3656 research outputs found
Sort by
Menejemen Material Pada Proyek Konsrtuksi Jalan dan Parkir Gudang Indolosir Sukabumi
Kota Sukabumi merupakan sebuah kota kecil yang terletak di wilayah Provinsi Jawa Barat. Kota ini menjadi salah satu jalur perdagangan antar kota yang menggunakan transportasi darat untuk menjalankan aktivitas perdagangan di dalam maupun luar kota. Masalah material yang sering terjadi dalam pelaksanaan proyek jalan adalah keterlambatan dalam pemesanan material serta proses penyimpanan material, termasuk perencanaan untuk gudang penyimpanan material. Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain adalah menerapkan manajemen material pada proyek konstruksi jalan Gudang Indogrosir Sukabumi. dan mengetahui hambatan dan solusi dalam menejemen material pada proyek konstruksi jalan Gudang Indgrosr Sukabumi. Hasil penelitian ini, antara lain dapat ditemukan dengan format manajemen material pada proyek konstruksi jalan dan parkir Gudang Indogrosir Sukabumi yang akan memudahkan pekerjaan berdasarkan prosedur penanganan material yang telah dirancang, penjadwalan material adalah langkah pertama dalam memulai proses manajemen material yang akan memudahkan proses yang terkandung dalam manajemen material. faktor cuaca, diutamakan untuk menentukan waktu dilakukannya pengangkutan material
IMPLIKATUR DALAM TUTURAN KOMEDI TUNGGAL YANG DIBAWAKAN MO SIDIK PADA ACARA BALI COMEDY CLUB
This study aims to describe the implications of speech in a single comedy hosted by Mo Sidik at the
Bali Comedy Club event. In this study using the theory of implications according to Horn and
(2012)Huang (2014). The research method used in this study is a descriptive qualitative method where
researchers focus on discussing speech data contained in the single comedy delivered by Mo Sidik.
Based on the results of the analysis, it was found that the single comedy material delivered by Mo
Sidik contained conventional implications, especially in the punchline of the jokes he told. The jokes
told by Mo Sidik tell a lot about his anxiety about government policies and his social life which has a
fat bod
PENERAPAN PERMAINAN TRADISONAL ORAY-ORAYAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA AKSARA SUNDA SISWA SEKOLAH DASAR
: Sundanese culture has certain characteristics that distinguish it from other cultures. The Sundanese
script is one of the cultural heritages of the Indonesian nation which comes from the Sundanese tribe. The
Sundanese script has been declared as the original script which is protected for its survival and must be
preserved. Every elementary school student must be able to read Sundanese script. However, many of today's
elementary school students do not know and understand Sundanese script, so to introduce and preserve this
culture in elementary schools they are taught to read Sundanese script. The Sundanese script must be
maintained, to maintain the Sundanese script the author conducted a study to find out whether through the
application of traditional oray-oyan games can improve reading skills of the Sundanese script. This research
was conducted at SD Negeri 3 Ciamhpar, Kalibunder District, Sukabumi Regency with 13 fourth grade
students. Research has been carried out in 2 cycles using Classroom Action Research (CAR). The research
procedure begins with planning, implementing, observing, and reflecting. The instruments used were oral
test questions for reading the Ngalagena script, student observation sheets and teacher observation sheets.
