OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
    568 research outputs found

    Penerapan Media Puzzle Dalam Peningkatan Interaksi Anatara Guru Dan Peserta Didik Di SDN Kepanjen 1 Jombang

    No full text
    The aim of this research is to describe the interactions between teachers and students that occur in science and science learning in class IV at SDN Kepanjen 1 Jombang using Puzzle Media. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects were teachers and students in class IV of SDN Kepanjen 1 Jombang. The object of research is the interaction of teachers and students in science and science learning. The application of puzzle media to improve the psychomotor skills of class IV students at SDN Kepanjen 1 Jombang is based on the fact that students are not enthusiastic and feel bored during the learning process because the learning process only uses lecture methods and learning media which are still less interesting. So there is a need for learning media to create conducive and enjoyable learning in science learning regarding Plants, the Source of Life on Earth. Data collection techniques used by researchers are questionnaires and observations, which are techniques to help researchers. Analysis techniques to determine the interpretation of data that has been collected from previous research results. Apart from that, the data collected was then analyzed using descriptive qualitative methods, namely describing and presenting it clearly and easily to understand. The results of the research explain that during the science lesson on Plants, the Source of Life on Earth, class IV at SDN Kepanjen 1 Jombang, there was still a lack of interaction during the learning process by overcoming problems assisted by learning media. The researcher used Puzzle media as a means for interaction. When the media is applied it produces good interaction because of the students\u27 interest in the media used. Thus, puzzle media to increase interaction between teachers and fourth grade elementary school students is suitable for use in learning.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan interaksi antara guru dan siswa yang terjadi dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Kepanjen 1 Jombang dengan menggunakan Media Puzzle. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas IV SDN Kepanjen 1 Jombang. Objek penelitian adalah interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran IPAS. Penerapan media puzzle untuk meningkatkan psikomotorik siswa kelas IV SDN Kepanjen 1 Jombang di latar belakangi oleh siswa tidak bersemangat dan merasa bosan saat proses pembelajaran disebabkan proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah dan media pembelajaran yang masih kurang menarik. Sehingga perlu adanya media pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan pada pembelajaran IPA materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi. Teknik pengumpulan data yang di gunakan oleh peneliti kuisioner/angket dan observasi yang dimana teknik ini untuk membantu peneliti. Teknik analisis untuk mengetahui interpretasi dari data yang sudah terkumpul dari hasil penelitian sebelumnya. Selain itu, data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan dan menyajikan secara jelas dan mudah di mengerti. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada saat pembelajaran IPA materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi kelas IV SDN Kepanjen 1 Jombang masih kurangnya interaksi pada saat pembelajaran berlangsung dengan mengatasi permasalahan di bantu dengan adanya media pembelajaran, peneliti menggunakan media Puzzle sebagai sarana agar terjalin interaksi. Pada saat media diterapkan menghasilkan suatu interaksi yang baik karna ketertarikan peserta didik terhadap media yang digunakan. Dengan demikian media puzzle untuk meningkatkan interaksi guru dan murid kelas IV SD layak digunakan dalam pembelajaran

    Pengaruh Manajemen Tata Usaha Terhadap Pelayanan Arsip Siswa Di SMA Tahfidzul Qur’an An-Najah Martapura

