E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
Implementasi Bermain Peran Makro dalam Meningkatkan Self Confidence pada Usia Prasekolah
Self-confidence needs to be stimulated from an early age, just before children enter elementary school. This is important because self-confidence is fundamental for children's future education. This study aims to obtain information regarding the importance of fostering self-confidence in children. Several steps in role-playing were implemented in this study, including determining the theme, telling the story to the children, determining the children's roles according to the characters, giving children time to understand each character's character, determining costumes for the actors being played, and teachers providing guidance and advice to the children on using polite and easy-to-understand sentences. This study used a descriptive qualitative method. For data analysis, Miles and Huberman were used, with 17 children aged 5-6 years as subjects. The results showed that children's self-confidence had increased significantly after the intervention. During the study, the subjects had not yet fully achieved the self-confidence aspect. However, after role-playing activities with a work theme, the children slowly began to develop their self-confidence. Therefore, it is concluded that children's self-confidence can be stimulated through various things and factors, one of which is using role-playing activities. The findings of this research are important for children and especially for teachers in developing educational programs and their implementation in children that can increase children's self-confidence increased
KESADARAN HUKUM PELAKU USAHA RPA DI BONTANG UTARA: URGENSI DAN TANTANGAN SERTIFIKASI HALAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran pelaku usaha rumah potong ayam (RPA) mengenai kewajiban sertifikasi halal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran hukum para pelaku usaha RPA di Bontang Utara terhadap kewajiban sertifikasi halal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mayoritas pelaku usaha, khususnya yang termasuk dalam klasifikasi mikro dan kecil, belum mengetahui kewajiban sertifikasi halal maupun prosedur pendaftarannya. Padahal, kesadaran hukum terkait sertifikasi halal penting tidak hanya untuk kepatuhan hukum, tetapi juga untuk membangun kepercayaan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan serta observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan kesesuaian antara temuan peneliti dan pendapat informan. Analisis kesadaran hukum dilakukan dengan menggunakan empat indikator, yaitu pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran hukum pelaku usaha RPA di Bontang Utara terhadap kewajiban sertifikasi halal masih rendah. Hal ini terlihat dari minimnya pengetahuan tentang regulasi, kurangnya pemahaman mengenai prosedur pendaftaran, serta belum adanya upaya nyata untuk memperoleh sertifikat halal. Meskipun secara sikap mereka menerima pentingnya sertifikasi halal, pada kenyataannya tidak ada satupun RPA yang sudah memiliki atau mendaftarkan sertifikat halal
Optimalisasi Peran Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dalam Peningkatan Sertifikasi Produk Halal Melalui Jalur Self Declare
Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) memiliki peran penting dalam meningkatkan jumlah produk bersertifikat halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi oleh LP3H UINSI Samarinda dalam meningkatkan kinerja pendamping sertifikasi halal melalui jalur self declare serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama yang dihadapi meliputi kurangnya dukungan pemerintah setempat, keterbatasan waktu pendamping yang mayoritas memiliki pekerjaan tetap, rendahnya literasi digital pelaku usaha, serta ketidaksesuaian produk dengan ketentuan self declare. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan dalam optimalisasi peran LP3H dalam peningkatan sertifikasi halal di Samarinda. Hasil penelitian menemukan bahwa masih kurang optimalnya dukungan pemerintah daerah dalam fasilitasi sertifikasi halal, selain itu belum optimalnya peran pendamping dalam memenuhi kouta sertifikasi halal. Masih banyak pelaku usaha yang belum menguasai digitalisasi, dan masih terdapat produk yang belum sesuai ketentuan Sistem Jaminan Produk Halal
