Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
Not a member yet
    1145 research outputs found

    Multimedia Development to Improve Character Analysis Thinking Skills Through Approaches

    Get PDF
    This research aim

    PENGARUH PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DAN TRANSPARANSI ANGGARAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMK THURSINA KECAMATAN TANJUNGMEDAR KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Transparansi Anggaran Terhadap Kinerja Guru di SMK Thursina Kecamatan Tanjungmedar Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif, variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Transparansi Anggaran serta variabel terikat yaitu Kinerja Guru. Populasi penelitian ini adalah pegawai sebanyak 20 orang dengan mengunakkan sampel. Analisis yang digunakan menggunakkan analisis regresi berganda secara simultan hasil penelitian menunjukan bahwa Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) (X1) dan Transparansi Anggaran (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Guru (Y) sebesar 87, 30% sedangkan sisanya sebesar 12, 70% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang diteliti yang tidak dimasukan dalam model. Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Transparansi Anggaran memberikan pengaruh nyata dan positif terhadap Kinerja Guru SMK Thursina Kecamata Tanjungmedar. Besar pengaruh secara parsial Pengelolaan Dana BOS terhadap kinerja guru SMK Thursina adalah sebesar 69, 30% dan transparansi anggaran terhadap kinerja guru  SMK Thursina 86, 60%. Berdasarkan pengujian, diperoleh  nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel yaitu Fhitung = 58,292 > Ftabel = 3,55. Dari nilai tersebut diperoleh keputusan H0 ditolak, sehingga variabel Pengelolaan Dana BOS dan Transparansi Anggaran berpengaruh secara nyata dan positif terhadap variabel Kinerja Guru di SMK Thursina Kecamatan Tanjungmedar Kabupaten Sumedang. Berdasarkan kesimpulan maka disarankan untuk meningkatkan pengetahuan  dan pelatihan agar  pihak sekolah harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai juknis serta memotivasi siswa dan masyarakat agar dapat bekerjasama meningkatkan prestasi sekolah. Selain itu, faktor yang harus jadi perhatian juga adalah kesejahteraan guru harus lebih ditingkatkan serta adanya reward and punishment yang jelas karena berdasarkan pengamatan dan observasi peneliti guru mengeluhkan masih rendahnya kesejahteraan guru hal ini karena kesejahteraan merupakan salah satu faktor penunjang peningkatan kinerja pegawai dalam hal ini guru. Mengingat berbagai keterbatasan dalam penelitian ini perlu ditindak lanjuti lebih luas dan mendalam sehingga dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja guru khususnya di SMK Thursina Kecamatan Tanjungmedar Kabupaten Sumedan

    PENGARUH PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI SMK PP NEGERI SUMEDANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan kepala sekolah, efektivitas kerja pegawai, hubungan pengawasan kepala sekolah dengan efektivitas kerja pegawai, dan pengaruh pengawasan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja pegawai di SMK PP Negeri Sumedang. Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Variabel penelitian ini mengggunakan variabel bebas yaitu pengawasan kepala sekolah dan suatu variabel terikat yaitu efektivitas kerja pegawai. Adapun yang dijadikan populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai di SMK PP Negeri Sumedang yang berjumlah 32 orang. Metode yang digunakan Studi kepustakaan, Studi lapangan (Observasi dan Angket). Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan pengawasan kepala sekolah sebesar 87,29 % dari kriteria ideal dengan skor total 2514, efektivitas kerja pegawai sebesar 89,34 % dari kriteria ideal dengan skor total 2573, Hubungan antara pengawasan kepala sekolah dengan efektivitas kerja pegawai di SMK PP Negeri Sumedang sebesar 0,787 (memiliki hubungan kuat), berdasarkan uji signifikansi dinyatakan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara hubungan pengawasan kepala sekolah dengan efektivitas kerja pegawai di SMK PP Negeri Sumedang. Hasil pengujian bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 6,99> 1,69552 artinya bahwa tidak ada hubungan hipotesis yang diajukan yaitu Ho: ρ= 0 yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang positif. Dan Besarnya pengaruh pengawasan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja pegawai di SMK PP Negeri Sumedang sebesar 61,9 % (memiliki pengaruh kuat) dan masih ada 38,1 % faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.Pengawasan dilakukan sebelum terjadinya penyimpangan-penyimpangan sehingga lebih bersifat mencegah (prefentive control). Dibandingkan dengan tindakan-tindakan pengawasan sesudah terjadinya penyimpangan, maka tujuan pengawasan adalah menjaga hasil pelaksanaa kegiatan sesuai dengan rencan

    EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA DI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui efektivitas program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi: observasi, wawancara, studi dokumentasi dan triangulasi.penentuan sampel/informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 3 orang. Sedangkan prosedur pengolahan data digunakan analisis data model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa efektivitas program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang sudah berjalan cukup baik. Hambatan-hambatan yang terdapat dalam efektivitas program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang antara lain: faktor keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam IT, tidak tersedianya anggaran untuk sosialiasi program, keterbatasan SDM dan peralatan bengkel/workshop, belum adanya MoU antara pihak BLK dengan perusahaan, serta belum terjalinnya komunikasi dan evaluasi antara pihak BLK dengan para alumni peserta pelatihan. Upaya-upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut antara lain: program pelatihan di BLK disosialisasikan dengan intensitas di media sosial, mensosialisasikan program-program pelatihan dengan cara jemput bola, mengajukan anggaran ke PEMDA setempat atau ke Kementerian Tenaga Kerja, serta menjajaki dan melobi pihak perusahaan supaya adanya kerjasama atau MoU agar para alumni BLK benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaa

    PENGARUH PENGELOLAAN KEARSIPAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi, efektivitas kerja pegawai, hubungan pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan efektivitas kerja pegawai, dan besarnya pengaruh pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Sumedang Utara. Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Variabel penelitian ini mengggunakan variabel bebas yaitu pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi, efektivitas kerja pegawai dan suatu variabel terikat yaitu efektivitas kerja  pegawai.  Adapun  yang  dijadikan  populasi  pada  penelitian  ini  adalah pegawai di Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang yang berjumlah 40 orang. Metode yang digunakan Studi kepustakaan, Studi lapangan (Observasi dan Angket). Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi sebesar 87,45 % dengan skor total 3498, efektivitas kerja pegawai sebesar 3010 % dengan skor total 3010, hubungan antara pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan efektivitas kerja pegawai sebesar 0,813 (memiliki hubungan sangat kuat). Hasil pengujian bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 8,608 > 1,68488 artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi  dan  komunikasi  dengan  efektivitas  kerja  pegawai  dan  Besarnya pengaruh pengelolaan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Sumedang Utara sebesar 66,1 % (memiliki pengaruh kuat) dan masih ada 33,9 % faktor lain adalah faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis. Dengan adanya Efektivitas kerja pegawai diharapkan agar meningkatkan tingkat  kesenangan  dalam  mengerjakan tugasnya  dan  puas  jika  isi  pekerjaan sesuai dengan keinginan pegawai Kecamatan Sumedang Utara