    No full text
    This research aims to determine administrative management in archival activities, student archive services and the influence of administrative management on student archive services at Tahfidzul Qur\u27an An-Najah Martapura High School. The research method used in this research is descriptive quantitative with data mining tools in the form of questionnaires, interviews and documentation. In this research, the sample was taken using Simple Random Sampling with a sample of 75 students from class X A, X B, XI A and XI B. The data analysis techniques used are descriptive analysis and simple linear regression. Based on the results of a simple linear regression calculation, the result is Y = 27.737 + 0.344 Student archive services will increase by 0.344. The results of calculating the coefficient of determination show that student archive services are influenced by administrative management by 39% and the other 61% are influenced by other variables. From the results of data analysis using the t test with a significance level of 5%, the value of tcount more than ttable is 6.778 more than 1.992, so that it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence of administrative management on student archive services at Tah-fidzul Qur\u27an An-Najah Martapura High School.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen tata usaha dalam kegiatan kearsipan, pelayanan arsip siswa dan pengaruh manajemen tata usaha terhadap pelayanan arsip siswa di SMA Tahfidzul Qur’an An-Najah Martapura. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan alat penggali data berupa angket, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel sebagian siswa kelas X A, X B, XI A dan XI B yang berjumlah 75 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan regresi linier sederhana di dapat hasil Y= 27,737 + 0,344X yang berarti menunjukkan pelayanan arsip siswa sebesar 27,737  jika manajemen tata usaha diabaikan (tidak ada), tetapi jika nilai manajemen tata usaha mengalami peningkatan sebesar 1, maka nilai pelayanan arsip siswa akan bertambah sebesar 0,344. Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa pelayanan arsip siswa dipengaruhi oleh manajemen tata usaha sebesar 39% dan 61% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.Dari hasil analisis data dengan uji t dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai thitung lebih dari ttabel yaitu 6,778 lebih dari 1,992 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh manajemen tata usaha terhadap pelayanan arsip siswa di SMA Tahfidzul Qur’an An-Najah Martapura

    Analisis Dukungan Organisasi dan Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Mediasi Pada PT. Pembangkit Listrik Nasional (Persero) Rayon Ampera

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan, dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediasi pada PT. Pembangkit Listrik Nasional (Persero) Rayon Ampera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 117 karyawan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi karyawan terhadap dukungan organisasi, kualitas kehidupan kerja, keterlibatan kerja, dan kinerja mereka. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selain itu, keterlibatan kerja terbukti menjadi variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja dengan kinerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan dukungan organisasi dan kualitas kehidupan kerja untuk meningkatkan keterlibatan kerja, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami mekanisme hubungan antara dukungan organisasi, kualitas kehidupan kerja, dan kinerja karyawan melalui keterlibatan kerja, serta memberikan rekomendasi praktis bagi manajemen PT. Pembangkit Listrik Nasional (Persero) Rayon Ampera dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan kinerja karyawan

    ANALISIS PENDAPATAN USAHA SUSU KAMBING ETAWA ( Capra aegagrus hircus ) CV. SERANGKAI ANUGERAH BAHTERA DI DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    No full text
    This research technically aims to determine the process of the Etawa goat milk processing business and financially to determine the amount of costs, receipts and income obtained from the Etawa goat milk processing business. The research method used is a case study on CV. A Series of Bahtera Awards in October and November 2023 with a total cost of IDR. 14,369,785,- total receipts of Rp. 24,750,000,- and total income of IDR 10,380,215This research technically aims to determine the process of the Etawa goat milk processing business and financially to determine the amount of costs, receipts and income obtained from the Etawa goat milk processing business. The research method used is a case study on CV. A Series of Bahtera Awards in October and November 2023 with a total cost of IDR. 14,369,785,- total receipts of Rp. 24,750,000,- and total income of IDR 10,380,21

    Kinerja Aparatur Kelurahan Di Wilayah Kecamatan Banjarbaru Utara Dalam Pelayanan Publik

