Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
Not a member yet
1145 research outputs found
Sort by
Partisipasi Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kaler Kabupaten Sumedang
Keberadaan posyandu sangat berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak terkecuali keberadaan Posyandu di Kabupaten Sumedang salah satunya adalah posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kota Kaler. Puskesmas kota kaler merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan Kabupaten Sumedang dimana dalam menjalankan tugasnya Puskesmas kota kaler dibantu oleh 4 polindes dan 30 Posyandu. Keberadaan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kota Kaler menyebar pada setiap RW. Secara kuantitas jumlah Posyandu memang sudah mencukupi tetapi secara kualitas keberadaan posyandu masih kurang. Dari hasil studi pendahuluan salah satu permasalahan yang ada dalam pengembangan posyandu di wilayah Kota Kaler adalah kapasitas bangunan yang belum memadai dan sebagian posyandu bersifat darurat menumpang dirumah warga. Selain itu peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam pengembangan posyandu masih kurang. Partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya Kepala Desa memang berdampak sangat besar, mereka bisa ikut aktif menyelesaikan masalah yang ada bersama petugas kesehatan. Melakukan intervensi langsung, misal, di desa ini ada beberapa anak yang BGM (Bawah Garis Merah), memang kongenital (karena bawaan dari lahir atau terserang infeksi), bukan hanya pengaruh asupan dan pola asuh, dengan demikian masalah tersebut bisa diatasi
Penggunaan E-Modul Sebagai Bahan Ajar Pada Proses Pembelajaran dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Kondisi dimana Covid – 19 dinyatakan sebagai darurat global pada 30 Januari 2020 dan pandemic global pada 12 Maret 2020 (WHO) sangat berpengaruh terhadap sekolah, guru dan siswa. Di Indonesia, pemerintah telah membatasi mobilisasi masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran penyakit, dan terus memberikan anjuran untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah. Sekolah dan perguruan tinggi ditutup sementara sejak 14 Maret 2020. Hal ini tentu saja berdampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran. Pembelajaran biasanya dilaksanakan di kelas dimana guru dan siswa bertatap muka, berubah menjadi pembelajaran virtual yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Penguasaan teknologi mutlak diperlukan pada kondisi seperti ini
Model Untuk Mengukur Keberhasilan Penerapan Smart Farming Precision Agriculture Menggunakan Integrasi Model Keberhasilan Sistem Informasi Dengan Information Technology Capability
EC00202050873, 18 November 202
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN UJUNGJAYA KABUPATEN SUMEDANG
Dalam organisasi adanya pegawai dengan memiliki produktivitas kerja yang tinggi, maka akan memudahkan untuk mengalami kemajuan bagi organisasi. Akan tetapi tidaklah mudah bagi organisasi untuk mendapatkan pegawai yang memiliki produktivitas kerja yang tinggi. Sehingga organisasi harus mampu menciptakan suasana yang nyaman dengan adanya penghargaan dan pemberian insentif maka pegawai akan tetap loyal dengan bekerja sepenuhnya terhadap organisasi. Salah satu faktor yang menjadi pendorong pegawai untuk bekerja secara maksimal yaitu dengan adanya rasa komitmen yang kuat dalam diri pegawai terhadap organisasi. Dengan pegawai yang mempunyai tujuan untuk terus mengabdi kepada organisasi untuk menjalankan pekerjaan dengan penuh rasa tanggungjawab maka akan terciptalah kewajiban pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya
On the adjustment, calibration and orientation of drone photogrammetry and laser-scanning
Centimetre level precision mapping is essential for many applications such as land-use, infrastructure inspection, cultural heritage preservation, and construction site monitoring. However, the acquisition and its preparation (in particular the setting of a ground control point network (GCPs)) are still expensive or even impossible in cluttered or dangerous areas. The recent development of UAVs together with the miniaturization of the sensors is a promising evolution for reducing costs and expand opportunities.
The sensors embedded on the drone: GNSS antenna, IMU, camera and (optional) LIDAR are light and often low-cost. The low quality of their raw measurements must be counterbalanced by their rigorous modeling in order to obtain accurate final results: if we cannot expect the sensors to be error-free, one must model these in order to correct them. This is achieved by in-situ calibration or on a dedicated calibration field, together with a rigorous fusion of the raw data acquired by the different sensors with the so-called bundle-adjustment method.
This thesis proposes several models to describe the behavior of the sensors, in order to hybridize them rigorously in the bundle-adjustment. Consistent datasets have been acquired on the field specifically to assess the relevance of both the sensor models and their hybridizing in complex photogrammetric processing.
The contribution of this thesis could be divided into two mains categories. On one hand, this thesis suggests tools and recommendation to improve directly the procedures achieved by end-users using current UAV-mapping commercial solutions (in particular for the GCPs placement, for the choice of the camera calibration and model and for the flight-plan). On the other hand, this thesis put forward exotic methods (methods considered as exotic at the time of the writing of the thesis) such as Photo-LIDAR hybridizing and collaborative mapping achieved by a terrestrial-aerial tandem (a terrestrial vehicle holding a LIDAR, GNSS, imaging and inertial sensors followed by a drone conceived to proceed to airborne photogrammetry) or an aerial-aerial tandem (two drones flying in formation to proceed to airborne photogrammetry).
