29829 research outputs found
Sort by
Work-Life Balance sebagai Prediktor Stres Kerja di Kalangan Pegawai Dinas X Pemda Kabupaten Bekasi
Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh Work Life Balance terhadap stress kerja dikalangan dikalangan Pegawai Dinas X Kabupaten Bekasi, dengan total responden 105. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Work Life Balance dapat menjadi salah satu prediktor stres kerja dikalangan Pegawai Dinas X Pemda Kabupaten Bekasi
Surat Tugas Dekan Sebagai Pembimbing Akademik
Surat Tugas Dekan Sebagai Pembimbing Akademi
Total Risk, Capital Structure, and Profitability Analysis: The Impact on Corporate Sustainability Mediated by Firm Performance
This research aims to analyze the relationships among total risk, capital structure, and profitability, and their impact on corporate sustainability, with firm performance acting as a mediator. Corporate sustainability has become increasingly important in today’s competitive and dynamic business environment. A literature review indicates that well-managed total risk can enhance firm performance, while an optimal capital structure contributes to higher profitability. In turn, profitability enables companies to invest in innovation and sustainable development. This study identifies a gap in the existing literature, as few studies integrate these three factors within the context of sustainability. By employing a comprehensive analytical approach, this research seeks to provide deeper insights into how total risk, capital structure, and profitability interact to support corporate sustainability. The findings are expected to significantly contribute to financial management practices and sustainable corporate policies.KeywordsTotal Risk, Capital Structure, Profitability, Firm Performance, Corporate Sustainability1.INTRODUCTION Corporate sustainability is increasingly recognised as a fundamental aspect of modern business strategy, necessitated by rapid changes in the global marketplace and rising environmental concerns. In this context, organisations face the dual challenge of achieving profitability while adhering to sustainable practices. This research explores the interconnected relationships between total risk, capital structure, and profitability, and their collective influence on corporate sustainability, with firm performance acting as a mediating factor(Lee, 2024).Total risk encompasses various uncertainties that organisations encounter, including operational, financial, and market-related risks. Effective management of these risks is crucial for the long-term viability of a company (Indawati et al., 2024). Firms that successfully identify and mitigate potential risks are more likely to achieve stable performance and protect their resources, enhancing their capacity for sustainable practices. Understanding how total risk interacts with capital structure and profitability is essential for developing comprehensive managerial strategies(Helms et al., 2021).Capital structure, which refers to the mix of debt and equity financing that a company utilizes, plays a significant role in shaping its financial health (Titus, 2023). An optimal capital structure minimizes the cost of capital and maximizes profitability,allowing firms to allocat
Peran Sosialisasi Pajak, Pemeriksaan Pajak, Dan Sanksi Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara sosialisasi pajak, pemeriksaan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang diteliti. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada wajib pajak di KPP Cibitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosialisasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak masih menjadi perdebatan. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa sosialisasi pajak berdampak positif terhadap kepatuhan, sementara penelitian lain menemukan pengaruh negatif atau tidak signifikan. Pemeriksaan pajak juga menunjukkan hasil yang beragam, di mana sebagian studi mengindikasikan bahwa pemeriksaan pajak dapat meningkatkan kepatuhan, sementara studi lain menemukan bahwa pemeriksaan pajak justru dapat menurunkan tingkat kepatuhan jika dianggap tidak adil atau menekan. Demikian pula, sanksi pajak memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap kepatuhan wajib pajak, tergantung pada penerapannya. Sanksi yang diterapkan secara konsisten dan transparan cenderung meningkatkan kepatuhan, tetapi jika dianggap terlalu berat atau tidak proporsional, sanksi dapat menimbulkan resistensidari wajib pajak. Penelitian ini menegaskan bahwa hubungan antara sosialisasi pajak, pemeriksaan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak bersifat kompleks dan memerlukan kajian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang memoderasi hubungan tersebut.Kata Kunci:Sosialisasi Pajak, Pemeriksaan Pajak, Sanksi Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, Paja
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Leuwimekar, Leuwiliang Kabupaten Bogor
Masyarakat Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, umumnya mengonsumsi minyak goreng secara berulang, yang berpotensi menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Leuwimekar dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk yang memilikinilai jual, seperti sabun dan biodiesel. kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi dalam mengurangi limbah minyak jelantah, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun ekonomi berkelanjutan. Hasil Pengabdian Masyarakat yang dilakukan pada masyarakat sebagai upaya mengolah minyak jelantah menjadi produk yang dapat digunakan kembali serta dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk yang ramah lingkungan. Pemanfaatan minyak jelantah sebagai cairan pembersih lantai dapat mengurangi pencemaran lingkunga
AI Dalam Komunikasi Smart City: Transformasi Komunikasi Masyarakat Dengan Pemerintah Di Era Digital
Studi Literatur Mengenai Gambaran Coaching, Mentoring dan Konseling Bagi Kesejahteraan Karyawan Di Tempat Kerja
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai peram coaching, mentoring, dan konseling terhadap kesejahteraan karyawan di tempat kerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini, adalah dengan cara menggunakan studi literatur yaitu mengumpulkan dan menganalisis berbagai
literatur, seperti artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang membahas ketiga pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coaching berfokus pada pengembangan keterampilan dan pencapaian tujuan spesifik, yang dapat meningkatkan kinerja dan kepercayaan diri karyawan. Sementara itu, mentoring berperan penting dalam pengembangan karir jangka panjang, memberikan dukungan dan bimbingan yang membantu karyawan mengatasi tantangan dalam lingkungan kerja. Di sisi lain, konseling berfokus pada kesehatan mental dan emosional, yang membantu karyawan mengelola stres dan masalah pribadi yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Berdasarkan hasil penelitian
melalui studi literatur dari 5 artikel jurnal, diperoleh gambaran bahwa ketiga pendekatan coaching, mentoring dan konseling adalah saling melengkapi dan memiliki efek yang signifikan terhadap kesehatan karyawan. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk menggabungkan pendekatan coaching, mentoring, dan konseling ke dalam strategi pengembangan sumber daya manusia, sehingga diharapkan akan membuat tempat kerja lebih produktif dan lebih baik untuk karyawa
Pendampingan Pengembangan Organisasi berdasarkan pendekatan diagnosis organisasi Model 7S McKinsey
Setiap organisasi perlu berkembang, tetapi tidak semua mengetahui cara melakukan pengembangan organisasi sehingga perlu dilakukan proses pendampingan pengembangan organisasi. Dalam hal ini, model pendekatan diagnosis 7S McKinsey bertujuan untuk membantu organisasi memahami dan mengatasi tantangan internal dalam melakukan pengembangan organisasi dengan pendekatan yang sistematis dan terstruktur. Model 7S McKinsey mencakup tujuh elemen utama: Strategy, Structure, Systems, Style, Staff, Skills, dan Shared Values yang saling berhubungan dan memengaruhi keberhasilan organisasi. Melalui proses pendampingan dengan cara workshop, para profesional OD (pengembangan organisasi) yang berjumlah 15 orang, memeroleh kesempatan untuk mempraktekkan Model 7S McKinsey dengan klien nyata untuk mengidentifikasi kondisi organisasi maupun mencari intervensi pengembangan organisasi yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen mengenai kondisi organisasi serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja. Pendampingan dalam pengembangan organisasi diharapkan
dapat menjadi alat yang berguna bagi organisasi dalam mencapai tujuan strategis dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh