Repositori Universitas Malikussaleh
Not a member yet
    4877 research outputs found

    Pengolahan Citra & Suara

    No full text

    Pengantar dan Asas-Asas Hukum Pidna Islam

    No full text

    Penurunan Kinerja Jalan

    No full text
    Beton Aspal (Hotmix) adalah jenis perkerasan jalan yang terdiri dari campuran agregat, dengan atau tanpa bahan tambahan. Material-material pembentuk beton aspal dicampur di instalasi pencampur pada suhu tertentu, kemudian diangkut ke lokasi, dihamparkan, dan dipadatkan. Temperatur pencampuran ditentukan berdasarkan jenis aspal apa yang akan digunakan. Dalam pencampuran aspal harus dipanaskan untuk memperoleh tingkat kecairan yang tinggi agar dapat mendapatkan mutu campuran yang baik dan kemudahan dalam pelaksanaan. AC-BC adalah salah satu dari tiga macam campuran lapis aspal beton yaitu AC-Base, AC-BC ,dan AC-WC. Ketiga jenis Asphalt Concrete tersebut merupakan konsep spesifikasi campuran beraspal yang telah disempurnakan oleh Bina Marga bersama-sama dengan Pusat Litbang Jalan. Dalam perencanaan spesifikasi baru tersebut menggunakan pendekatan kepadatan mutlak. Penggunaan AC-BC yaitu untuk lapis permukaan (paling atas/antara) dalam perkerasan dan mempunyai tekstur yang lebih kasar dibandingkan dengan jenis AC-WC dan lebih halus dari AC-Base. Terdapat tujuh karakteristik campuran yang harus dimiliki oleh beton aspal adalah stabilitas, keawetan, kelenturan atau fleksibilitas, ketahanan terhadap kelelahan (fatique resistance), kekesatan permukaan atau ketahanan geser, kedap air dan kemudahan pelaksanaan (workability). Kekuatan atau daya tahan lapisan konstruksi Asphalt Concrete sangat ditentukan oleh kemampuan untuk merancang komposisi agregat dengan benar, pemahaman pencampuran antara agregat dan aspal di Asphalt Mixing Plant (AMP) serta pengendalian mutu yang kuat. Konsistensi antara perancangan, pelaksanaan dan pengendalian mutu dalam pekerjaan konstruksi perkerasan jalan dari aspal campuran panas (hot mix) AC mutlak dibutuhkan untuk menghasilkan campuran aspal panas AC yang baik sesuai spesifikasi teknik. Semakin tinggi konsistensi antara perancangan, pelaksanaan dan pengendalian mutu akan semakin baik konstruksi perkerasan jalan yang dihasilkan. Sehingga umur rencana jalan dapat tercapai dengan syarat beban repetisi lalulintas juga sesuai rencana. Pelanggaran terhadap konsistensi Perancangan, Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Aspal Beton mengakibatkan terjadinya penurunan kinerja jalan lebih cepat dari umur rencana yang mengakibatkan kerugian bagi semua pihak, terutama para pengguna transportasi

    Data Mining for Processing of Research and Community Service by Lecturer Using Decision Tree Method

    No full text
    Data on community service and research by the lecturer are important and must be possessed by every lecturer and institution. This is necessary for an effort to ensure quality management of the institution. Therefore needed to get an appropriate algorithm in classifying the data. The Decision Tree algorithm is one of the most powerful and well-known classifications and prediction methods. The decision tree method converts huge facts into decision trees that represent rules. Rules can be easily understood with natural language. Decision Tree algorithm has achieved the main objective of the system to obtain research information and community service at the lecturers. The system work can provide an overview about of the quality of lecturers with data calculated using the Decision Tree method which has an accuracy of 66.67

    2,512

    full texts

    4,877

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Malikussaleh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