PETA KONSEP AYAT DAN HADIS AHKAM TERHADAP KEDUDUKAN ASAS-ASAS HUKUM DALAM PERMA NO. 3 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN MENGADILI PERKARA PEREMPUAN BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Asas Hukum dalam PERMA No. 3 tahun 2017 berisi mengenai asas-asas hukum dalam mengadili perkara perempuan, terdapat tujuh asas mengadili perkara perempuan yaitu, pengharagaan atas harkat dan martabat manusia, non diskriminasi, kesetaraan gender, persamaan didepan hukum,
keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. PERMA No. 3 Tahun 2017 ini merupakan pedoman bagi hakim dalam memutus dan mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum. Melakukan tinjauan terhadap kedudukan Asas Hukum dalam PERMA No. 3 tahun 2017 dengan merujuk pada Ayat Al-Qur’an yang berbicara mengenai Hukum dan Hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang berbicara mengenai hukum, serta menelaah beberapa karya tulis dari ilmuwan atau cendikiawan Islam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kedudukan asas-asas hukum dalam PERMA No. 3 tahun 2017 tentang pedoman mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukumJenis penelitian yang digunakan ialah penelitian pustaka dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Sumber data sekunder terdiri dari Bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tarsier, dalam penelitian ini diperoleh dari PERMA No 3 tahun 2017, kitab Al-Qur’an dan hadis serta kitab-kitab tafsir ulama. Teknik Pengumpulan Data dilakukan dengan cara membaca, menelaah redaksi ayat Al-Qur’an dan Hadis serta kitab-kitab tafsir yang menjadi sumber rujukan, kemudian dilakukan pengelompokkan atau klasifikasi keterhubungan ayat dan hadis ahkam dengan asas-asas hukum dalam PERMA No. 3 tahun 2017.Hasil dari penelitian ini ialah bahwa kedudukan Asas hukum dalam sebuah sistem hukum sangatlah penting karena itu sebagai landasan atau fondasi utama hukum tersebut. Asas hukum bersifat lebih umum daripada hukum itu sendiri. Setelah dibuat dalam bentuk sebuah peta konsep, kedudukan ketujuh asas-asas hukum yang terkandung dalam PERMA No. 3 tahun 2017 tentang pedoman mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum sendiri telah sesuai dengan Ayat Ahkam dan Hadis Ahkam, hal ini dapat dilihat pada redaksi ayat- ayat ahkam dan hadis-hadis ahkam yang diperoleh, yang mana menunjukkan adanya keterkaitan arti dan makna dengan asas-asas hukum dalam PERMA tersebut, ditambah lagi adanya tafsir dari ulama yang mendukung dan meyakinkan bahwa ayat dan hadis ahkam yang diperoleh memang sesuai dengan asas hukum PERMA No. 3 tahun 2017, selanjutnya tinggal bagaimana kita sebagai mukallaf dapat menerapkannya di dalam kehidupan.
 
PERNIKAHAN SESAMA PENGIKUT MANHAJ SALAFI DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM
Abstrak: Salah satu yang menganjurkan melakukan pernikahan sesama pengikutnya adalah manhaj Salafi. Berdasarkan hal ini, peneliti ingin mengetahui apa yang menjadi latar belakang pengikut manhaj Salafi dalam melakukan pernikahan sesama pengikutnya. Bahwa terdapat disalah satu daerah, tepatnya di kelurahan Air Putih melakukan pernikahan yang menganjurkan menikah sesama pengikut manhaj Salafi. Penelitian ini bertujuan untuk; pertama, mengetahui latar belakang pernikahan sesama pengikut manhaj Salafi dalam melakukan pernikahan sesama pengikutnya. kedua, mengetahui pernikahan sesama pengikut manhaj Salafi termasuk kedalam kategori kafa’ah menurut Hukum Keluarga Islam atau tidak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris normatif dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yakni penelitian yang menjelaskan dan memaparkan data-data yang diperoleh dari lapangan. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah; pertama, mengenai latar belakang pengikut manhaj Salafi melakukan pernikahan sesama pengikutnya adalah untuk menyamakan pandangan dalam beragama, menyamakan pandangan dalam menjalankan syariat, menyamakan pandangan dalam manhaj serta menerapkan sikap, cara beragama dan cara beribadah serta bermuamalah sesuai dengan tuntunan Islam dengan berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah. kedua, pernikahan sesama pengikut manhaj Salafi dalam kategori kafa’ah menurut Hukum Keluarga Islam, menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu dinilai kurang tepat. Karena adanya pembatasan pernikahan harus sesama pengikutnya. Adapun kafa’ah dalam nasab yang dimaksud menurut jumhur ulama (Hanafiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah) adalah dari keturunan bangsa Arab dan keturunan Nabi SAW, bukan pernikahan sesama pengikutnya semanhaj Salafi, yaitu mereka yang menjelaskan secara terang-terangan dalam pemahaman salaf serta menyikapi orang-orang yang berbuat bid’ah.
