan Guru terhadap Persepsi Guru dalam Memimpin di Sekolah XYZ Jakarta

    Full text link
    The purpose of this study is to investigate variables that affect teacher leadership. It focused on human resources frame that highlight a good fit between people and organization benefit both parties. Data were collected through questionnaires to 28 teachers teaching from play group level up to 12th grade at XYZ School Jakarta followed by interview to several teachers. Data analysis was carried out by using structural equation modeling with Partial Least Square (PLS) method by utilizing SmartPLS 3.2.7 for Windows. Person-organization fit, Person-job fit and teacher empowerment were found positively affect teacher leadership with path coefficient consecutively +0.366, +0.363, and +0.337. Using teacher empowerment as intervening variables to person-organization fit and person-job fit, their total impact is 76.5% to teacher leadership. Goodness of fit (GoF) produced was 0.629 (large) that indicated model fit in explaining data. Using 95% confidence interval (p=0.05), each human resources factor analyzed was found statistically significant to teacher leadership. The results obtained can be very useful for school leaders to plan and to develop human resource programs that support teacher leaders

    Front Pages

    No full text

    Front Pages

    No full text

    3,097

    full texts

    4,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