    No full text
    Public service is a form of a country\u27s responsibility to its citizens, which implicitly is the ability of the bureaucracy itself as a public servant who has the legitimate power to regulate society fairly and wisely. To provide excellent service by the government bureaucracy, of course one of the important indicators to build is establishing the performance of government organizations that are able to provide excellent service so that the public feels well served. The aim of this research is to find out how the sub-district apparatus in the North Banjarbaru District of Banjarbaru City performs in public services. The type of research used is policy research with a qualitative descriptive type. The results of the research show that the dimensions of quality of service work are not yet optimal regarding the mastery of expertise and skills in the field of work for the apparatus. Representatively, in the knowledge dimension, there is a tendency such as social programs that are still not on target. Representatively, in the knowledge dimension, there is a tendency such as social programs that are still not on target. The reliability of the reliability dimension regarding apparatus work discipline, service certainty, rights and obligations as well as conditions regarding service comfort need to be re-evaluated. Implementation of the dimensions of presence and cooperation intensity is still not good internally by the sub-district and community members.Pelayanan publik merupakan bentuk tanggungjawab suatu negara kepada warganya yang mana secara implisit adalah kemampuan dari birokrasi sendiri sebagai abdi masyarakat yang mempunyai legitimasi kekuasaan untuk mengatur masyarakatnya secara adil dan bijaksana. Untuk memberikan layanan yang prima oleh birokrasi pemerintah, tentunya salah satu indikator yang penting untuk dibangun adalah membentuk kinerja organisasi pemerintah yang mampu memberikan pelayanan prima sehingga publik merasa terlayani dengan baik.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja aparatur kelurahan di wilayah Kecamatan Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru dalam pelayanan publik. Jenis penelitian yang digunakan adalah policy research dengan tipe deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mennjukkan bahwa dimensi kualitas kerja pelayanan belum optimal yang menyangkut penguasaan keahlian dan keterampilan bidang pekerjan bagi aparatur. Secara representatif pada dimensi pengetahuan ada kecenderungan seperti program sosial masih belum tepat sasaran. Secara representatif pada dimensi pengetahuan ada kecenderungan seperti program sosial masih belum tepat sasaran. Realibilitas dimensi kehandalan tentang disiplin kerja aparatur, kepastian pelayanan hak dan kewajiban serta kondisi menyangkut kenyamanan pelayanan perlu evaluasi kembali. Pelaksanaan pada dimensi kehadiran dan kerjasama intensitasnya masih kurang baik secara internal pihak kelurahan dan warga masyarakat

    Pembentukan Nilai Karakter Tanggung Jawab Siswa Melalui Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) Di SMAN 12 Palembang

    No full text
    SMAN 12 Palembang merupakan salah satu sekolah yang berada di kota Palembang, yang memiliki ekstrakurikuler PMR. Keterlibatan kegiatan PMR membutuhkan tanggung jawab yang mereka ambil dalam tugas-tugas yang diberikan. Namun, berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan menemukan siswa PMR yang kurangnya rasa tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana tanggung jawab siswa PMR. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tanggung jawab memiliki ciri-ciri seperti kepemilikan, disiplin dan kesadaran. Berdasarkan indikator tersebut, maka peneliti mendapatkan hasil bahwa pada indikator 2 dari 7 subjek penelitian yang selalu membolos, berkelahi dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan faktor teman dan juga kemampuannya yang rendah dalam memahami kegiatan ekstrakurikuler PMR dan lainnya. Dapat disimpulkan siswa ekstrakurikuler PMR pada indikator kepemilikan memiliki perilaku menyimpang. Sedangkan pada indikator disiplin siswa tersebut memiliki perilaku disiplin waktu, mengikuti aturan PMR serta berperilaku baik. Namun, masih ada siswa PMR yang belum bisa dikatakan disiplin waktu serta mengikuti aturan PMR maupun berperilaku baik. Pada indikator terakhir yaitu kesadaran, siswa PMR memiliki perilaku menyimpang

    ANALISA KEBUTUHAN AIR KONSUMTIF DAERAH IRIGASI (D.I) TELAGA LANGSAT PADA SALURAN SEKUNDER

    No full text
    Kecamatan Telaga Langsat memiliki luas wilayah 58.08 km2 Daerah Irigasi (D.I) Telaga Langsat terletak pada Kecamatan Telaga Langsat memiliki bendung telaga langsat. Irigasi telaga langsat terbagi menjadi beberapa bangunan air yaitu, saluran primer, saluran sekunder, saluran tersier. Kebutuhan air konsumtif tanaman dapat dihitung berdasarkan nilai evapotranspirasi dan faktor tanaman. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tanaman pangan memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda pada tiap periode pertumbuhan, data median elevasi yang digunakan adalah median elevasi diatas lahan sawah, irigasi ini mewakili kondisi lahan pertanian pada  DAS Telaga Langsat. Periode I tanaman padi  kebutuhan air konsumtif maksimal 91.30 mm/ 15 hr, untuk periode II tanaman padi kebutuhan air konsumtif 112.14 mm/ 15 hr dan untuk periode ke III palawija kebutuhan air konsumtif  102.43  mm/ 15 hr