    ANALISIS PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA DINAS PARIWISATA, KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Perencanaan Sumber Daya Manusia merupakan proses sistematis yang digunakan untuk memprediksi permintaan dan penyediaan SDM dimasa yang akan datang. Secara sederhana analisis kebutuhan pegawai merupakan suatu proses analisis yang logis dan teratur untuk mematuhi jumlah dan kualitas pegawai yang diperlukan dalam suatu unit organisasi. Tujuannya agar setiap pegawai pada semua unit organisasi mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan tugas dan wewenang tanggung jawabnya, yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perencanaan sumber daya manusia pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi dan analisis data tentang Perencanaan Sumber Daya Manusia, hambatan serta upayanya pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi analisis kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan langkah-langkah observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan prosedur pengolahan data menggunakan analisis data model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, conclusion drawing verification dan triangulasi.  Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling yaitu sebanyak 6 orang dengan informan penelitian yaitu Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Kepala Bidang Kebudayaan, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Kepala Bidang Pariwisata, dan Kepala Sub Bagian Program. Dari penelitian ini diperoleh hasil yakni didapatinya faktor-faktor yang menunjang Perencanaan Sumber Daya Manusia pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang yaitu dengan adanya hubungan perencanaan dengan analisis jabatan, hubungan perencanaan dengan penarikan tenaga kerja, hubungan perencanaan dengan seleksi, hubungan perencanaan dengan perencanaan karier, hubungan perencanaan dengan pelatihan. Secara keseluruhan perencanaan sumber daya manusia pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang dapat dikatakan cukup baik. Namun ada beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses perencanaan sumber daya manusia yaitu spesifikasi jabatan dan analisis pekerjaan yang kurang efektif. Upaya untuk mengatasi hambatan dalam Perencanaan Sumber Daya Manusia dengan menyesuaikan spesifikasi jabatan dan analisis pekerjaan yang ada dengan mengevaluasi posisi jabatan pegawai, melakukan promosi dan mutasi, melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi para pegawai baru maupun pegawai yang sudah lama bekerj

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KEPUTUSAN BUPATI NO 16 TAHUN 2006 TENTANG SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DALAM GABUNGAN KELOMPOK TANI DI DESA LICIN KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini antara lain adalah: Mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Program Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Keputusan Bupati No. 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian dalam Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Mendeskripsikan dan menganalisis upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah  Implementasi Program Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analisis. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Dengan informan penelitian ketua, sekretaris, bendahara, seksi produksi, seksi usaha. Adapun Teknik Pengumpulan Data yang dilakukan, yaitu studi kepustkaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumen. Sedangkan Prosedur Pengolahan Data dalam penelitian ini, yaitu Data Reduction, Data Display, Data Conclusion Drawing/Verification, dan Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kesimpulan bahwa Implementasi Kebijakan Keputusan Bupati No. 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian dalam Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang: ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen  pelaksana, sikap dan kecenderungan para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, lingkungan ekonomi sosial politik Faktor-faktor  yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Keputusan Bupati No. 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian dalam Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang: isi kebijakan, informasi, dukungan, pembagian potensi . Upaya untuk mengatasi masalah Implementasi Program Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang :  isi kebijakan, informasi, dukungan, pembagian potensi. Berkaitan dengan kesimpulan diatas peneliti memberikan saran bagi Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang terhadap sumber daya,   seperti sarana dan prasarana  untuk memudahkan berbagai kegiatan pekerjaan yang terkait langsung dalam Implementasi Kebijakan Keputusan Bupati No. 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian dalam Gabungan Kelompok Tani Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Merekomendasikan adanya peningkatan ukuran dan tujuan seperti lebih meningkatkan monitoring yang dilakukan oleh ketua serta lebih meningkatkan rasa tanggungjawab yang dimiliki oleh anggot

