Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
Not a member yet
    1145 research outputs found

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BOS REGULER SMP NEGERI DI KABUPATEN SUMEDANGIMPLEMENTASI KEBIJAKAN BOS REGULER SMP NEGERI DI KABUPATEN SUMEDANG

    No full text
    Pemerataan kesempatan mendapatkan pendidikan merupakan salah satu yang menentukan keberhasilan pembangunan Sumber Daya Manusia. Salah satu upaya pemerataan pendidikan adalah kebijakan BOS Reguler. Oleh karena itu, implementasi kebijakan BOS Reguler SMP Negeri menjadi salah satu prasyarat keberhasilan pembangunan SDM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan, untuk mengetahui faktor yang menghambat keberhasilan implementasi kebijakan dan untuk mengetahui upaya untuk mengatasi hambatan implementasi kebijakan BOS Reguler SMP Negeri di Kabupaten Sumedang. Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna daripada generalisasi. Informan penelitian berjumlah 6 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Staf Tata Usaha (SMPN Satu Atap Cikawao Pamulihan, SMPN 3 Tanjungsari dan SMPN Satu Atap Cimanggung). Teknik pengumpulan data terdiri dari studi kepustakaan dan lapangan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan gabungan. Prosedur pengolahan data dilakukan reduksi data, penyajian, kesimpulan dan gabungan. Hasil penelitian adalah implementasi kebijakan BOS Reguler SMP Negeri sudah cukup baik, berdasarkan unsur ukuran dan tujuan, sumberdaya kebijakan, keberhasilan kebijakan, sikap atau kecendrungan para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana serta menilai kinerja keberhasilan (diantaranya menggunakan jabatan dalam melaksanakan pengelolaan dana sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai Juklak dan Juknis), terdapat faktor yang menghambat keberhasilan implementasi kebijakan BOS Reguler SMP Negeri (diantaranya ketaataan terhadap peraturan dalam pengelolaan dana masih sering tumpang tindih peraturan dalam pelaporan keuangannya) dan terdapat upaya- upaya untuk mengatasi hambatan implementasi kebijakan BOS Reguler SMP Negeri di Kabupaten Sumedang (diantaranya dalam mengantisipasi keterlambatan pencairan dengan dana talang yang dipinjam pihak sekolah). Saran penelitian diantaranya antisipasi anggaran, dengan mengadakan konsultasi dan koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Pusat

    HUBUNGAN KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN EFEKTIVITAS PEGAWAI DI KECAMATAN SUMEDANG SELATAN KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui adanya hubungan komunikasi organisasi dengan efektivitas pegawai di Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Komunikasi organisasi merupakan komunikasi antar manusia di dalam suatu organisasi sebagai penyampaian suatu arus pesan informasi yang saling berhubungan, teori diukur berdasarkan prinsip-prinsip komunikasi yang baik dalam organisasi. Efektivitas pegawai merupakan pengukuran hasil dari kegiatan seseorang pegawai secara sempurna, tepat dan sesuai target yang telah ditentukan, teori diukur berdasarkan kategori umum kriteria efektivitas pegawai. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis yang menggambarkan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada dan sedang berlangsung, proses pengumpulan, penyusunan, dan penjelasan data yang diperoleh untuk kemudian dianalisis dengan teori yang ada. Sampel sebanyak 50 orang yang merupakan seluruh pegawai Kecamatan Sumedang Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan, dengan cara observasi serta angket. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen dan persentase, uji rank spearman serta uji signifikan. Peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu komunikasi organisasi masuk ke dalam kriteria sangat baik dengan persentase mencapai 88,86 % berdasarkan pengukuran 20 item pernyataan dengan item terkecil nomor 12 mencapai 84 % dan terbesar nomor 18 mencapai 94, efektivitas pegawai masuk ke dalam kriteria sangat baik dengan persentase mencapai 84,98 % berdasarkan pengukuran 20 item pertanyaan dengan item terkecil nomor 39 mencapai 79,20 % dan terbesar nomor 40 mencapai 93,6 dan terdapat hubungan yang positif sebesar 0,861 dan signifikan sebesar 6,063 komunikasi organisasi dengan efektivitas pegawai di Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang masuk ke dalam kriteria sangat kuat. Peneliti mempunyai saran diantara yaitu tingkatkan insentif sesuai hasil kerja pegawai sehingga tanggap terhadap kritik masyarakat, dengan upaya memberikan penghargaan atas hasil kerja yang baik dan berikan pekerjaan kepada pegawai yang menantang dan menarik, supaya mempunyai saran-saran dalam pelayanan, dengan upaya memberikan pengakuan atas hasil kerja yang baik