    PENELUSURAN MINAT UNTUK MERANCANG KARIR MASA DEPAN

    No full text
    PDFKegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Tim PKM FKIP Universitas Achmad Yani Banjarmasin di SMA Muhammadiyah Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 Nopember 2023 dengan tema : Penelusuran Minat Untuk Merancang Karir Masa Depan. Minat mengarahkan individu terhadap suatu obyek atas dasar rasa senang atau ketertarikan. Penelusuran minat penting dilakukan agar tujuan karir dapat difokuskan ke minat yang lebih dominan. Dalam hal ini tes minat dilakukan guna membantu siswa mengenali dan menggali minat yang mereka miliki.Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui kemampuan dan minat siswa SMA Muhammadiyah di Kecamatan Karang Intan sebelum masuk ke perguruan tinggi. Adapun metode kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelaksanaan tes. Kesimpulan yang bisa diambil dari kegiatan ini yaitu siswa SMA Muhammadiyah Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar mengetahui arah minat yang dimiliki sehingga memudahkan mereka dalam menentukan pilihan jenjang Pendidikan selanjutnya dan juga dapat membantu dalam menentukan karir dikemudian hari

    KEKERASAN SEKSUAL DI SEKOLAH : SALAH SATU DOSA BESAR PENDIDIKAN DI INDONESIA

    No full text
    PDFKegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Tim PKM FKIP Universitas Achmad Yani Banjarmasin di SMA PGRI 6 Banjarmasin dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2024 dengan tema Kekerasan Seksual Di Sekolah : Salah Satu Dosa Besar Pendidikan Di Indonesia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan tambahan penguatan bagi peserta didik mengenai keberadaan dosa besar dalam pendidikan yang salah satunya adalah kekerasan seksual yang terjadi di Sekolah. Dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di SMA PGRI 6 Banjarmasin, seluruh peserta sosialisasi menunjukkan respon positif dengan adanya ketertarikan dan kesunggguhan yang tinggi, memberikan pertanyaan dan tanggapan terhadap pemaparan materi sosialisasi yang disampaikan mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan wawasan serta pemahaman terhadap keberadaan dosa besar pada Pendidikan yang salah satunya adalah kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah

    PENGOLAHAN BEKASAM IKAN SEPAT (Trichogaster trichopterus) DI DESA SUNGAI BESAR KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANATAN SELATAN

    No full text
    Bekasam Ikan Sepat dan Samu Ikan Sepat merupakan salah satu nama hasil olahan ikan dalam mengawetkan ikan segar.  Bekasam berbahan dasar ikan yang diasinkan melalui proses fermentasi dengan garam dan nasi. Ikan yang diperam beberapa hari, dan ada juga dicampur dengan taburan samu beras yang telah disangrai atau digoreng. Selain itu ada Bekasam Samu Ikan Sepat yang hanya menggunakan garam dan dicampur dengan samu saja, yang prosesnya hanya satu hari sudah siap untuk dikonsumsi.  Ikan yang akan dijadikan bekasam bisa jenis ikan apa saja, namun yang paling diminati orang Banjar adalah bekasam samu ikan sungai, karena hasil dari fermentasi ini memberikan rasa asam yang khas pada ikan, serta tekstur yang lembut dan kaya rasa. Bekasam memiliki tekstur daging yang lebih kenyal dibandingkan ikan segar pada umumnya, demikian juga pada samu ikan sepat. Pengolahan Samu ikan sepat memerlukan waktu lebih singkat tidak dalam waktu berhari-hari seperti bekasam, karena ikan samu ini tidak menghasilkan rasa masam tetapi rasa gurih dan aroma samunya yang dominan. Perbedaannya adalah pada waktu pengolahannya dan rasa dan aroma ikan yang dihasilkanhanya saja. Kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam upaya mengolah ikan segar agar bertahan lama dengan mengawetkan secara tradisional dan sederhana ini  diharapkan peserta dapat memperoleh pengetahuan yang sangat baik untuk bisa diterapkan pada saat ikan yang tidak bernilai saat musim berlimpah kalau diolah dengan baik akan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi dan  sosial terutama dapat memenuhi gizi keluarga dan masyaraka

    0

    full texts

    568

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