Daftar Jurnal Penerbit Universitas Negeri Semarang
Not a member yet
    6929 research outputs found

    Persepsi Masyarakat Terhadap Pentingnya Pendidikan Tinggi Untuk Kaum Perempuan Di Era Modernisasi

    No full text
    Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia baik laki-laki maupun perempuan, namun perbedaan dalam pendidikan di setiap daerah terletak pada bagaimana mereka memanfaatkan pendidikan yang tersedia untuk mengubah kondisi masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pentingnya pendidikan tinggi untuk kaum perempuan serta tantangan yang kaum perempuan hadapi dalam menempuh pendidikan berdasarkan persepsi masyarakat di Kampung Pamanyaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini ialah masyarakat, dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang digunakan berasal dari sumber primer dan sekunder. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa Persepsi masyarakat di Kampung Pamanyaran terhadap pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan terdapat dua persepsi. Dan masih terdapat stereotip gender yang masih menjadi masalah di kampung pamanyaran, di mana perempuan dianggap lebih cocok untuk peran domestik dan bergantung pada laki-laki

    Utilization of Sentinel-2 Satellite Imagery for Estimating Water Quality Changes in Rawa Pening Lake

    No full text
    Rawa Pening Lake is one of the lakes designated as a revitalization priority by the Government of Indonesia in the Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. The factor that caused Rawa Pening Lake to become a priority is water quality in Lake Rawa Pening, which continues to be degraded by soil sedimentation and water hyacinth. By being designated as a national revitalization priority lake, the availability of water quality data with various parameters is urgently needed as a basis for formulating policies and strategic steps in revitalizing Rawa Pening Lake. This study uses remote sensing data to examine changes in water quality in Lake Rawa Pening through TSS, chlorophyll-a, water brightness, and DO parameters. In 2022, the distribution of aquatic vegetation had a lower percentage than in 2020. As a result, the studied aquatic parameters will fluctuate in value over the specified time range. Modeling results indicate that Lake Rawa Pening is mostly eutrophi

    PENGARUH PENGGUNAAN KNALPOT RACING 3 MODE TERHADAP DAYA TORSI PADA HONDA VARIO 150

    No full text
    Seiring perkembangan zaman muncul berbagai model knalpot yang dapat meningkatkan performa. Salah satunya trend penggunaan knalpot racing untuk meningkatkan kinerja. Cara modifikasi yang mudah dan tidak perlu membongkar mesin orisinil adalah mengganti knalpot. Penelitian ini melakukan modifikasi pada bagian knalpot yang diubah menjadi 3 mode yaitu silent, street, dan racing guna mengetahui daya, torsi dan ambang batas kebisingan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Alat yang digunakan untuk menguji daya dan torsi yaitu dynotest. Sedangkan pengujian ambang batas kebisingan menggunakan sound level meter. Bahan yang digunakan yaitu Honda Vario 150 tahun 2019, knalpot standar dan knalpot racing 3 mode. Pengujian daya dan torsi dilakukan pada putaran mesin 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm, 4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm, 7500 rpm, 8000 rpm, 8500 rpm, 9000 rpm, 9500 rpm dan 10000 rpm. Uji ambang batas kebisingan dilakukan pada kondisi statis 4250-1800 rpm dan bergerak pada kecepatan 40 km/jam, 50 km/jam. Hasil uji daya tertinggi pada penggunaan knalpot standar yaitu 11.03 Hp dan daya tertinggi pada knalpot racing 3 mode yaitu 12.17 Hp pada mode racing. Torsi tertinggi knalpot racing 3 mode sebesar 14.91 Nm mode street, sedangkan knalpot standar sebesar 12.42 Nm. Mode racing memperoleh nilai kebisingan maksimal pada kondisi statis sebesar 90.77 dB dan kondisi bergerak yaitu 92 dB dan 90.53 dB. Hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh besar pada nilai daya torsi knalpot racing 3 mode daripada knalpot standar. Namun mode racing menimbulkan tingkat kebisingan sangat tinggi

    PENGARUH PENGGUNAAN HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) DAN JENIS BUSI TERHADAP KANDUNGAN EMISI GAS BUANG MESIN K3 VE

