Universiti Islam Melaka Open Journal Systems
Not a member yet
    1173 research outputs found

    LEGAL RIGHTS OF CHILDREN BORN OUT OF WEDLOCK ACCORDING TO THE TURKISH CIVIL CODE

    Full text link
    This research aims to analyse the legal rights of children born to unmarried parents as outlined in the Turkish Civil Code. Data was gathered from several sources, encompassing books, legislation, and scholarly journals. Following the establishment of the Republic in Turkey in 1923, the Turkish Civil Code of 1926, which was based on the Swiss Civil Code with some minor adjustments, was implemented. Turkish Civil law predominantly adheres to the principles and regulations of Western legal systems. In this context, the legal status of children born to unmarried parents has become a subject of debate in Turkey and has found its place in the Turkish Civil Code. To establish the lineage between the mother and the child, it does not matter whether the child is born outside of marriage or not. Custody of a child born out of wedlock belongs to the mother. Nevertheless, the lineage of children born out of wedlock with their fathers can be established through recognition and lineage. Official recognition of paternity occurs when the father registers the child. Court-ordered paternity determination usually happens when the paternity bond is proven through scientific methods such as DNA testing. With the new Civil Code, when children born outside of marriage are officially recognised, their inheritance rights are regulated in the same way as children born within a marriage, according to the Turkish Civil Code

    CAPITAL MARKET FOR SMES; NAVIGATING CHALLENGES WITH THE ISLAMIC TURATH PARADIGM ON ADL WAL IHSAN

    Full text link
    Small and Medium Enterprises (SMEs) can access funding beyond traditional banks, like the capital market. While it was believed that accessing funds or being listed on the capital market was not feasible for small companies, this avenue is now open to a broader range of enterprises, offering SMEs opportunities to obtain capital. Various global capital markets offer this market, with Bursa Malaysia introducing the Leading Entrepreneur Accelerator Platform (LEAP) market specifically designed for SMEs. However, this market poses notable challenges. This study seeks to identify these challenges initially. Recommendations are then offered to overcome these challenges by leveraging the Islamic Turarth (classical Islamic text) as empowered in manhaj al-Azhari. To achieve this, this study qualitatively utilizes a descriptive method involving extensive document investigation and content analysis to first recognize the obstacles encountered in the LEAP market. These obstacles include inactive and illiquid markets, concerns regarding appeal resulting in delisting, and competition from other platforms. Subsequently, the study incorporates these challenges into a comprehensive discourse articulated with recommendations for improvements in the LEAP market, benefitting from the classical Islamic economic text on Adl wal Ihsan. The Islamic Turath offers valuable insights for addressing contemporary challenges

    IMPLEMENTATION OF THE GLOBAL HALAL STANDARD BASED ON BLOCKCHAIN TECHNOLOGY

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi standar halal global berbasis blockchain dan dampaknya terhadap peningkatan transparansi, keterlacakan, dan kepercayaan konsumen. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini memanfaatkan teknik pengumpulan data berupa tinjauan literatur dan analisis data sekunder dari berbagai laporan industri halal global. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk memahami sejauh mana teknologi blockchain diadopsi dalam proses sertifikasi halal dan hambatan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun adopsi teknologi blockchain dapat meningkatkan transparansi dan integritas rantai pasokan halal, kesiapan institusi seperti Lembaga Pengkajian Halal (LPH) di Indonesia masih terbatas. Hambatan utama meliputi biaya implementasi yang tinggi dan kompleksitas integrasi dengan sistem yang sudah ada. Penelitian ini berkontribusi secara orisinal dengan mengidentifikasi kesenjangan antara standar global dan praktik aktual di lapangan, serta menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur regulasi global yang mendukung adopsi teknologi ini. Novelty penelitian ini terletak pada analisis kritis terhadap kesiapan teknologi dan infrastruktur regulasi, serta implikasinya terhadap pertumbuhan pasar halal global dan kepercayaan konsumer

    ANALISIS CABARAN PEGAWAI SULH DALAM MENGENDALIKAN KES TUNTUTAN NAFKAH ANAK DI MAHKAMAH SYARIAH

    Full text link
    Terdapat banyak kes berkaitan tuntutan nafkah anak didaftarkan di Mahkamah Syariah dan kadangkala kes ini mengambil masa yang lama untuk diselesaikan. Justeru, kes seperti ini dikendalikan dengan menggunakan kaedah sulh di Mahkamah Syariah sebagai jalan alternatif bagi menyelesaikan pertikaian tuntutan antara pihak yang terlibat sekaligus dapat menjimatkan masa dan kos. Kajian ini membincangkan tentang peruntukan undang-undang dalam kes yang melibatkan tuntutan nafkah anak di Mahkamah Syariah. Selain itu, kajian ini turut mengkaji cabaran-cabaran yang dihadapi oleh pegawai sulh dalam mengendalikan kes nafkah anak di Mahkamah Syariah. Metode yang digunakan ialah analisis kandungan yang dikumpul melalui enakmen, peraturan dan kajian kepustakaan. Kajian mendapati bahawa kebanyakan kes berjaya diselesaikan melalui Majlis Sulh serta dapat mencapai matlamat kepada persetujuan bersama. Di samping itu, kajian mendapati antara faktor yang menyebabkan kegagalan kepada kes tuntutan nafkah anak adalah kerana pihak-pihak gagal memberi kerjasama seperti tidak hadir ke mahkamah secara konsisten dan sebagainya

