E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
    2865 research outputs found

    PENERAPAN PASAL-PASAL KHI TERHADAP SENGKETA HADHANAH DALAM TELAAH PSIKOLOGI HUKUM KELUARGA

    Get PDF
    Kasus yang sedang diteliti, diidentifikasi dengan Nomor Kasus 744/Pdt.G/2023/PA.Mlg, berkisar pada perselisihan terkait transfer hadhanah (asuh anak) dari ibu ke ayah seorang anak mumayyiz. Meskipun Pasal 105 dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) menekankan otonomi anak dalam memilih pengasuh setelah mencapai usia mumayyiz, hakim dalam kasus ini memutuskan bertentangan dengan preferensi anak. Penelitian ini menyelidiki penerapan KHI dalam menyelesaikan perselisihan hadhanah, fokus pada kasus yang disebutkan di atas. Mengkaji implikasi dunia nyata, menjadi jelas bahwa memahami dan menerapkan hukum Islam sangat penting dalam melindungi hak-hak anak dan memastikan kesejahteraan mereka setelah perceraian orang tua. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penerapan KHI dalam keputusan Nomor 744/Pdt.G/2023/PA.Mlg dan menganalisis aspek psikologis keputusan tersebut dalam ranah hukum keluarga. Dengan menggunakan metodologi penelitian hukum empiris dengan pendekatan psikologis, studi ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan Panel Hakim yang menangani kasus tersebut dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan penerapan KHI dalam keputusan 744/Pdt.G/2023/PA.Mlg tidak optimal, dengan ketidaksepakatan mencolok antara keputusan hakim dan harapan anak mumayyiz. Meskipun hakim mempertimbangkan aspek psikologis, ketiadaan saksi ahli melemahkan dasar pertimbangan tersebut. Keputusan tampaknya didasarkan pada bukti persidangan dan pertimbangan hukum. Analisis psikologis sejalan dengan teori psikologi hukum, menekankan evaluasi hakim terhadap hubungan emosional, kesejahteraan emosional anak, kemampuan orang tua dalam memberikan perawatan dan dukungan, ketersediaan waktu, dan pola komunikasi orang tua

    The Integrasi Teknologi dalam Media Pembelajaran PAI Berbasis Deep Learning untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna di Ponpes Darul Hijrah Putri Martapura

    No full text
    The rapid advancement of information technology has had a significant impact on the world of education, including Islamic education in Islamic boarding schools (pesantren). This study aims to analyze the implementation of deep learning-based technology integration in Islamic Religious Education (PAI) at the Darul Hijrah Puteri Martapura Islamic Boarding School. The activities studied include the use of artificial intelligence (AI) in learning, the implementation of In-House Training (IHT) for teachers, boarding school lectures, mentoring in the development of Deep Learning Plans (RPM), computer-based learning in several subjects, and the examination of the RPMs. The research method used a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation studies. The results show that this technology integration creates a learning system that is enjoyable, meaningful, and conscious. AI and deep learning-based training help teachers and students develop critical, reflective, and spiritual thinking skills without abandoning the values ​​of the Islamic boarding school

    PENGEMBANGAN MEDIA DAN MODUL BERDIFERENSIASI DI SMA DARUL HIJRAH PUTERI MARTAPURA

    Get PDF
    The development of differentiated learning media and modules at SMA Darul Hijrah Puteri Martapura was carried out to accommodate students’ diverse potentials, interests, and learning styles, as well as to enhance the effectiveness of the learning process. The activity included needs analysis through diagnostic assessment, formulation of learning objectives, product development (printed modules such as lesson plans and student worksheets, interactive presentations using PowerPoint and Canva, and digital media), classroom implementation, and collaborative evaluation and reflection between teachers and students. The program involved the principal, vice principal for curriculum, teaching staff, educational personnel, and students. The results showed that the differentiated media and module packages were well-received by both teachers and students, leading to increased motivation, comprehension, independence, creativity, and active participation in learning. The main challenges included limited teacher skills in instructional design and inadequate learning facilities. Recommendations include providing further training for teachers, improving school infrastructure, and continuing innovation to ensure sustainable implementation of differentiated learning that supports the profile of adaptive learners

    PERAN MASJID SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN ISLAM (NON FORMAL) DI MASJID THARIQUL JANNAH BENGKULU

    Get PDF
    Peran masjid sebagai sarana pendidikan Islam, merupakan upaya pengoptimalan fungsi masjid, terutama dalam bidang pendidikan, Saat ini banyak orang sudah merasa cukup apabila masjid menjadi tempat beribadah, khususnya untuk sholat berjama'ah, sholat jum'at dan sholat sunnah. Dan pendidikan seolah- olah sepenuhnya diberikan kepada lembaga pendidikan formal seperti sekolahan dan institusi-institusi pendidikan lainnya. Peran masjid selain sebagai tempat beribadah umat Islam masjid juga berperan sebagai sarana pendidikan Islam. Masjid menyediakan fasilitas baik berupa sarana maupun prasarana, agar masyarakat bisa mengakses pendidikan walaupun diluar jam pendidikan formal, dan diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat, sehingga menjadi muslim yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Tujuan dari penelitian di masjid Thariqul Jannah kota Bengkulu ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran masjid sebagai sarana pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah, mengetahui bagaimana kegiatan-kegiatan yang mendukung terlaksananya oendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah, serta mengetahui apa saja faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terlaksananya pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah. Untuk tercapainya tujuan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, interview, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan skunder. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data secara deskriptif yang akan diperoleh melalui pendekatan kualitatif dimana datadata tersebut dapat dihasilkan dari penelitian dan kajian baik secara teoritis maupun dengan empiris. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa: pertama peran masjid sebagai sarana pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah kota Bengkulu yaitu dengan disediakannya Asrama yayasan pondok mahasiswa/pesantren alternatif pelajar mahasiswa, perpustakaan, ruang diskusi, ruamg utama masjid/ruang kuliah, dan juga ruang jamaah wanita. Kedua kegiatan-kegiatan yang mendukung terlaksananya pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah yaitu sebagai berikut: dilaksanakannya sholat jamaah 5 waktu, adanya kegiatan majlis ta'lim yang terbagi menjadi dua bentuk 1) pembacaan ta'lim yang dilakukan setiap hari pada sesudah sholat maghrib dan 2) adanya jadwal majelis taklim umum, dilaksanakan pembinaan melalui majelis taklim (umum) setiap hari senin, selasa, jum'at, sabtu dan ahad sesudah sholat magrib pada hari-hari tertentu yang sudah dijadwalkan, dilaksanakannya kegiatan tashih Al-Quran dan juga kegiatan silaturahim door to door. Ketiga kelebihan dan kekurangan yang terdapat di Masjid Thariqul Jannah. Keempat faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terlaksananya pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah. adapun faktor-faktor yang menghambat terlaksananya pendidikan Islam di masjid Thariqul Jannah terdiri dari faktor intern dan ekstern sedangkan faktor pendukung yang ada diharaapkan mampu mengatasi permasalahan dari faktor-faktor yang menghambat terlaksananya pendidikan Islam tersebut. &nbsp

    PENGELOLAAN PELAYANAN JEMAAH HAJI LANJUT USIA DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI DAN UMRAH MUSLIMAT NU KULON PROGO

