Repositori Universitas Malikussaleh
Not a member yet
    4877 research outputs found

    Reviewer International Journal "The Sustainability...

    Get PDF

    Reviewer International Journal "THE EFFECTIVENESS OF DEMOCRATICS

    Get PDF

    KONSEP PENGELOLAAN HUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL OLEH PAWANG UTEUN (PAWANG HUTAN) DI KABUPATEN ACEH UATRA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menilai konsep pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal dan implementasi konsep pengelolaan hutan oleh Pawang Uteun (Panglima Hutan) berbasis kearifan lokal di Kabupaten Aceh Utara. Hal ini karena Keberadaan hutan di kecamatan-kecamatan tersebut sangat memerlukan pengelolaan yang baik agar hutan terjaga berkelanjutan sebagai sumber kehidupan masyarakat. Berdasarkan Qanun Nomor 10 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat telah memberi kewenangan kepada Pawang Uteun dalam pengelolaan Hutan, termasuk di Kabupaten Aceh Utara. Di sisi lain, terdapat penebangan-penebangan hutan dan pemanfaatan lahan yang semakin meluas di Kabupaten Aceh Utara, sehingga dapat mengancam kesimbangan hutan dan menghilangkan sumber kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, sangat urgen mengkaji tentang konsep pengelolaan hutan yang berbasis kearifan local oleh Pawang Uteun di Kabupaten Aceh Utara. Untuk menjawab permasalahan, penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan data primer dan data sekunder. Dalam mendapatkan data primer maka ditentukan responden dan informan. Responden. Penelitian ini mengambil lokasi di Kabupaten Aceh Utara khususnya di Kecamatan Sawang, Nisam, Pirak Timu, Langkahan, Geuredong Pasee dan Paya Bakong. Pengumpulan data primer dan data sekunder dilakukan melalui wawancara terstruktur dan mendalam, yang diajukan kepada informan dan responden yang ditentukan secara purposive sampling dengan memilih orang-orang tertentu yang dapat mewakili keperluan penelitian ini. Penelitian ini juga dilakukan studi kepustakaan dari berbagai pustaka dan media internet sebagai data sekunder. Data yang sudah terkumpul dan sudah melalui tahap verifikasi, kategorisasi, reduksi, akan dilakukan pengecekan validitas. Analisis data dengan menelaah terhadap hasil pengolahan data yang dibantu dengan teori-teori yang telah didapatkan sebelumnya. Hasil penelitian di Kabupaten Aceh Utara, keberadaan Lembaga Adat Pawang Uteun (Panglima Hutan) belum maksimal, bahkan beberapa kecamatan belum terdapat lembaga Adat Pawang Uteun (panglima Hutan). Ironinya, kecamatan tersebut memiliki hutan yang luas, dan berbagai aturan UUPa dan Qanun telah menegaskan keberadaan lembaga adat Pawang Uteun (Panglima Hutan). Dengan demikian beberapa kecamatan belum terlaksanakannya kearifan lokal dalam pengelolaan hutan. Dan sebagaian kaecamatan di Kabupaten Aceh Utara sudah ada Pawang Uten (Panglima Hutan) akan tetapi belum maksimal dalam melaksanakan tugas dengan berbagai kendala, seperti sarana prasarana, pengetahuan Pawang Uteun (Panglima Hutan) yang belum sinergi dengan UUPA dan Qanun Lembaga Adat. Target dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal bagi masyarakat pembaca secara umum. Dan secara khusus ditargetkan bahwa, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan hutan yang berbasis kearifan lokal bagi pemerintah Aceh, sehingga adanya penguatan lembaga Pawang Uteun sebagaimana yang telah dilegalkan melalui Qanun Lembaga Ada

    HASIL PENILAIAN SEJAWAT SEBIDANG Jurnal: Opinion Mining About Parfum On E-Commerce Bukalapak.Com Using The Naïve Bayes Algorithm

    No full text
    HASIL PENILAIAN SEJAWAT SEBIDANG Jurnal: Opinion Mining About Parfum On E-Commerce Bukalapak.Com Using The Naïve Bayes Algorith

    REINVENTING POTENSI GENERASI MILLENIAL DI ERA MARKETING 4.0

    No full text
    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2019 Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang mempunyai jumlah penduduk yang tinggi yaitu 267 juta jiwa. Jumlah penduduk yang besar tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, seperti pengangguran. Namun perubahan struktur penduduk memungkinkan terciptanya bonus demografi, Ini menjadi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memajukan ekonomi dengan berinvestasi pada sumber daya manusiamyang didominasi oleh penduduk milenial yaitu penduduk yang lahir pada kisaran tahun 19802000 dengan persentase 33.75%. Saat ini Indonesia menempati posisi keenam pengguna internet terbanyak di dunia. Hidayat (2014) menjelaskan bahwa angka tersebut mendudukkan Indonesia di peringkat ke6 terbesar di antara sekitar 3,6 miliar jumlah pengakses internet dunia. Hasil survei menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang menggunakan media sosial mencapai 106 juta dari total populasi. Persentase generasi millenial di Indonesia yang menggunakan telepon seluler mencapai 91,62 persen. Intinya, generasi milenial adalah modal besar untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam segala aspek. Sebagai modal besar pembangunan bangsa, diharapkan generasi milenial memiliki potensi lebih unggul dibandingkan generasi-generasi sebelumnya di era industri 4.0 ini

    Hasil Cek Similarity Journal IJET

    No full text
    The sustainable development becomes an inevitable paradigm today. It does not only concentrate on economic growth, but also pay at- tention to other issues on environmental sustainability such as justice, welfare, as well as the maintenance of social and cultural systems. The sustainable development has some indicators and should also proceed with a series of stages namely economic, ecological, political and social culture. Using qualitative data analysis, this study is written to identify whether or not the economic and ecological development in Aceh post-tsunami has met standards of sustainable development. Troubleshooting analysis is performed with statistical studies of a variety of documents compared to some facts and the evolving dynamics in the community that were recorded by media. Based on the central of statistics bureau, Aceh is one of the regions with the highest GDP in Indonesia and there are approximately 6 million hectares of forest and also rich in nature and marine resources. The result of this study shows Acehnese people actually trapped in poverty. It is very ironic because the majority of people are living in the location of natural resources such as forests and coastal areas, as well as natural gas industrial areas. Therefore, the Aceh Government should ensure the welfare of Acehnese people through an optimizing the utilization of the natural resources i.e. forest and coastal and also gas industry

    The Spread of Hoaxes and Its Legal Consequences

    No full text
    The presence of the internet may produce and distribute information easily and quickly. However, the existence of the internet not only has a positive impact, but the internet has become a medium for committing crimes in the virtual world. A person can easily create and spread hoaxes by creating websites, sites, blogs, accounts and applications with the aim of creating panic, noise, confusion or causing distrust for someone, group or government. To charge the perpetrators of spreading hoax in virtual space, the government has issued several laws, but the laws that are most often used to charge the perpetrators of spreading hoax are Law No. 19 of 2016 concerning Amendment to Law No. 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions and Law No. 40 of 2008 concerning the Elimination of Race and Ethnic Discrimination. This law is expected to be able to restrain and give a deterrent effect to those who spread hoaxes to defame someone’s honor and reputation by using tribal, ethnic, racial and religious sentiments

    Lembar Peer Review Buku Penyuluhan Pertanian Teori dan Penerapan. ISBN 978-602-6969-90-0. Oktober 2018.

    No full text

    2,512

    full texts

    4,877

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Malikussaleh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