    CONCEPTUALISED ACCOUNTING AND ENTREPRENEURIAL MODULES AMONG STUDENTS WITH DISABILITIES

    Full text link
    There are several issues regarding curriculum accessibility, lack of institutional support, and limitations in appropriate technology among students with disabilities in Malaysia. This paper aims to provide an overview of the development, testing, and assessment of an accounting and entrepreneurship module for students with disabilities as a component of their educational curriculum. A four-step research method has been adopted to collect and analyze the literature: defining variables, selecting the classification context, collecting publications, and evaluation of materials. The study used Theory Plan Behavior as a fundamental theory. The study also examines the subjective norms shaping the students' perceptions and their perceived control over accounting and entrepreneurial modules among students with disabilities.  The findings of this study add important knowledge to a foundation for further development of an understanding of teaching students with disabilities

    UNDERSTANDING FARAID KNOWLEDGE BASED ON LITERATURE

    Full text link
    Islam is a lifestyle. It's a religion that accepts all facets of a person's life. Muslims can benefit from the laws and values that Allah has established in Islam both here on earth and in the afterlife. Islam as a result established the faraid, a just system for allocating property to heirs who are legitimate. To guarantee that each family member receives an equal portion of the legacy property, this is crucial. The fundamental problem that motivated this study provides a workable solution that will increase public awareness of and knowledge about faraid and lay the groundwork for further investigation. The literature and library studies serve as the foundation for the research process. The research's conclusions demonstrate the degree of awareness and comprehension among Muslims. There are evident problems with the division and counting of each component, though. Therefore, it is important to urge the Muslim community to become more knowledgeable about faraid and to strengthen the government's capacity in order to prevent the issue of unclaimed property

    PENGETAHUAN, PANDANGAN DAN KESEDIAAN MENGGUNAKAN SULH DALAM KALANGAN ORANG ISLAM DI SELANGOR

    Full text link
    Kesejahteraan keluarga menjadi agenda dalam Dasar Keluarga Negara. Prinsip 6 menghendaki undang-undang, program dan dasar yang digubal perlulah mesra keluarga. Strategi 2 pula memfokuskan advokasi yang mengutamakan kesejahteraan keluarga. Mahkamah Syariah telah memperkenalkan kaedah penyelesaian pertikaian alternatif (sulh) bagi memberi peluang kepada mereka yang mempunyai pertikaian keluarga untuk menyelesaikannya secara tidak formal dan konstruktif di luar sistem mahkamah. Namun, sulh bukanlah proses yang mandatori. Oleh itu, ia tidak begitu popular berbanding dengan perbicaraan penuh di mahkamah. Kajian ini bertujuan untuk menentukan perkaitan antara umur, pengetahuan, pandangan dan kesediaan menggunakan sulh dalam kalangan orang Islam di Selangor.  Kajian ini menggunakan reka bentuk korelasi, keratan rentas dan pendekatan kuantitatif melalui borang soal selidik yang ditadbir sendiri oleh responden kajian. Responden terdiri daripada peserta kursus pra-perkahwinan yang dianjurkan oleh Jabatan Agama Islam Selangor. Dapatan kajian menunjukkan terdapat perkaitan yang signifikan antara pengetahuan, pandangan dan kesediaan menggunakan sulh sebagai kaedah alternatif dalam menyelesaikan masalah keluarga. Hasil ujian regresi pula menunjukkan pandangan adalah faktor peramal yang paling mempengaruhi kesediaan menggunakan sulh dalam kalangan orang Islam di Selangor. Dapatan ini memberi implikasi bahawa sebarang inisiatif atau program untuk menggalakkan kesediaan menggunakan sulh sebagai kaedah pilihan penyelesaian pertikaian dalam kalangan orang Islam perlu memberi penekanan kepada aspek pembinaan pengetahuan dan pandangan yang positif terhadap sulh