    Get PDF
    Pelaksanaan ibadah haji merupakan ibadah yang sangat diminati oleh seluruh umat Islam di dunia. Sehingga berdampak pada lamanya waktu keberangkatan menuju Tanah Suci. Masa tunggu haji pun semakin panjang. Sisi yang lain, dalam pelaksanaan ibadah haji tidak hanya melibatkan jemaah haji muda, tetapi juga jemaah haji lansia yang telah mencapai usia lanjut. Artikel ini berupaya untuk membahas tentang pelayanan yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Muslimat NU terhadap jemaah haji lanjut usia. Artikel ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan pelayanan jemaah haji lanjut usia yang dilakukan oleh KBIHU Muslimat NU Kulonprogo sudah baik. Dalam perencanaan, KBIHU Muslimat NU menetapkan tujuan dan hal-hal yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan bimbingan yaitu, menetapkan prosedur bimbingan, pembuatan jadwal, peninjauan biaya, dan peninjauan sarana dan prasarana yang akan digunakan. Penerapan pelayanan yang dilakukan oleh KBIHU Muslimat NU pada jemaah haji lansia juga menunjukkan kinerja yang baik. Dilihat dari pembimbing yang bertanggungjawab kepada jemaah, memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik, bersertifikasi, berusaha untuk memahami kebutuhan jemaah, serta mampu memberikan kepercayaan kepada jemaah haji

    REPRESENTASI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA: STUDI MASJID NURUL MU'MININ PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Penelitianinimenunjukkanbahwarepresentasikerukunanumatberagama pada masjid Nurul Mu’minininidapatdiwujudkanmelaluiSimbolkerukunanumatberagama dan penguatmaknadalamkesatuansepertihalnyasalingmembantu, dan salingmenolongsatusama lain tanpaharusmemandangsukuapamaupun agama apa. DalamMewujudkanKerukunanUmatBeragamainiadaberbagaicara yang harusdilakukanyakni, Masjid Nurul Mu’mininbisamenjaditempatberbagicerita dan juga tempatTalkshow. Pada hariraya Natal berlangsung, Irma Masjid MembantuUmatKatolik dan Umat Kristen untukmenertibkan Lalu lintasParkir. Faktorpendukung pada Masjid Nurul Mu’mininadalahLurahkelurahanJawamengungkapkanbahwa Sebagian besarmasyarakat sangat mendukungrencanapembangunan Masjid Nurul Mu’minin, sehinggadapatmembantuuntuk ibadah sholatsekitar. Faktorpenghambatis RekiMasjid Nurul Mu’mininadalahkurangnyasumberdayamanusiadalam Pembangunan Masjid Nurul Mu’minin. This study shows that the representation of religious harmony in the Nurul Mu’minin mosque can be realized through the symbol of religious harmony and strengthening the meaning in uity such as helping each other witout have to look at what tribe or religion in Realizing this Religious Harmony therearevarious ways that must be done, namely, the Nurul Mu’minin Mosque can be a oplace to share stories and also a place for talkshow. On Christmats Day, Mosque YouthAssociation Helps Catolics and Christians to regulate parking Traffic Supporting factors at the Nurul Mu’minin Mosque are the Head of Jawa sub-district revealed the most of community is very supporting of the plan to build the NrulMu’minin Mosque are the lack of human resources, and the lack the construction of the Nurul Mu’minin Mosque. &nbsp

    REPRESENTASI PERILAKU HEDON DALAM DRAMA KOREA CELEBRITY (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE)

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini adalah drama Korea tidak hanya populer di Indonesia, tetapi drama Korea juga populer secara global. Salah satu drama Korea yang mendapatkan popularitas global melalui platform Netflix adalah drama yang berjudul Celebrity. Drama Celebrity mengangkat cerita mengenai kehidupan para influencer terkenal di Korea Selatan, cerita ini menggambarkan kehidupan Influencer dengan gaya hidup hedon dan konsumtif. Kehidupan Influencer juga tidak selalu indah dan sempurna yang di bayangkan. Fenomena perilaku hedon juga relate dengan kehidupan para influencer di Indonesia yang sering bergaya hidup hedon, tetapi tidak sesempurna seperti yang kita bayangkan. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan representasi perilaku hedon dalam drama korea celebrity dengan menggunakan analisis semiotika John Fiske. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi non partisipan, dokumentasi dan studi pustaka. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder, data primer berupa bahasa, gambar, dialog ataupun scene yang menampilkan perilaku hedon dalam drama korea celebrity. Analisis data digunakan dengan cara mengidentifikasi level realitas, level representasi dan level ideologi pada enam scene yang di anggap memuat perilaku hedon dalam drama korea celebrity yaitu teknik analisis semiotika oleh John Fiske. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat lima bentuk representasi perilaku hedon dalam drama Korea celebrity yang dilakukan oleh influencer yaitu dengan cara berbelanja secara berlebihan dan menghabiskan uang tiga puluh juta won dalam sehari, acara pesta selebritas glamour yang dihadiri oleh individu kelas atas seperti influencer ataupun orang kaya lainnya, membeli mobil mewah berwarna biru yang langka, memakai narkoba untuk menghilangkan stres dan bersenang-senang, dan gaya hidup serba mewah meski harus menjadi pekerja seks

