E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
Comparative Study Of Islamic Education Models In Public And Private Universities
Islamic Religious Education (PAI) in Indonesia plays a very important role in the formation of character and religious values for students. This study aims to analyze the differences in Islamic education models at public and private universities. With a qualitative approach, this research collects data through interviews, observations, and document studies at several universities in Indonesia. The research results show significant differences between public and private universities in terms of curriculum, teaching methods, and learning outcomes. In public universities, the curriculum is more focused on the development of academic knowledge integrated with religious values, whereas in private universities, the Islamic education approach tends to emphasize strengthening religious practices and the spiritual character of students. The teaching methods at public universities tend to use a more theoretical approach, while private universities often employ practical approaches and interactive discussions. The learning outcomes also show differences in the reinforcement of religious understanding and the implementation of Islamic values in daily life. These findings are expected to contribute to the development of Islamic education in Indonesia by adapting educational models that align with the needs and characteristics of students in each type of higher education institution
Model Pembelajaran dan Gender Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terkesan membosankan bagi beberapa siswa, maka guru PAI menerapkan beberapa model pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran yang digunakan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (2) menganalisis pengaruh gender terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (3) menganalisis keterkaitan antara model pembelajaran dan gender terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agam Islam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu SMP di Kabupaten Pemalang. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data bersumber dari dokumen berupa hasil belajar peserta didik dan dokumen sekolah. Statistic inferensial parametrik digunakan untuk mengambil kesimpulan terhadap suatu populasi dengan teknik uji hipotesis. Jenis perhitungannya adalah uji Anova Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara model pembelajaran yang digunakan dan gender terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas IX pada salah satu SMP di Kabupaten Pemalang
The Pengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu; (1) Dapat mengetahui pengaruh bimbingan luar sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri 1 Srengat.(2) Dapat mengetahui pengaruh bimbingan luar sekolah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negri 1 Srengat. Metode penelitian yang diterapkan adalah quasi experiment dengan desain penelitian Single subject design. Populasi pada penelitian yakni semua siswa kelas IX, sampel yang di gunakan yakni 2 kelas IX-I Sebagai Kelas eksperimen dan Kelas IX- J sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah angket dan dokumentasi. untuk mengukur keduanya menggunakan uji instrumen validitas dan rehabilitas, uji prasyarat dengan uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t-test. Hasil dari penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 1 Srengat adalah sebagai berikut (1) Ditemukan pengaruh yang signifikan antara bimbingan belajar luar sekolah terhadap motivasi belajar. Hal ini di buktikan dengan hasil uji T-test nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000, maka berdasarkan prinsip pengambilan keputusan0.000 < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha diterima. (2) Ditemukan pengaruh yang signifikan antara bimbingan belajar luar sekolah terhadap hasil belajar. Hal ini diverifikasi dengan hasil uji T-test nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000, maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan0.000 < 0,05 berarti Ha diterima sedangkan Ho ditolak.