    KESAKSIAN KANAK-KANAK DALAM KES-KES JENAYAH: PERBANDINGAN ANTARA KES SYARIAH DAN SIVIL

    Full text link
    Keterangan daripada saksi mampu memberi kesan kepada keputusan kes yang dibicarakan di sesuatu mahkamah. Maka, amat penting untuk memastikan kebenaran sesuatu kesaksian sebelum ia diterima. Halini demi memastikan kemenangan berpihak kepada pihak yang benar. Perbincangan ini memfokuskan kepada kesaksian kanak-kanak kerana kesaksian mereka menjadi isu dan seringkali ditolak oleh mahkamah. Oleh itu, artikel ini akanmengkaji dan membincangkan tentang sejauhmana kebolehterimaan kesaksian kanak-kanak dalam perbicaraan. Perbincangan dilakukan menggunakan kaedah pengumpulan data untuk mengumpul maklumat yang berkaitan dan menemu bual hakim Mahkamah Rendah Syariah Pendang, Kedah serta menganalisis kes-kes yang melibatkan kesaksian kanak-kanak sama ada ditolak mahupun diterima. Oleh hal yang demikian, pengkaji telah menganalisis kes-kes dengan menggunakan kaedah perbandingan deskriptif. Hasil perbincangan menunjukkan kesaksian kanak-kanak ditolak keranatidak disokong oleh keterangan lain dan dikhuatiri kanak-kanak tersebut terkeliru di antara realiti dan fantasi. Namun, terdapat sesetengah kes menerima kesaksian kanak-kanak dengan mengambil kira terhadap tahap kecerdasan akal kanak-kanak tersebut. Selain itu, tahap kematangan kanak-kanak juga turut diambil kira untuk memastikan mereka benar-benar memahami perkara yang telah berlaku semasa memberikan keterangan. Oleh itu, pengkaji mencadangkan supaya satu ujian dilakukan terhadap kanak- kanak untuk menguji tahap kecerdasan dan kebijaksanaan mereka. Antara perkara yang sepatutnya dinilai semasa ujian ini adalah tahap mumayyiz, kematangan dan kebijaksanaan seseorang kanak-kanak. Di samping itu juga, perkara lain yang perlu dititik beratkan adalah dari aspek pendidikan dan persekitaran kanak-kanak tersebut

    KONSEP HAD MASA DALAM TINDAKAN SIVIL: UNDANG-UNDANG DAN APLIKASI

    Full text link
    Undang-undang menjadi alat untuk menyelesaikan pertikaian antara pihak-pihak sama ada pertikaian sivil mahupun pendakwaan jenayah. Beberapa perkara menjadi keperluan asas yang perlu ditentukan sebelum memulakan satu tindakan sivil. Misalnya penentuan mengenai kausa tindakan, bidangkuasa mahkamah, kaedah tindakan dan had masa tindakan. Had masa tindakan merupakan antara perkara penting dalam menentukan kesahan tindakan yang dikemukakan di mahkamah. Undang-undang utama yang berkaitan konsep had masa tindakan ini ialah Akta Had Masa 1953. Seperti undang-undang ciptaan manusia yang lain, Akta Had Masa 1953 ini juga memerlukan penambahbaikan bagi memastikan peruntukkannya bersesuaian dengan keperluan semasa dan dapat mencapai matlamat keadilan. Melalui penulisan ini, penjelasan terperinci mengenai konsep had masa tindakan yang diguna pakai di negara ini dibincangkan disamping memberikan contoh-contoh yang dapat membantu kefahaman pembaca bagaimana konsep ini terpakai dalam sistem perundangan kita. Turut diperjelaskan ialah peruntukan-peruntukan baru yang dimasukkan dalam Akta Had Masa 1953 (Pindaan 2018) sebagai penambahbaikan kepada undang-undang sedia ada. Penulisan ini dihasilkan dengan menganalisis peruntukan statut, kes-kes yang telah diputuskan, jurnal-jurnal dan buku-buku berkaitan. Melalui ilustrasi-ilustrasi yang diberikan, penulisan ini diharapkan dapat memberi lebih kefahaman berhubung pemakaian konsep had masa dalam tindakan sivil khususnya menerusi peruntukan undang-undang baru yang diperkenalkan

    ANALISA PENGURUSAN PUSAKA BERWASIAT DAN PUSAKA TIDAK BERWASIAT DALAM PERANCANGAN HARTA PUSAKA DI MALAYSIA

    Full text link
    Perancangan harta pusaka amatlah dititkberatkan bagi mengembangkan harta pada waris-waris yang akan datang. Agama Islam amat menggalakkan umatnya agar membuat perancangan terhadap harta kekayaan yang menjadi milik mereka. Pengurusan dan perancangan yang baik dan telus akan membawa keberkatan kepada harta dan pemilik, diri, keluarga dan Masyarakat. Kertas kerja ini akan menganalisa perbincangan berkaitan pengurusan harta pusaka berwasiat dan pusaka tidak berwasiat. Kajian ini berbentuk kajian kualitatif dengan menggunakan kajian perpustakaan dengan mengkaji pelbagai rujukan daripada artikel, jurnal, dokumentasi dan lain-lain. Dapatan hasil kajian memperlihatkan bahawa terdapat perbezaan dan persamaan antara pengurusan harta pusaka berwasiat dan harta pusaka tidak berwasiat yang mana perbezaan dan persamaan tersebut sangat memberikan kepentingan dalam membuat perancangan harta pusaka

    1,155

    full texts

    1,173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universiti Islam Melaka Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