The results of the research showed that there was an increase in the ability to read the Sundanese Ngalagena
script in class IV students. The improvement can be seen from the results of the oral test reading the
Ngalagena script on the Sundanese script in pre-cycle activities, cycle 1 and cycle 2. This proves that the
oray-oryan game applied in the learning concept of reading Sundanese script can improve students' ability
to read Sundanese script. And can be utilized as a learning medium and use it as a means to improve the
ability to explore its potentia
Penerapan Media Congklak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Siswa Sekolah Dasar
Latar belakang dari penelitian ini adalah kemampuan berhitung siswa kelas 1 SD
Negeri Babakanpanjang yang termasuk rendah sehingga membutuhkan perbaikan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berhitung permulaan pada anak kelas 1 SD
Babakan panjang pada tahun ajaran 2022/2023 melalui permainan tradisional congklak. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas desain Kurt Lewin. Penelitian
dilaksanakan di SD Negeri Babakanpanjang dan siswa kelas 1 yang berjumlah 20 anak menjadi
subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis menggunakan metode
deskriptif komparatif dan kritis. Hasil dari penelitian penerapan permainan congklak untuk
meningkatkan kemampuan berhitung anak, pra siklus 25% siklus satu 75%, siklus dua 95%.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan permainan congklak dapat meningkatkan
kemampuan berhitung anak sampai 95%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan
congklak dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa sekolah dasar
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penggunaan Alat Peraga Benda Manipulatif Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Ciracap
pada mata pelajaran matematika sehingga memerlukan perbaikan. Untuk meningkatkan
hasil belajar siswa maka akan digunakan media manipulatif. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menggunakan
media manipulatif untuk meningkatkan hasil belajar serta mendeskripsikan peningkatan
hasil belajar siswa setelah digunakannya media manipulatif dalam pembelajaran
matematika. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 2 Ciracap yang
berjumlah 14 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas
terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi kemudian
dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggunaan alat peraga manipulatif berupa geoboard dapat meningkatkan hasil belajar
siswa kelas III sekolah dasar pada mata pelajaran matematika. Peningkatan hasil belajar
ini dapat dilihat dari siswa yang paham terhadap materi pelajaran, dapat mengerjakan soal
yang diberikan oleh guru, dan meningkatkan nilai yang diperoleh siswa pada saat tes hasil
belajar. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 75,71 dengan persentase
ketuntasan klasikal 71,42%. Pada siklus II, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah
81,43 dengan persentase ketuntasan klasikal 85,71%
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individual (TAI) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa
This research is motivated by the low activity of students in learning mathematics. This was revealed in the results of observations in class IV at SDN Cibitung, Sagaranten sub-district. To encourage active student learning, researchers try to apply the Team Assisted Individualization learning model. This study aims to increase student activity in learning mathematics in elementary schools by applying the Team Assisted Individualization (TAI) learning model. This research was conducted at SDN Cibitung with 30 students as subjects. This research took the form of classroom action research (CAR) which was carried out in two cycles, where each cycle consisted of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. In collecting data techniques used are observation sheets, questionnaires, interviews, and documentation. Based on research data, it is known that student activity has increased in learning using the Team Assisted Individual Type Cooperative Model from cycle I to cycle II. This increase in student learning activities has an impact on increasing the learning outcomes they obtain. With these results, the conclusion of this study is the cooperative learning model of the team-assisted individual type to increase the active learning of elementary school students in grade IV in mathematics.Keywords:Team Assisted Individualization, Student Activeness, Student Learning OutcomesAbstrakArticle History:Received 2023-06-14Revised 2023-07-16Accepted 2023-07-28DOI:10.31949/educatio.v9i3.5671Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terungkap pada hasil observasi di kelas IV SDN Cibitung kecamatan Sagaranten. Untuk mendorong siswa aktif belajar, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini dilaksaakan di SDN Cibitung dengan subjek sebanyak 30 siswa. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan adalah lembar observasi, angkaet, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data penelitian diketahui keaktifan siswa mengalamipeningkatan dalam pembelajaran menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualdari mulai siklus I hingga siklus II. Peningkatan aktivitas belajar siswa ini berdampak pada peningkatan hasil belajar yang mereka peroleh.Dengan hasil tersebut, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individual untuk meningkatkan keaktifan belajar siswasekolah dasar kelas IV mata pelajaran matematika.Kata Kunci:Team Assisted Individualization, Keaktifan Siswa,Hasil Belajar SiswaPENDAHULUANProses pembelajaran memegang peranan krusial dalam pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerapan konsep diri. Keberhasilan proses pembelajaran dalam dunia pendidikan dapat tercermin dari peningkatan mutu lulusan yangdihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari semua komponen pendidikan, terutama siswa sebagai input dan calon output, serta guru sebaga
