OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
568 research outputs found
Sort by
Fenomena Bullying dan Cara Mengatasinya pada Lingkungan Pendidikan dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Eksistensialisme
Fenomena perundungan atau bullying di lingkungan sekolah saat ini menjadi problem yang mendapatkan perhatian khusus di dunia Pendidikan. Maka dari itu dalam mengatasi masalah bullying di lingkungan pendidikan, penting untuk mengambil tindakan yang tegas dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan bagaimana cara memahami dan menyikapi fenomena bullying yang terjadi pada lingkungan sekolah dalam perspektif filsafat pendidikan eksistensialisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian/studi kepustakaan (library research). Data yang didapatkan bersumber dari kumpulan beberapa artikel-artikel yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Hasil Penelitian menunjukkan terjadinya kekerasan di lingkungan Pendidikan baik dalam bentuk kekerasan psikologis, Fisik maupun verbal akan memberikan dampak yang merugikan bagi korban. Siswa yang menjadi korban bullying akan mengalami permasalahan kesulitan dalam membina hubungan interpersonal dengan orang lain. Semua pihak, baik orang tua, guru, masyarakat termasuk pemerintah, perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua anak. Relevansi ajaran filsafat Pendidikan eksistensialisme dengan tujuan pendidikan di Indonesia terletak pada nilai dasar eksistensialisme yaitu untuk membina kawasan afektif yang dapat mewujudkan kepribadian yang utuh
Penerapan Filsafat Pendidikan Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di Era Digital
Penerapan filsafat pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa di era digital merupakan topik yang sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana filsafat pendidikan dapat diimplementasikan dalam membentuk karakter siswa dalam konteks digital. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah studi literatur, dengan cara menelusuri berbagai kajian kepustakaan yang relevan untuk memahami penerapan filsafat pendidikan dalam konteks pendidikan karakter. Dalam era digital, di mana informasi dan interaksi sosial semakin dipermudah, pembentukan karakter siswa menghadapi tantangan yang kompleks. Filsafat pendidikan, seperti humanisme, pragmatisme, dan konstruktivisme, menawarkan berbagai perspektif yang dapat dijadikan pedoman dalam mendidik siswa untuk menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan empati. Artikel ini mengkaji bagaimana pendekatan filsafat pendidikan dapat membantu pendidik dalam merancang metode pengajaran yang mendukung pembentukan karakter siswa, baik di dalam maupun di luar ruang kelas. Hasil studi literatur ini menunjukkan pentingnya penerapan nilai-nilai filosofis dalam pendidikan untuk membimbing siswa menghadapi tantangan di era digital sambil menjaga prinsip moral dan sosial yang kokoh
Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembiayaan pendidikan di SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, dengan fokus pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembiayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin dengan melibatkan kepala sekolah, ketua yayasan, serta staf terkait dalam pengelolaan keuangan sekolah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembiayaan pendidikan di SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin melibatkan berbagai pihak terkait dan mempertimbangkan sumber pendanaan dari dana BOS, iuran siswa, dan sumbangan orang tua. Rencana anggaran tahunan disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional, penggajian, dan pengembangan fasilitas, serta dilakukan secara transparan dan melibatkan yayasan dalam setiap tahapnya. Pelaksanaan anggaran dilakukan dengan sistem pencatatan yang terorganisir dan pengawasan yang ketat dari yayasan dan komite sekolah. Evaluasi terhadap penggunaan anggaran dilakukan setiap tahun dengan melibatkan pihak yayasan, komite sekolah, dan kepala sekolah, untuk memastikan penggunaan dana yang efektif dan efisien sesuai dengan rencana yang telah disusun. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan di sekolah ini
Pengaruh Circle Pertemanan terhadap Efektivitas Kelompok Belajar Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh circle pertemanan terhadap efektivitas kelompok belajar di kalangan mahasiswa. Circle pertemanan memiliki peran yang signifikan dalam membentuk dinamika kerja kelompok, baik dari segi pencapaian akademik, kenyamanan dalam berdiskusi, hingga dukungan sosial yang diberikan antar anggota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada beberapa mahasiswa dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok belajar yang terdiri dari circle pertemanan cenderung lebih efektif dalam menciptakan suasana yang suportif, komunikatif, dan penuh toleransi. Mahasiswa merasa lebih nyaman dalam menyampaikan ide dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Namun demikian, terdapat pula hambatan seperti tekanan teman sebaya dan konformitas sosial yang dapat mengganggu fokus belajar, misalnya kecenderungan untuk mengobrol atau menunda tugas. Dengan demikian, circle pertemanan dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat efektivitas kelompok belajar, tergantung pada dinamika hubungan dan kedewasaan masing-masing individu dalam kelompok. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran kolaboratif
