29829 research outputs found
Sort by
Determinasi Kualitas Pelayanan melalui Motivasi: Peran Disiplin Kerja, Teknologi, Budaya, dan Kepemimpinan dengan Moderasi Pengalaman Kerja Pada Pemerintah Kota Bekasi
One of the important benchmarks for evaluating government performance, especially
at the regional level, is the quality of public services. The purpose of this study is to see how
work discipline, technology adoption, work culture, and leadership impact service quality. This
is done by using work experience as a moderating variable and work motivation as an
intervening variable. To conduct a literature study, literature from relevant scientific journals,
books, and policy documents was studied. The results of the study indicate that the four
independent variables contribute significantly to improving service quality. Work experience
plays a role in mediating the relationship between these variables and service quality, and
work motivation plays a role in mediating the relationship. This study emphasizes that
improving public services requires a broad approach, including servant leadership, integrated
technology adoption, improving human resource capabilities, and a good work culture. It is
hoped that these findings will be the basis for making policies that improve the quality of public
services, especially under the Bekasi City government
Penerapan Strategi Pemasaran Pada Kegiatan Berwirausaha Aksesoris Manik Manik
Penelitian ini mengkaji peluang, strategi, dan tantangan dalam
kewirausahaan melalui produksi aksesoris manik-manik. Dalam era
globalisasi, aksesoris manik-manik menjadi salah satu produk kreatif yang memiliki nilai estetika tinggi dan potensi pasar yang luas. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada wirausaha lokal di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, penggunaan media sosial untuk pemasaran, serta pemahaman pasar menjadi faktor utama keberhasilan. Namun, tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan pasar juga menjadi kendala yang signifikan. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi wirausaha untuk mengoptimalkan potensi bisnis aksesoris manik-manik
Efektivitas Program Training of Trainers (TOT) Dalam Pengembangan Keterampilan Manajemen Waktu
Pelatihan ini mengevaluasi efektivitas program Training of Trainers (TOT) dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu calon pelatih mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Program TOT yang berbasis experiential learning ini terdiri dari empat modul: perancangan program pelatihan, pengantar manajemen waktu, penilaian pelatihan, dan penerapan teknik to-do list melalui role-playing dan diskusi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001, large effect size) pada skor post-test dibandingkan pre-test, mengindikasikan efektivitas program TOT dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang manajemen waktu. Program ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai program rutin dengan penambahan sesi praktik langsung