Meningkatkan Pengetahuan IPS Melalui Media Pembelajaran Picture In The Box Siswa Sekolah Dasar
: Penelitian ini bertujuan untuk mengingkatkan pengetahuan Ilmu Pengetahuan Sosial
(IPS) siswa sekolah dasar kelas 4 dan dilakukan di SDIT Qu Attartil dengan jumlah 23 siswa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
sesuai dengan tujuan umum dan khususnya. Hasil penelitian yang dilaku kan dengan
menggunakan media pembelajaran picture in the box menunjukan kenaikan yang signifikan dari
setiap tahapannya. pada tahapan siklus I siswa yang mencapai kriteria ketercapaian sebanyak
30% pada siklus II siswa yang mencapai kriteria ketercapaian s ebanyak 96%. Media
pembelajaran picture in the box mampu meningkatkan pengetahuan siswa kelas 4 di sekolah
dasar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDPUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 JAMPANGKULON TAHUN AJAR 2022/2023
Penelitian pengaruh panggunaan media pembelajaran Edpuzzle terhadap kemapuan menulis teks
prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jampangkulon bertujuan untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh penggunaan media pembelajaran Edpuzzle terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa
kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Jampangkulon tahun ajar 2022/2023 yang berjumlah 36 orang siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data mengenai perbandingan nilai penggunaan media Edpuzzle
terhadap kemampuan menulis teks prosedur kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Jampangkulon dapat dilihat
dari hasil belajar siswa sebelum menggunakan media pembelajaran Edpuzzle rata-rata nilai yang
didapatkan oleh siswa masih dalam kategori rendah dan setelah menggunakan media pembelajaran
Edpuzzle rata-rata nilai siswa berada dalam kategori tinggi. Diketahui bahwa nilai rata-rata hasil pretest
sebesar 74,63 dan rata-rata nilai hasil posttest sebesar 89,63 dimana nilai posttest tersebut lebih tinggi
dari nilai pretest. Selanjutnya berdasakan analisis statistic menggunakan rumus uji-t, diketahui thitung
yang diperoleh adalah 7,57 dengan frekuensi 36-1=35, pada tarif signifikan 0,05 atau 5% diperoleh ttabel
adalah 2,042. Jadi Thitung > Ttabel atau H1 diterima dan H0 ditolak. Dari hasil data tersebut dapat
disimpulkan bahwa media pembelajaran Edpuzzle memberikan pengaruh baik terhadap kemampuan
menulis siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Jampangkulon dan
memberikan respon positif terhadap media pembelajaran Edpuzzl
ANALISIS MISKONSEPSI BERBANTUAN CRI (CERTAINTY OF INDEX) DALAM MODEL PEMBELAJARAN DIFFERENSIASI PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
This study aims to analyze students' misconceptions and explain their reasons for material misunderstandings
about the human respiratory system. This research is a quantitative study which was attended by 21 class VIII
students in one of the schools in Sukabumi Regency. The instruments used aretwo tier test equipped withCRI
(Certainty of Index), student responses to the differentiation-based learning modelMultiple Intelligences. The
results of the interviews showed that students had misconceptions about the respiratory system material which
consisted of organ structures and their functions, mechanisms and respiratory diseases in humans 36.90%, while
when grouped into 3 groups showed students got misconceptions in kinesthetic children 37,50%, children
linguistics 37,50% and visual children 35,42%. The conclusion from the results of this discussion is that the factors
that cause misconceptions to occur are students arguing with their own beliefs, and teaching methods
Implication Project Based Learning (PjBL) Assisted Flipped Classroom on Critical Thinking Ability of Gender Based Students on the Concept of Water Pollution
The critical thinking ability of students is still low in both female and male
students, based on preliminary data obtained from the pretest results of female
students with a percentage of 35% and male students obtained a percentage of
27%. The purpose of this study was to determine the effect of project-based
learning model assisted by flipped classroom on critical thinking skills of
junior high school students based on gender on the concept of water pollution.
This study used quantitative research with the sample used, namely students
of class VII SMPN 6 Sukabumi City in the 2022/2023 school year even
semester. The instrument used in this study was a critical thinking skills test.
The results obtained from this study showed that the average posttest score for
female students was 74.2 ± 12.6 while for male students was 69.0 ± 11.0 Both
were equally improved from the pretest and posttest, but the female scores
were superior. The average percentage per indicator of ability based on gender
is indicator 1,2,3, showing that women's critical thinking skills are superior to
men. However, in indicators 4 and 5 the critical thinking skills of both women
and men are the same. The overall research data shows learning using the
Project Based Learning model assisted by Flipped Classroom there is no
significant difference between female and male students. However, based on
indicators of critical thinking skills, female students are superior to male
student