PENGARUH GLOBALISASI EKONOMI TERHADAP STRATEGI PEMASARAN DAN DAYA SAING TOKO MATAHARI SENTRA OLEH-OLEH DI BANJARBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh globalisasi ekonomi terhadap strategi pemasaran dan daya saing Toko Matahari Sentra Oleh-Oleh di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pemilik usaha, observasi langsung, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memberi dampak ganda: di satu sisi memudahkan pemasaran melalui platform digital, namun di sisi lain menimbulkan tantangan berupa persaingan ketat dengan produk global dan penurunan pengunjung toko fisik. Strategi adaptasi seperti diversifikasi produk, peningkatan kualitas, serta pemanfaatan e-commerce menjadi kunci dalam mempertahankan eksistensi dan meningkatkan daya saing usaha oleh-oleh lokal di era globalisasi
Efektivitas Pelayanan Publik pada Kantor Kelurahan di Wilayah Kota Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan publik di kantor kelurahan di Kota Banjarmasin dengan menggunakan dimensi pencapaian tujuan, pemanfaatan sumber daya, dan adaptabilitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan, termasuk penerapan prinsip good governance, peran teknologi informasi, dan pengaruh budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 200 responden, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparatur kelurahan dan tokoh masyarakat. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif, sementara analisis kualitatif menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik di kantor kelurahan Kota Banjarmasin berada pada kategori cukup efektif. Dimensi pencapaian tujuan menunjukkan hasil yang baik, tetapi pemanfaatan sumber daya dan adaptabilitas memerlukan perbaikan. Penerapan prinsip good governance menghadapi tantangan dalam transparansi dan partisipasi masyarakat, meskipun akuntabilitas sudah cukup baik. Teknologi informasi terbukti meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi implementasinya masih terbatas oleh literasi teknologi masyarakat dan kurangnya pelatihan aparatur. Budaya lokal, seperti nilai gotong-royong, memberikan kontribusi positif namun berpotensi menimbulkan praktik nepotisme. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas pelayanan publik di kantor kelurahan Kota Banjarmasin memerlukan optimalisasi sumber daya, penerapan teknologi informasi yang lebih inklusif, dan penguatan prinsip good governance. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Pengabdian kepada Masyarakat : Pendampingan Persiapan Visitasi Akreditasi MA Al-Irsyad Tengaran 8 Martapura
Akreditasi merupakan kegiatan evaluasi mutu sekolah berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. Sekolah/Madrasah perlu melakukan persiapan maksimal dalam menghadapi visitasi akreditasi guna mendapatkan hasil sesuai harapan. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis dalam rangka persiapan akreditasi sekolah/madrasah. Metode pengabdian menggunakan teknik pendampingan. Waktu pelaksanaan pendampingan yaitu tanggal 15 dan 16 November 2024. Tempat pelaksanaan di MA Al Irsyad Tengaran 8 Martapura. Kegiatan pendampingan meliputi: 1). Memberikan arahan kepada kepala madrasah dan guru untuk melengkapi dokumen pengembangan kurikulum madrasah, 2). Membantu guru menyusun rencana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, dan 3). Memberikan arahan kepada kepala madrasah dan guru untuk melengkapi dokumen kepemimpinan kepala madrasah dalam pengelolaan madrasah. Hasil kegiatan pendampingan yaitu tugas pendampingan telah berjalan dengan baik dan madrasah telah melakukan perbaikan dokumen sesuai saran yang diberikan oleh pelaksana kegiatan pengabdian
STRATEGI KUALITAS PRODUK UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DI TOKO BIJI KOPI BORNEO BANJARBARU
Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan keputusan pembelian pada Toko Biji Kopi Borneo Banjarbaru. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitas produk (X) dan keputusan pembelian (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen toko biji kopi borneo sebanyak 54 orang. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen 3 bulan terakhir 2024 dari bulan Oktober – Desember 2024 sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh dimana semua konsumen populasi dijadikan sampel. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa regresi sederhana, dengan rumus persamaan Y = a + bX. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji asumsi klasik dalam penelitian ini memenuhi syarat dilihat dari tidak terjadi uji heterokedastisitas dan data berdistribusi normal. Persamaan regresi sederhana Y = 36,975 + 0,781X. Hasil uji t diketahui kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Toko Biji Kopi Borneo, karena taraf signifikan 5% t hitung 5,748 > t tabel 2,007. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 38,8 yang berarti kemampuan kualitas produk (X) dapat menerangkan keputusan pembelian konsumen (Y) sebesar 38,8% sedangkan sisanya 61,2% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.