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN BUPATI NOMOR 13 TAHUN 2020 TENTANG PROGRAM RANTANG SIMPATI BAGI LANJUT USIA MISKIN TERLANTAR DI KANTOR KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program Bupati nomor 13 Tahun 2020 tentang program Rantang Simpati bagi usia miskin terlantar di Kantor Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, faktor apa saja yang menjadi penghambatnya, dan bagaimana upaya mengatasi hambatannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian, yaitu metodelogi kualitatif. Dengan informan yaitu Camat Kecamatan Cimanggung, Bendahara, Kasi sosial, Staf kasi sosial, dan Staf kasi sosial bagian monitoring. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara prosedur pengolahan data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Program rantang simpati ini sebenarnya sudah berjalan cukup baik, program yang dibuat oleh Bupati Sumedang ini mengutamakan kesejahteraan masyrakat, khususnya masyarakat lansia (lanjut usia) yang sudah sebatang kara dan tidak mampu bekerja dan mendapatkan penghasilan. Dapat dikatakan sudah baik karena dari hasil wawancara dan observasi di kantor Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang bahwa program rantang simpati ini dari mulai dibuatkannya surat keputusan sampai tersampainya bantuan tersebut kepada sasaran sudah sesuai standar operasional prosedur, kemudian dari penyampaian informasinya meski terkendala akses jarak tempuh, namun masih bisa diupayakan melalui media online grup whatsapp dan bekerja sama dengan desa dan masyarakat sekitar, namun masih terdapat juga beberapa kendala atau permasalahan yang ditemui dalam implementasi kebijakan peraturan Bupati nomor 13 tahun 2020 tentang program Rantang Simpati bagi lanjut usia miskin terlantar di kantor Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang seperti masalah anggaran dan ketepatan waktu dalam menjalankan program ini. faktor-faktor penghambat dalam menjalankan implementasi kebijakan peraturan Bupati nomor 13 tahun 2020 tentang program Rantang Simpati bagi lanjut usia miskin terlantar di kantor Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang ini yaitu masih sering terjadinya keterlambatan anggaran yang turun yang diakibatkan oleh anggaran yang lebih difokuskan terlebih dahulu untuk masalah covid-19 yang menyebabkan keterlambatan waktu juga. Kemudian dari keputusan yang ditetapkan yang hanya memberikan dana sebesar Rp. 20.000 untuk satu hari makan yang dirasa masih kurang untuk bantuan makanan. Kouta penerima bantuannya pun terbatas, hanya diberi kouta 20 orang untuk satu kecamatan

    PENGARUH IMPLEMENTASI KEPUTUSAN BUPATI SUMEDANG NOMOR: 443/KEP.241-HUK/2020 TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi Keputusan Bupati Sumedang Nomor: 443/KEP.241-HUK/2020 terhadap efektifitas kerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang. Keputusan Bupati Sumedang Nomor: 443/KEP.241-HUK/2020 mengatur tentang Pemberlakuan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019. Sedangkan efektivitas kerja pegawai merupakan suatu ukuran apakah organisasi telah berjalan dengan baik atau tidak dalam mencapai tujuannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dengan jumlah populasi 46 orang sehingga didapat jumlah sampel 46 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, implementasi Keputusan Bupati Sumedang Nomor: 443/KEP.241-HUK/2020 berada pada kriteria Baik dengan prosentase sebesar 79,47% Sementara itu, efektivitas kerja pegawai  berada pada kriteria Baik dengan  prosentase sebesar 76,89%. Adapun hubungan implementasi Keputusan Bupati Sumedang Nomor: 443/KEP.241-HUK/2020 dengan efektivitas kerja pegawai, diperoleh nilai koefisien sebesar 0,66, dalam kriteria Kuat. Dan pengaruh implementasi Keputusan Bupati Sumedang Nomor: 443/KEP.241-HUK/2020 dengan efektivitas kerja pegawai diperoleh nilai koefisien sebesar 43,9%, sisanya sebesar 56,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti (faktor epsilon)

    PENGARUH KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi pegawai dan produktivitas kerja pegawai, untuk mengetahui hubungan antara kompetensi pegawai dengan produktivitas kerja pegawai, serta untuk mengetahui besarnya pengaruh kompetensi pegawai terhadap produktivitas kerja pegawai di Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta jenis statistik yang dipakai adalah statistik deskriptif analisis dengan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 41 orang responden. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan prosentase, uji normalitas data, uji korelasi, uji signifikansi serta uji koefisien determinasi. Berdasarkan  hasil penelitian diketahui bahwa kompetensi pegawai di Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang berada pada kriteria baik dengan hasil analisa mencapai 71,90%. Demikian juga dengan produktivitas kerja pegawai di Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang berada pada kriteria baik pula dengan hasil analisa mencapai 70,78%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,36 yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi pegawai dengan produktivitas kerja pegawai. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,024> t tabel 2,021. Dari hasil analisis koefisien determinasi diketahui bahwa variabel kompetensi pegawai memberikan pengaruh terhadap produktivitas kerja pegawai sebesar 12,96%

    247

    full texts

    1,145

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