Repositori Universitas Malikussaleh
Not a member yet
    4877 research outputs found

    REVIEWER Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan Penyerapan zat warna.........

    Get PDF

    Reviewer Artikel Collaborative Governance...

    Get PDF

    Determinant Factors that affect Foreign Banks Profitability: An Evidence from Indonesia

    Get PDF
    During the financial crisis, foreign banks show their resistance and obtain more profit than all domestic banks, regardless of their ownership structure. Numerous previous studies have found that foreign banks are more profitable and more efficient than domestic banks in emerging markets. Therefore, this study aims to examine the determinant factors that affect foreign banks profitability in Indonesia. This study uses panel data series collected from two sources, i.e. Bank Indonesia (BI) and Otoritas Jasa Moneter (OJS) Institutions for 2014 to 2018. A total of 9 foreign banks operated in Indonesia and selected using purposive sampling. As usual, we applied three common models under panel data analysis, i.e. Pool Least Square, Fixed Effect Model and Random Effect Model. This study found that credit distribution and non-performing loans have a significant negative effect on foreign banks profitability. Meanwhile, the gross domestic product has a significant positive effect on foreign banks profitability. Besides that, the rate of credit interest does not affect foreign banks profitability. The results indicated that foreign banks operating in Indonesia in providing credit must be very prudent because they could reduce profitability and increase the risk of default. It because foreign banks tended to use foreign currencies in giving credit. However, if in good gross domesticity condition, foreign banks' profitability was also good because of the increasing prosperity felt by the Indonesian people, especially market players

    Program Humanisasi: Refleksi tentang Rehabilitasi Pelaku dan Korban Terorisme

    No full text
    Tak terhitung berapa materi dan pengorbanan lainnya yang dihabiskan untuk menanggulangi perkara terorisme melalui program deradikalisasi, sampai-sampai Polri dan BIN dituding berbagai kalangan sebagai lembaga yang sengaja membikin ‘proyek terorisme’ demi kelangsungan anggaran anti-terorisme milyaran rupiah/tahun. Harus disadari, dicamkan dan ditekankan bahwa dalam membasmi terorisme, negara dan masyarakat mesti seayun langkah dan bersatu. Tulisan ini menawarkan gagasan humanisasi sebagai bagian dari upaya deradikalisasi untuk menambal lubang-lubang yang bocor dari program yang sudah dilaksanakan. Dalam hal ini, humanisasi adalah respon untuk mencegah eskalasi kekerasan. Humanisasi mengakui martabat yang melekat pada manusia, mengakui kemanusiaan lawan-lawannya dan hak-hak asasi semua anggota keluarga manusia. Humanisasi memungkinkan orang mengenali karakteristik manusia yang dianggap musuh atau lawannya, sehingga dapat membantu orang untuk membatasi eskalasi kekerasan yang ekstrim. Humanisasi juga dapat membuka jalan bagi hubungan timbal balik dan keyakinan dalam kesetaraan manusia, menciptakan norma-norma bersama yang membatasi cara konflik tersebut dilancarkan. Kata Kunci: deradikalisasi, terorisme, humanisas

    MODAL SOSIAL, KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN

    No full text
    Kemiskinan merupakan masalah sosial yang sifatnya mendunia, masalah tersebut ada di semua negara, walaupun dampak dari kemiskinan berbeda-beda. Kemiskinan merupakan masalah multidimensi karena berkaitan dengan ketidakmampuan akses secara ekonomi, sosial budaya, politik dan partisipasi dalam masyarakat. Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, atau sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Modal sosial diyakini oleh banyak pakar berkontribusi positif terhadap keberhasilan pembangunan yang dapat mensejahterakan masyarakat. Modal sosial dapat dimanfaatkan sebagai energi untuk mengatasi kemiskinan, diantaranya melalui peningkatan dan pemanfaatan jaringan. Modal sosial bonding dan bridging komunitas petani dapat mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Modal sosial merupakan perkara yang urgen dalam setiap pembangunan, di samping modal finansial dan sumber daya alam. Pembangunan pertanian juga diperlukan upaya penguatan modal sosial petani untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Upaya pemerintah dalam pemberantasan kemiskinan adalah dengan memberikan bantuan sosial. Bantuan sosial yang terintegrasi dengan baik dan tepat sasaran telah terbukti mampu mengurangi kemiskinan dan mengurangi ketimpangan. Pemerintah Aceh sudah menyediakan bantuan stimulus lewat bantuan khusus keuangan kepada kabupaten/kota untuk peningkatan sarana kesehatan, Gerakan Aceh Aman Pangan (Gampang), dampak ekonomi, dan pengawasan perbatasan. Sebanyak 40% dari dana program tersebut digunakan untuk Gerakan Aceh Mandiri Pangan dan dampak ekonomi, Program tersebut dikelola oleh kabupaten/kota dengan bimbingan teknis dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Provinsi. Model penguatan modal sosial yang diterapkan oleh pemerintah Kabupaten untuk pengentasan kemiskinan antara lain dengan memberi bantuan modal, penguatan kapasitas penyuluh lapangan, mendorong petani untuk akses ke kredit Usaha Rakyat, membantu premi asuransi bagi petani yang mau menanam padi serta program pecah Kartu Keluarga, bantuan sarana produksi pertanian, pelatihan oleh penyuluh pertanian, studi banding, menginisiasi terbentunya kilang padi modern serta memanfaatkan sebaik mungkin pekarangan yang ada pada setiap rumah penduduk. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yaitu ketahanan pangan keluarga

    2,512

    full texts

    4,877

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Malikussaleh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