    No full text
    Technology is developing more rapidly as time goes by. This development has an impact on high community mobility activities, so that the need for motorized vehicles also increases. The more motorized vehicles there are, the more exhaust gas emissions will pollute the environment. This research aims to determine the effect of using a Hydrocarbon Crack System (HCS) catalyst and the type of spark plug in motor vehicle engines on exhaust emissions. The research method used was an experimental approach regarding the use of the HCS catalyst and the type of spark plug used in the K3 VE engine. This research uses a maximum of 2 HCS catalyst number testing variations with standard and platinum spark plug types. Emission testing using the Qrotech QRO-401 Gas Analyzer to measure the results of exhaust emissions from motorized vehicles. The test results obtained data on CO and HC gas levels from exhaust emissions. The research results show that the use of HCS and this type of spark plug can reduce motor vehicle exhaust emissions. The best reduction in exhaust emissions is when using 2 HCS catalysts. The use of 2 HCS catalysts and standard spark plugs at 750 rpm CO gas decreased by 33.3% and HC gas decreased by 18% from before using HCS.  The reduction in exhaust emissions also occurred when using this type of spark plug, using platinum spark plugs at 750 rpm CO gas decreased by 26.7% and HC gas decreased by 8.7% compared to using standard spark plugs. The best reduction in exhaust emissions occurred when using 2 HCS catalysts and platinum spark plugs, at 750 rpm CO gas fell to 0.07% from the previous 0.15% under standard conditions. HC gas also fell to 123 ppm from the previous 160 ppm under standard conditions. Combining the use of an HCS catalyst and this type of spark plug can reduce exhaust emissions maximally. The use of an HCS catalyst and this type of spark plug has been proven to be able to reduce motor vehicle exhaust emissions and produce more environmentally friendly exhaust emissions in accordance with the Decree of the Minister of the Environment Number 8 of 2023, concerning thresholds for motor vehicle exhaust emissions

    PENGARUH RASIO THINNER DENGAN VARNISH MEDIUM SOLID TERHADAP KUALITAS DAYA KILAP DAN KEKERASAN CAT

    No full text
    Belum adanya standar rasio ideal antara thinner dan varnish untuk menghasilkan lapisan cat yang optimal dari segi estetika dan ketahanan mekanik menyebabkan ketidakpastian antara teori dengan dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio pencampuran thinner dengan varnish medium solid terhadap kualitas daya kilap dan kekerasan cat pada permukaan logam galvanis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan tiga variasi rasio campuran thinner dan varnish, yaitu 1:1, 1:2, dan 1:3. Spesimen yang digunakan adalah plat galvanis berukuran 17 cm × 8 cm yang telah melalui proses pengecatan dengan cat dasar Alfaglose dan pelapisan varnish Danagloss medium solid menggunakan spray gun. Pengujian daya kilap dilakukan menggunakan Gloss Meter, sementara kekerasan cat diuji menggunakan metode pencil hardness test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio thinner dan varnish memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas cat. Rasio 1:1 menghasilkan nilai daya kilap tertinggi sebesar 80,9 GU dan kekerasan cat terbaik dengan hasil uji 2H. Sebaliknya, peningkatan jumlah thinner dalam campuran menyebabkan penurunan nilai kilap dan kekerasan. Temuan ini menunjukkan bahwa rasio campuran berpengaruh langsung terhadap viskositas, pembentukan film, serta tingkat crosslinking pada lapisan cat. Dengan demikian, rasio 1:1 direkomendasikan sebagai formulasi optimal untuk menghasilkan lapisan cat yang mengilap, keras, dan tahan lama sesuai standar industri otomotif

    Implementasi Demonstrasi Permainan Tradisional Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningatkan Kompetensi Sosial dan Kultural Siswa

    No full text
    Modernisasi dan perkembangan teknologi digital telah menggeser minat anak-anak dari permainan tradisional menuju permainan berbasis gawai, sehingga berpengaruh pada menurunnya interaksi sosial dan kesadaran budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sosial dan kultural siswa melalui demonstrasi permainan tradisional di SDN Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, dengan tahapan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung tiga permainan tradisional, yaitu bakiak, lari balok, dan lompat tali. Subjek kegiatan adalah 49 siswa kelas 4 dengan rentang usia 9–10 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu menumbuhkan kerja sama, disiplin, sportivitas, serta kepercayaan diri dari aspek sosial. Dari aspek kultural, siswa dikenalkan kembali pada nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap budaya lokal. Kesimpulannya, permainan tradisional dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter sosial dan kultural siswa

    Edukasi “Bencana Longsor” Di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