    PERSEPSI SISWA TERHADAP KONSEP DEMOKRASI DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

    Get PDF
    Pendidikan merupakan suatu unsur yang tidak dapat dipisahkan dari diri manusia, proses tersebut di mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai pada perguruan tinggi. Pendidikan merupakan kebutuhan bagi manusia, sebab tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang, secara sederhana pendidikan dapat diartikan sebagai usaha sadar untuk mempengaruhi peserta didik agar dapat mengembangkan potensi dalam dirinya sehingga menjadi manusia yang seutuhnya yaitu manusia yang bermoral, bertanggung jawab dan bersosialisasi. Pembelajaran pendidikan kewarganegaraann merupakan salah satu pelajaran penting yang harus di terapkan sejak dini terhadap semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia, selain itu pendidikan kewarganegaraan juga sering di pandang sebagai mata pelajaran pendidikan moral, karena berupaya untuk membimbing dan mengarahkan kerpibadian para peserta didik untuk lebih menghargai nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-undang dasar 1945. Penelitian ini berusaha untuk menggali persepsi siswa terhadap konsep demokrasi dalam pendidikan kewarganegaraan, adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Maka hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, implementasi nilai-nilai demokrasi yang di jalankan di lingkungan sekolah SMA Kabupaten Sumedang sejatinya telah dilaksanakan dengan baik berkat kerjasama antara siswa dan para guru, proses tersebut di wujudkan dalam beberapa tindakan seperti saling toleransi, kerjasama, kebebasan berpendapat, dan menghargai perbedaan. Kemudian pihak sekolah juga berupaya untuk mengarahkan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan agar dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai- nilai demokrasi di kalangan para siswa, metode pembelajaran tersebut rupanya dinilai sangat cocok untuk memberikan kesempatan seluas- luasnya kepada siswa untuk mengeluarkan ide, gagasan, atau pendapat mereka dengan penuh rasa tanggungjawab

    PENDIDIKAN ETIKA BISNIS MELALUI PENANAMAN NILAI KESALEHAN SOSIAL

    Get PDF
    Education of Business Ethic Valueis the most essential element in human life, either as individual, social as well as beings of Allah SWT especially in business development. it will be determined whether a person is ableof fulfilling their life’s needs in accordance with the demands that should be fulfilled in accordance to principals of business ethics. Social piety is one of the prerequisite in implementing ideal business ethics in a manner of psychosocial must be at least befostered and formed “social piety in business dimension”, by having this social piety someone will be able to foster a harmonious life both with himself and with others and with his environment especially in instilling the value of business ethics.The limitations of "healthy personality-based social piety" as one of the prerequisites in shaping awareness of business ethics in the opinion of Hurlock, (1974: 423) that healthy people are as follows: "have good self-adjustment, comfortable life, harmony inside \u27 inner harmony \u27, and peace with others and oneself; have a healthy personality “self-concept” image; accept yourself and others without feeling guilty, restless, hostility, and not damaging others; able to fulfill his desires through behavior that is in accordance with social norm

    AGROWISATA BERBASIS PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL

    Get PDF
    Sebagian besar wilayah Jadigede sudah mulai tergenang. Seyogiyanya pemerintah daerah jauh-jauh hari telah menyiapkan pilihan kebijakan tentang pengembangan wilayah sekitar genangan proyek Jatigede khususnya daerah Wado, Pawenang, dan Sirnasari sebagai Agrowisata Budaya dan Kampung Kasundaan berbasis pendidikan kearifan lokal. Pilihan kebijakan tersebut harus mampu memperkuat tradisi dan budaya berbasis pendidikan kearifan lokal secara turun temurun yang menjadi “modal sosial” dan ciri khas masyarakat Kabupaten Sumedang berbasis pendidikan budaya kasundaan. Pengembangan wilayah dapat menggerakan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak pada bidang industri pariwisata. Pengembangan suatu wilayah menjadi wilayah agrowisata berbasis budaya, artinya memprioritaskan khususnya pemberdayaan masyarakat lokal dan umumnya masyarakat Sumedang, untuk menumbuhkembangkan rasa percaya diri terhadap kemampuan sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan yang berpijak pada budayanya sendiri. Tidak mudah menjadikan suatu kawasan menjadi lokasi yang bisa bernilai agrowisata berbasis budaya. Diperlukan sarana dan prasarana pendukung yang akan menjadikan kawasan ini menarik bagi para wisatawan untuk berkunjung. Namun, yang lebih penting adalah penyiapan masyarakat dalam menghadapi kunjungan orang luar agar budaya mereka yang menjadi ciri khas semakin kuat dan bukan sebaliknya malah tergerus oleh budaya-budaya lain yang dengan deras masuk sebagai konsekuensi dari layaknya sebuah kawasan wisata sebagai tempat para wisatawan lokal dan internasional berkunjung

