OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
568 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L) DI DESA BATI-BATI KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
The aim of this research is technically to find out how to cultivate papaya plants and financially to find out the costs, receipts and income from papaya farming in Bati-Bati Village, Bati-Bati District. The research method used is a case study. The research results showed that the amount of explicit costs consisting of input costs, labor outside the family, rental costs and depreciation was IDR 53,460,416. Total receipts amounted to Rp. 216,000,000,- and total income of IDR 162,539,584The aim of this research is technically to find out how to cultivate papaya plants and financially to find out the costs, receipts and income from papaya farming in Bati-Bati Village, Bati-Bati District. The research method used is a case study. The research results showed that the amount of explicit costs consisting of input costs, labor outside the family, rental costs and depreciation was IDR 53,460,416. Total receipts amounted to Rp. 216,000,000,- and total income of IDR 162,539,58
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG PAKAN DI DESA MAGALAU HULU KABUPATEN KOTABARU
The purpose of this research is to know technical aspects of feed corn farming the revenue,the eksplicit cost and the income farmer.This research was conducted in April until Juni 2024 in Magalau hulu village. The purposive sampling methode used was by observing 22 farmers in village Magalau hulu who planted feed corn plant. The Average result of the revenue is Rp. 17.382.400,/farmer, The average eksplicit cost is Rp. 8.538.281 /farmer, and Average income Rp. 8.844.119 /farmer.We believe that it has good prospect and revenue, of the average income ,tecnicall,economicallyThe purpose of this research is to know technical aspects of feed corn farming the revenue,the eksplicit cost and the income farmer.This research was conducted in April until Juni 2024 in Magalau hulu village. The purposive sampling methode used was by observing 22 farmers in village Magalau hulu who planted feed corn plant. The Average result of the revenue is Rp. 17.382.400,/farmer, The average eksplicit cost is Rp. 8.538.281 /farmer, and Average income Rp. 8.844.119 /farmer.We believe that it has good prospect and revenue, of the average income ,tecnicall,economicall
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN ASET TETAP (BARANG MILIK DAERAH) PADA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Since the issuance of Law Number 32 of 2004 as a result of the revision of Law Number 22 of 2009 concerning Regional Government, this has become the starting point for regional governments to manage their own households, where regional governments are given the authority and opportunity to manage, develop and build the potential of each region. The previous system was more directed towards the principle of centralization of authority. The aim of this research is to determine the implementation of fixed asset management (Regional Property) and to determine the inhibiting factors encountered in the field in the implementation of fixed asset management (Regional Property) at the Community Empowerment and Village Government Agency of Hulu Sungai Regency North. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection used interviews with key informants and was supported by information from observations and documents found in the field. Data analysis uses descriptive qualitative before making final conclusions
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMBELI RUMAH DI GRAND NUSA INDAH BATI-BATI
Adanya keterlibatan antara pihak pengembang dan konsumen dalam membeli rumah di kawasan perumahan perlu dilakukan penelitian. Hal ini bertujuan agar pihak pengembang dapat mengetahui keinginan dan harapan konsumen. Pentingnya mengetahui keinginan konsumen ini untuk membuat strategi dalam usaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk perumahan. Kepuasan konsumen sangat tergantung dari fasilitas yang tersedia. Faktor-faktor yang diinginkan konsumen dalam membeli rumah didapatkan dari informasi konsumen yang tinggal di daerah itu. Informasi ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang kemudian diolah dengan analisis validitas, anakisi reliabilitas, analisis faktor dan analisis tabulasi silang. Dengan mendapatkan faktor-faktor dominan tentang kepuasan konsumen dalam membeli rumah pada proyek perumahan pihak pengembang dapat memperbaiki dan meningkatkan fasilitas yang ada sekarang agar konsumen merasa puas sehingga menjadi sumber dari daya saing yang berkelanjutan
Pengaruh Alat Peraga Tata Surya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 11 Tanjung Batu
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar IPA kelas V SDN 11 Tanjung Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data observasi, tes dan dokumentasi.Teknik analisis data melalui uji instrumen tes dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan alat peraga terbukti sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa IPA kelas V SDN 11 Tanjung Batu. Dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata pretest 57,6 yang artinya belum tuntas dan nilai-nilai rata-rata posttest 75,7 yang artinya tuntas. Kemudian berdasarkan uji hipotesis diketahui thitung= 5,070 lebih besar dari ttabel=1,71714. Dengan demikian dapat dinyatakan hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa penerapan alat peraga berpengaruh terhadap hasil belajar IPA kelas VSDN 11 Tanjung Batu
Analisis Penerapan Strategi Marketing Mix Dan STP (Segmentation , Targeting, Positioning) Pada Cafe 1960 Di Banjarbaru