The contribution of this thesis will permit to reduce costs, to improve the quality of mapping products and to enlarge the possibilities of mapping: in particular, map cluttered or inaccessible zones which are nowadays considered as difficult or even impossible to map.TOP
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Sistem Informasi Manajemen Terhadap Efektivitas Kinerja Pegawai Di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang (Studi Kasus Izin Trayek Angkutan Umum Melalui Web Service di Bidang Angkutan) Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta jenis statistic yang dipakai adalah statiistik deskriptif dengan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 21 orang responden. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan prosentase, uji koefisien korelasi, uji signifikansi dan uji determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Sistem Informasi Manajemen di Dinas Perhubungan Sumedang Bidang Angkutan berada pada kriteria Baik dengan hasil analisa mencapai 83,3%. Demikian Efektivitas Kinerja Pegawai berada pada kriteria Baik pula dengan hasil analisa mencapai 82,7%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,820, yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Sistem Informasi Manajemen dan Efektivitas Kinerja Pegawai. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai zhitung yang lebih besar dari ztabel yaitu 3,612 > 0,4750. Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa varaibel Pengawasan memberikan pengaruh terhadap efektivitas retribusi parkir sebesar 80,0% dan sisanya sebesar 20% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang disebut Epsilo
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENCAPAIAN TARGET PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KECAMATAN WADO KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pencapaian target pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Teknik penentuan informan penelitian yaitu purposive sampling. Dengan informan penelitian, yaitu Kolektor pajak kecamatan dan 5 orang Kolektor pajak desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur pengolahan data dalam penelitian ini, yaitu data reduction, data display, data conclusion drawing/verification dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pencapaian target pajak bumi dan bangunan sudah cukup baik, kesempatan masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi terbuka secara luas serta kemauan masyarakat dalam berpartisipasi cukup baik, namun kemampuan masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi dalam pencapaian target pajak bumi dan bangunan masih rendah. Hambatan mengenai partisipasi masyarakat yaitu, dari aspek pemahaman masyarakat mengenai pajak yang serta antusiasme masyarakat yang masih rendah, selain itu kendala pada aspek geografis karena letak tempat tinggal masyarakat berjauhan serta pada aspek ekonomi karena pekerjaan dan penghasilan masyarakat menengah kebawah. Upaya untuk mengatasi hambatan mengenai partisipasi masyarakat yaitu dengan sosialiasi dan melakukan pembinaan dan pengarahan sekaligus motivasi, meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mempermudah pembayaran serta pemungut pajak yang bersangkutan aktif mengunjungi masyarakat, mempermudah penyampaian informasi dan proses pemungutan pajak harus disesuaikan dengan jumlah penghasilan masyarakat Agar partisipasi masyarakat meningkat diperlukan upaya untuk mempermudah masyarakat berdomisili jauh serta meningkatkan kualitas pelayanan yang baik, meningkatkan pemahaman atau pengetahuan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan dan melakukan penyuluhan atau sosialisasi
PENGARUH PENGAWASAN OLEH DINAS PERHUBUNGAN TERHADAP EFEKTIVITAS RETRIBUSI PARKIR DI JALAN MAYOR ABDURAHMAN KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Pengawasan dengan Efektivitas Retribusi Parkir serta untuk mengetahui besarnya pengaruh pengawasan oleh Dinas Perhubungan terhadap Efektivitas Retribusi Parkir di Jalan Mayor Abdurahman Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta jenis statistic yang dipakai adalah statiistik deskriptif dengan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 24 orang responden. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan prosentase, uji koefisien korelasi, uji signifikansi dan uji determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengawasan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang berada pada kriteria Baik dengan hasil analisa mencapai 83,62%. Demikian Efektivitas Retribusi Parkir berada pada kriteria Baik pula dengan hasil analisa mencapai 83,20%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,756, yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Pengawasan dan Efektivitas Retribusi Parkir. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai zhitung yang lebih besar dari ztabel yaitu 3,635 > 0,4750. Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa varaibel Pengawasan memberikan pengaruh terhadap efektivitas retribusi parkir sebesar 73,6% dan sisanya sebesar 26,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini atau disebut faktor efsilo
PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN RANCAKALONG KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen konflik terhadap produktivitas kerja di Kantor Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Manajemen konflik adalah analisis daripada suatu konflik untuk mendapatkan strategi dalam hal pemecahan masalah. Sedangkan produktivitas menyangkut aspek yang luas, yaitu modal (termasuk lahan), biaya, tenaga kerja, energi, alat dan teknologi secara umum sebagai penunjang dalam mewujudkan produktivitas kerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya. Selanjutnya Peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif inferensial yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul dan dibuat suatu kesimpulan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dengan jumlah populasi 23 orang sehingga didapat jumlah sampel 23 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Manajemen Konflik berada pada kriteria Baik dengan prosentase sebesar 81,65%, dan Produktivitas Kerja berada pada kriteria Baik dengan prosentase sebesar 71,57%. Adapun Hubungan Manajemen Konflik dan Produktivitas di Kantor Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang, diperoleh nilai koefisien sebesar 0,73, dalam kriteria Kuat. Dan Pengaruh Manajemen Konflik terhadap Produktivitas di Kantor Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang diperoleh nilai koefisien sebesar 53%, sisanya sebesar 47% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti (faktor epsilon