Kata kunci: Bimbingan Belajar, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
 
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Kalimantan Timur
Artikel ini mengkaji tentang seberapa efektif kepemimpinan kepala bidang pendidikan madrasah dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat Nilai thitung 5.890 dan ttabel 2.109, dengan demikian thitung > ttabel yang mengakibatkan ditolaknya Ho dan diterimanya Ha yang berati kepemimpinan kepala bidang pendidian madrasah berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai korelasi/hubungan (R) adalah 0,214. Sedangkan nilai R square sebesar 0,246. Hal ini menunjukan bahwa 24,6 % variabel kepemimpinan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA ASING (ARAB & INGGRIS) BERBASIS HOTS DI MADRASAH KALIMANTAN TIMUR
Banyak kalangan mensejajarkan berpikir HOTS atau berpikir tingkat tinggi dengan sesuatu yang rumit, sulit, dan menyusahkan. Hal ini misalnya kita dapatkan saat guru di kelas akan mengaplikasikan soal berbasis HOTS dalam proses pembelajaran maupun penilaian atau assesmen, maka peserta didik akan langsung berpikir bahwa soal yang akan dikerjakan dalam penilaian atau assesmen merupakan soal yang sulit untuk dijawab dan diselesaikan. Inilah yang menjadi tanggungjawab bukan hanya guru, akan tetapi seluruh komponen dan stakeholder dalam dunia pendidikan, untuk merubah paradigma peserta didik maupun guru terhadap pendekatan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skill. Pembelajaran yang berbasis HOTS menitikberatkan siswa untuk tidak hanya bersandar pada proses menghafal materi pelajaran tetapi lebih kepada pendekatan dan pemahaman kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari siswa itu sendiri. Peran guru di dalam kelas juga menjadi sangat penting untuk menstimulan dan memberi motivasi kepada siswa untuk berpikir tingkat tinggi (HOTS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu jenis penelitian yang berusaha mendeskripsikan secara kualitatif dan membahas dengan dalam dan bersifat holistik terkait dengan implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur dan apa saja kendala dalam proses implementasi pembelajaran bahasa berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan
tahapan; (1) kondensasi data, (2) display data, (3) conclusing drawing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran Bahasa inggris pada kategori baik, dengan nilai 83,67, dan pada pembelajaran Bahasa Arab di kategorikan baik dengan nilai 83,63, (2) Evaluasi pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran bahasa Inggris pada kategori baik dengan nilai 82,98 dan Bahasa Arab dikategorikan baik dengan nilai 83,10. Adapun faktor pendukung dalam implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS adalah; (1) sarana dan prasarana yang cukup, (2) persepsi positif guru terhadap implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS, (3) dukungan dan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, (4) karakteristik siswa yang cenderung aktif, dan (5) kualifikasi pendidikan guru yang memadai. Adapun faktor yang menjadi penghambat adalah: (1) kurangnya pemahaman guru tentang cara merumuskan indikator, (2) sekolah masih pada tahapan perubahan kurikulum dari kurikulum K13 menuju Kurikulum MBKM, (3) pemahaman guru tentang konsep dan penerapan, (4) minimnya pelatihan dan pendampingan tentang HOTS, dan (5) pendampingan yang sifatnya aplikatif dan praktik masih kurang
Using Song Media in Civics Education to Enhance Diversity Awareness within The Bhinneka Tunggal Ika Framework at SD Muhammadiyah Jakarta
As educational institutions, schools play a pivotal role in fostering diversity awareness within the framework of "Bhinneka Tunggal Ika" (Unity in Diversity). Integrating education with the awareness of diversity can be effectively implemented through creative learning media, such as the song "Kita Beragam" (We Are Diverse), composed by teachers. This study aims to describe the use of song media in Pancasila and Citizenship Education to enhance students' awareness of societal and environmental diversity. The research adopts a qualitative, descriptive approach. Data collection methods included observation, interviews, and documentation. The study was conducted with 22 second-grade students at SD Muhammadiyah 41 Kayu Putih, East Jakarta. The findings suggest that song media can be an effective alternative to conventional teaching methods, which often result in monotonous learning experiences. The creative use of songs in the classroom can make the learning process more engaging, helping students better understand the lessons and improve learning outcomes. This study can serve as a reference for educators seeking innovative ways to enhance diversity education in Pancasila and Citizenship Education, particularly on the theme of diversity
Child Education in the Family: Perspectives of Modern and Traditional Pesantren Kiai on Gender Equality