    Religious And Multicultural Moderation In Islamic Education In Albania

    No full text
    Albania is a country known for its rich religious and cultural diversity, where Islam, Orthodox Christianity, and Catholicism coexist. However, a long history of oppression during the communist era (1945–1991) has hampered religious expression and multiculturalism. After that period, there was a resurgence of religious identities that challenged the integration of multicultural values. This study aims to explore how Islamic education in Albania integrates the principles of religious and multicultural moderation, and analyzes the methodologies used in related literature. With a literature study approach, this article reviews various sources to understand the dynamics of Islamic education in Albania. The results show that Islamic education plays an important role in promoting moderation and tolerance in a diverse society. These findings provide theoretical and practical implications for the development of inclusive Islamic education in Albania. The conclusion of this study emphasizes the importance of education that prioritizes moderation and interfaith dialogue as a solution to the challenges faced in a multicultural context

    The Role Of Islamic Microfinance Institutions In Promoting Development And Sustainability Agricultural Entrepreneurship Sector

    Get PDF
    As one of the largest food-producing nations, Indonesia faces challenges in meeting domestic demand, making sustainability in agriculture a critical issue. One major hurdle is the limited financial resources available to farmers, underscoring the necessity for accessible microfinance. Islamic Microfinance Institutions (IMFIs) offer financing based on Islamic principles, providing unique opportunities to support farmers. This study explores the role of IMFIs in promoting development and sustainability in Indonesia’s agricultural sector. A qualitative approach was employed, and interviews with key stakeholders were conducted to assess IMFIs' contributions to addressing financial constraints and fostering sustainable practices. The findings highlight the potential of IMFIs in enhancing agricultural entrepreneurship and supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). The research results state that IMFIs has great potential to revolutionize financing in the agricultural sector, advancing SDG 1 (no poverty), SDG 2 (no hunger), and SDG 12 (responsible consumption and production). This research aims to guide IMFIs and policymakers in implementing effective strategies for sustainable development in agriculture

    The Reception Analysis of the Content of Many Children Many Sustenance on Instagram @Magdaleneid

    Get PDF
    Social media is interactive, allowing people to interact with each other and have the right and freedom to express themselves. One of the uploads on Instagram social media @magdakeneid regarding a statement by a content writer who explained that the saying 'Many Children Many Sustenance' is no longer relevant today. This content has various opinions, especially for women. This study wants to determine how the audience understands and accepts content that contradicts the saying 'many children many sustenance' on social media. This study aims to determine the audience's understanding and acceptance of the content “Not All Women Relate to the Proverb Many Children Many Sustenance, Including Me” on Instagram @magdaleneid. This research uses qualitative research methods by conducting interviews with eleven informants from the audience who are mothers who follow and read @magdaleneid Instagram posts with different socio-cultural backgrounds. The data obtained was then analyzed using Stuart Hall's reception analysis method. The research shows that there are various interpretations of the audience in interpreting the content “Not All Women Relate to the Proverb Many Children Many Sustenance, Including Me” based on their social and cultural backgrounds. In this study, it can be seen that 9 out of 11 sources are in the dominant hegemonic position, 1 source is in the negotiated position, and 1 source is in the oppositional position. The positions chosen by the informants based on their respective opinions also show that contextual factors influence the audience's acceptance of media texts. This research is expected to build public awareness of the impact of social media in disseminating and promoting certain messages, including proverbs or narratives related to gender and family issues

    2,464

    full texts

    2,865

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