E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
The Samarinda City Ulama's Perception of Shariah Life Insurance
This article investigates the existence of legal disputes among ulama regarding the use of life insurance. Some ulama believe that life insurance is gharar because it insures the human soul, while others believe that there is no difference between conventional life insurance and sharia life insurance. This study uses qualitative descriptive approaches in empirical research to gather data as it occurs in the field, based on the problems that are presented. Interviews and documentation techniques were used to get information from informants on the issue of utilizing life insurance in sharia insurance. The study's findings suggest that Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah Ulama view purchasing life insurance as a means of preparing for potential future disasters, reducing their personal risk of financial loss, and honoring their life insurance claims rather than as a means of thwarting Allah SWT's will. Sharia is not a fund intended to reward a person's soul; rather, it is referred to as a contribution fund or compensation fund to make up for losses brought on by calamities that occur
Penanaman Nilai-nilai Agama Islam Melalui Kegiatan Lomba Keagamaan Antar TPQ Se-Kota Samarinda
Kurangnya perhatian akan penanaman nilai-nilai agama pada anak usia dini membuat penurunan yang begitu signifikan akan nilai keagamaan dalam diri anak. Pondasi awal penguatan terhadap nilai-nilai agama pada anak ialah sejak anak masih kecil bahkan ketika anak berada dalam kandungan. Perkembangan agama dan moral erat kaitannya dengan budi pekerti seorang anak. Salah satu lembaga yang dapat mengembangkan nilai-nilai agama dalam diri anak ialah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kegiatan lomba keagamaan antar TPQ di Kota Samarinda diharapkan dapat meningkatkan kreativitas anak, memotivasi anak untuk selalu meningkatkan potensi yang dimiliki, dan sebagai sarana penanaman nilai-nilai agama islam bagi anak-anak di TPQ. Terdapat beberapa jenis perlombaan yaitu lomba adzan, mewarnai, da’i cilik, hafidz qur’an, cerdas cermat islam, serta kaligrafi yang diikuti oleh 91 peserta. Dengan adanya perlombaan antar TPQ, diharapkan dapat memberikan dampak positif serta motivasi bagi anak untuk mengaji dan mengikuti kegiatan keagamaan lainnya serta meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap agama islam
KONTESTASI KONSEP HIJRAH DI MEDIA SOSIAL ( STUDI KOMPARATIF MEDIA SUNNI DAN SALAFI )
Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan terkait semakin merambatnya fenomenal Hijrah saat ini yang memunculkan kontestasi keagamaan khususnya masyarakat perkotaan (urban) yang mana terbukannya kran informasi melalui media sosial, dimana sedikit banyak menimbulkan gejolak pemikiran antara mereka. Diskusi antara “ mana benar” dan “mana salah” dalam hal agama semakin nyaring terdengar seturut penggunaan media sosial dalam perbincangan isu tersebut. Ketegangan tidak hanya terjadi dalam relasi antaraumat beragama, tetapi juga dalam internal umat islam. Kontestasi sendiri terjadi bukan hanya dikarenakan perbedaan dalam berpendapat saja, akan tetapi kurangnya penafsiran yang tidak tepat dan tanpa adanya Tabayyun terlebih dahulu sehingga menjadi salah satu pemicu adanya kontestasi di media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif- deskriptif. Penelitian ini lebih spesifik lagi menelaah antara media sunni dan salafi dengan menggunakan metode perbandingan (komparatif) dan teori CA (Conversational Argument) dimana penelitian ini akan membandingkan konsep hijrah dari media sunni dan salafi tersebut
KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA
Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peran kreativitas dan inovasi dalam konteks kewirausahaan. Artikel ini membahas definisi kreativitas dan inovasi, proses kreativitas dan inovasi, karakteristik kreativitas dan inovasi, modal kreativitas, macam-macam inovasi, serta manfaat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam kewirausahaan. Dalam artikel ini, dilakukan tinjauan literatur yang komprehensif untuk memahami konsep kreativitas dan inovasi. Artikel ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang peran kreativitas dan inovasi dalam konteks kewirausahaan. Hasil kesimpulan artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan panduan bagi para pengusaha dan calon pengusaha dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bisnis mereka.