Kata Kunci: Pernikahan, Manhaj Salafi, Hukum Keluarga Isla
Pendampingan Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Melalui English Course
Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Dalam hal pendidikan, seorang anak memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya. Hal tersebut akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan dan kondisi masing-masing. Pendidikan seharusnya diberikan kepada anak usia dini, sehingga mereka dapat mengenali lingkungannya dengan cepat. Memberikan pendidikan anak pada usia dini diharapkan dapat mempersiapkan anak dalam menghadapi masa-masa yang akan datang. Dalam memberikan pendidikan anak pada usia dini tidak semata-mata turun tangan dari orang tua saja, namun juga dari lingkungan, masyarakat, maupun sekolah formal seperti didirikannya PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK (Taman Kanak-kanak). Di era globalisasi ini negara kita harus mampu melahirkan generasi cendekia yang mampu bersaing di dunia. Untuk dapat bersaing di taraf internasional kita harus dapat berkomunikasi secara internasional pula. Dengan adanya pembelajaran bahasa asing diharapkan mampu memupuk benih-benih generasi pendongkrak dunia. Di kota-kota besar di Indonesia telah banyak berdiri sekolah formal dalam hal pengembangan pendidikan anak pada usia dini. Sehingga mutu dan kualitas anak di kota besar sudah bagus. Namun lain hal dengan daerah yang jauh dari perkotaan, banyak sekolah yang belum dapat memberikan kualitas peendidikan dari segi berbahasa asing. Dengan akses menuju daerah perkotaan yang sulit, hal itu menjadi salah satu penghambat kemajuan pendidikan. Seperti di daerah Samarinda Seberang. Daerah ini adalah daerah yang memliki jarak jauh untuk akses ke kota, sehingga rata-rata anak hanya mendapatkan fasilitas Pendidikan dari sekolah saja. Setelah selesai sekolah kegiatan anak-anak hanya bermain, dan tidak ada kegiatan les tambahan lainnya. Melihat kondisi tersebut, anggota tim PkM dari fakultas Tarbiyah Jurusan TBI IAIN Samarinda merumuskan kegiatan PkM dengan tema “English Course For Kids”
PENGEMBANGAN PURWARUPA INKUBATOR OTOMATIS DENGAN SISTEM PEMBALIK TELUR BERBASIS MIKROKONTROLER
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya efisiensi proses penetasan telur pada peternak yang masih menggunakan metode manual, sehingga memerlukan solusi otomatis untuk meningkatkan produksi, menghemat waktu, dan menjaga higienitas telur. Pentingnya penelitian ini adalah untuk merancang sebuah inkubator yang mampu bekerja secara otomatis penuh. Metode penelitian yang digunakan adalah model prototipe yang mencakup beberapa tahap: identifikasi kebutuhan, perancangan perangkat keras dan lunak, implementasi, serta pengujian sistem menggunakan metode white box dan black box. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah purwarupa inkubator fungsional yang berhasil dibuat. Sistem ini mampu menjaga suhu dan kelembaban secara otomatis menggunakan sensor DHT11 dan menggerakkan rak pembalik telur secara periodik setiap tiga jam menggunakan motor stepper, di mana seluruh status sistem dapat dipantau melalui layar LC
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH DI KALANGAN GEN Z MELALUI KONTEN INSTAGRAM: STUDI KASUS PADA AKUN INSTAGRAM @fendirullah
Media sosial telah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan digital masyarakat modern, termasuk dalam aktivitas dakwah. Dakwah melalui media sosial bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi gaya hidup, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) optimalisasi media digital, khususnya Instagram, dalam menyampaikan dakwah; dan (2) tantangan yang dihadapi da’i dalam menjangkau audiens Gen Z. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif naratif dengan studi kasus pada akun Instagram @fendirullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah yang dikemas secara menarik, relevan, dan interaktif mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan serta keterlibatan audiens. Tantangan utama bagi da’i antara lain adalah pemahaman mendalam terhadap karakter Gen Z dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika tren digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi dakwah yang inovatif, adaptif, dan responsif sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan dakwah di era media sosial
Enhancing 7th-Grade Students’ Short Story Writing through Intercultural Learning and Visual Media
Writing short stories in English has been one of the difficult challenges at MTs Tarbiatul Islamiah. This research aims to improve short story writing skills in English by using visual media to enhance students' abilities to write short stories in English. This study employs a quantitative research method with a quasi-experimental design of the Non-equivalent Control Group type. In this study, there are two groups that are not randomly selected. Both groups were given a pretest to determine their initial condition. The experimental group was provided with visual media, while the control group was not given visual media. Data collection techniques included observation and short story writing test sheets. The assessment of short story writing skills focused on vocabulary, grammar, cohesion, and writing mechanics. The collected data will be analyzed. The results of the study indicate that writing short stories in English using visual media in the 7th grade at MTs Tarbiatul Islamiah inspires students to write short stories and helps them develop and express their ideas more fluently and coherently
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Humanistik: Menumbuhkan Kesadaran Beragama yang Holistik pada Siswa
Islamic Religious Education (PAI) learning is often delivered dogmatically so that it is less able to instill religious values deeply in students. This study aims to examine the application of the humanistic approach in Islamic Education learning to build a more holistic and meaningful understanding of religion. The method employed is a literature study with a conceptual analysis approach to humanistic education Theory, particularly the thoughts of Carl Rogers and other notable figures. The results of the study demonstrate that the humanistic approach, which emphasizes personal experience, reflection, empathy, dialogue, and active student participation, can enhance understanding and appreciation of Islamic values. Support from educators, educational institutions, and curriculum policies is necessary to implement this approach systematically