Penelitian ini mengkaji pandangan kiai dari pesantren modern dan tradisional di Kalimantan Selatan mengenai peran gender dalam pendidikan keluarga. Dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan, enam kiai terpilih menjadi informan utama, yang terdiri dari tiga kiai dari kelompok pesantren modern, dan tiga kiai dari kelompok pesantren tradisional. Data dikumpulkan dengan wawancara, yang kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa kedua kelompok kiai sepakat bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, namun dengan pendekatan berbeda. Kiai pesantren modern menekankan pentingnya kolaborasi yang setara antara ayah dan ibu dalam pengasuhan dan pendidikan anak, sementara kiai pesantren tradisional lebih menonjolkan pembagian peran spesifik, dengan ayah sebagai pendidik utama dan ibu sebagai pengasuh utama. Pandangan kiai pesantren modern menunjukkan responsivitas yang lebih tinggi terhadap kesetaraan gender, sedangkan kiai pesantren tradisional masih berpegang pada norma patriarki, meskipun mulai mengakomodasi nilai-nilai kesetaraan secara selektif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur tentang responsivitas gender di pesantren dan memberikan rekomendasi praktis untuk menjadikan pesantren sebagai agen perubahan sosial. Integrasi nilai-nilai kesetaraan gender dapat meningkatkan peran setara antara ayah dan ibu, yang pada akhirnya mendukung kualitas pendidikan keluarga dan transformasi sosial yang inklusif
Active Learning Methods to Improve the Arabic Language Skills of Pesma Students
Bahasa adalah akar dari segala ilmu pengetahuan dan agama. Berbicara terkait dengan bahasa memiliki banyak manfaat salah satunya yaitu bahasa sebagai alat interaksi sosial. Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting bagi umat Islam. Karena jika umat islam dapat memahami bahasa Arab maka akan sangat mudah memahami Islam. Para ulama terdahulu sangat mendorong generasi muda Muslim untuk belajar bahasa Arab karena pentingnya hal itu. Tujuan utama pembelajaran bahasa asing, termasuk bahasa Arab adalah pengembangan kemampuan peserta didik dalam menggunakan bahasa itu, baik lisan maupun tulisan. Kemampuan menggunakan bahasa dalam dunia pembelajaran bahasa disebut keterampilan berbahasa (maharah al- Lughah). Pada pembahasan kali ini, metode yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa arab yaitu metode komplikasi yang dikombinasikan dengan metode reading aloud, menghafal, ceramah dan praktek. Pembelajaran ini ditujukan kepada Mahasantri Pesma atau Mahasiswa yang tinggal di pesantren khusus perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta
The Influence of Individual Counseling Services with REBT Approach to Overcome Social Anxiety in Adolescents at SMPIT Al-Ulum Medan
The aim of this research is to measure the effect of individual counseling services Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) to overcome adolescent social anxiety at SMP Islam A-Ulum Terpadu Medan. The type of research used is quasi-experiment. The number of samples used was 10 students who entered the experimental class and control class. The sample used is a non-probability sampling sample using purposive sampling technique. Data collection used social anxiety psychological scale. Data analysis was carried out using the t-test. This analysis method is to measure the average value of the control class and the experimental class. Based on the paired sample t-Test test, it shows that the pair 1 output in the control class obtained a tcount value of 3.604 with a Sig value. (2-tailed) of 0.023> 0.005, meaning Ho is accepted and Ha is rejected. While the pair 2 output in the experimental class obtained a tcount value of 15.235 with a Sig value. (2-tailed) of 0.000 <0.005, it means that Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that the experimental class using individual counseling services with the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) approach is effective for overcoming adolescent social anxiety at Al-Ulum Integrated Islamic Junior High School Meda
Influence of Multimedia Creative Teaching in Science Subjects on Student Motivation
The use of interactive multimedia is a technological aid in learning that supports learning activities in class, especially in improving academic grades. Using a variety of appropriate media can increase students' motivation when learning. The aim of this research is to determine whether or not there is an influence of creative multimedia teaching in science subjects on the motivation of class IV students at SDIP YLPI Pekanbaru. The type of research used is quast experiment (quasi-experimental research or quasi-experiment) with a non-equivalent group control design. The population in the research here is all class IV students at SDIP YLPI Pekanbaru, totaling 44 students with a total sample of class IV taken using the totaling sampling technique. Data collection techniques in this research used observation, questionnaires and documentation. The data analysis methods applied in this research are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the research results, it can be concluded that the Sig. (2-tailed) is <0.001 <0.05, so it can be concluded that there is an influence of creative multimedia teaching in science subjects on the motivation of class IV students at SDIP YLPI Pekanbaru