    No full text
    Secara historis kejadian tanah longsor di Kabupaten Semarang mempunyai frekuensi yang tinggi. Pada tahun 2013 terjadi 44 kali, dan pada tahun 2014 terjadi 123 kali. Kenaikan kejadian longsor selalu diikuti dengan meningkatnya kerugian baik berupa korban jiwa maupun harta benda. Bencana longsor telah terjadi beberapa kali di Desa Banyukuning. Dalam rentang waktu tahun 2012 sampai dengan 2017 telah terjadi bencana longsor 9 kali. Pada tahun 2018 sampai dengan 2021 terjadi bencana longsor 6 kali. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti tahun 2023 menunjukkan bahwa Desa Banyukuning 102,72 Ha wilayahnya termasuk memiliki tingkat bahaya longsor tinggi, 485,84 Ha memiliki tingkat bahaya sedang, dan hanya 283,21 Ha dari wilayahnya memiliki tingkat bahaya longsor rendah. Analisis situasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang bencana longsor masih rendah. Begitu juga kapasitas masyarakat juga masih rendah. Edukasi “bencana longsor” belum pernah diadakan. Padahal hal ini sangat penting guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana longsor. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka dipandang perlu untuk dilaksanakan pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bencana longsor, (2) meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana longsor, dan (3) Memberi keterampilan tentang cara mengurangi risiko bencana longsor. Solusi yang ditawarkan adalah melalui Ceramah tentang Pengetahuan bencana longsor dan risiko bencana longsor, Latihan “Simulasi Bencana Longsor” guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, dan mengadakan FGD (Focus Group Discussion). Metode dan pendekatan yang digunakan berupa pendekatan partisipatif, pendekatan kegiatan berbasis masyarakat (dari masyarakat-oleh masyarakat-untuk masyarakat), dan pendekatan komprehensif. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi tentang bencana longsor, tahap pelaksanakan kegiatan FGD dan simulasi bencana longsor. Dengan kegiatan itu diharapkan warga masyarakat akan dapat melakukan mitigasi bencana longsor guna mengurangi kerugian akibat bencana longsor

    The Digital Economy Boom: How E-Commerce is Reshaping Indonesia’s Market

    No full text
    This study examines the rapid growth of e-commerce and its transformative effects on Indonesia’s digital economy. As one of Southeast Asia\u27s largest and most dynamic markets, Indonesia is undergoing a digital transformation that significantly alters traditional business models and consumer behavior. The research explores the role of e-commerce platforms in reshaping market structures, influencing business practices, and changing consumer purchasing patterns. Findings indicate that e-commerce is a key driver of economic growth, expanding access to goods and services across both urban and rural regions, and promoting financial inclusion. The study also highlights the crucial role of mobile technology and increased internet penetration in facilitating the widespread adoption of online shopping. However, challenges such as logistical inefficiencies, digital payment security, and regulatory frameworks pose significant barriers to the long-term sustainability of e-commerce in Indonesia. The novelty of this research lies in its comprehensive analysis of the digital economy’s evolution, with a specific focus on e-commerce as a central driver of economic change. Given the growing importance of the digital economy in Indonesia’s development, this research is vital for understanding the future trajectory of the market. The study offers valuable insights for businesses, policymakers, and stakeholders, providing recommendations for fostering a secure, inclusive, and sustainable e-commerce ecosystem in Indonesia

    Indonesia’s Struggle with Education Inequality: Is Reform the Answer?

    No full text
    This study examines the persistent issue of educational inequality in Indonesia and explores whether educational reforms can effectively address the disparities within the country’s educational system. Despite substantial investments in education and ongoing efforts to enhance access, significant gaps remain in the quality of education between urban and rural areas, as well as among different socio-economic groups. The research analyzes the primary factors contributing to educational inequality, including regional disparities, resource allocation, teacher quality, and the accessibility of educational infrastructure. Findings reveal that while recent reforms, such as the School Operational Assistance (BOS) program and the expansion of vocational education, have made some strides in reducing inequality, significant challenges persist in ensuring equal opportunities for all students. The study highlights that systemic issues, such as the uneven distribution of resources and inadequate teacher training, continue to undermine educational equity. The novelty of this research lies in its comprehensive examination of both policy interventions and the broader socio-economic factors that perpetuate educational inequality. Given the profound implications of educational inequality on Indonesia’s long-term social and economic development, this research is of particular urgency. The study contributes to the wider discourse on educational reform by offering concrete recommendations for advancing educational equity, including improving resource allocation, strengthening teacher training, and ensuring that reforms are more effectively tailored to the needs of marginalized communities

    Pengaruh Role Ambiguity dan Job Insecurity terhadap Turnover Intention melalui mediasi Work Engagement: Studi pada Karyawan PT. Auri Steel Metalindo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh role ambiguity dan job insecurity terhadap turnover intention dengan work engagement sebagai variabel mediasi. Studi ini dilakukan pada karyawan PT. Auri Steel Metalindo, perusahaan manufaktur baja ringan di Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan berlandaskan pada teori Conservation of Resources (COR). Sampel terdiri dari 120 karyawan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa role ambiguity dan job insecurity berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention, baik secara langsung maupun tidak langsung. Work engagement terbukti memediasi hubungan antara role ambiguity, job insecurity, dan turnover intention. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan peran dan keamanan kerja untuk meningkatkan keterikatan karyawan dan menekan niat mereka untuk keluar dari perusahaan.

    3,019

    full texts

    6,929

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Daftar Jurnal Penerbit Universitas Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