Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
Not a member yet
1145 research outputs found
Sort by
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 (Tentang Pernikahan Di Bawah Umur) DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN GANEAS KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana Implementasi Kebijakan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perikahan dibawah umur di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang untuk mengetahui kendala/hambatan apa saja yang dihadapi dalam Implementasi Kebijakan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 di KUA Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang serta untuk mengetahui upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan yang dihadapi dalam Implementasi Kebijakan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 di KUA Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif induktif. Teknik penentuan informan penelitian yaitu purposive sampling. Dengan informan penelitian yaitu Kepala KUA Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang, Penghulu serta 2 orang Staff administrasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara teknik pengolahan data dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, conclusion drawing verification dan triangulasi. Hasil penelitian ini, yaitu implementasi Indang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pernikahan di bawah ummur di KUA Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang cukup baik. Namun ada beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses implementasi kebijakan, yaitu kuantitas pegawai (penghulu) yang masih kurang serta keterbatasan anggaran yang diberikan. Terdapat beberapa upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi kebijakan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 yaitu melapor kepihak Kementrian Agama Kabupaten Sumedang
PENGARUH PERENCANAAN STRATEGI TERHADAP EFEKTIVITAS PENCAPAIAN TUJUAN ORGANISASI DI KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh perencanaan strategi terhadap efektivitas pencapaian tujuan organisasi di Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif serta jenis statistik yang dipakai adalah statistik deskriptif dengan teknik sampling yaitu teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 21 orang responden, yaitu seluruh pegawai Kecamatan Cimalaka. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan persentase, uji korelasi, uji signifikansi, serta uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan strategi di kantor Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang berada pada kriteria interpretasi sangat baik dengan hasil analisa mencapai 85,14%. Selanjutnya hasil penelitian dari efektivitas pencapaian tujuan organisasi di kantor Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang berada pada kriteria interpretasi skor baik dengan hasil analisa mencapai 82,66%. Berdasarkan uji korelasi terhadap data yang diperoleh, nilai koefisien korelasi sebesar 0,641%. Hasil ini setelah dikonsultasikan dengan pedoman interpretasi korelasi berada pada interval 0,60-0,799 (kategori kuat). Hal ini berarti perencanaan strategi memiliki hubungan yang kuat terhadap efektivitas pencapaian tujuan organisasi. Selanjutnya, thitung lebih besar dari ttabel, atau 5.190> 2,07961. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan signifikan antara perencanaan strategi dan efektivitas pencapaian tujuan organisasi di kantor Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa variabel perencanaan strategi memberikan pengaruh terhadap efektivitas pencapaian tujuan organisasi sebesar 58,6%, dan sisanya sebesar 41,4% dipengaruhi oleh faktor lain selain perencanaan strategi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan saran agar kantor Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang diharapkan selalu memperhatikan perencanaan strategi dalam perencanaan program-program serta kegiatan yang akan dilaksanakan karena perencanaan strategi menentukan arah perencanaan tersebut serta berpengaruh terhadap efektivitas dalam pencapaian tujuan organisasi
PENGARUH EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI LAPORAN KINERJA HARIAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA UPT KANTOR DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN CISARUA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sistem informasi laporan kinerja harian dan disiplin kerja pegawai, serta untuk mengetahui hubungan antara efektivitas sistem informasi laporan kinerja harian dengan disiplin kerja pegawai pada UPT Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Cisarua. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling non-probabilitas dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 82 Orang responden. Analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, perhitungan persentase, uji koefisien korelasi, uji signifikansi, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa efektivitas program (X) sudah berada pada kriteria cukup baik dengan hasil analisa mencapai 73,76%. Kemudian disiplin kerja pegawai (Y) sudah berada pada kriteria baik dengan hasil analisa mencapai 79,28%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,779 yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara efektivitas program dengan disiplin kerja pegawai. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel yaitu 11,11 > 1,99. Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa variabel efektivitas program memberikan pengaruh terhadap disiplin kerja pegawai sebesar 60,7% dan sisanya sebesar 39,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti
IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA SOCA (SUMEDANG ON CREATIVE OFART) DALAM RANGKA MENINGKATKAN KREATIVITAS, MOTIVASI, DAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PADA BIDANG EKONOMI KREATIF DAN SENI BUDAYA DAERAH DINAS PARIWISATA, KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Kerja SOCA di Kabupaten Sumedang, mengetahui faktor yang menghambat implementasi program kerja SOCA di Kabupaten Sumedang dan untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan Implementasi Program Kerja SOCA di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif (naturalistic setting) dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan sample/informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 4 orang. Sedangkan prosedur pengolahan data digunakan analisis data model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil akhir penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Kerja SOCA (Sumedang On Creative Of Art) Dalam Rangka Meningkatkan Kreatifitas, Motivasi dan Kualitas SDM pada Bidang Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Daerah Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang telah berjalan dengan baik namun belum maksimal. Saran untuk penelitian ini yaitu diperbaiki lagi data mengenai para pelaku seni, lebih meingkatkan sosialisasi dengan tetap menjaga protokol kesehatan, melakukan kerjasama dengan para komunitas seni, pemberian pengarahan tugas, dan melakukan pengawasan yang lebih ketat agar tujuan dari kebijakan dapat tercapa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA SEJAHTERA (UPPKS) PADA BIDANG KELUARGA SEJAHTERA DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA KABUPATEN SUMEDANG
Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) merupakan program yang pelaksanaannya diintegrasikan dengan program KB (Keluarga Berencana), yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. UPPKS merupakan wadah pembinaan dan pembangunan keluarga, khususnya dalam pengembangan fungsi ekonomi keluarga. UPPKS merupakan kelompok kegiatan pendukung proram KB yang anggotanya terdiri dari keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga sejahtera I, dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga. Keberhasilan Program UPPKS dapat dilihat apabila implementasi Program UPPKS berjalan mengacu pada faktor implementasi kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Implementasi Program UPPKS pada Bidang Keluarga Sejahtera di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sumedang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi: observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Penentuan sampel/informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 4 orang. Sedangkan prosedur pengolahan data digunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil akhir penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan Program UPPKS sudah dilaksanakan sesuai dengan faktor keberhasilan implementasi secara efektif dan efisien, akan tetapi masih belum berjalan secara optimal. Hal ini terlihat dari beberapa hal yaitu kurangnya pembinaan yang diberikan kepada kelompok UPPKS, kurangnya bantuan modal usaha kepada setiap kelompok UPPKS, kurangnya kemampuan pengurus UPPKS dalam kegiatan kewirausahaan. Oleh karena itu, hasil dari penelitian ini dapat dijadikan referensi dan rekomendasi untuk mendukung kelancaran pengembangan Program UPPKS di Sumedan
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA RESES ANGGOTA DPRD KABUPATEN SUMEDANG TAHUN SIDANG 2019-2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020, untuk mengetahui adakah faktor-faktor penghambat Analisis Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020, untuk mengetahui upaya-upaya mengantisipasi faktor-faktor penghambat Analisis Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif atau sering disebut metode naturalistik, karena penilianya dilakukan pada kondisi yang alamiah (Natural Seting). Metode penelitian kualitatif ini digunakan karena dianggap lebih mudah dalam menyesuaikan dengan kenyataan yang dihadapi dilapangan. Sedangkan tehnik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik Purposive Sampling, yaitu tehnik pengambilan sampel berdasarkan kebutuhan. Maka sampel dalam penelitian ini adalah 1 orang Sekretaris DPRD, 1 orang Kepala Bagian Persidangan, 1 orang Kepala Sub Bagian Risalah Rapat dan 1 orang Pengelola Persidangan yang dijadikan sampel informan penelitian dikarenakan berdasarkan pertimbangan bahwa yang bersangkutan berkompeten dan bertanggung jawab mengenai proses pelaksanaan Jaring Aspirasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020. Berdasarkan hasil kesimpulan pelaksanaan Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020 telah melaksanakan fungsinya dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat guna menunjang pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan seluruh masyarakat. Penyaluran aspirasi ini sangat membantu masyarakat dalam mengemukakan pendapat dan mengajukan usulan-usulan penting demi kepentingan pembangunan sesuai dengan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD dan Upaya untuk mengatasi Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Tahun Sidang 2019-2020 dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dengan cara memiliki kegiatan jaring aspirasi dimana jaring aspirasi ini adalah cara anggota DPRD dalam menggali aspirasi masyaraka
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PUBLIK: BAGAIMANA ENGARUH TERHADAP KINERJA SATUAN PERANGKAT DAERAH DI KABUPATEN SUMEDANG
Akuntabilitas publik, transparansi publik, pengawasan dan pengelolaan keuangan daerah sangat berpengaruh positif terhadap kinerja aparatur daerah, melalui serangkaian kegiatan tersebut di harapkan peran lembaga pemerintahan dan birokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan prosedur dan tata kelola yang telah di tentukan, beberapa rancangan kegiatan yang telah di terapkan dan di jalankan oleh pemerintah sesuai dengan kebijakan otonomi daerah, meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta analisis triangulasi data, hasil penelitian menjelaskan bahwa Transparansi kebijakan publik merupakan suatu prinsip yang menjaminkan kebebasan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan atau keterbukaan pemerintah dalam membuat kebijakan-kebijakan keuangan daerah sehingga dapat diketahui dan diawasi oleh DPRD dan masyarakat. Adapun peningkatan yang di lakukan oleh lembaga Pemerintahan Daerah Kabupaten Sumedang sudah mengupayakan memberikan pelayanan berdasarkan kepentingan umum melalui program-program yang dapat mengembangkan sumber daya aparatur daerahnya seperti pemberian kesempatan bagi setiap aparat untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan, sebagai dengan kemampuan dan keahliannya, penempatan setiap aparat dalam jabatan sesuai kemampuan yang dimiliki sebagai penggerak organisasi hingga meningkatkan motivasi kerja setiap aparat melalui penerapan aturan-aturan yang berlaku, dan penerapan uraian tugas yang jelas
Membumikan Pancasila pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Merdeka Belajar
 
Information System Project Success based on User Experience at the Village Administration Office
Rejection of some Information Systems, among others, is because users do not have experience in using them so that the Information System is said to fail to be implemented. In Village Administration Office, there are many problems related to supporting the use of Information Systems, especially regarding user experience. The purpose of this study is to measure the success of an Information System project based on User Experience. The model used is the result of integrating the User Experience model with the Information System Project Success model. 73 samples were collected through online surveys with a simple random sampling method. The least partial structural equation modeling method with Smartpls 3.3.3 was used to analyze the data. The results of the study found that the character of the experience of users of Information Systems in Village Administration Office stated that they were able to use Information Systems by 49%. 51% of the respondent\u27s educational background is High School graduates, and 34% of the positions are operators. Meanwhile, the most influential factor of Information System Projects Success based on User Experience is the Quality System, while the quality of the system itself is influenced by the constructs of Usability, Affect, and User Value. The findings in this study will contribute to research in the field of Information Systems, particularly research on the success of Information Systems projects and User Experience. In addition, research results will contribute to policymakers in the application of Information Systems, especially in rural areas