Research objectives: To find out digital marketing at Cafe 1960 Banjarbaru to attract consumers; To find out the results of the analysis using the 4P analysis method (Price, Product, Place, Promotion) and the STP analysis method (Segmentation , Targeting, Positioning). Marketing carried out by Cafe 1960 Banjarbaru to attract consumers with promotions via social media with Instagram has been carried out by Cafe 1960 Banjarbaru to attract customers by providing promotions on certain holidays; The marketing strategy using the 4P analysis method that this Café perceives is a promotional strategy and a place strategy. It is felt that the promotional strategy of using other menu offers from k+366e to consumers can be used as a promotional strategy for Cafe 1960 Banjarbaru, if seen from the 94 respondents who answered Yes, 82 respondents or 87.2% of respondents who answered Yes. And the strategy where 94 respondents answered Yes or 100% of respondents answered Yes; Marketing Strategy with STP Analysis draws conclusions, segmentation by identifying market potential into certain parts based on geography, psychology and behavior. The target market is all young people who can enjoy Banjarbaru coffee and food; the results of the positioning interview were divided into 7 types: attributes, benefits, use or application, users, competitors, product categories as well as quality and price. The application of the 7 types of positioning was in accordance with the theory used by Cafe 1960 BanjarbaruTujuan penelitian untuk mengetahui pemasaran digital pada Cafe 1960 Banjarbaru untuk menarik konsumen; Untuk mengetahui hasil analisis dengan menggunakan metode analisis 4P (Price, Product, Place, Promotion) dan metode analisis STP (Segmentation, Targeting, Positioning).Pemasaran yang dilakukan Cafe 1960 Banjarbaru untuk menarik konsumen dengan promosi melalui sosial media dengan Instagram sudah dilakukan oleh Cafe 1960 Banjarbaru untuk menarik pelanggan dengan memberikan promosi pada hari besar dan tertentu; Startegi pemasaran dengan metode analisis 4P yang dirasakan Café ini adalah strategi promosi dan strategi tempat. Startegi promosi dirasakan menggunakan penawaran menu lain k+366epada konsumen bisa dijadikan strategi promosi Cafe 1960 Banjarbaru, apabila dilihat dari 94 responden yang menjawab Ya sebanyak 82 responden atau sebesar 87,2% responden yang menjawab Ya. Dan strategi tempat 94 responden menjawab Ya atau sebesar 100% responden menjawab Ya; Strategi Pemasaran dengan Analisis STP ditarik kesimpulan, segmentasi dengan mengidentifikasi potensi pasar menjadi bagian – bagian tertentu berdasarkan geografis,, psikologis dan perilaku,. Target pasar yang dituju adalah semua kalangan usia muda yang bisa menikmati dengan kopi dan makanan Banjarbaru; hasil wawancara positioning dibagi menjadi 7 macam : atribut, manfaat, penggunaan atau penerapan, pemakai, pesaing, kategori produk serta kualitas dan harga penerapan dari 7 macam jenis positioning sudah sesuai dengan teori, yang digunakan oleh Cafe 1960 Banjarbaru
Efektivitas Model Role Playing Berbantuan Wayang Kreasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar
Model Role Playing adalah model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk melakukan suatu kegiatan dengan memainkan peran tertentu. Role playing juga merupakan model pembelajaran yang dapat menjadikan siswa aktif dalam kegiatan belajar dengan memerankan didalam kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu apakah penggunaan model role playing berbantuan wayang kreasi efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV Sd Negeri 171 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 27 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV B yang berjumlah 25 sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan adalah True Experimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes. Teknik analisis data dengan menggunakan uji normalitas, uj homogen, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima dengan signifikan diperoleh 0,000 maka model role playing berbantuan wayang kreasi efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sd Negeri 171 Palembang
Pengaruh Aspek Permodalan (KPMM), Likuiditas, dan Kualitas Aktiva Produktif terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016-2020
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh Aspek Permodalan (KPMM) Likuiditas (FDR), dan Kualitas Aktiva Produktif (NPF) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016-2020. Jenis penelitian ini bersifat eksplanatory, dengan sampel yakni 14 Bank Umum Syariah pada periode 2016-2020 dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Aspek Permodalan (KPMM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA), Likuiditas (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA), dan Kualitas Aktiva Produktif (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016- 2020
Dampak Positif Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Sistem informasi manajemen pendidikan merupakan perpaduan antara sumber daya manusia dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah, dan mengambil kembali data dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan bidang Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif sistem informasi manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak positif sistem informasi manajemen Pendidikan diantaranya pemantauan kinerja guru dan siswa dengan lebih efisien, pengelolaan administrasi sekolah menjadi lebih mudah, dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka, memantau ketersediaan sumber daya secara efisien, analisis data untuk pengambilan keputusan, dan dapat menyelenggarakan pembelajaran online
Peran Tenaga Administrasi Dalam Meningkatkan Mutu Layanan Administrasi Di SMP Negeri 1 Pengaron
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana tenaga administrasi dapat meningkatkan mutu standar pelayanan administrasi sekolah di SMP Negeri 1 Pengaron dan kontribusi anggota staf administrasi terhadap standar layanan yang lebih tinggi. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pembahasan penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa staf administrasi memainkan peran penting dalam memastikan operasi sekolah yang efisien dan efektif juga dalam proses sistematis untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi yang disediakan oleh sekolah. Sedangkan kualitas layanan administrasi pendidikan mengacu pada seberapa baik semua hal yang berkaitan pada administrasi pendidikan di sekolah. Proses ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi yang cermat, serta melakukan upaya-upaya lainnya yang berhubungan dengan tugas peranan dari tenaga administrasi sekolah, sehingga dapat membantu kelancaran proses pendidikan disekolah