 
PENGGUNAAN MEDIA BARU SEBAGAI PERSONAL BRANDING DALAM UPAYA PENGEMBANGAN KARIR
Media sosial adalah suatu platform daring yang memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengekspresikan diri, berinteraksi, berkomunikasi, berkolaborasi, dan membentuk hubungan virtual dengan pengguna lainnya. Penelitian ini bertujuan agar diharapkan individu dapat dengan mudah mengelola dan mendistribusikan konten-konten yang mencerminkan identitas mereka. Penggunaan foto, video, artikel, dan bahkan meme dapat membentuk citra personal yang unik dan menarik. Selain itu, interaksi aktif dengan pengikut, partisipasi dalam berbagai diskusi online, dan kolaborasi dengan sesama profesional juga dapat memperkuat daya tarik personal branding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sesuai dengan yang menekankan perhatian pada prinsip umum yang mendasari pola atau gejala kehidupan manusia. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa pemanfaatan media baru oleh narasumber mencerminkan upaya yang efektif dalam mengelola personal branding untuk mendukung pengembangan karirnya. Narasumber berhasil membangun citra profesional yang kuat melalui konten kuliner yang unik dan kreatif. Meskipun dihadapkan pada beberapa tantangan teknis, pengguna tetap mampu mempertahankan daya tarik dan kualitas kontennya
DAMPAK KOREAN WAVE TERHADAP POLA PERILAKU REMAJA DI KOTA SAMARINDA
Korean Wave, atau Hallyu, telah menjadi fenomena global yang berdampak pada perilaku remaja, sebagaimana dibuktikan oleh beberapa penelitian. Korean Wave telah mempengaruhi perilaku remaja dalam hal pilihan fashion, preferensi musik, dan bahkan kebiasaan berbelanja, yang menyebabkan meningkatnya konsumerisme di antara kelompok ini. Masuknya Korean Wave di Indonesia lambat laun dapat mempengaruhi gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya para remaja. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif analisis untuk menjelaskan dan memahami lebih dalam tentang bagaimana gelombang budaya Korea yang berdampak terhadap pola perilaku remaja di Kota Samarinda. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa dampak yang dihasilkan oleh Korean Wave seperti perubahan perilaku konsumsi media, gaya hidup, serta dampak positif dan negatif budaya Korea itu sendiri, hal ini dapat diatasi dengan cara masyarakat, pendidik dan orang tua memberikan dukungan dan bimbingan kepada kaum muda kemudian memberikan pemahaman yang mendalam kepada remaja agar dapat mengelola dampak budaya korea itu sendiri
Implementation Management of Law No. 33 of 2014 Concerning Halal Product Guarantee in Jambi Province
Management of the implementation of Law No. 33 of 2014 aims to achieve an increase in the making of halal certificates for business people in Jambi province. To find out how the management of the implementation of the law, data collection was carried out with a qualitative approach through interviews, observations, and documentation methods to the Halal Task Force under the Ministry of Religion of Jambi Province. The results of the study found that the management of the implementation of Law No. 33 of 2014 in Jambi Province uses collaborative management. All activities are well planned, and supervision and inspection are carried out by the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH), the Halal Examining Agency (LPH), and the Indonesian Ulema Council (MUI) in accordance with the job descriptions listed in the law. The division of tasks is carried out centrally and supervisory authority applies decentrally. Planning, implementation, and supervision involve BPJPH, LPH, MUI, Ministry of Religious Affairs, local government, private sector, and the community. The study recommends that the central and regional governments encourage the acceleration of halal certificates by maximizing socialization in each ministry and providing assistance to micro and small businesses
Sultan Baharuddin Harahap: Kiprahnya dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Kabupaten Tapanuli Selatan
The purposes of this research is to obtain the biography, contributions and progress of Sultan Baharuddin Harahap in South Tapanuli. The research method used is qualitative research with a character study approach. This writing was produced by collecting data obtained by reading references through articles, journals, books, then approaching the family, loyal bodyguards of Sultan Baharuddin Harahap, friends of Sultan Baharuddin Harahap's wife, and heads/managers of educational institutions left behind by the Sultan. Baharuddin Harahap. The results of the research show that Sultan Baharuddin Harahap is a famous king in South Tapanuli Regency who has the title "Daulat Raja Tuantua Patuan Nagaga Najungal". Apart from that, he also plays a role as a religious and traditional figure, preserving the local wisdom of Dalihan Natolu and local culture which had been in suspended animation, then contributed to establishing the Baharuddin Modern Islamic Boarding School in Janji Mauli, and RA Al-Muta'allimin Bagas Godang, Donor of Pani Asuhan, established a tareqat/parsulukan place located at Tolang Jae