    Penanganan Stunting Di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang Dan Kabupaten Garut

    Get PDF
    The problem of stunting is a very difficult problem to handle, especially in developing countries like Indonesia. According to the Basic Health Research data of the Indonesian Ministry of Health (Riskesdas) in 2018, the prevalence rate of stunting in Indonesia is 8.7 million or 30.7% of infants under five years of age (toddlers), in this case the figure is still above the target set by the Health Agency. World (WHO) by 20%. The problem of stunting is no exception in West Java Province, especially in three districts (Sumedang, Subang, Garut). The method in this research is the method used in writing this article is literature study. Literature study is an activity to gather information relevant to the topic or problem being the object of research. From the results of this study, it can be concluded that the stunting rate is still high due to many factors including poverty, the level of education / knowledge about health, and poor parental lifestyle, such as smoking, drugs, and others. There are various strategies for dealing with stunting in the three districts, but they are basically almost the same, namely the beginning, namely improving coordination of all parties and providing understanding of the importance of preventing stunting early on.. &nbsp

    The Role of Citizens Education in forming the Attitude of Diversity Tolerance

    Get PDF
    The attitude of tolerance develops within the framework of the existence of diversity in various dimensions of people\u27s lives, so that harmony and harmony in life can be realized, far from conflict and social tension, especially conflicts and hostility between fellow communities. This study aims to describe the importance of the role of civic education in forming an attitude of tolerance towards diversity with a pluralistic society background. This plurality often occurs within the scope of the school, where students learn to respect and appreciate differences and accept each other for certain characteristics that may not be encountered in their environment. The method used in this study is a qualitative descriptive method, which is to describe the role of civics education in forming an attitude of tolerance while understanding phenomena, events and thoughts from individuals or groups, the results of this study explain that civic education can build tolerance among students, plays a very important role and it is proven as we know that tolerance is an absolute requirement for practicing Pancasila and mutual respect between diversity

    System Continuance Success of the Local Electronic Government in Indonesia

    Get PDF

    PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DI KECAMATAN TANJUNGKERTA KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengolah dan menganalisis data tentang komunikasi organisasi  dan kepuasan kerja di Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial, yaitu suatu metode penelitian yang menggambarkan objek peneliti berdasarkan fakta-fakta yang ada serta sedang berlangsung dengan jalan mengumpulkan, menyusun menjelaskan data yang diperoleh untuk kemudian dianalisis sesuai dengan teori yang ada selanjutnya peneliti membuat kesimpulan. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara serta penyebaran angket kepada seluruh pegawai dengan sampel penelitian 30 orang. Setelah melakukan penelitian, pengumpulan data serta analisis data maka dapat diketahui bahwa prosentasi tingkat komunikasi organisasi sebesar 80,36% yang berada dalam dalam kategori baik, sedangkan prosentasi tingkat variabel kepuasan kerja sebesar 80,03% yang berada dalam kategori baik. Berdasarkan uji korelasi terhadap data yang diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,95 hasil ini setelah dikonsultasikan dengan pedoman intrepretasi korelasi berada pada interval 0,80 – 1,000 (kategori sangat kuat), hal ini berarti bahwa komunikasi organisasi  memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap kepuasan kerja. Hasil dari uji hipotesis diketahui hipotesis, statistik yang menyatakan “Terdapat Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja di Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang”, t hitung lebih besar dari harga t tabel  (16,19 > 2,048) (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Sedangkan berdasarkan uji koefisien determinasi variabel komunikasi organisasi mempengaruhi kepuasan kerja sebesar 90,25% sedangkan sisanya sebesar 9,75% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak dibahas dalam penelitian ini

    Utilizing Big Data in Supporting Bureaucracy Reform as A Public Service Development Effort

    Get PDF

    247

    full texts

    1,145

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