Pengunaan Sika Viscocrete 3115 N, Silica Fume dan Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Beton
Penggunaan campuran Sika Viscocrete 3115 N , Silica Fume dan Fly Ash sebagai pengganti semen menghasilkan kuat tekan beton yang berbeda. Untuk menghasilkan beton dengan kuat tekan yang tinggi dibutuhkan nilai fas yang rendah dan kualitas agregat yang bagus. Tujuan penelitian adalah mendapatkan pengaruh penggunaan campuran Sika Viscocrete 3115 N , Silica Fume dan Fly Ash terhadap kuat tekan beton. Pengujian kuat tekan benda uji kubus beton diuji dengan mesin UTM (Universal Testing Machine) pada umur 7, 14, dan 21 hari. Nilai kuat tekan beton diperoleh saat benda uji pecah dibagi luas penampang benda uji pada umur 21 hari dengan mesin UTM untuk mendapatkan nilai tegangan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton tertinggi pada umur 21 hari dengan data BN 1 (0%) sebesar 22,11Mpa, sampel BN 2 (5% sika Viscocrete-3115 N) sebesar 23.54 Mpa, sampel BN 3 (5% Silika Fume) sebesar 23,57 Mpa, sampel BN 4 (5% Fly Ash)sebesar 26,45 Mpa. Kuat tekan beton pada sampel beton BN 4 (5% fly ash) tertinggi sebesar 26,79 MPa. Kuat tekan beton yang direncanakan 20,75 MPa, dengan penambahan bahan Fly Ash pada beton didapat hasil kuat tekan beton lebih tinggi 6,04 MPa dari beton rencana
Evaluasi Perbandingan Biaya Pengecoran Menggunakan Metode Analisa SNI 2013
Rencana Anggaran Biaya (RAB), terutama untuk pengecoran beton struktural yang merupakan salah satu komponen utama pada suatu bangunan yang memiliki jumlah volume pengecoran yang sangat besar. Pengecoran beton pada suatu bangunan dapat dilakukan dengan beberapa material yang berbeda dapat digunakan oleh kontraktor untuk mendapatkan hasil perbandingan harga beton yang baik sesuai kebutuhan. Berdasarkan dari itulah maka perlu diadakan tinjauan untuk menganalisa perbandingan biaya pelaksanaan terutama pada pengecoran beton menggunakan material beton yang berbeda. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk Mengetahui perbandingan indeks pada pembuatan beton dengan menggunakan metode indeks job mix desain beton dan SNI 2013 dan perbandingan total biaya pelaksanaan pengecoran beton fc’ 14,5 MPa dan fc’ 26,4 MPa dengan metode job mix desain beton dan metode analisis SNI 2013.
Penyusunan laporan dengan metode yang digunakan dalam menganalisis harga beton per 1m3 adalah SNI 2013 dan metode indeks jobmix dengan mengevaluasi indeks dan menganalisis biaya yang diperoleh dan kemudian data tersebut di hitung didapatkan total harga setelah itu membandingkan hasil selisih dan persentase selisih antara perhitungan dari kedua metode indeks tersebut.
Perhitungan menggunakan metode indeks job mix desain beton dengan perhitungan menggunakan metode SNI 2013 sehingga penulis menemukan apakah ada perbedaan indeks maupun harga dari hasil perhitungan tersebut dengan dengan hasil harga satuan pekerjaan membuat beton 1m3 dengan mutu fc’ 14,5 MPa dengan menggunakan indeks SNI Rp.971.398,14 , sedangkan dengan menggunakan indeks Lab dengan harga Rp. 1.018.370,45 dengan selisih harga Rp.46.972,31 dengan persentase selisih 4,61%. Harga satuan pekerjaan membuat beton 1m3 dengan mutu fc’ 26,4 MPa dengan menggunakan indeks SNI Rp.1.105.383,34 , sedangkan dengan menggunakan indeks Lab dengan harga Rp. 1.254.273,79 dengan selisih harga Rp.148.435,44 dengan persentase selisih 11,83% dengan kesimpulan disimpulkan bahwa perhitungan harga satuan pekerjaan dengan menggunakan indeks SNI lebih murah daripada menggunakan indeks Lab dikarenakan indeks penggunaan material pembuatan beton lebih sedikit dibandingkan menggunakan indeks