Penerapan Bina Pribadi Islami (BPI) dalam Membentuk Kepribadian dan Karakter Religius Siswa dI SMAIT Hidayah Klaten
This study uses qualitative methodology with a type of descriptive approach. The data obtained were collected through observational data collection techniques, interviews and documentation. Data analysis is carried out by data reduction, data presentation and conclusions. The validity test of the data is carried out by triangulation of sources and techniques, therefore, the author must be careful and thorough in writing the research abstract. This research was motivated by the existence of a special program at SMAIT Hidayah Klaten, namely the Islamic Personal Development program, One of the problems faced by SMAIT Hidayah Klaten, a senior high school based on the Integrated Islamic School (SIT), is the low religious quality of students in terms of creed, sharia, and morals, which results in a lack of personality and religious attitudes of students. Because of this, the school started the Islamic Personal Development program. This activity will definitely go well if there is teacher-student cooperation and good management. This study aims to see how the Bina Pribadi Islami (BPI) program shapes the personality of students at SMAIT Hidayah Klaten. After observation by researchers, the result of this study is an effort to instill the personality and religious character of students, Hidayah Klaten IT High School has an Islamic Personal Development program which is held once a week in rotation, from grade 10 to grade 12. This activity is not only for students but also for teachers, employees and all elements of the school. In it many activities contain the cultivation of Islamic values, especially religious values and worship. The method is also used in the activities of the Islamic Personal Development program, namely lectures, discussions and questions and answers so that students actively participate in these activitie
Kebijakan Kementrian Agama dalam Meningkatkan Literasi Digital Da'i melalui Pelatihan Penyuluh Agama di Kabupaten Bireun
Tujuan Untuk mengetahui kebijakan kementrian agama dalam meningkatkan literasi digital da'i melalui pelatihan penyuluh agama di Kabupaten Bireun,menganalisis kondisi objektif literasi digital da'i di Kabupaten Bireun, mengetahui upaya kementrian agama dalam meningkatkan literasi digital da'i melalui pelatihan penyuluh agama di Kabupaten Bireun. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini digunakan studi dokumenter, wawancara, observasi. Hasil Penelitian mendapati: Kebijakan Kementrian Agama Kabupaten bireun dalam meningkatkan kompetensi digital Da’i adalah dengan mengikuti pelatihan, workshop, bimtek terfokus dan sejenisnya kebijakan lain yang dibuat Kementrian Agama Kabupaen Biruen untuk meningkatkan kompetensi digitalnya adalah dengan melakukan pendalaman. Maksud pendalaman ini adalah belajar mandiri dengan melihat tutorial Youtube atau mencarinya di Google. Tingkat literasi digital Da’i penyuluh Agama di Kabupaten Bireun ini secara umum masih kurang, terutama dari segi pemahamannya tentang arti penting literasi digital bagi para Da’i, hal ini terlihat penguasaan terhadap sejumlah model media Sosial. Literasi digital sangat penting bagi Da’i dalam menyampaikan Dakwah selain untuk menambah suber belajar juga. Selain itu mendapatkan sumber belajar terbaru yang dapat diakses dengan mudah dan menghemat waktu. Memadukan berbagai macam sumber baiki digital maupun non-digital sangat penting guna mendukung ataupun menguatkan satu sama lain. Kementerian Agama dalam peningkatan literasi digital yaitu adanya pelatihan yang dilakukan dalam membantu penyuluh dalam mempelajari kembali aplikasi penunjang dakwah dan penyuluhan Agama bagi masyarakat dan belajar kembali mengenai aplikasi penunjang misalnya google, instagram, facebook dll. Penyuluh muda sangat membantu penyuluh senior dalam mengembangkan kemampuan digital. Selain itu juga penyuluh diharuskan untuk dapat mengakses beberapa aplikasi lain tambahan guna meningkatkan literasi digital Da’i di lingkungan Kementerian Agama